KPU Palangka Raya Pleno Penyampaian Hasil Tes Kesehatan Bakal Calon Walikota

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya menggelar rapat pleno untuk menyampaikan hasil pemeriksaan kesehatan delapan pasangan bakal calon walikota dan calon wakil walikota, Rabu (17/1/2018).

Rapat pleno yang dipimpin Ketua KPU Kota Palangka Raya, Eko Riadi ini dihadiri komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palangka Raya, bakal calon walikota dan calon wakil walikota serta perwakilan dari partai politik.

Dalam rapat pleno ini diketahui jika hasil tes kesehatan ke-8 bakal calon dinyatakan sehat atau memenuhi syarat (MS). Meski lolos tes kesehatan, namun belum memberikan jaminan ke-8 bakal calon tersebut bisa lolos ke tahap berikutnya.

Sebab menurut Eko Riadi ada beberapa calon yang syarat administrasinya belum lengkap, sehingga harus dilengkapi dulu. Karena itu KPU Kota Palangka Raya memberikan waktu tiga hari sejak pleno ini untuk segera melengkapi berkas yang kurang.

Eko menuturkan berkas bakal calon yang belum lengkap misalnya surat keterangan pailit dari Pengadilan Tata Negara Surabaya, Jawa Timur, legalisir ijazah, surat keterangan wajib pajak, dan syarat lainnya yang belum lengkap.

“Kalau saat pendaftaran masih bisa menunjukan surat daftar pengurusan untuk mengurus status kepailitan, namun sekarang sudah harus bentuk aslinya dan waktu perbaikan syarat administrasi ini hanya diberikan waktu tiga hari,” ujarnya.

Sementara itu khusus bakal calon perseorangan, mulai Kamis (18/1/2018) sampai (20/1/2018) merupakan jadwal untuk menyerahkan dokumen dukungan ke KPU. Setelah itu selama seminggu akan dilakukan verifikasi faktual tahap II.

Selanjutnya 12 Februari 2018 KPU menetapkan calon kepala daerah yang bisa maju dalam Pilkada serentak. Tahap selanjutnya adalah masa sosialisasi dan kampanye. (MC. Isen Mulang/engga)

MoU Ciptakan Suasana Kondusif Pilkada Serentak 2018

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Polda Kalimantan Tengah melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Tengah dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Selasa (16/1/2017).

Isi MoU adalah komitmen bersama untuk menciptakan suasana kondusif selama gelaran Pilkada serentak 27 Juni 2018 digelar di 10 kabupaten dan satu kota di Provinsi Kalimantan Tengah.

Penandatangan MoU yang dilakukan di aula Graha Bhayangkara Polda Kalimantan Tengah ini langsung dilakukan oleh Kapolda Kalimantan Tengah Brigadir Jenderal Anang Revandoko, Ketua Bawaslu Kalimantan Tengah Satriadi dan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah Adi Sutanto.

Acara penandatanganan MoU ini juga dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib H Said Ismail, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah Abdul Razak dan pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah.

Dengan ditandatangani MoU ini diharapkan bisa menciptakan rasa aman dan nyaman. “Kalimantan Tengah akan selalu aman, karena itu potensi ancaman harus kita eliminisasi dan kita semua berharap Pilkada tetap aman,” tuturnya. 

Sementara itu Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Habib H Said Ismail mengapresiasi langkah Polda yang telah melakukan penandatangan MoU dengan Bawaslu dan kejaksaan, karena bentuk kerja sama ini merupakan yang pertama di Indonesia. (MC. Isen Mulang/engga)

Pemko Bisa Menerima Rekomendasi DPRD Palangka Raya atas LHP BPK RI

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio membacakan sambutan Walikota Palangka Raya Riban Satia pada intinya dapat menerima rekomendasi DPRD Kota Palangka Raya atas penilaian kinerja belum efektifnya pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan agar ditingkatkan.

Pemerintah Kota Palangka Raya mengakui dalam pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan yang profesional belum sepenuhnya efektif pada area peningkatan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan serta area distribusi guru dan tenaga kependidikan yang profesional.

Selama ini Pemerintah Kota Palangka Raya telah berupaya mengoptimalkan dalam pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan yang profesional dengan cara pemberian tugas belajar kepada empat guru, pemberian izin belajar bagi guru, dan diterbitkannya Perwali Nomor 49 Tahun 2015 untuk mengatur tugas belajar bagi ASN.

Selain itu Pemerintah Kota Palangka Raya telah melaksanakan sosialisasi standar kualifikasi dan kompetensi kepala sekolah dan pengawas sekolah serta melaksanakan verifikasi dan validasi berjenjang untuk menjamin akurasi dan validitas data penerima tunjangan profesi guru dan tambahan penghasilan sesuai hak penerima.

Namun diakui masih ada masalah pokok yang bisa menghambat keberhasilan Pemerintah Kota Palangka Raya. Di antaranya belum dialokasikannya anggaran yang memadai dalam rangka meningkatkan kualifikasi guru seperti yang tertuang dalam RPJMD 2013-2018 serta belum adanya kebijakan mengenai mekanisme redistribusi kelebihan dan kekurangan guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah.

Selanjutnya saat ini Pemerintah Kota Palangka Raya dihadapkan banyaknya permohonan guru alih tugas dari profesi guru kejabatan struktural dan guru-guru yang bermohon pindah ke sekolah tertentu, sehingga berdampak pada jumlah guru yang lebih pada sekolah tersebut.

Di sisi lain Mofit mengatakan seorang guru handal harus memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan. 

Dengan demikian guru yang profesional adalah guru yang memiliki kualifikasi pendidikan minimal S1/DIV, memiliki sertifikat profesi, memenuhi kompetensi yang dipersyaratkan, dan memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi peserta didik.

Jadi untuk mendukung terwujudnya guru yang profesional, maka guru berhak mendapatkan penghasilan di atas kebutuhan hidup minimum, sehingga memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya.

Jadi untuk mewujudkan pendidikan yang merata sesuai amanat Pasal 31 ayat 1 dan 3 UUD 1945, maka diperlukan adanya komitmen yang utuh antara DPRD dengan Pemerintah Kota Palangka Raya agar kebijakan untuk memajukan pendidikan menjadi kebutuhan utama saat ini dan di masa yang akan datang. (MC. Isen Mulang/engga)

DPRD Kota Palangka Raya Gelar Paripurna Penyampaian LHP BPK RI

MEDIA CENTER, Palangka Raya – DPRD Kota Palangka Raya menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah atas kinerja efektivitas upaya pemerintah daerah dalam pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan yang profesional tahun anggaran 2015, 2016, dan 2017 semester I kepada Pemerintah Kota Palangka Raya.

Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya, Ida Ayu Nia Anggraini ini dihadiri Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio dan beberapa kepala satuan organisasi perangkat daerah (SOPD), Selasa (16/1/2017).

Juru bicara tim pelapor DPRD Kota Palangka Raya, Subandi menjelaskan sebelum LHP BPK ini diparipurnakan terlebih dahulu dilaksanakan rapat gabungan komisi pada 10 Januari 2018. Setelah itu dilakukan peninjauan ke lapangan ke SDN 1 Sabaru dan mengadakan pertemuan dengan kelompok kerja kepala SD/MI Kecamatan Pahandut, Sebangau, dan Jekan Raya.

Kemudian Senin (15/1/2018) panitia kerja DPRD Kota Palangka Raya mengadakan rapat untuk menyusun rekomendasi yang akan disampaikan kepada Pemerintah Kota Palangka Raya. 

Dalam rapat tersebut menghadirkan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Palangka Raya, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kota Palangka Raya, serta Inspektorat Kota Palangka Raya.

Dalam rapat itu panja DPRD meminta penjelasan maupun langkah yang akan diambil oleh Pemerintah Kota Palangka Raya untuk menindaklanjuti hasil LHP BPK RI. 

Ada 10 permasalahan yang harus ditindaklanjuti DPRD dan Pemerintah Kota Palangka Raya terhadap hasil LHP BPK RI:

1. Pemerintah Kota Palangka Raya belum mendorong pendidik dan tenaga kependidikan untuk memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan
2. Pelaksanaan sertifikasi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah belum memadai
3. Upaya dalam mengangkat guru honorer, kepala sekolah dan pengawas sekolah belum optimal dalam mempedomi standar kompetensi guru 
4. Pemerintah Kota Palangka Raya belum melakukan upaya untuk mendukung peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah.
5. Penilaian guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah belum dilaksanakan secara memadai
6. Pemerintah Kota Palangka Raya belum melakukan upaya peningkatan kompetensi guru honorer
7. Pemerintah Kota Palangka Raya telah menerima dan menyalurkan alokasi anggaran dari pemerintah pusat untuk peningkatan kesejahteraan guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah, namun perlu perbaikan mekanisme penyaluran tunjangan profesi guru dan tambahan penghasilan
8. Pemerintah Kota Palangka Raya telah melakukan upaya peningkatan kesejahteraan guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah selain bersumber dari pemerintah pusat secara memadai, namun perlu perbaikan mekanisme penghitungan tunjangan penghasilan daerah
9. Pemerintah Kota Palangka Raya belum memutakhirkan data pokok pendidikan (Dapodik) untuk mengelola data profil guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah secara memadai
10. Pemerintah Kota Palangka Raya belum melakukan pemenuhan kebutuhan guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah baik dalam jumlah, kualifikasi yang disyaratkan, maupun dalam kompetensi secara merata sesuai kewenangannya.

Subandi menegaskan Panja DPRD mengharapkan dengan adanya temuan BPK RI ini Pemerintah Kota Palangka Raya bisa lebih meningkatkan pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan yang profesional, sehingga sesuai visi misi walikota yang ingin menjadikan Palangka Raya sebagai kota pendidikan. (MC. Isen Mulang/engga)

PDAM Palangka Raya Ujicoba Pembacaan Meter Air Digital

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Mulai 1 Februari 2018 nanti PDAM Kota Palangka Raya menerapkan pembacaan meter air digital. Dengan alat canggih ini diklaim lebih akurat dalam membaca penggunaan air oleh pelanggan.

Akurasi meter air digital 100 persen lebih akurat ketimbang pembacaan secara manual oleh mata manusia. Dengan meter digital ini akan mengurangi komplain atas kesalahan pembacaan meter air yang selama ini sering terjadi.

Agar saat penerapannya nanti bisa berjalan lancar dan tidak mengalami troble, maka mulai sekarang tim teknisi PDAM Kota Palangka Raya terus melakukan ujicoba penggunaan alat baca meter air digital dan mengikuti pelatihan.

“Sudah empat hari tim melakukan ujicoba. Tim monitoring juga sedang mengikuti pembekalan dalam menggunakan alat baca meter air digital,” tutur Direktur PDAM Kota Palangka Raya, Budi Harjono, Selasa (16/1/2018).

Budi menjelaskan alat baca meter air digital tidak dipasang secara permanen disetiap pipa milik pelanggan. Teknis penggunaannya alat meter digital dibawa secara mobile oleh petugas. Jadi petugas merekam angka pada meter milik pelanggan.

Alat baca meter digital ini menggunakan sistem android, sehingga sangat peka terhadap angka yang muncul pada alat hitung penggunaan air PDAM. Di awal Februari 2018 nanti semua zona layanan PDAM Palangka Raya sudah menggunakan alat meter digital ini. (MC. Isen Mulang/engga)

Pemerintah Nepal Kunjungi Kalimantan Tengah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Delegasi Pemerintah Nepal datang ke Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (16/1/2018). Setibanya di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, kedatangan delegasi Pemerintah Nepal ini disambut dengan adat Dayak.

Kedatangan delegasi Pemerintah Nepal disambut oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri. Selanjutnya rombongan delegasi Pemerintah Nepal melakukan pertemuan di aula Eka Hapakat lantai III kantor gubernur.

Adapun tujuan kedatangan utusan pejabat Nepal ini dalam rangka studi banding pelaksanaan program generasi sehat dan cerdas (GSC). Di Kalimantan Tengah program generasi sehat dan cerdas ini sudah berjalan selama empat tahun.

Dalam pertemuan studi banding ini juga dihadiri pejabat dari bank dunia, Kementerian Kesehatan, Kementerian Desa Tertinggal, konsultan manajemem GSC nasional dan provinsi.

Sedangkan dari provinsi kalteng dihadiri Kepala Dinas Sosial Kalimantan Tengah, Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Kepala Kesehatan Kalimantan Tengah, Kepala Bappeda Kalimantan Tengah, dan Kepala BKKBN Kalimantan Tengah. 

Sedangkan dari Pemerintah Nepal diwakili oleh Jagadis Regmi selaku ketua rombongan. Regmi sebagai Joint Secretary Komisi Perencanaan Nasional dan Kesehatan Pemerintah Nepal.

Delegasi Pemerintah Nepal ini akan berada di Kalimantan Tengah selama lima hari. Mereka akan melihat kondisi masyarakat Kalimantan Tengah. Selama di Kalimantan Tengah mereka akan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Katingan. (MC. Isen Mulang/engga)

Ikuti Tahapan Pilkada Dengan Santun

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Karyawan Yunianto menghimbau kepada semua calon walikota dan calon wakil walikota untuk mengikuti semua tahapan Pilkada serentak 2018 dengan cara santun.

Para kontestan harus memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat dan dihimbau untuk tidak menggunakan isu SARA. “Siapa pun pemenangnya harus diterima, karena yang namanya politik pasti ada yang menang dan yang kalah,” kata Sigit, Senin (15/1/2018).

Setelah ada pemenang Pilkada, menurut Sigit yang harus dipikirkan kepada calon terpilih adalah segera melakukan sinergitas antara eksekutif dan legislatif untuk membahas visi misi kepala daerah terpilih agar bisa segera dilaksanakan.

“Nanti visi misi calon akan disampaikan kepada DPRD Kota Palangka Raya melalui rapat paripurna,” ujarnya. Sigit menghendaki visi misi calon yang tertuang dalam program RPJMD harus singkron dengan visi misi kepala daerah sebelumnya.

Singkatnya, visi misi walikota terpilih harus melanjutkan RPJMD jangka pendek, jangka menangah, dan jangka panjang. Dengan begitu arah pembangunan Kota Cantik Palangka Raya berada pada jalur atau track yang benar.

Sigit menegaskan kepala daerah terpilih tidak serta merta bisa merealisasikan program sesuai janji politiknya, namun butuh proses dan tahapan yang harus dilalui. (MC. Isen Mulang/engga)

Sambil Bersepeda Santai, Walikota Palangka Raya Ingatkan Penyusunan Draf RPJMD

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya Riban Satia bersepeda santai mengelilingi kota bersama Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), Minggu (14/1/2018). 

Selain bertujuan untuk berolahraga, kegiatan yang diikuti pejabat eselon II dan III  ini Walikota Palangka Raya menginformasikan bahwa saat ini Pemko Palangka Raya sedang mempersiapkan Penyusunan  RPJMD th 2018 sd 2023 yg di awali dg Penyusunan Rancangan Teknokrat RPJMD  dan harus selesai sebelum kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih sebagaimana amanat  Permendagri no 86 th 2017.

Star dari kawasan di Tugu Soekarno, rombongan bergerak menuju jalan samping Dinas PU Kalteng. Kemudian Jalan Imam Bonjol – Bundaran Kecil – Jalan RTA Milono – Jalan Junjung Buih dan Jalan Seth Adji.

Rombongan berhenti sejenak di warung Tenda 27 untuk sarapan pagi. Lalu berlanjut ke Jalan Pilau – Jalan dr Murjani – Pelabuhan Rambang – A Yani – Jalan Darmosugondo dan finish di Flamboyan Bawah.

Sambil bersepeda santai walikota mengatakan Pemko Palangka Raya dalam hal ini Bappeda nanti dapat mengundang KPU dan  paslon walikota dan wakil walikota untuk mensosialikan dokumen RPJP dan RPJMD yang telah tersusun, yang bertujuan agar visi dan misi yang disusun calon  kepala daerah dan wakil kepala daerah sesuai dengan dokumen perencanaan mass 20 tahun yang tertuang dalam RPJP dan RPJMD  mass 5 tahun.

Dia menambahkan rumusan tersebut dilakukan supaya visi misi dari calon yang terpilih sebagai walikota nantinya tidak lepas dari RPJMD. Riban juga berharap, visi misi tidak dirubah tapi cukup dipoles agar menjadi lebih baik lagi. 

“Ini pengalaman saya. Saya ingin calon kepala daerah tidak meraba-raba. Sehingga ketika membuat visi misi jelas, masyarakat bisa jelas mengetahui apa yang akan mereka laksanakan ketika terpilih menjadi walikota nanti,” imbuhnya. 

“Pesan sebenarnya itu saja, visi misi jangan dirubah, silahkan memperkaya isinya,” tuturnya.

Riban kembali berharap, politisi baik di tingkat kota, provinsi, DPD maupun DPRD RI daerah pemilihan Kalteng dapat memperjuangkan anggaran demi menunjang pembangunan di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini. (MC. Isen Mulang/engga)

Halaman KPU Palangka Raya Becek Pasca Diguyur Hujan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Hampir setiap hari selama musim hujan kondisi halaman Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya selalu becek.

Air hujan selalu menggenang di halaman. Agar air cepat kering, sehingga beberapa pegawai KPU diperintahkan untuk ‘menguras’ dengan alat pembersih sampah.

Padahal di depan kantor KPU Palangka Raya yang beralamat di Jalan Tangkasiang ini sudah dipasangi tenda selama momen pendaftaran calon walikota dan wakil walikota.

Namun tumpahan air hujan tetap meluber di depan kantor KPU. Beceknya halaman kantor KPU ini karena saluran drainase di sekeliling kantor tidak ada, sehingga air tidak bisa cepat surut.

Selain itu lahan kantor KPU berada di dataran rendah, sehingga perlu ditinggikan. Tahun ini halaman kantor KPU akan ditimbun sehingga lahan samping kantor bisa untuk lahan parkir.

Tidak hanya halaman kantor KPU, namun akses jalan menuju kantor KPU juga becek, tapi sekarang sudah ditimbun dengan granit. Begitu pula dengan kondisi Jalan Tangkasiang yang berada di muara Jalan Tjilik Riwut Km 2 jika hujan selalu tergenang.

Ketinggian air bisa mencapai 10 centi meter, sehingga sangat mengganggu pengendara. Karena itu diharapkan Pemerintah Kota Palangka Raya bisa memperbaiki jalan menuju kantor KPU. (MC. Isen Mulang/engga)

SMAN 5 Palangka Raya Gelar Perkemahan Blok

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kegiatan perkemahan blok yang digelar di SMAN 5 Palangka Raya berakhir, Jumat (12/1/2018). Meski agak terlambat dilaksanakan, namun kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Kamis—Jumat 11—12 Januari 2018 ini berlangsung semarak. 

Kemah blok ini merupakan kegiatan ekstrakurikuler wajib kepramukaan yang dilaksanakan setahun sekali oleh SMAN 5 Palangka Raya dan harus diikuti oleh seluruh siswa, karena akan diberikan penilaian kepada yang mengikutinya.

Kepala SMAN 5 Palangka Raya sekaligus Ketua Mabigus, H. Arbusin bertindak sebagai pembina upacara dalam membuka dan menutup kegiatan ini. Dalam sambutannya dia mengajak para siswa sebagai anggota Pramuka mampu mengamalkan nilai kepramukaan dalam aktivitas di sekolah maupun masyarakat.

“Tujuan pendidikan Pramuka ini untuk membentuk manusia yang berkepribadian dan berwatak luhur serta tinggi mental, moral, budi pekerti, dan kuat keyakinan beragamanya. Pramuka harus menjadi manusia yang tinggi kecerdasan dan keterampilannya, kuat, dan sehat fisiknya serta berjiwa Pancasila. Oleh karena itu Dasa Darma dan Tri Satya harus diamalkan oleh setiap anggota Pramuka di mana saja berada,” pesannya.

Sementara itu semangat para siswa dan pembina mengikuti kegiatan tampak dari awal hingga akhir. Meski lelah, namun mereka tampak ceria. Beberapa kegiatan yang digelar antara dalam kemah blok ini beserta para pembinanya adalah paparan kebijakan sekolah tentang aktualisasi kepramukaan oleh Drs. Arbusin.

Kemudian materi pendidikan kepramukaan dalam kurikulum 2013 oleh Dra Yumiasi Tara, M.Si, materi kearifan lokal budaya Kalteng oleh Dr Elmalia Tara, M.Pd, materi out door scout activity game/ODSAG oleh Endar Priyo, S.Pd. dkk.

Selanjutnya api unggun oleh Jonkenedy, M.Pd, latihan kerapian baris berbaris/LKBB oleh OSIS. “Semoga jiwa Pramuka sejati dapat diaktualisasikan oleh para siswa. Salam Pramuka,” pesan Arbusin. (MC. Isen Mulang/engga)