1bb4e13af45cc5c480069da8670508c5.ico

RINCIAN:

  1. Bentuk: Badge Berbentuk Persegi
  2. Tata Warna: Hitam, Hijau, Kuning dan Putih
  3. Tulisan: Kata-kata “Palangka Raya“ Putih di atas dasar hitam dan Isen Mulang
  4. Lukisan:
    – Bundaran Hijau
    – Setangkai Padi berdaun enam helai dan tujuh belas biji yang sudah Mekar.
    – Mandau dan Sumpit.
    – Bunga Melati di dalam bundaran, berbintikan bundaran kecil yang dihubungkan dengan jalur-jalur jalan.
  5. Susunan:
    – Dibagian atas melintang bidang lengkung berwarna hitam bertahtakan aksara dengan huruf-huruf balokputih “ PALANGKA RAYA “.
    – Ditengah-tengah dilukiskan sebuah bundaran, jalur-jalur jalan dan bundaran kecil sebagian di dalamnya.
    – Mandau dan Sumpitan menyilang di belakang bundaran, setangkai Padi dan Kapas.
    – Di bagian bawah sehelai pita putih dengan tulisan huruf balok warna hitam “ISEN MULANG“.
    – Warna dasar ialah hijau dan kuning di tengah-tengahnya.
    – Warna garis tepi lambang ialah hitam

 

  1. UMUM
    1. Perisai adalah alat penangkis, merupakan salah satu alat untuk mempertahankan diri, walaupunpemilik/pemegangnya nampak bersahaja, namun pada hakekatnya selalu ingin selaras dan sesuaidengan perkembangan jaman, terus maju berjuang melawan kemelaratan untuk menegakkankebenaran yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 danPancasila.
    2. Bidang lengkung hitam bertahtakan aksara “Palangka Raya“ melambangkan kehidupan suci,bersih, teguh, dan kokoh, oleh karena sifatnya kekal.
    3. Bunga dan melati berdaun lima ditengah, melambangkan kepamongprajaan yang menghiasipetugas-petugas/pejabat pamong praja di Indonesia.
    4. Bundaran di dalam melambangkan kesejahteraan asal mula terjadinya sebuah kota (merupakanlapangan alun-alun atau kegiatan penduduk), kemudian dihubungkan di jalur-jalur jalan ke segalajurusan sebagai syarat pengembangan kota
  2. KHUSUS
    1. Palangka Raya terdiri dari kata “Palangka dan Raya“. Palangka Raya Bulau berasal dari suatuwadah Palangka (bagian muka dan belakang, melukiskan bentuk gambar Burung Elang) yangmenurut kepercayaan leluhur/nenek moyang suku dayak, dipakai oleh Mahatala Langit (TuhanYang Maha Esa) untuk menurunkan manusia pertama ke atas dunia.
    2. Setangkai padi berdaun enam helai dan tujuh belas butir buahnya, setangkai kapas berdaun limahelai dan enam buahnya yang sudah mekar dan putih, melambangkan saat peresmian PemerintahKota Palangka Raya mulai berotonomi penuh pada tanggal 17 Juni 1965.
    3. Warna dasar hijau, menyatakan secara geografis wilayah Kota Palangka Raya 75% terdiri hutandan danau, berartikan kesuburan. Warna dasar kuning lambang kejayaan, cerah, terbuka danberkembang.
  3. ARTI KESELURUHAN LAMBANG
    1. Keberanian/kemauan membangun Kota Palangka Raya dari suatu daerah hutan, menjadi kota bersemboyan “ISEN MULANG“ , dengan modal alam dan tenaga demi kejayaan Negara pada umumnya dan rakyat Kalimantan pada khususnya.
    2. Dilengkapi dengan amal, kegiatan, cita-cita dan tekad kepamong prajaan bersemboyan “TUT WURI HANDAYANI“ untuk membina/membimbing masyarakat kearah kesejahteraan rohaniah dan jasmaniah berpedoman falsafah Negara Pancasila.