Komisi B DPRD Bersama Kadis Kominfo Pengembangan TIK Sudah Baik

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dalam rangka pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018, Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya, mengadakan rapat kerja bersama Komisi B DPRD Kota Palangka Raya,  Senin (20/5/2019).

Aratuni, Kepala Dinas Kominfo dalam paparannya, menyampaikan terima kasih kepada Komisi B karena sudah meletakkan dasar yang baik dalam pengembangan TIK di Kota Palangka Raya.

Aratuni, menjelaskan dalam rapat mengenai LAPOR (Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat) bahwa layanan untuk laporan pengaduan dapat melalui web lapor.go.id atau melalui SMS ke nomor 1708 dengan mengetik palangkaraya(spasi)(isi pengaduan) dan semua akan terdokumentasi, dan harus ditanggapi dalam kurun lima hari kerja.

Menanggapi mengenai smart city, ditambahkan Aratuni, maka kita akan berbicara mengenai internet of thing dan semua kegiatan terhubung dengan internet, terlebih ada tiga hal penting yang harus diperhatikan, satu adalah perangkat kerasnya, kedua mengenai jaringan internetnya dan ketiga aplikasi. Dan dalam pengembangan saat ini ada dua titik internet gratis yang sudah dipasang  yaitu di Taman Pasuk Kameloh dan Taman Yos Sudarso, tutup Aratuni. (MC. Isen Mulang/bambang)

Masjid Syamsul Qonar Terima Bantuan Hibah Pemko Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Palangka Raya telah memasuki hari ke lima belas.
 
Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin didampingi Wakil Walikota Palangka Raya, Hj.Umi Mastikah, Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya,  Hera Nugrahayu ke Masjid Syamsul Qomar Jalan Mendawai II Palangka Raya, Senin (20/5/2019).
 
Kunjungan Safari Ramadan ke Masjid Syamsul Qomar dalam rangka silaturrahmi Pemerintah dengan warga Kota Palangka Raya yang dilaksanakan setiap tahun dari masjid ke masjid pada bulan ramadan, kegiatannya mulai dari buka puasa, sholat taraweh dan sholat subuh berjamaah dan di Masjid Syamsul Qomar Walikota beserta rombongan melakukan sholat taraweh didahului dengan sholat isya berjamaah. 
 
Fairid, mengajak seluruh masyarakat agar tidak terpengaruh dengan situasi politik dan rencana mobilisasi massa pada saat rekapitulasi di KPU tanggal 22 Mei 2019, kita tetap jaga persatuan bangsa jangan sampai terpecah belah.
 
Dalam kesempatan itu Walikota Palangka Raya, menyerahkan bantuan Rp35 juta kepada pengurus masjid yang diterima langsung oleh ustadz Abdulah  untuk pembangunan masjid.
 
Ditambahkan Fairid, mengundang buka puasa bersama di rumah jabatan Walikota hari jumat tanggal 24 Mei 2019, tutupnya. (MC Isen Mulang/Syamsianor)

Ban Angkot Banyak yang Gundul

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check terhadap angkutan kota (Angkot) di Terminal Mihing Manasa, Selasa (21/5/2019).

Ramp check yang dipelopori bidang keselamatan ini juga diikuti oleh anggota kepolisian. Ramp check ini langsung dipimpin Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Eldy.

Dalam inspeksi ini petugas mendapati sejumlah Angkot dalam kondisi tidak layak operasional, namun oleh sopir tetap dipaksakan untuk mengangkut penumpang.

“Kita lihat banyak yang tidak lengkap. Di antaranya ban Angkot banyak yang gundul. Tapi sudah kita minta ganti demi keselamatan penumpang,” kata Eldy.

Ramp check ini dilakukan guna menginventarisasi angkutan penumpang yang akan melayani arus mudik. Eldy mengharapkan semua angkutan dalam kondisi baik.

“Ramp check selanjutnya akan kita lakukan 23 Mei di Bandara Tjilik Riwut. Sasarannya taksi bandara. Kita harapkan semua angkutan dalam kondisi baik,” tandasnya. (MC. Isen Mulang)

Radius Zonasi Masuk Sekolah Maksimal 3 Kilo Meter

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Penerapan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDP) di Kota Palangka Raya menuai reaksi beragam dari masyarakat.

Namun reaksi komplain dari masyarakat ini ditanggapi positif oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan. Menurutnya hal tersebut sudah biasa.

Justru menurutnya dengan penerapan sistem zonasi akan membuat keadilan bagi sekolah. Dengan zonasi, setiap sekolah akan ‘mendapatkan’ peserta didik yang lebih merata.

Sahdin menegaskan batas zonasi ini maksimal hanya berlaku dengan radius 3 kilo meter. Jika lebih dari itu maka pihak sekolah akan menolaknya.

“Dengan zonasi jangan anggap dunia pendidikan ini menjadi hitam putih. Tidak ada namanya sekolah favorit dan tidak favorit. Semuanya sama,” sebut Sahdin, Selasa (21/5/2019).

Sekali lagi Sahdin menegaskan penerapan zonasi lebih pada pemerataan. Jangan sampai ada sekolah, misal di kota banyak anak didiknya, sedangkan di daerah pinggiran sedikit, jadi tidak adil. (MC. Isen Mulang)

DPRD akan Evaluasi Kinerja PDIM

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Juli 2019 nanti masa jabatan para direktur Perusahaan Daerah Isen Mulang (PDIM) Kota Palangka Raya akan berakhir.

Saat ini Pemerintah Kota Palangka Raya sedang mengkaji apakah perusahaan plat merah ini dilanjutkan lagi atau tidak dalam menjalankan usahanya.

Sambil menunggu hasil evaluasi turun, pihak DPRD juga memberikan evaluasi. Jika pemko tetap melanjutkan PDIM, maka dewan akan membuat pakta integritas dengan jajaran PDIM yang baru.

Pakta integritas ini menurut Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Karyawan Yunianto untuk memberikan kepastian bahwa para direksi yang baru harus bisa menjalankan usaha sehingga bisa profit.

“Tapi jika tidak dilanjutkan, ya sudah. Tapi kalau dilanjutkan harus minta persetujuan DPRD, karena mekanisme pengangkatan direktur yang baru begitu,” sebut Sigit, Selasa (21/5/2019).

Sigit mendukung upaya evaluasi kinerja PDIM yang dilakukan pemerintah kota. Harapannya agar pemerintah daerah tidak salah lagi dalam mengambil kebijakan untuk melanjutkan operasional PDIM. (MC. Isen Mulang)

SD dan SMP Masih Kekurangan Guru

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tahun ini ada ratusan guru di Kota Palangka Raya yang pensiun, sehingga berakibat terhadap berkurangnya jumlah tenaga pendidik.

Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya mencatat kekosongan guru yang paling banyak saat ini adalah guru mata pelajaran pendidikan agama dan guru kelas SMP.

“Totalnya sekitar 70-an. Guru agama 30-an dan guru kelas 40-an, sisanya guru matematika dan IPA,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan, Selasa (21/5/2019).

Ke-30 formasi guru mata pelajaran yang kosong tersebut mulai dari guru agama Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu, Kaharingan, dan Budha.

Sahdin khawatir jika tahun ini tidak ada penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS), maka jumlah kekosongan guru di Palangka Raya akan semakin tambah banyak.

Apalagi setiap tahun selalu ada guru yang pensiun. Solusinya harus ada penerimaan guru, apakah melalui jalur CPNS maupun merekrut tenaga kontrak. (MC. Isen Mulang)

Pemko Pertimbangkan Keberlanjutan Perusda PDIM

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Saat ini Pemerintah Kota Palangka Raya masih belum bersikap apakah tetap akan melanjutkan operasional Perusahaan Daerah Isen Mulang (PDIM) atau justru menstop.

Berdasarkan laporan buku, sejak didirikan pada 2010 hingga sekarang, perusahaan plat merah ini belum bisa memberikan pemasukan pendapatan bagi daerah.

Saat ini profit PDIM menurut Asisten Setda Kota Palangka Raya, Ikhwansyah hanya cukup untuk membiayai operasional perusahaan, termasuk gaji para direktur.

Padahal menurut Ikhwansyah sudah miliaran rupiah uang penyertaan modal yang diberikan pemerintah kota ke PDIM, namun hingga 2019 ini masih minim menyumbangkan PAD.

Saat ini pihak pemerintah daerah sedang mengkaji apakah perusahaan daerah ini akan dilanjutkan atau distop. Soalnya masa jabatan para direktur PDIM akan berakhir Juli 2019.

“Tim akan mengkaji dari banyak segi. Salah satunya konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri, apakah perusahaan daerah yang ketika belum untung apa boleh dilanjutkan. Ini yang perlu kita konsultasikan,” sebut Ikhwansyah, Selasa (21/5/2019).

Dia menjelaskan beberapa waktu lalu pihak pemerintah daerah sudah menggelar rapat guna membahas nasib PDIM dan saat ini Bagian Ekobang sedang menindaklanjuti hasil rapat tersebut. (MC. Isen Mulang)

Ada 10 Kuota Wisata Rohani ke Yerusalem dan India

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kota Palangka Raya juga mengalokasikan anggaran untuk perjalanan suci ke Yerusalem dan India.

Tahun ini Bagian Kesra Setda Kota Palangka Raya menyediakan 10 kuota perjalanan bagi umat Kristen dan Hindu. Rinciannya 7 kuota untuk Kristen Protestan dan Katolik dan 3 kuota untuk Hindu dan Kaharingan.

“Jadi tahun ini totalnya ada 30 kuota perjalanan, khusus umat Islam ada 20,” kata Kabag Kesra Setda Kota Palangka Raya, Abramsyah, Senin (20/5/2019).

Setiap tahun Bagian Kesra selalu mengalokasikan anggaran wisata rohani kepada umat beragama. Banyaknya kuota disesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan anggaran.

Pihaknya menegaskan jatah perjalanan rohani ini diberikan kepada tokoh agama yang berjasa membantu mensukseskan pembangunan bersama pemerintah daerah.

Abramsyah menambahkan Bagian Kesra terus akan memprogramkan kegiatan ini karena sudah menjadi agenda rutin setiap tahun sejak kepemimpinan walikota terdahalu hingga sekarang. (MC. Isen Mulang)

Komisi B Dukung Program Kominfo Percepat Smart City

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Neni Adriaty Lambung mendukung program smart city Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian.

Komisi B juga mengingingkan DKSIP segera memiliki command centre. Dengan command centre, Kominfo bisa mengatasi segala masalah yang terjadi dengan cepat.

Neni mengharapkan nantinya segala informasi mengenai Kota Palangka Raya bisa diketahui dengan layanan dan fasilitas yang disediakan oleh Kominfo.

“Jadi nanti semua informasi bisa dengan cepat kita peroleh. Cukup klik. Ini tugas Kominfo,” kata Neni saat rapat kerja pelaksanaan APBD 2018 bersama mitra kerjanya, Senin (20/5/2019).

Neni mengakui untuk mewujudkan smart city perlu dukungan dana yang cukup besar. Sebagai mitra komisi B, pihaknya akan memperjuangkan anggaran yang diajukan oleh Kominfo.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap Palangka Raya bisa sejajar dengan kota lain yang sudah lebih maju peradabannya di bidang pemanfaatan teknologi informasi. (MC. Isen Mulang)

Dinas Perkim Masih Kelola Pajak Reklame dan PJU

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Saat ini Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Palangka Raya masih mengelola pajak reklame dan penerangan jalan umum (PJU).

Pihak Perkim berniat menyerahkan pengelolaan dua objek pajak tersebut kepada Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Palangka Raya.

Namun Kepala BPPRD Kota Palangka Raya, Nyta Bianyta Rezza memberikan catatan jika dua objek pajak ini diserahkan harus dilengkapi terlebih dulu sarana dan prasarananya.

“Tapi kalau bisa tidak usaha diserahkan, karena dua objek pajak ini yang tahu teknisnya hanya Perkim,” kata Nyta saat rapat evaluasi penerimaan pajak dan penyusunan target 2020, Senin (20/5/2019).

Nyta justru punya ide bagaimana jika pajak reklame dan PJU tetap dikelola oleh Dinas Perkim, namun khusus pembayaran retribusinya bisa lewat loket BPPRD.

Pihaknya berharap semua satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) yang ditunjuk sebagai pemungut pajak bisa dipacu untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. (MC. Isen Mulang)