KPU Palangka Raya Kerja Larut Malam Untuk Verifikasi Dukungan Perseorangan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dalam beberapa hari ini seluruh pegawai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya, termasuk para komisioner harus kerja sampai larut malam untuk memverifikasi administrasi dokumen dukungan dari bakal calon walikota dan calon wakil walikota dari jalur perseorangan atau independen.

Adapun dokumen yang diverifikasi adalah foto copy KTP yang diserahkan oleh bakal calon. Satu per satu foto copy KTP dicocokan dengan daftar nama yang tertera dalam rekapitulasi dukungan. Jika nama dan alamatnya tidak sesuai maka langsung dicoret.

Dengan demikian status dokumen dukungan tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Dalam verifikasi administrasi di tahap II ini ada 22.803 dukungan dari pasangan Yuliustry-Fathul Munir yang harus diverifikasi.

Kemudian untuk pasangan Dagut-Fitriadi Yusuf sebanyak 19.906 dukungan dan pasangan Rizky Mahendra Nihin-Daryana sebanyak berisikan 16.261 dukungan. Puluhan ribu dokumen dukungan ini menurut Ketua KPU Kota Palangka Raya, Eko Riadi harus sudah selesai, Senin (22/1/2018) pukul 24.00 WIB.

Kemudian tahap selanjutnya dokumen dukungan ketiga bakal calon tersebut akan di entry ke dalam sistem informasi politik (Sipol) KPU untuk mengetahui apakah dukungan mereka ganda dengan bakal calon lainnya.

Eko menambahkan tahap selanjutnya adalah akan dilakukan penelitian faktual tingkat kelurahan pada 30 Januari-5 Februari 2018, rapat pleno tingkat kecamatan 6-7 Februari 2018, dan rapat pleno tingkat Kota Palangka Raya 8-9 Februari 2018. (MC. Isen Mulang/engga)

Lima Program Prioritas Petuk Katimpun Dibawa ke Musrenbang Kecamatan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kamis 18 Januari 2018 lalu Kelurahan 
Petuk Katimpun mengadakan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) untuk membahas usulan program dari tingkat rukun tetangga (RT) yang akan direalisasikan di 2019.

Musrenbang itu dihadiri perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kota Palangka Raya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Palangka Raya, Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, dan Bappeda Kota Palangka Raya. 

Dalam Musrenbang yang dipimpin Lurah Petuk Katimpun Zaid Bachsin tersebut menerima 30 usulan program prioritas dari seluruh RT. Namun dari 30 usulan ini kemudian dirangking untuk mengetahui skala prirotas tingkat kelurahan.

Hasilnya, dari 30 usulan tersebut diperoleh lima program prioritas yang akan dibawa ke Musrenbang tingkat Kecamatan Jekan Raya. Ke-5 program prioritas ini adalah pembuatan jalan titian di RT 01 dan RT 02, RW 01.

Kemudian penataan kawasan Danau Hanjalutung, pembuatan box culvert di Jalan AMD ujung, rehabilitasi jalan RT 06, dan peningkatan Jalan Pandidikan mulai dari jalan utama atau samping kantor kelurahan sampai ke Danau Ilung. 

“Namun dari ke-5 usulan ini tergantung kecamatan apakah akan diakomodir semua atau tidak, karena untuk Kecamatan Jekan Raya hanya punya jatah 20 usulan program prioritas dari seluruh kelurahan,” tutur Ketua LKK Kelurahan Petuk Katimpun, Sukiran, Senin (22/1/2018).

Sukiran menjelaskan mulai tahun ini mekanisme pembahasan program saat Musrenbang berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini setiap RT langsung menyampaikan kepada pejabat SOPD yang hadir dalam Musrenbang tersebut, kemudian mereka menyampaikan dasar skala prioritasnya.

“Saat itu juga pejabat SOPD melakukan rangking terhadap usulan per RT. Setelah skor usulan diketahui maka disepakati program prioritas tingkat kelurahan sebagai dasar untuk dibawa pada Musrenbang tingkat kecamatan,” tandasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Tahun Ini Pembangunan SDN 3 Bukit Tunggal Dilanjutkan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Setelah meninjau SDN 2 Banturung, Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit Karyawan Yunianto bersama dua anggota dewan lain yakni Neni Adriaty Lambung dan Vina Panduwinata menyempatkan singgah ke SDN 3 Bukit Tunggal, Senin (22/1/2018).

Di sekolah yang beralamat di Jalan Bondang ini ketua dewan diajak oleh Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Ersa untuk melihat realisasi pembangunan delapan ruang SDN 3 Bukit Tunggal.

Ke-8 ruang SD yang dibangun ini enam di antaranya untuk ruang belajar dan dua ruang untuk guru. Hanya saja pembangunan ke-8 ruang tersebut belum tuntas 100 persen, karena dinding belum diplester, plafon belum ada, dan lantai belum keramik.

Meski begitu ke-6 ruang kelas ini sudah digunakan untuk kegiatan belajar dan mengajar. Ersa mengatakan pada 2017 Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya mendapatkan dana Rp748 juta untuk melakukan rehab total ke-8 ruang SDN 3 Bukit Tunggal.

Karena alokasi anggaran sangat minim, sehingga rehab total tidak bisa dilakukan. Karena itu pada APBD perubahan 2018 Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya berharap ada tambahan anggaran untuk menuntaskan rehab total SDN 3 Bukit Tunggal ini.

Usulan Ersa ini langsung diiyakan oleh Sigit beserta anggota dewan lainnya. Bahkan Sigit meminta kepada Ersa untuk menghitung total biaya yang dibutuhkan untuk menuntaskan pembangunan gedung SDN 3 Bukit Tunggal tersebut.

Sigit bersama anggota dewan lainnya akan berjuang agar di APBDP 2018 usulan tambahan anggaran dari Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya tersebut bisa direalisasikan, sehingga ruang belajar yang sudah dibangun bisa digunakan untuk belajar dalam kondisi nyaman. (MC. Isen Mulang/engga)

Anggota DPRD Palangka Raya Cek Usulan Pembuatan Pagar SDN 2 Banturung

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Karyawan Yunianto bersama tiga anggota dewan yakni Neni Adriaty Lambung, Vina Panduwinata, dan Ida Bagus Mas Gunawan mendatangi SDN 2 Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Senin (22/1/2018).

Kedatangan empat anggota dewan ini untuk mengecek kondisi sarana dan prasarana SDN 2 Banturung pasca mendapat usulan pembuatan pagar dari para guru dan orangtua murid.

Kedatangan keempat wakil rakyat yang ‘terhormat’ ini juga didampingi Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Ersa.

Di sekolah yang beralamat di Jalan Pariwisata ini Sigit dan anggota lainnya menyempatkan berdialog dengan para guru dan orangtua murid sambil melihat kondisi bangunan sekolah. Alasan Kepala SDN 2 Banturung, Muyasaroh beserta guru dan orangtua murid mengusulkan pembuatan pagar keliling sekolah karena patok batas lahan sering hilang.

Mereka khawatir jika tidak cepat dipagari, maka lahan sekolah yang seluas lebih dari tiga hektare tersebut lama-lama bisa menyempit karena dicaplok warga. Muyasaroh tidak berharap usulan mereka bisa direalisasikan segera. “Kami sabar saja. Ya kalau tidak bisa tahun ini ya mudah-mudahan tahun depan bisa dikabulkan,” harapnya.

Menurutnya saat ini yang mendesak untuk segera dibangun oleh Pemerintah Kota Palangka Raya adalah pagar sekolah, karena sebagai bentuk pengamanan aset daerah. Sedangkan untuk fasilitas lainnya, misalnya gedung sekolah, saat ini ruang kelas SDN 2 Banturung masih dalam keadaan bagus. “Ya kalau ada rehab paling cuma plafon,” timpal Vina Panduwinata.

Setelah mendengar dan melihat kondisi SDN 2 Banturung, Sigit selaku ketua dewan akan memperjuangkan usulan para guru dan para orangtua murid tersebut. Saat itu juga Sigit memerintahkan kepada Kabid Pendidikan SD pada Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Ersa untuk menghitung total biaya yang dibutuhkan untuk membuat pagar sekolah.

Sigit berjanji pada APBD perubahan 2018 usulan pembuatan pagar SDN 2 Banturung ini bisa direalisasikan. (MC. Isen Mulang/engga)

Palangka Raya Turunkan 50 Atlet Forki Ikuti Kejuaraan Inkanas

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kota Palangka Raya menurunkan 50 atlet Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi Open Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) piala Kapolda Kalimantan Tengah ke-II. 

Kejuaraan ini dibuka oleh Kapolda Kalimantan Tengah Brigadir Jenderal Anang Revandoko di aula Graha Bhayangkara Markas Polda Kalimantan Tengah dengan ditandai penabuhan gong, Jumat (19/1/2018). 

Total atlet yang bakal bertanding sebanyak 407 orang dari berbagai daerah. Secara rinci dari Inkanas sebanyak 64 atlet dan Inkai 43 atlet. Lemkari 36 atlet dan Amura 20 atlet. 

Sedangkan dari Forki adalah Kota Palangka Raya 50 atlet, Kabupaten Katingan 10 atlet, Kabupaten Kotawaringin Timur 40 atlet, Kabupaten Seruyan 13 atlet, Kabupaten Kotawaringin Barat 40 atlet, dan Kabupaten Lamandau 1 atlet.

Kemudian Kabupaten Sukamara 6 atlet, Kabupaten Gunung Mas 2 atlet, Kabupaten Pulang Pisau 10 atlet, Kabupaten Kapuas 8 atlet, Kabupaten Barito Selatan 12 atlet, Kabupaten Barito Timur 17 atlet, Kabupaten Barito Utara 30 atlet, dan Kabupaten Murung Raya 9 atlet.

Kejuaraan yang akan berlangsung hingga Minggu (21/1/2018) ini memperebutkan piala bergilir Kapolda Kalimantan Tengah, piala tetap, mendali, sertifikat dan uang pembinaan untuk juara I sebesar Rp15 juta, juara II Rp10 juta dan juara III Rp5 juta. 

Pertandingan menggunakan sistem gugur terdiri dari KATA perorangan dan beregu, KUMITE putra dan putri meliputi 65 kelas. Yakni usia 8-9 tahun 6 kelas. Pra pemula usia 10-11 tahun 8 kelas. Pemula usia 12-13 tahun 8 kelas. 

Kemudian Kadet usia 14-15 tahun 10 kelas. Junior usia 16-17 tahun 8 kelas. Under 21 usia 18-21 tahun 9 kelas. Senior usia 22-30 tahun 6 kelas. TNI-Polri usia bebas 8 kelas dan Kumite kelas bebas 2 kelas. 

Pada kesempatan itu kapolda juga menyampaikan pada Februari 2018 Polri kembali membuka pendaftaran untuk Tamtama, Bintara dan akademi kepolisian. Bagi yang memiliki keahlian bisa menjadi modal menjadi bagian anggota Polri maupun TNI. 

“Potensi anak muda Kalimantan Tengah cukup luar biasa, sehingga dapat menjadi salah satu modal masuk sebagai anggota Polri maupun TNI. Minimal mental dan fisik sudah jadi karena telah terlatih,” katanya. (MC. Isen Mulang/engga)

DPRD Kota Palangka Raya Rapat dengan KPU Bahas Tahapan Pilkada 2018

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Anggota DPRD Kota Palangka Raya menggelar rapat dengar pendapat (RDP dengan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya di ruang rapat komisi, Jumat (19/1/2018). 

Rapat ini juga dihadiri komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palangka Raya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palangka Raya, Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Palangka Raya, dan Asisten I Setda Kota Palangka Raya Ikwansyah. 

RDP yang dipimpin Ketua Komisi A DPRD Kota Palangka Raya Beta Syailendra juga dihadiri delapan anggota dewan seperti Subandi, AT Prayer, Suhardi Lentam Nigam, Siti Salhah, Riduanto, Anna Agustina Elyse, Alfian Batnakanti, dan Abdul Hayie. Sedangkan dari KPU Kota Palangka Raya dihadiri lima komisioner yakni Eko Riadi, Wawan Wiraajmaja,  Ibrohim, Qismatul Khairiyah, dan Sastriadi. 

Sementara itu dari Panwaslu Kota Palangka Raya juga dihadiri ketua Endrawati. Dalam rapat yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 10.45 WIB ini lebih banyak membahas persiapan dan tahapan yang dilaksanakan KPU Kota Palangka Raya dalam menghadapi Pilkada serentak yang akan berlangsung pada 27 Juni 2018. Di antaranya KPU telah melaksanakan tahapan Pilkada seperti penerimaan berkas dukungan bakal calon walikota dan calon wakil walikota Palangka Raya dari jalur perseorangan dan pendaftaran bakal calon walikota dan calon wakil walikota dari jalur partai politik. 

KPU juga menjelaskan dalam waktu dekat ini petugas KPU akan melaksanakan pencocokan dan penelitian (Coklit) data calon pemilih yang akan dilakukan oleh semua petugas KPU daerah dan dihadiri anggota KPU RI. Dalam RDP ini diketahui jika dalam Pilkada Kota Palangka Raya 27 Juni 2018 diperkirakan jumlah data pemilih tetap (DPT) akan berkurang jika dibandingkan dengan DPT pemilihan calon gubernur dan calon wakil gubernur Kalimantan Tengah pada 2015. Dimana pada Pilgub 2015 DPT di Kota Palangka Raya sebanyak 196.966 jiwa.

Sedangkan pada Pilkada 2018 menurut Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Kota Palangka Raya, Ardewi Suriadi jumlah warga Kota Palangka Raya yang wajib KTP hanya 188.300 jiwa. Sementara itu jumlah warga Kota Palangka Raya hingga Desember 2017 ini berjumlah 258.550 jiwa. 

Ketua Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Beta Syailendra menambahkan dalam Pilkada 2018 ini ada rasionalisasi jumlah DPT berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri. Secara umum Beta melihat pelaksanaan atau tahapan Pilkada yang sudah dilaksanakan oleh KPU tidak mengalami kendala. Sementara itu bagian Setda Kota Palangka Raya juga telah membentuk desk Pilkada untuk mengatasi bila ada masalah dalam pelaksanaan tahapan Pilkada. (MC. Isen Mulang/engga)

Pemko MoU dengan BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya melakukan penandatangan memorandum of understanding (Mo) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kota Palangka Raya, Jumat (19/1/2018).

Penandatangan MoU ini dilakukan oleh Walikota Palangka Raya Riban Satia dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya dr Elke Winasari disaksikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya dr Andjar Hari Purnomo.

Penandatangan MoU yang dilakukan di ruang kerja walikota ini guna percepatan perluasan cakupan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)-Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kota Palangka Raya dalam rangka menuju universal healt converage (UHC) di 2018.

Dr Elke mengatakan maksud dilakukannya MoU ini adalah sebagai tindaklanjut Intruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN untuk percepatan perluasan cakupan kepesertaan program JKN-KIS menuju tercapainya cakupan semesta di Kota Palangka Raya per 1 Agustus 2018 sebagai program strategis nasional.

Sedangkan tujuan dilakukannya MoU ini adalah untuk peningkatan jumlah kepesertaan dan meningkatkan kualitas pelayanan guna mencapai sustainabilitas program JKN-KIS dan optimalisasi peran pemerintah daerah.

Dokter Elke menjelaskan hingga 15 Januari 2018 jumlah kepesertaan di Kota Palangka Raya mencapai 82 persen yang sudah menjadi peserta program JKN-KIS. Jadi masih ada 18 persen lagi masyarakat Kota Palangka Raya yang belum menjadi peserta BPJS-KIS.

Karena itu ia berharap melalui MoU ini masyarakat Palangka Raya yang belum menjadi peserta BPJS sudah menjadi peserta paling lambat 1 Agustus 2018.

Adapun langkah yang akan diambil Pemerintah Kota Palangka Raya untuk mempercepat cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan ini adalah dengan membentuk tim yang terdiri dari dinas pendidikan, dinas sosial, dinas kesehatan, dan dinas tenaga kerja.

Nantinya tim tersebut akan bekerjasama membantu BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya dalam melakukan pendataan guna mengakomodasi masyarakat kurang mampu agar bisa dimasukan atau memperoleh kartu BPJS-KIS yang iuruan bulanannya dibayari oleh pemerintah daerah. (MC. Isen Mulang/engga)

PDAM Palangka Raya Sediakan Air Siap Minum

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio meresmikan air minum siap minum di halaman MIS Islamiyah di Jalan dr Murjani, Kamis (18/1/2018).

Acara peresmian air PDAM siap minum ini juga dihadiri Direktur PDAM Kota Palangka Raya Budi Harjono, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Palangka Raya Gunawan Abel dan pihak lainnya.

Launching air siap minum gratis ini merupakan yang pertama kali yang disediakan PDAM Kota Palangka Raya dan rencananya juga akan disiapkan di ruang publik lainnya.

Dalam sambutannya Budi Harjono mengatakan disediakannya air PDAM siap minum ini merupakan salah satu bentuk pelayanan yang diberikan PDAM kepada masyarakat agar bisa menikmati air bersih dan sehat.

“Dengan disediakannya air siap minum ini sekaligus menjadikan pembelajaran kepada masyarakat bahwa mengonsumsi air bersih yang sehat akan menghasilkan generasi yang sehat pula,” ucapnya.

PDAM Palangka Raya bertekad akan meningkatkan pelayanan dari sisi kualitas, kuantitas, tapi juga kontinyuitas. “Targetnya nanti semua masyarakat bisa menikmati air bersih PDAM,” jelasnya.

Dijelaskan, selain menyediakan air minum siap minum gratis, saat ini PDAM Palangka Raya juga sedang ujicoba meter baca air digital dan pembayaran secara online yang bekerjasama dengan bank.

Menurut Budi, dua layanan ini merupakan salah satu wujud nyata PDAM Palangka Raya untuk memberikan pelayanan maksimal dan meminimalisasi keluhan pelanggan. (MC. Isen Mulang/engga)

PT Taspen Sosialisasi Program Tabungan Pensiun kepada ASN Pemko Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – PT Taspen Cabang Palangka Raya mengadakan sosialisasi dan pemberkasan program tabungan pensiun kepada jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya di Ruang Peteng Karuhei II, Kamis (18/1/2018).

Acara sosialisasi yang dihadiri Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Rojikinnor ini terselenggara berkerjasama dengan Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Palangka Raya, Bank Mandiri Tapsen, dan Taspen Life.

Selain dihadiri para aparatur sipil negara (ASN) yang sebentar lagi mau purna tugas, acara sosialisasi ini juga dihadiri Kepala BKPP Kota Palangka Raya Nyta Bianyta Rezza dan Supervisor Bank Mandiri Taspen pusat, Joko Wihantoro.

Dalam sambutannya Kepala PT Taspen Cabang Palangka Raya, Ucu Samsudin mengatakan sosialisasi ini sangat penting diikuti para ASN. Apalagi di 2018 ini akan ada 21 ASN lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya yang akan pensiun.

“Selamat bergabung dengan Taspen di 2018, kami akan menyambut bapak ibu, karena Taspen akan menjadi kantor kedua setelah bapak ibu memasuki masa pensiun. Nanti setiap bulan akan menerima dana pensiun dari PT Taspen,” ucapnya.

Ucu menambahkan saat pensiun, peserta Taspen akan mendapatkan empat hak yakni hak tabungan hari tua, hak pensiun, hak jaminan kematian, dan hak jaminan kecelakaan kerja. Dalam menjalankan usahanya ini PT Taspen dibantu Bank Mandiri Taspen dan Taspen Life.

Di akhir acara Walikota Palangka Raya, Riban Satia menyerahkan surat keputusan (SK) pensiun kepada Kepala PT Taspen Cabang Palangka Raya Ucu Samsudin. Salah satu ASN yang menerima SK pensiun ini adalah walikota sendiri. (MC. Isen Mulang/engga)

BPBD Palangka Raya Sosialisasi Antisipasi Pencegahan Karhutla

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mengadakan sosilisasi rencana aksi daerah kebakaran hutan dan lahan dari adaptasi perubahan iklim, Rabu (17/1/2018).

Sosialisasi yang digelar di Ruang Peteng Karuhei sekitar pukul 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio dan Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kota Palangka Raya Supriyanto.

Acara sosialisasi yang dihadiri satuan oragnisasi perangkat daerah (SOPD) seperti dinas kesehatan, dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan, TNI/Polri dan pihak kecamatan juga dihadiri utusan dari United States Agency For International Development (USAID).

Supriyanto mengatakan dalam rapat ini lebih banyak membahas mengenai kesiapan SOPD teknis, termasuk TNI/Polri dalam rangka penanggulangan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat musim kemarau 2018.

Melalui rapat ini pula akan diketahui kendala yang dihadapi tim Karhutla dalam aksi pencehagan. Dengan demikian akan dicarikan solusinya, misalnya tim Karhutla butuh peralatan pemadam, maka bisa segera diadakan.

Apalagi tahun ini musim kemarau diprediksi akan terjadi mulai Juni, sehingga segala sesuatunya harus diantisipasi sejak dini. Namun pada prinsipnya Tim Karhutla Kota Palangka Raya bertekad agar musibah Karhutla terjadi pada 2015 tidak terulang lagi di 2018 ini.

Sementara itu dalam arahannya Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio mengatakan sosialisasi rencana aksi ini sangat penting digelar, karena sebagai sarana untuk menyamakan persepsi guna langkah penanggulangan Karhutla.

“Untuk melakukan antisipasi kita bicara teknis dan non teknis. Sebut saja kesiapan peralatan, sumur bor hingga personil dan lain sebagainya. Apakah semuanya berfungsi atau tidak, termasuk bagaimana menyatukan koordinasi hingga memiliki pola atau skema,” cetusnya. (MC. Isen Mulang/engga)