Walikota Palangka Raya Nasehati Para Guru

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, Riban Satia mengimbau para guru agar lebih profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai tenaga pendidik.

Pesan ini disampaikan walikota dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh setiap 25 November. Menurutnya peran guru tidak hanya sebagai orangtua, tapi juga mampu menjadi kakak dan adik.

“Ini yang masih belum. Mohon maaf apalagi sekarang yang seolah-olah ada target, tapi bukan target kualitas pendidikan, namun masuknya,” kata Riban saat membuka seminar yang diadakan Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Palangka Raya, Sabtu (25/11/2017).

“Sudah tercapai jam ngajarnya ya sudah. Jadi bukan persoalan out come-nya. Bukan persoalan apa yang disampaikan bagaimana sih,” imbuhnya.

Riban berharap kiprah seorang guru semakin hari bisa semakin maju, dari kemajuan sosial yang ada di tengah masyarakat. Guru juga harus memberikan suri tauladan yang baik bagi peserta didik.

Sementara itu menyikapi terjadinya kekerasan guru terhadap murid, Riban mengingatkan hal itu jangan sampai terjadi di Kota Palangka Raya. Jika sampai terjadi, dia tidak segan-segan memberikan tindakan tegas.

“Kalau memang ranahnya hukum, ya kita serahkan ke hukum. Sekarang sudah ada asosiasi anti kekerasan. Tidak hanya guru terhadap anak, orangtua kepada anak, antarsesama anak, teman dan lain-lain. Hak asasi manusia akan selalu hadir. Jadi kalau ada yang melakukan kekerasan, pasti kita tindak,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Pengurus Wilayah Perkumpulan Sarjana Pendidikan Islam Kalteng, Mazrur menyebutkan ada empat kompetensi yang harus dikuasai guru. Pertama, kompetensi pendagogik, profesional, sosial dan kepribadian.

“Salah satu hal penting adalah kompetensi kepribadian. Karena guru akan menjadi contoh bagi anak didik. Guru sebagai tauladan harus memberikan contoh yang baik sesuai nilai agama,” ucapnya.

“Yang sangat penting adalah kemampuan guru untuk memahami karakter anak didik dan memberikan pembelajaran yang dapat dikuasai anak,” imbuhnya.

Mazrur menambahkan guru juga harus menanamkan sikap sabar, tahan diri dan adil terhadap murid. Selain itu guru juga harus memiliki sikap kepribadian yang baik.

“Kalau ada anak yang melawan atau bersikap tidak baik, itu tergantung dari bagaimana pendekatan guru. Anak bukan orang dewasa. Tapi anak adalah orang yang perlu dibimbing. Sebenarnya guru yang harus memahami sikap anak, bukan anak yang harus memahami sikap guru,” katanya. (MC. Isen Mulang/engga)

Prodi PGMI IAIN Palangka Raya Gelar Seminar Nasional

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya mengadakan seminar nasional bertemakan kesejajaran lulusan PGMI dan PGSD Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu (25/11/2017).

Seminar dibuka secara langsung oleh Walikota Palangka Raya, Riban Satia. Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Dinas Pendidikan, Kementerian Agama Kota Palangka Raya dan Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Ibtidaiyah Pusat, Fauzan.

Riban mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Walikota menyarankan hasil dari seminar nantinya bisa disampaikan ke pemerintah daerah.

“Karena hal seperti ini sangat penting untuk Pemda dalam rangka menyerap berbagai aspirasi dan mengakomodir berbagai persoalan yang tidak semuanya kita mampu menyelesaikan,” katanya.

“Jadi melalui seminar ini adalah media yang efektif dan mengandung nilai-nilai keilmuan sehingga bagi kami sangat penting,” ungkapnya.

Sementara itu Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Palangka Raya, Fahmi mengatakan kegiatan seminar ini sengaja digelar bertepatan dengan Hari Guru Nasional 25 November 2017.

“Sehingga dalam rangka mengingatkan kembali bahwa guru itu pejuang tanpa tanda jasa. Di satu sisi guru juga harus memiliki kompetensi sebagai pendidik yang profesional, kemudian kemampuan kepribadian dan sosial,” katanya.

Peserta seminar juga banyak dihadiri oleh para guru tingkat ibtidaiyah dan para mahasiswa. Dia menambahkan pemateri akan mengulas persoalan terkait dari tema seminar itu.

“Antara MI dan SD itu satu tingkat, sama pendidikan dasar. Sementara di MI umumnya lulusan PGMI. Sedangkan SD yang diterima adalah guru pendidikan sekolah dasar yang dari umum. Oleh karena itu kalau nanti kesejajarannya diakui dengan lulusan PGSD umum, maka itu nanti jadi sama,” tuturnya. (MC. Isen Mulang/engga)

100 Lebih Anak Disunat Massal

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Lebih dari 100 anak disunat. Sunatan massal gratis diadakan panitia Tanwir II Pemuda Muhammadiyah di Kota Palangka Raya, Sabtu (25/11/2017).

Sunat masal ini dilaksanakan di kampus Universitas Muhammadiyah Palangka Raya. Awalnya pihak panitia hanya menargetkan 100 anak yang dikhitan, namun ternyata yang daftar lebih banyak.

“Target kita awalnya cuma 100. Tapi ini lebih dari 100. Jadi animo masyarakat cukup banyak,” kata ketua panitia daerah yang juga Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Provinsi Kalimantan Tengah, Daryana.

Meski lebih banyak, tapi panitia masih memberikan ruang untuk anak-anak yang hendak disunat, namun tetap disesuaikan dengan kemampuan pihak panitia.

“Kalau hanya 10-20 anak masih bisa kita atur. Kita sifatnya membantu khususnya untuk masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Kegiatan sunat massal ini dilakukan bekerja sama dengan Rumah Sakit Muhammadiyah dan Bhayangkara. Ini merupakan pertama kali semasa periode kepemimpinan Daryana.

“Insya Allah kalau memang animo masyarakat tinggi dan waktunya tepat, kita siap melaksanakan kembali,” tuturnya.

Selain sunatan massal, rangkaian kegiatan lainnya yang akan digelar yakni jalan sehat atau pawai Ta’aruf dan donor darah. Dua kegiatan ini digelar Minggu (26/11/2017) dan Senin (27/11/2017) acara pembukaan Tanwir. (MC. Isen Mulang/engga)

Empat Bakal Calon Independen Serahkan Berkas ke KPU Kota Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Mulai Sabtu (25/11/2017) Komisi Pemilihan Umum (KPU) seluruh Indonesia, termasuk di Kota Palangka Raya menjadwalkan menerima dokumen dukungan calon walikota dan wakil walikota dari jalur independen atau perseorangan.

Jadwal penerimaan dokumen dukungan calon independen ini akan berakhir hingga 29 November 2017. Khusus hari ini, Sabtu (25/11/2017) KPU Kota Palangka Raya telah menerima dokumen dukungan dari empat bakal calon calon walikota dan wakil walikota dari jalur independen.

Ke-4 bakal calon ini adalah pasangan Rusliansyah-Rugas Usop, pasangan Yuliastri-Munir, pasangan Nampung-Budi Santoso, dan pasangan Dagut-Fitriadi Yusuf. Dari ke-4 bakal calon ini yang pertama menyerahkan berkas ke KPU adalah Rusliansyah-Rugas pukul 08.00 WIB.

Sekitar 30 menit kemudian giliran Yuliastri-Munir menyerahkan dokumen dukungan kepada Ketua KPU Kota Palangka Raya, Eko Riadi didampingi komisioner KPU lainnya dan disaksikan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palangka Raya.

Kemudian sekitar pukul 09.00 WIB giliran pasangan Nampung-Budi Santoso menyerahkan dokumen dukungan kepada KPU Palangka Raya dan bakal calon ke-4 yang menyerahkan dokumen dukungan ke KPU adalah pasangan Dagut-Fitriadi Yusuf sekitar pukul 10.30 WIB.

Sesuai aturan berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) hasil pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah pada 2015, maka syarat dukungan yang harus diserahkan oleh calon independen sebanyak 19.700 foto kopi KTP.

Namun dalam penyerahan dokumen dukungan ini pasangan Rusliansyah-Rugas menyerahkan 32.000 lembar foto kopi KTP. Kemudian pasangan Yuliastri-Munir menyerahkan 28.511 lembar foto kopi KTP, pasangan Nampung-Budi Santoso menyerahkan 25.800 lembar foto kopi KTP, dan Dagud-Fitriadi menyerahkan 24.611 lembar foto kopi KTP.

Kemudian dukungan ke-4 bakal calon independen ini oleh KPU diverifikasi jumlah minimal dukungan dan sebarannya. Jika memenuhi jumlah minimal 19.700 dukungan dan tersebar ditiga kecamatan, maka dokumen dukungan mereka akan dilanjutkan pada tahapan verifikasi administrasi.

Dokumen dukungan oleh petugas sistem informasi pencalonan (SILON) akan diverifikasi. Jadi melalui SILON ini hard copy akan disandingkan dengan soft copy. Jika tidak sesuai maka akan difasilitasi oleh KPU untuk dilakukan perbaikan. (MC. Isen Mulang/engga)

Giliran Murid SDN 3 Bukit Tunggal Dikenalkan Cintai Lingkungan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Giliran murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya dikenalkan cara mencintai lingkungan dengan cara menanam pohon dan pengenalan sistem biopori.

Penanaman pohon dan penanaman pipa untuk sistem biopori ini diajarkan oleh Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio kepada para murid SDN 3 Bukit Tunggal, Sabtu (25/11/2017).

Dalam acara penanaman pohon di sekolah yang beralamat di Jalan Bondang, Jalan Tjilik Riwut Km 8 juga dihadiri Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Palangka Raya, Barit Rayanto.

Pengenalan sejak dini agar para anak mencintai lingkungan sebelumnya juga diberikan kepada murid SDN 4 Bukit Tunggal di Jalan Tenggiri, Sabtu (4/11/2017).

Konsep menjaga lingkungan agar bisa mengurangi potensi banjir dan menjadikan lingkungan menjadi asri merupakan inovasi dari Diana Fransika, ASN Badan Litbang Kota Palangka Raya.

Inovasi ini dilakukan untuk melengkapi tugas Diklatpim IV. Sama dengan murid SDN 4 Bukit Tunggal, di SDN 3 Bukit Tunggal ini para murid juga diberikan penjelasan manfaat menanam pohon.

Selain lingkungan kelak menjadi sejuk juga buahnya bisa dinikmati, karena yang ditanam ini adalah khusus jenis pohon yang produktif seperti belimbing, sawo, rambutan, dan lainnya.

Menurut Diana, kegiatan Gerak Sadar pengenalan pelestarian alam kepada murid SDN melalui penanaman pohon dan pengenalan sistem biopori dilakukan dilima sekolah.

Diana mengatakan sistem biopori sangat membantu dalam mempercepat resapan air ke dalam tanah. Metode ini dinilai mampu mengatasi genangan air yang selalu membanjiri halaman sekolah atau rumah warga. (MC. Isen Mulang/engga)

Walikota Adakan Acara Ramah Tamah dan Pisah Sambut dengan Kapolres Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, Riban Satia bersama jajarannya mengadakan acara ramah tamah dan pisah sambut dengan mantan Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli dan Kapolres Palangka Raya yang baru AKBP Timbul Rein Krisman Siregar.

Acara ramah tamah yang dilakukan di pendopo rumah jabatan Walikota Palangka Raya Jalan Diponegoro, Jumat (24/11/2017) sekitar pukul 19.30 WIB ini juga dihadiri Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio.

Hadir pula sejumlah kepala satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya, Kepala Pengadilan Negeri Palangka Raya, Kodim 1016 Palangka Raya, dan anggota DPRD Kota Palangka Raya.

Sebelum acara ramah tamah dimulai, para pejabat menikmati santapan makan malam. Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan perpisahan dari AKBP Lili Warli yang pindah tugas sebagai Wakil Komandan Satuan Bantuan Tekhnik Pasukan Gegana Korp Brimob Polri.

Dalam sambutannya AKBP Lili Warli mengucapkan terima kasih dengan seluruh jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik, sehingga pelaksanaan tugasnya selama 1,7 tujuh bisa berjalan baik.

Bagi AKBP Lili Warli sebenarnya meninggalkan Kota Palangka Raya sangat berat, karena orang-orang yang pernah dia kenal sudah dianggap sebagai keluarga, termasuk seluruh jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya, namun karena demi tugas negara, maka mau tidak mau dia harus meninggalkan Kota Cantik Palangka Raya ke tempat tugas yang baru di Jakarta.

“Kami mohon doa restu agar dalam menjalankan tugas di tempat yang baru bisa berjalan baik. Walau kita beda tempat, tapi hubungan batin tidak akan pernah putus. Sekali lagi kami mohon maaf bila mana selama menjalankan tugas ada salah dan khilaf,” tuturnya.

AKBP Lili Warli juga menawarkan kepada siapa saja yang dia kenal, khususnya para pejabat Pemerintah Kota Palangka Raya bila suatu saat nanti ada yang mau mampir di tempat tugasnya di Jakarta, tepatnya di Markas Brimob Kelapa II silahkan datang.

Sementara itu dalam sambutannya Walikota Palangka Raya, Riban Satia mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru kepada AKBP Lili Warli dan selamat bergabung kepada AKBP Timbul Rein Krisman Siregar sebagai warga Kota Cantik. (MC. Isen Mulang/engga)

Pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan Kecamatan Pahandut dan Jekan Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik 
(Kesbangpol) Kota Palangka Raya bersama pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Palangka Raya mengadakan acara sosialisasi di aula kantor Kecamatan Pahandut, Jumat (24/11/2017).

Acara sosialisasi yang dipimpin Sekretaris Kesbangpol Kota Palangka Raya, Mahlani dan Ketua FPK Kota Palangka Raya Andrie Elia Embang ini diikuti oleh para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, paguyuban dan TNI/Polri.

Momen sosialisasi ini juga dimanfaatkan Kesbangpol Kota Palangka Raya dan FPK Kota Palangka Raya untuk membentuk FPK Kecamatan Pahandut dan Jekan Raya. Dipilihnya dua kecamatan ini karena wilayahnya sangat dekat dengan kota.

Selain itu jumlahnya penduduknya cukup banyak, sedangkan untuk tiga kecamatan lainnya seperti Bukit Batu, Sabangau, dan Rakumpit akan dibentuk di hari kemudian. Dibentuknya FPK kecamatan ini diharapkan bisa membantu pemerintah dalam pembangunan kemasyarakatan.

Sebab menurut Mahlani dalam pelaksanaan pembangunan berkesinambungan pemerintah punya kewajiban melindungi masyarakat, menjaga persatuan, kesatuan, kerukunan nasional, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Karena itu dalam penyelenggaraan pemerintah diperlukan dukungan dan tanggung jawab masyarakat. Dikatakan, selama ini pemerintah kota terus menghimpun dengan membangun strategi berupa dukungan dari masyarakat, seperti pembentukan Komunitas Intelejen Daerah (KOMINDA), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), dan FPK.

Mahlani menjelaskan dibentuknya FPK merujuk Surat Keputusan Kemendagri Nomor 34 Tahun 2016 dan Surat Keputusan Wali Kota Palangka Raya. Sementara itu Andrie Elia Embang mengharapkan melalui sosialisasi bisa memberikan semangat kebersamaan masyarakat untuk komitmen saling menghargai dan menghormati perbedaan kultur dan pendapat, termasuk komitmen untuk melakukan perbaikan dan peduli akan permasalahan sosial di tengah masyarakat. (MC. Isen Mulang/engga)

Walikota Palangka Raya Turut Sambut Kedatangan Kapolres Baru

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, Riban Satia turut menyambut kedatangan AKBP Timbul Rein Krisman Siregar sebagai Kapolres Palangka Raya yang baru, Jumat (24/11/2017).

Kedatangan mantan Kepala Bagian (Kabag) Pengawasan dan Penyidikan (Wassidik) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Provinsi Kalimantan Tengah ini terlebih dahulu disambut dengan acara adat potong pantan sebelum memasuki halaman mapolres.

Kemudian penyambutan dengan tradisi pedang pora. AKBP Timbul disambut pejabat yang lama, termasuk AKBP Lili Warli. Mereka selanjutnya melangkahkan kaki memasuki mapolres sambil berjabat tangan dengan para perwira dan anggota.

Pada saat itu walikota ikut mendampingi termasuk AKBP Lili Warli sambil memperkenalkan para anggota. Mereka kemudian memasuki ruangan untuk melakukan ramah tamah.

Sekitar satu jam kemudian, tradisi pelepasan untuk pejabat yang lama dilakukan. Para perwira dan anggota berjabat tangan dengan AKBP Lili Warli yang didampingi istri.

Acara pelepasan ini diwarnai isak tangis. Bahkan ada di antara perwira yang tidak kuasa membendung air mata. Sesaat terlihat, istri AKBP Lili Warli mengusap air matanya.

Isak tangis mereka sebagai bentuk rasa haru karena selama satu tahun tujuh bulan bertugas, AKBP Lili Warli selalu bahu membahu menjalin kerja sama sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat Palangka Raya.

Sebelum beranjak menuju tempat tugas yang baru sebagai Wakil Komandan Satuan Bantuan Tekhnik (Wadansatbantek) Pasukan Gegana (Padgegana) Korp Brimob Polri, para anggota menyempatkan untuk foto bersama dengan AKBP Lili Warli beserta istri. (MC. Isen Mulang/engga)

Anggota DPR RI dan TV Parlemen Kunjungi SMAN 5 Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – SMAN 5 Palangka Raya kembali kedatangan tamu Rabu, 22 November 2017 pukul 10.00 WIB. Meski tidak diundang, sang tamu lebih dulu konfirmasi atas kunjungan silaturahminya. Sang tamu ini ternyata Rahmat Nasution Hamka, Anggota Komisi IV DPR RI.
 
Anggota DPR RI daerah pemilihan Provinsi Kalimantan Tengah ini datang khusus untuk mengisi masa reses. Kehadiran Rahmat ini juga ditemani kru TV Parlemen yang meliput seluruh kegiatannya.
 
Bahkan TV Parlemen lebih dulu hadir untuk mengambil gambar lingkungan dan aktivitas sekolah dengan menggunakan drone. Seperti halnya tamu lain, kehadiran mereka mendapat sambutan hangat dari warga SMAN 5 Palangka Raya.
 
Kepala SMAN 5 Palangka Raya, Drs Arbusin mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja Rahmat Nasution Hamka. Dia berharap kedatangan Rahmat ini ada perhatian terhadap sekolahnya agar dapat melengkapi sarana dan prasarana untuk menunjang kualitas pembelajaran.
 
“Fasilitas yang belum lengkap atau perlu perbaikan semoga mendapat perhatian. Kami berharap aspirasi kami ini bisa didengar dan dibantu oleh para wakil rakyat di Senayan,” ucap Arbusin melalui rilisnya, Kamis (23/11/2017).
 
Dalam pertemuan ini Rahmat nasution melakukan dialog dengan para guru dan siswa XII MIPA-3. Materi dialog seputar tugas pokok dan fungsi anggota DPR RI. “Tupoksi DPR itu ada tiga. Yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan,” tuturnya.
 
Rahmat menjelaskan dalam tugas legislasi, DPR bersama pemerintah membuat dan merumuskan undang-undang atau peraturan perundangan. Dalam tupoksi anggaran, dewan turut merancang anggaran untuk pembiayaan jalannya pembangunan.
 
Sementara itu dalam tugas pengawasan, DPR secara aktif mengawasi kinerja pemerintah dalam menjalankan amanat undang-undang,” paparnya.
Dialog dan tanya jawab berlangsung menyenangkan. Apalagi, siswa yang mau menjawab atau bertanya mendapat cendera mata langsung dari Rahmat.
 
Saat ditanya soal pertanian terkait tugas Komis IV DPR, dia menuturkan bahwa komisinya sangat konsen dengan tugasnya memberikan masukan kepada pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian.
 
“Misalnya dengan program cetak sawah. Mencetak sawah untuk wilayah Kalimantan Tengah yang masih berupa hutan jelas tidak cocok. Kita harus melihat kondisi alam. Di sini yang cocok adalah mencetak ladang, bukan mencetak sawah. Itu yang kami rekomendasikan kepada Menteri Pertanian agar lebih jeli mengembangkan program dengan melihat kondisi di lapangan agar tepat sasaran, ” tuturnya.
 
Kegembiraan siswa diakhir dialog makin lengkap. Mereka mendapat satu paket buku dari sekretariat DPR seperti buku Empat Pilar, GBHN, dan UUD 1945 versi amandemen. Bahkan mereka juga mendapat sertifikat atas partisipasi dalam sosialisasi ini.
 
Plakat kenangan ini juga diberikan langsung oleh Rahmat kepada kepala sekolah yang diteruskan kepada Wali Kelas XII MIPA-3, Seliwati, S.Pd. “Saya sangat senang dapat bertemu langsung dengan anggota DPR RI dan TV Parlemen. Ini merupakan kesempatan berharga karena kami telah mendapat pengetahuan langsung tentang tugas DPR,” kata Christin Saragih, siswi kelas XII MIPA-3.
 
Seusai dialog, Rahmat Nasution beserta rombongan menuju tempat tinggal salah satu siswa dari keluarga tidak mampu di Jalan Tingang 7B untuk menyerahkan bantuan. Bantuan ini merupakan wujud uluran kepedulian yang diharapkan sering dilakukan. Semoga wakil rakyat tetap melayani dan dekat dengan rakyat. (MC. Isen Mulang/engga)

Rakor Penyiapan Master Plan Infrastruktur PUPR Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio memimpin rapat koodinasi (Rakor) penyiapan master plan infrastruktur pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) Kota Palangka Raya dengan pejabat Kementerian PUPR, Kamis (23/11/2017).
 
Rapat yang dilaksanakan di Ruang Peteng Karuhei I ini dihadiri pejabat dari satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) teknis seperti Dinas PUPR Palangka Raya, Dinas Perhubungan Palangka Raya, Bappeda Palangka Raya, dan Dinas Kesehatan Palangka Raya.
 
Sedangkan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dihadiri Kepala Bidang Pengembangan Infrastruktur Kota Besar Kota Baru, Manggas Rudi Siahaan dan pejabat dari Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PUPR.
 
Adapun maksud diadakannya Rakor ini untuk merumuskan kebutuhan program infrastruktur sesuai RPJMN 2015-2019 yaitu untuk menjadi pusat kegiatan nasional (PKN) yang berorienstasi pada upaya mendorong perkembangan sektor produksi wilayah seperti perdagangan, pertanian, pertambangan galian logam.
 
Sedangkan tujuan Rakor ini agar terumuskannya program kebutuhan infrastruktur meliputi ketersediaan air baku untuk suplai air minum maupun irigasi, konektivitas jalan, terciptanya lingkungan permukiman yang layak huni dan tersedianya hunian rumah yang layak bagi masyarakat.
 
Hanya saja dalam Rakor ini masih belum disepakati master plan yang final, karena Kementerian PUPR masih dua kali lagi mengagendakan Rakor dengan Pemerintah Kota Palangka Raya. Karena itu dalam Rakor kali ini Kementerian PUPR masih minta masukan terhadap program yang akan dilaksanakan di 2019.
 
Manggas Rudi Siahaan menjelaskan di seluruh Indonesia ada 20 kota yang masuk program pengembangan kawasan, termasuk Palangka Raya. Tapi sebelum proyek pengembangan kawasan dimulai, maka ke-20 kota tersebut diminta menyusun program pembangunan jalan, air bersih, sanitasi, keciptakaryaaan, dan lainnya.
 
Setelah itu diawal Januari atau Februari 2018, semua usulan program dari 20 kota seluruh Indonesia itu akan dibahas melalui rapat pra regional, sehingga nantinya akan ditentukan program prioritas mana yang akan didahulukan untuk dikerjakan di 2019. (MC. Isen Mulang/engga)