Kebakaran Terjadi Lagi, Kali Ini di SDN 8 Palangka

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Lagi-lagi kebakaran terjadi dilingkungan pendidikan. Musibah kali ini menimpa SDN 8 Palangka Raya di Jalan Piere Tendean, Sabtu (29/7/2017) sekitar pukul 18.15 WIB. Sebuah bangunan yang menjadi bekas tempat tinggal penjaga sekolah tersebut, ludes dilalap si jago merah.

Puluhan petugas pemadam kebakaran berdatangan. Dibantu TNI dan Polri, mereka langsung berusaha sekuat tenaga untuk memadamkan kobaran api.

Berkat kerja keras tersebut, api dalam waktu singkat berhasil dipadamkan. Api juga tidak sempat menjalar di ruang kelas sekolah itu meskipun bagian dinding ruang kelas 1 A sudah terlihat kehitaman.

“Untungnya, petugas pemadam kebakaran cepat datang. Kalau telat saja, bisa habis terbakar, ini” kata Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio yang langsung mendatangi lokasi kejadian.

Meski tidak terbakar, tiga ruang kelas juga terkena dampaknya. Pasalnya, bagian ruang itu terkena pembasahan demi menyelamatkan agar tidak ikut terbakar.

Belum diketahui persis penyebab kejadian itu. Setelah api padam, aparat kepolisian memasang garis polisi di bangunan itu. Garis polisi juga dipasang di depan beberapa ruangan kelas.

Mofit tidak bisa mengatakan apakah kebakaran itu ada kaitannya denga sabutase meskipun hanya sebatas dugaan. “Kita serahkan kepada kepolisian dan berikan waktu agar polisi mengungkap semuanya,” tuturnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Dosen UIN Jakarta akan Ajari Guru Pondok Pesantren Mahir Bahasa Inggris

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ada kabar baik buat guru pondok pesantren dan madrasah di Kota Palangka Raya. Kabar baik apa itu? tidak lama lagi mereka akan diajari mahir berbahasa Inggris.

Tawaran les bahasa Inggris ini disampaikan Heri Liem, dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta saat melakukan audiensi bersama Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN H. Arief Sumantri dengan Walikota Palangka Raya HM Riban Satia bersama jajarannya, Sabtu (29/7/2017).

Tawaran belajar mahir bahasa Inggris ini merupakan salah satu bentuk kerja sama antara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan Pemerintah Kota Palangka Raya dengan program beasiswa.

Harapannya ke depan kerja sama ini terus berlanjut, sehingga bila ada anak-anak dari Palangka Raya, khususnya lulusan pondok pesantren dan madrasah yang ingin melanjutkan kuliah kebidang kesehatan tidak kesulitan dalam bahasa Inggris.

Sebab seorang calon mahasiswa kedokteran misalnya harus mahir dalam berbahasa Inggris. Bila guru pondok pesantren dan madrasah mahir bahasa Inggris diharapkan nantinya bisa menularkan kepada anak didiknya.

Ternyata manfaat mahir bahasa Inggris menurut Hari Liem peluangnya tidak hanya untuk masuk perguruan tinggi di Indonesia, tapi juga berpeluang untuk mendapatkan beasiswa dari luar negeri.

“Bahasa Inggris ini sangat penting sekali. Untuk mendapatkan beasiswa dari berbagai negara dan juga untuk mendapatkan kesempatan kerja. Tapi yang lebih penting lagi saya lihat beberapa tahun ini dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tidak hanya warga Asean, tapi dari timur tengah sudah masuk Indonesia,” tutur Heri Liem yang juga salah satu komisaris perwakilan KADIN Amerika Serikat di Indonesia.

Selain belajar bahasa Inggris, program lainnya yang ditawarkan Heri Liem adalah basket ball. Program olahraga ini merupakan corporate sosial responsibilty (CSR) dari National Basketball Association (NBA) dan program ini masuk Indonesia sudah tiga tahun berjalan. (MC. Isen Mulang/engga)

Dekan Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Audiensi dengan Walikota

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta H Arief Sumantri, bersama jajarannya melakukan audiensi dengan Walikota Palangka Raya HM Riban Satia, Sabtu (29/7/2017).

Audiensi ini dilakukan di rumah jabatan walikota di Jalan Diponegoro pukul 14.00 WIB. Arief Sumantri ditemani seorang dosen UIN bernama Heri Liem yang merupakan warga Indonesia tapi sudah pindah kewarganegaraan Amerika Serikat.

Selain walikota, audiensi ini juga dihadiri Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio, Kepala Kanwil Kementerian Agama Palangka Raya, H Baihaqi, Kepala Dinas Pendidikan Palangka Raya, Sahdin Hasan, dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Palangka Raya, Andjar Heri Purnomo.

Selain itu hadir pula kepala madrasah dan pimpinan pondok pesantren seluruh Kota Palangka Raya. Audiensi ini dilakukan pasca dilakukannya memorandum of understanding (MoU) antara Pemerintah Kota Palangka Raya dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 10 Juni 2017 lalu.

Dalam MoU ini Pemkot Palangka Raya memberikan beasiswa kepada 10 anak untuk kuliah gratis di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Semua penerima beasiswa ini adalah lulusan pondok pesantren dan madrasah. Awalnya ada 12 anak yang lulus seleksi.

Tapi dua diantaranya mengundurkan diri, sehingga tersisa 10 anak yang diterima. Dalam audiensi ini Arief lebih menjelaskan kenapa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjalin kerja sama dengan Pemkot Palangka Raya dibidang pendidikan.

Sebab selama ini anak-anak lulusan pondok pesantren dan madrasah kalah bersaing dengan lulusan sekolah umum untuk masuk ke fakultas kedokteran, kebidanan, perawat, dan kesehatan masyarakat. Setiap tahun UIN Jakarta selalui menyediakan kuota 30 persen untuk lulusan pondok pesantren dan madrasah.

Dengan adanya kerja sama ini Arief sangat mengapresiasi langkah walikota yang telah mengalokasikan anggaran untuk memberikan beasiswa kepada anak-anak kurang mampu, tapi berprestasi. Dia berharap para penerima beasiswa ini nanti bisa mengabdi di Palangka Raya.

Dalam kesempatan ini Arief juga menjelaskan saat ini ke-10 anak-anak penerima beasiswa dari Palangka Raya sudah sekitar dua Minggu menjalani matrikulasi. Program matrikulasi ini untuk mengadaptasikan hal yang menjadi alfirmasi dari para santri karena mereka masuk pada program kekhususan yang tidak bisa disamakan dengan program umum.

Dari hasil matrikulasi ini ternyata passing grade anak-anak dari Palangka Raya ini cukup memuaskan. Dari 64 santri yang diterima attitude-nya cukup baik. Penilaian ini tentu sangat memuaskan bagi Arief.

Diketahui ke-10 anak-anak dari Palangka Raya yang dapat beasiswa ke UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini adalah Runi Fauziah, Khairunnisa, Muhammad Rosyad, Spohiastia Kusbianti, Jubaidah, Munasyifa Azizaturrahmah, Alvina Maulidiyah, Thoriq Fajar Batuah, Arif Saiful Pramudia, dan Dea Puji Utami. (MC. Isem Mulang/engga)

Badan Litbang Lakukan Kajian Empat Bidang Pariwisata

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Saat ini Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kota Palangka Raya sedang melakukan kajian terhadap enam bidang kegiatan. Dari enam kajian ini empat di antaranya tentang pariwisata.

Sedangkan dua kajian lainnya tentang analisa dampak lingkungan sosial. Kepala Badan Litbang Kota Palangka Raya, Barit Rayanto mengatakan khusus empat kajian bidang pariwisata ditangani Lembaga Pengkajian Penelitian Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.

Sedangkan dua kajian tentang analisis dampak lingkungan sosial dikerjakan oleh tim dari Universitas Palangka Raya. Ke-6 kajian ini ditarget tuntas pada 2017 karena hasilnya akan ditindaklanjuti di 2018.

Barit menjelaskan salah satu kajian bidang pariwisata yang sedang diteliti yakni mengenai potensi profil suatu wilayah apakah ke depannya layak dikembangkan untuk dijadikan sebagai kawasan pariwisata terpadu.

Secara umum semua wilayah Kota Palangka Raya sedang dikaji, namun dari empat kajian itu salah satu wilayah yang sedang fokus dilakukan penilitian adalah wilayah Flamboyan. Konsepnya di sini nanti bakal dijadikan water front city.

Dia menjelaskan alasan Badan Litbang Palangka Raya melakukan kajian ini dalam rangka menindaklanjuti visi misi kepala daerah. Selain itu sebagai kebijakan kreatif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Alasan lainnya karena ke depan sumber-sumber ekonomi yang berasal dari sumber daya alam akan habis. Maka dari itu mulai sekarang pemerintah kota harus kreatif menciptakan peluang pendapatan dari sektor jasa,
hal ini sesuai dg visi kota palangka raya terwujudnya kota palangka raya sebagai kota pendidikan, jasa dan pariwisat yg berwawasan lingkungan berdasarkan falsafah budaya betang. Jadi tidak ada istilah terlambat untuk memulai dari sekarang dalam rangka menggali potensi pendapatan dari sektor jasa. (MC. Isen Mulang/engga)

ASN Peserta Bimtek Diajari Design Website

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Di hari kedua pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek), sebanyak 47 aparatur sipil negara (ASN) yang merupakan perwakilan dari seluruh satuan oragnisasi perangkat daerah (SOPD) Kota Palangka Raya mengikuti pelatihan yang bersifat teknis.

Jika pada hari pertama para peserta Bimtek lebih banyak diberikan pemahaman mengenai manfaat dan pentingnya suatu SOPD memiliki website, namun untuk hari ini mereka diajari atau praktek langsung cara membuat atau mendesain tampilan website.

Selain itu peserta juga diajari cara editing foto sebelum nantinya di publish ke website. Diharapkan dengan adanya pelatihan di hari kedua ini para peserta mahir dalam mendesain website.

Tidak hanya mahir, tapi peserta harus bisa membuat tampilan website sebaik mungkin, sehingga bisa menarik pengunjung untuk selalu menjadi pelanggan media onlie yang dikelolanya.

Di sisi lain peserta juga diberikan pemahaman bahwa ternyata tampilan website yang baik belum tentu akan banyak dikunjungi pembaca bila berita atau informasi yang disajikan tidak update. Untuk itu peserta juga harus bisa menggali informasi apa saja yang layak ditampilkan melalui dunia maya sesuai kebutuhan warganet. 

“Intinya dari pelatihan ini para admin atau operator website disetiap SOPD mampu membuat, mengolah, dan mengelola seluruh desain grafis yang akan digunakan, sehingga diharapkan website nantinya menarik untuk dipandang,” ujar Alfrianto, Kepala Seksi Tata Kelola E- Goverment di Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kota Palangka Raya,  Rabu (26/7/2017). 

Diketahui, dalam Bimtek ini para peserta dibimbing oleh empat pemateri yang berlatar belakang IT. Mereka adalah Saptonugroho, Slamet Setiawan, Julian Fitrahadi, dan Andika Afriadhy. Ke-4 nara sumber ini merupakan ASN DKISP Kota Palangka Raya. (MC. Isen Mulang/engga)

68 Stand Siap Ramaikan Palangka Raya Fair 2017

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengan (UKM) Kota Palangka Raya menggelar rapat dalam rangka persiapan Palangka Raya Fair masih dalam rangka HUT Pemerintah Kota yang ke 52 dan HUT Kota Palangka Raya yang ke 60,  Rabu (26/7/2017).

Rapat yang dilaksanakan di Ruang Peteng Karuhei II ini dipimpin Asisten I Sulaksmi dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Palangka Raya, Afendie.

Dalam rapat ini juga hadir semua perwakilan satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) yang akan terlibat dan pihak kontraktor PT Kita Multi Kreasi.

Pelaksanaan Palangka Raya Fair 2017 dimulai 05-09 Agustus 2016 di Lapangan Sanaman Mantikei. Rapat ini lebih teknis membahas persiapan, pemasangan tenda, dan saat pelaksanaan.

Dalam rapat ini diketahui jumlah stan yang akan didirikan oleh penyelenggara sebanyak 68 stand dengan rincian outdoor 42 stand dan indoor 26 stand.

Adapun biaya sewa stand untuk indor Rp12,5 juta dengan spesifikasi ukuran 3 meter x 3 meter, tinggi 2,5 meter, daya listrik 450 watt, karpet, dan fazia name.

Sedangkan untuk outdor dengan biaya sewa Rp10,5 juta dengan fasilitas tenda ukuran 5 meter x 5 meter, floaring, karpet, daya listrik 450 watt, dan fazia name.

Tapi khusus dari universitas, pihak panitia menggratiskan biaya sewa stand, sedangkan dari SKPD dipungut biaya sesuai dengan klasifikasi stand yang ditawarkan tersebut.

Nanti pihak panitia juga akan menyediakan stand untuk pasar rakyat yang lokasinya berada di luar Lapangan Sanaman Mantikei, sehingga diperkirakan jumlah stan yang akan mengikuti Palangka Raya Fair 2017 mencapai ratusan stand.

Dalam arahannya Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Palangka Raya, Afendie mengatakan gelaran Palangka Raya Fair 2017 ini bisa sukses jika semua SOPD bisa bersinergi.

Khusus dari dinasnya juga sudah menyurati pihak perbankan agar bisa ikut berpartisipasi meramaikan Palangka Raya Fair 2017 misalnya dengan memasang umbul-umbul di sekitar Lapangan Sanaman Mantikei. (MC. Isen Mulang/engga)

Dinas Kesehatan Adakan Sosialisasi Gerakan Cerdas Memakai Obat

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya mengadakan acara ‘Sosialisasi Gerakan Masyarakat Cerdas Memakai Obat’, Selasa (25/7/2016).

Acara sosialisasi yang dilaksanakan di Ruang Peteng Karuhei II ini khusus ditujukan kepada siswa-siswi dan mahasiswa. Juga dihadiri para tenaga kesehatan.

Dalam sosialisasi ini dinas kesehatan menghadirkan nara sumber Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya, M Soeja’i dan Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kalimantan Tengah, Trikoranti Mustikawati.

Dalam sosialisasi kepala BNN lebih banyak mengupas jenis narkoba atau obat keras lainnya yang sering disalahgunakan. Misalnya heroin, putaw, ganja, cocain, opium, candu, ectasy, dan sabu.

Kesemua jenis obat di atas ini masuk kategori obat berbahaya bila disalahgunakan, tapi sangat bermanfaat untuk kepentingan kesehatan, misalnya bius untuk operasi.

Ternyata selain obat terlarang di atas itu, saat ini yang lebih tren disalahgunakan seperti zenith, somadril, magadon, dextro. Tiga jenis obat murah tapi sudah dilarang edar ini menurut Soeja’i harus dihindari, karena juga sangat berbahaya bagi kesehatan.

Dengan dikenalkannya ciri dan jenis obat keras dan berbahaya ini diharapkan para anak didik, khususnya generasi penerus bangsa bisa menjauhi narkoba.

Dalam sosialisasi ini Soeja’i juga menjelaskan penyebab seseorang bisa terjerus ke jurang narkoba, karena faktor lingkungan meliputi tinggal di daerah peredaran, sekolah di lingkungan narkoba, bergaul dengan pemakai, dorongan kelompok sebaya, dan keluarga kurang harmonis.

Faktor lainnya dengan mudahnya seseorang bisa diperdaya oleh bandar, mitos jika menggunakan narkoba bisa meningkatkan tenaga, dan karena minimnya mendapatkan bekal ilmu agama.

Maka dari itu melalui sosilisasi ini kepala BNN mengharapkan mulai saat ini para generasi penerus bangsa harus melawan peredaran narkoba demi menyongsong masa depan yang lebih cerah. (MC. Isen Mulang/engga)

47 ASN Ikuti Pelatihan Pengelolaan Domain Website

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kota Palangka Raya mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Domain dan Subdomain palangkaraya.go.id Selasa (25/7/2017).

Bimtek yang mengambil tempat di aula kantor Bappeda Kota Palangka Raya Jalan Tjilik Riwut Km 5 ini dibuka oleh Asisten I Sulaksmi mewakili Walikota Palangka Raya HM Riban Satia.

Dalam laporannya Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kota Palangka Raya Murni menyampaikan tujuan diadakan Bimtek untuk mendidik dan melatih sumber daya manusia (SDM) admin operator SKPD menuju penerapan e-goverment.

Selain itu untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam membuat, mengolah, menyalurkan, dan mendistribusikan informasi bidang pemerintahan ke publik melalui website.

Sementara itu peserta Bimtek berjumlah 47 orang dari awal yang ditarget 35 orang. Banyaknya peserta ini menurut Murni merupakan respon positif terhadap penyelenggaraan Bimtek Pengelolaan Domain dan Subdomain palangkaraya.go.id.

Dalam Bimtek ini menghadirkan empat nara sumber dari DKISP yakni Saptonugroho, Slamet Setiawan, Julian Fitrahadi, dan Andika Afriadhy. Ke-4 nara sumber ini merupakan ASN yang berlatar belakang IT.

Dijelaskan, seiring kemajuan teknologi informasi (IT) saat ini sebuah instansi pemerintah wajib hukumnya untuk membuat website sebagai wujud implementasi UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Rupanya hadirnya UU Keterbukaan Informasi Publik ini sudah direspon positif oleh jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya. Buktinya dari 32 SKPD sudah ada 22 SKPD yang aktif mengelola website.

Khusus untuk kecamatan sudah ada dua website dari total lima kecamatan dan lima kelurahan dari total 30 kelurahan. Maka dari itu melalui Bimtek ini pihak DKISP mengharapkan bagi SKPD yang belum membuat website untuk segera membuatnya.

Sementara itu dalam sambutannya Asisten I Setda Kota Palangka Raya, Sulaksmi mengucapkan terima kasih kepada peserta, karena di tengah kesibukannya menjalan tugas kedinasan masih bisa mengikuti pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari.

Sulaksmi menjelaskan di era serba maju saat ini sebuah SKPD sangat penting untuk memiliki webiste, karena manfaatnya bisa digunakan untuk menyebarkan informasi sekaligus untuk menarik investasi.

Maka dari itu melalui Bimtek ini asisten I mengharapkan SKPD bisa membuat website dengan tampilan bagus dan menarik, sehingga bisa menarik banyak pembaca.

Dalam kesempatan ini SKPD diminta menganggarkan dana untuk mengelola web. Anggaran itu untuk memberikan tunjangan kepada pengelola website. Dengan demikian keberadaan website memberikan informasi yang selalu update atau terkini. (MC. Isen Mulang/engga)

Halal Bihalal Pemko Palangka Raya Bertabur Hadiah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ratusan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya menghadiri acara halal bihalal yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Palampang Tarung, Selasa (25/7/2017).

Halal bihalal akbar ini terselenggara atas kerja sama antara pemerintah kota dengan panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Dharma Wanita, dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW).

Acara halal bihalal pasca lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah ini sangat berbeda dibandingkan tahun lalu. Bedanya, tahun ini panita menyediakan berbagai hadiah, sehingga memacu para ASN untuk hadir diacara halal bihalal yang juga dihadiri Walikota Palangka Raya, Riban Satia beserta istri yang juga Ketua TP PKK Palangka Raya, Ny Norlaina Riban Satia.

Seperti biasanya, acara halal bihalal ini juga diawali dengan penampilan seni qasidah atau rebana yang dibawakan oleh anak-anak dari pondok pesantren.

Adapun tema halal bihalal tahun ini adalah ‘Dengan Halal Bihalal Kita Perjuang Kembali Nilai-Nilai Kebangsaan dan Kebhinekaan di Bumi Tambun Bungai’.

Dalam sambutannya walikota mengharapkan melalui suasana halal bihalal ini menjadikan ASN untuk bersatu ke depan menjadi orang yang bermanfaat untuk diri sendiri maupun masyarakat sekitar.

Menurut walikota tradisi halal bihalal ini hanya ada di Indonesia dan merupakan prakarsa dari founding fathers Ir Soekarno dan para tokoh-tokoh lainnya.

Dalam kesempatan ini walikota juga menyinggung isu wacana pemindahan ibukota pemerintahan RI ke Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya.

Menurutnya isu wacana tersebut bukan masyarakat Kota Palangka Raya yang meminta, namun sudah ada diwacanakan oleh Presiden pertama Soekarno saat pemancangan tiang pertama pendirian Kota Palangka Raya pada 17 Juli 1957.

Jika wacana itu jadi pindah ke Palangka Raya, walikota mengharapkan masyarakat Kalteng, khususnya Kota Palangka Raya jangan sampai menjadi penonton, tapi harus bisa menjadi pelaku pemerintahan.

Namun agar masyarakat Palangka Raya tidak terpinggirkan, maka mulai sekarang harus disiapkan sumber daya manusianya agar handal dalam menyambut wacana pemindahan ibukota pemerintahan RI tersebut. 

Sementara itu sebelum diakhirinya acara halal bihalal Ust KH Ahmad Muntoha Habiburahman memberikan tausiah yang diselingi dengan melantunkan salawat nabi yang diikuti oleh para ASN. (MC.Isen Mulang/engga)

Semua Instansi Pemerintah Diimbau Pasang CCTV

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wakil Kepala Kepolisian Palangka Raya Kompol Bronto Budiono mengimbau seluruh kantor pemerintah agar segara memasang kamera closed circuit television (CCTV).

Himbauan ini disampaikan Kompol Bronto saat menghadiri pertemuan dengan Walikota Palangka Raya Riban Satia, tokoh agama, dan masyarakat menyikapi musibah terbakarnya empat gedung sekolah dasar (SD) secara beruntun yang terjadi pekan lalu.

CCTV yang dipasang disarankan berinfra merah, sehingga jika malam hari masih bisa terpantau. Selain itu jaringan CCTV harus terhubung dengan internet, sehingga jika server diambil pelaku tindak kejahatan, namun datanya tidak hilang, karena tersimpang di internet.

Kompol Bronto mencontohkan kasus penyikapan yang terjadi di Jakarta bisa cepat terungkap karena data rekaman CCTV masih tersimpan di internet, sehingga polisi bisa cepat menangkap pelakunya.

Berbeda dengan kasus terbakarnya empat SD secara beruntun yang terjadi di Kota Palangka Raya pada Jumat (21/7/2017) siang dan Sabtu (22/7/2017) malam di lokasi kejadian tidak terpasang CCTV.

Sehingga aparat kepolisian sulit untuk mengungkap pelakunya. Meski demikian Kompol Bronto mengharapkan doa masyarakat agar pelakunya bisa cepat ditangkap. 

Bronto menyarankan kepada pihak sekolah bisa mengkonsultasikan kepada komite untuk pengadaan CCTV. Sebab jika menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) tidak ada juknisnya.

Dia percaya jika pihak sekolah dengan komite sepakat maka untuk membeli CTTV ini sangat mudah, apalagi tujuannya untuk melakukan pengamanan lingkungan sekolah, sehingga pasti didukung.

Sementara itu Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Palangka Raya, Harmain Ibrohim sepakat dengan instruksi walikota yang memerintahkan para RT dan RW segera menghidupkan pos kamling.

Tidak hanya itu polisi masyarakat (Polmas) yang sudah dibentuk juga harus diaktifkan lagi, sehingga dengan keberadaan mereka, maka potensi gangguan Kamtibmas bisa dicegah. (MC. Isen Mulang/engga)