Semua Fraksi Menerima Nota Keuangan Perubahan APBD 2017 yang Diajukan Walikota

MEDIA CENTER, Palangka Raya – DPRD Kota Palangka Raya menggelar rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi terhadap pidato pengantar walikota tentang nota keuangan dan RAPBD, Kamis (10/8/2017).

Dari pihak dewan, rapat paripurna ini dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya, Ida Ayu Nia Anggraini, sedangkan dari eksekutif dihadiri Wakil Walikota Mofit Saptono Subagio.

Dalam rapat paripurna ini semua fraksi pendukung dewan membacakan pemandangan umumnya. Ke-6 fraksi akhirnya bisa menerima usulan nota keuangan perubahan APBD 2017 yang diajukan walikota kepada DPRD untuk dibahas sesuai tahapan dan mekanisme yang berlaku.

Juru Bicara Fraksi Hanura DPRD Palangka Raya, Anna Agustina sangat mengapresiasi kinerja jajaran pemerintah kota karena telah menyusun program secara cermat yang kebutuhan anggarannya telah disesuaikan dengan kemampuan APBD.

Fraksi Hanura melihat penyusunan program dalam RAPBD 2017 telah mengacu norma dan prinsip anggaran yang berlaku seperti partisipasi masyarakat, transparan, akuntabilitas, disiplin anggaran, keadilan anggaran, dan efisiensi serta efektivitas anggaran.

Di sisi lain Fraksi Gerinda mengharapkan pemerintah kota agar bisa menggali potensi sumber penerimaan yang baru, sehingga pendapatan daerah bisa mencapai target yang ditetapkan.

Fraksi Gerinda juga mengharapkan ke depannya Pemerintah Kota Palangka Raya lebih cermat lagi dalam menghitung pendapatan dan sumber penerimaan, sehingga estimasi antara pengeluaran dengan pendapatan bisa seimbang dan tidak defisit. (MC. Isen Mulang/engga)

Perputaran Uang Selama Palangka Raya Fair 2017 Capai Rp3 Miliar

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pelaksanaan Palangka Raya Fair yang dimulai sejak 5-9 Agustus 2017 ternyata mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Kondisi ini bisa dilihat dari banyak perputaran uang selama digelarnya pameran. Ternyata perputaran uang selama lima hari ini telah mencapai Rp.3 miliar lebih.

Hal ini disampaikan Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio saat menutup secara resmi Palangka Raya Fair di Lapangan Sanaman Mantikei, Rabu (9/8/2017) malam.

Banyaknya perputaran uang ini menandakan gelaran pameran pembangunan yang diselenggarakan untuk memeriahkan HUT Kota Palangka Raya ke-60 dan HUT Pemerintah Kota Palangka Raya ke-52 ini berakhir dengan sukses.

Suksesnya acara tahunan ini menurut wakil walikota tidak lepas dari kerja sama semua pihak, khususnya seluruh satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) yang terlibat serta pihak swasta, UKM, dan para pedagang kaki lima (PKL).

Sementara itu dalam gelaran Palangka Raya Fair ini sekaligus juga dilakukan penilaian terhadap stan terbaik. Dimana perdikat stan terbaik diberikan kepada Bank Pembangunan Kalteng.

Selanjutnya terbaik ke-2 diberikan kepada stan dinas pertanian dan terbaik ke-3 stan sekretariat DPRD. Malam itu juga piagam penghargaan langsung diserahkan oleh wakil walikota.

Dalam acara penutupan pameran ini menurut Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Palangka Raya, Afendie juga diserahkan juara lomba tangkas terampil kepada siswa SMA yang sebelumnya mengikuti lomba cerdas cermat tentang perkoperasian.

Sebagai SOPD pelaksana Palangka Raya Fair 2017, Afendie mengucapkan banyak terima kasih kepada mitra kerja karena telah ikut berpartisipasi meramaikan acara pameran hingga selesai. (MC. Isen Mulang/engga)

Wakil Walikota Tutup Palangka Raya Fair 2017

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio secara resmi menutup Palangka Raya Fair, Rabu (9/8/2017) malam pukul 19.30 WIB.

Pameran pembangunan yang dilaksanakan sejak 5-9 Agustus 2017 ini diikuti 85 stan dari satuan organisasi perangkat daerah (SOPD), BUMN, BUMD, perbankan, dan pelaku UKM.

Acara pameran yang digelar setiap tahun ini juga diikuti sekitar 200 pedagang kaki lima (PKL) yang menjual beraneka macam seperti pakaian, sepatu, kuliner, permainan anak-anak, dan game.

Mewakili walikota, Mofit pun mengucapkan terima kasih kepada peserta Palangka Raya Fair 2017 karena telah berpartisipasi ikut pemeran dalam rangka memeriahkan HUT Kota Palangka Raya ke-60 dan HUT Pemerintah Kota Palangka Raya ke-52.

“Atas nama pribadi dan pemerintah kota, saya minta maaf apabila selama pameran ada sesuatu yang kurang berkenan saat mulai pembukaan hingga acara penutupan,” ucapnya.

Mofit berharap pada tahun-tahun berikutnya pelaksanaan Palangka Raya Fair harus ditingkatkan lagi, karena even setiap tahun ini merupakan pameran pembangunan berskala nasional.

Dalam pameran ini tidak hanya menguntungkan bagi daerah, tapi seluruh peserta pameran juga mendapat manfaat selain untung dari hasil jualan produk juga dapat transfer informasi dari para peserta Palangka Raya Fair 2017.

Apalagi peserta pemeran tahun ini tidak hanya berasal dari lingkup pemerintah kota, tapi dari provinsi juga. Ada pula dari Kalimantan Selatan, khususnya untuk PKL.

Maka dari itu gelaran pameran pembangunan ini adalah momen yang sangat tepat untuk mempromosikan produk UKM, PKL, dan program SOPD sekaligus dijadikan sebagai sarana transfer informasi dan teknologi. (MC. Isen Mulang/engga)

Badan Litbang Pamerkan Kantong Semar Sebagai Ikon Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Setiap satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) memamerkan produk atau program unggulannya diacara Palangka Raya Fair 5-9 Agustus 2017.

Salah satunya Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kota Palangka Raya. Diacara pameram pembangunan ini Badan Litbang ingin menyajikan sesuatu yang unik dan selama ini belum pernah dipamerkan oleh SOPD sebelumnya.

Apa itu? Badan Litbang mencoba mempopulerkan kantong semar. Dipilihnya spesies endemik Kalimantan ini karena ternyata kantong semar mulai disukai oleh pasar.

Bahkan saat ini saja bila ada orang luar jika ingin membawa kantong semar dari luar Pulau Kalimantan harus melewati Balai Karantina. Ini artinya spesies langka ini keberadaannya sudah mulai diperhitungkan.

Maka dari itu Kepala Badan Litbang Kota Palangka Raya, Barit Rayanto beserta jajarannya mencoba mengekplor tanaman khas Kalimantan ini agar ke depannya memiliki nilai tambah bagi kepentingan daerah.

Barit sengaja mempopulerkan kantong semar melalui even Palangka Raya Fair, karena atas perintah walikota. Sebab mulai 2018 Badan Litbang diminta melakukan kajian terhadap kantong semar.

Targetnya, walikota mengharapkan spesies kantong semar akan dijadikan sebagai ikon Kota Palangka Raya. Tidak hanya itu, kantong semar juga akan dijadikan motif batik khas Kalimantan.

Atas dorongan walikota itulah maka Badan Litbang akan melibatkan BPPT Kalimantan Tengah dan orang pribadi agar melakukan penelitian guna mengetahui semua jenis kantong semar, termasuk manfaatnya untuk kepentingan medis.

Ke depan, target Badan Litbang lainnya harus bisa membudidayakan kantong semar secara massal. Harapannya agar bunga atau bisa juga disebut tumbuhan yang memiliki warna hijau kemerahan dan ungu ini bisa dipasarkan secara luas seperti halnya tanaman hias pada umumnya, sehingga memiliki nilai ekonomis. (MC. Isen Mulang/engga)

Tiga Pelaku Pembakar SD di Palangka Raya Dibawa ke Mabes Polri

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tiga pelaku pembakar sekolah dasar negeri (SDN) di Kota Palangka Raya akan dibawa ke Mabes Polri di Jakarta.

Tiga tersangka itu adalah HG alias IG, SRY dan FA. Rencananya besok, Kamis (10/8/2017) ketiganya akan diboyong ke Mabes Polri guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kepastian kasus pembakaran terhadap sejumlah gedung SD yang dilakukan SRY dan FA yang merupakan suruhan IG ini disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat berkunjung ke Polda Kalteng, Rabu (9/8/201) sore.

Jenderal Tito mengatakan kebakaran sekolah secara beruntun yang terjadi di Palangka Raya yang jumlahnya mencapai tujuh SD dan dampaknya juga mengakibatkan dua gedung sekolah tersebut kini menjadi perhatian serius oleh Mabes Polri.

Maka dari itu agar penanganannya supaya cepat tuntas, maka kasusnya akan diambil alih Mabes Polri. “Saya sudah mendapat laporan dari kapolda bahwa ada beberapa pelaku yang sudah ditangkap dan kita sudah dapat beberapa keterangan,” tegasnya.

Meski diambil Mabes Polri, namun dalam pemeriksaan lanjutan terhadap ketiga tersangka ini pihaknya masih melibatkan Polda Kalimantan Tengah dan beberapa satuan di Mabes Polri.

Hanya saja ditanya motif pelaku membakar gedung SDN? Jenderal Tito belum berkenan menyebutkan, karena saat ini polisi masih melakukan penyelidikan.

“Ini kan masih berproses, kita belum memberikan keterangan resmi, tapi yang jelas sudah ada pelaku yang ditangkap,” tandasnya. Sementara itu dalam kunjungannya ke Polda Kalteng, Kapolri Jenderal Tito Karnavian melakukan rapat internal.

Setelah itu Jenderal Tito menyempatkan diri untuk mengecek kesiapan pasukan dan armada yang dimiliki Polda Kalteng. Kemudian seusai magrib, Jenderal Tito kembali ke Jakarta. (MC. Isen Mulang/engga)

Dit Samatpa Polda Kalteng Adakan Penyuluhan Cinta Tanah Air

MEDIA CENTER, Palangka Raya – SMAN 5 Palangka Raya dapat kunjungan tamu istimewa dari tim Direktorat Samapta Polda Kalteng, Rabu, 9 Agustus 2017. Kunjungan ini merupakan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72.

Kehadiran bapak polisi di sekolah yang terletak di Jalan Tingang Km 3,5 ini dalam rangka Penyuluhan Cinta Tanah Air melalui tema ‘Dengan Semangat Hari Kemerdekaan Kita Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Bingkai NKRI’. 

Kehadiran 10 anggota kepolisian ini mendapat apresiasi hangat dari para siswa dan siswi. Mereka langsung dapat berdialog dengan penuh keakraban.

“Adik-adik adalah para siswa generasi penerus bangsa. Persatuan dan kesatuan bangsa ini harus terus dijaga dan dipertahankan. Kita harus saling menghormati dan menghargai banyak perbedaan di negeri kita. Suku, agama, warna kulit, dan status boleh berbeda, tapi persatuan harus tetap terjaga,” kata AKBP Andi Hari Wibowo.

AKBP Andi berkeyakinan jika para siswa SMAN 5 Palangka Raya pasti bisa menjaga persatuan dengan menghargai keberagaman. Apalagi siswa di sekolah ini memang berasal dari berbagai daerah dengan beragam suku dan agama.

“Saya yakin adik-adik di sini bisa menjadi pelopor persatuan yang tidak mudah dihasut dan dipecah-belah oleh siapa pun. Oleh karena itu kami berharap para siswa akan mampu menjadi agen perubahan ke arah yang lebih baik untuk bangsa ini,” tambahnya, spontan mendapat aplaus meriah dari siswa kelas X.

Para siswa begitu semangat dan gegap gempita menyatakan tekadnya untuk dapat menjadi agen perubahan. Sungguh, agen perubahan ke arah perbaikan yang tetap meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (MC. Isen Mulang/engga)

Peralatan Tim Serbu Api Kelurahan Perlu Peremajaan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Komandan Kodim 1016 Palangka Raya Letkol Czi Alfius Navirinda Krisdinanto yang juga Ketua Satgas Karhutla menyebutkan berdasarkan hasil inventarisasi anggota di lapangan diketahui ada beberapa peralatan pemadam yang dimiliki Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) sudah tidak berfungsi, sehingga perlu peremajaan.

Fakta ini dia sampaikan saat ekspos data perkembangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di aula Bappeda yang dipimpin Walikota Palangka Raya HM Riban Satia bersama Wakilnya Mofit Saptono Subagio, Rabu (9/8/2017).

Letkol Czi Alfius merinci untuk Kecamatan Jekan Raya dari empat TSAK yang ada hanya tiga yang siap, sedangkan yang satunya tidak siap karena peralatan pemadamnya tidak siap untuk digunakan bila sewaktu-waktu ada kebakaran hutan dan lahan.

Saat ini status TSAK di Palangka Raya dibagi tiga ketegori yakni tidak siap, kurang siap, dan siap. Kategori tidak siap bila mesin pemadam tidak bisa digunakan, sedangkan kurang siap adalah mesin bisa digunakan, namun armada angkutnya rusak.

Sedangkan kategori siap adalah mesin dan alat angkutnya bisa digunakan semua. Khusus di Jekan Raya yang siap hanya TSAK Palangka dan TSAK Bukit Tunggal, sedangkan TSAK Petuk Katimpun kurang siap.

Sementara itu untuk wilayah Kecamatan Sebangau dari lima TSAK tidak ada yang siap. Rincian statusnya dua TSAK dengan kategori kurang siap dan tiga TSAK kategori tidak siap.

Dalam arahannya walikota memerintahkan kepada Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya, Supriyanto segera melaksanakan rapat koordinasi dengan semua pihak yang terlibat dalam Satgas Karhutla.

Harapannya dalam Rakor nanti semua kendala dan masalah yang dihadapi untuk pencegahan dan menanggulangan kebakaran dan lahan selama musim kemarau tahun ini bisa segera diatasi dan dicarikan jalan keluarnya.

Walikota juga berharap semua SKPD yang terlibat dalam Satgas Karhutla bisa merencanakan kegiatan yang terencana, sehingga dalam pelaksanaannya tidak mengalami masalah di tengah jalan, apalagi kasus Karhutla ini terjadi hampir setiap tahun. (MC. Isen Mulang/engga)

51,9 Ha Lahan di Palangka Raya Terbakar Sejak Januari-Agustus 2017

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya HM Riban Satia bersama Wakilnya Mofit Saptono Subagio memimpin rapat koordinasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Rabu (9/8/2017).

Rapat yang digelar di aula Bappeda dihadiri Komandan Kodim 1016 Palangka Raya Letkol Czi Alfius Navirinda Krisdinanto yang juga Ketua Satgas Karhutla.

Hadir pula Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya, Suprianto, Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Anwar Sanusi, serta beberapa kepala satuan organisasi perangkat daerah (SOPD).

Dalam Rakor ini Ketua Satgas Karhutla lebih banyak memaparkan data terakhir tentang kondisi data hot spot (titik panas) dan luas lahan yang terbakar selama 2017.

Dalam paparan yang disampaikan Letkol Czi Alfius diketahui titik panas sejak Januari hingga Agustus 2017 paling banyak terpantau di wilayah Kapuas sebanyak 62 titik.

Kemudian disusul Kabupaten Kotawaringin Barat 35 hot spot, Kabupaten Katingan 34 hot spot, Lamandau 28 hot spot, Sukamara 28 hot spot, dan Kota Palangka Raya 17 hot spot.

Sementara itu jika dilihat kejadian kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kota Palangka Raya paling banyak yakni sebanyak 19 kali, selanjutnya Katingan 8 kali, Kotawaringin Barat 5 kali, Gunung Mas 4 kali.

Begitu pula jika dilihat dari luas lahan yang terbakar di wilayah Palangka Raya juga paling luas mencapai 51,9 Ha. Kemudian disusul Katingan 12,03 Ha, Sukamara 6 Ha, Pulang Pisau 5,44 Ha, Kotawaringin Barat 3,53 Ha, dan Gunung Mas 3,32 Ha.

Menyikapi banyaknya kasus kebakaran hutan dan lahan ini, Komandan Kodim 1016 Palangka Raya menyarankan semua tim yang tergabung dalam Satgas Karhutla harus siaga melakukan patroli dan pelakukan pencegahan sejak dini. (MC. Isen Mulang/engga)

Korem 102 Panju Panjung Adakan Silahturahmi dengan Insan Pers

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Jajaran Komando Resort Militer (Korem) 102 Panju Panjung mengadakan acara silahturahim dengan wartawan dari media cetak, elektronik, online, dan radio, Selasa (8/8/2017).

Acara silaturahmi yang digagas Danrem 102 Panju Panjung Kolonel Arm M Naudi Nurdika ini juga dihadiri Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalimantan Tengah H Hamli Tulis dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah, Sutransyah.

Dalam sambutan Danrem mengatakan apapun profesinya semua harus bisa ikut bela negara, juga insan pers (wartawan) harus bisa memberitakan hal yang benar, jangan menjadikan beritanya itu provokasi dan melemahkan, wartawan punya tanggung jawab besar dalam memberikan informasi yg benar.

Kemudian melalui acara ini sebagai bentuk keakraban dengan insan pers dilanjutkan dengan kegiatan outbond yang baru pertama kali diadakan di korem 102 panju panjung dan arena juga baru dibuat di korem 102 panju panjung.

Guna menjalin keakraban, dalam acara ini pihak Korem juga mengadakan oudbond dengan wartawan. Namun sebelum oubbond dimulai, para wartawan dijamu dengan sarapan pagi.

Dalam outbond ini ada 16 rintangan yang harus dilalui para wartawan sebelum sampai ke finish. Setiap regu didampingi oleh seorang anggota Korem Panju Panjung.

Untuk menuju finish, di star pertama para wartawan terlebih dulu harus melintasi rintangan dengan mendorong ban dilanjutkan melewati ban vampire, lempar bola kaleng, labirin, luncuran, dan rintangan tali.

Kemudian para wartawan harus melintas rintangan yang lebih berat lagi yakni melintasi jembatan tali dua, rayapan tali satu dan jaring pendarat, jembatan tali tiga, lempika, perahu ban, gunung ban, bakiak, menembak dengan senapan angin, tong zig-zag dan finish.

Acara outbond ini tambah semarak karena juga diiringi dengan hiburan musik organ tunggal yang pemainnya dari TNI, sedangkan penyanyinya adalah Indah Permaissari.

Momen ini tidak disia-siakan oleh para wartawan. Seusai finish, para wartawan yang jago bernyanyi pun ikut menyumbangkan lagi. Begitu pula yang pandai berjoget juga tidak malu-malu ikut goyang di arena panggung. (MC. Isen Mulang/engga)

Buku Tamu Elektronik di Stan Diskominfo Statistik Persandian Disukai Pengunjung

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pelaksanaan Palangka Raya Fair 2017 yang dipusatkan di Lapangan Sanaman Mantikei Jalan Ahmad Yani sudah berlangsung selama lima hari dan akan berakhir, Rabu (9/8/2017) malam.

Ternyata pameran pembangunan yang digelar setiap tahun oleh Pemerintah Kota Palangka Raya diselenggarakan dalam rangka HUT Kota Palangka Raya ke 60 dan HUT Pemerintah Kota Palangka Raya ke 52 ini cukup mendapat simpati dari masyarakat dari seluruh penjuru Kota Cantik. 

Dari beberapa stan milik satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) ternyata stan milik Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kota Palangka Raya juga sangat ramai dikunjungi masyarakat.

Sebab dari berbagai produk yang dipasang, di stan DKISP ini ada salah satu fasilitas yang sangat nenarik dan disukai pengunjung. Yakni buku tamu elektronik, berbasis teknologi. Karena buku tamu biasanya memakai buku dan ditulis tangan.

Sesuai namanya, dalam buku tamu elektronik ini para pengunjung cukup mengisi biodata dengan menggunakan aplikasi yang sudah disediakan dalam komputer.

Nama aplikasi ini adalah guest book. Sebagai bukti telah mengisi biodata, maka sebagai pengganti tanda tangan, maka pengunjung diwajibkan untuk foto yang kemudian langsung terekam dalam aplikasi guest book.

Yang menarik, para pengunjung yang ingin foto diaplikasi guest book ini juga bisa berselfi ria dengan pasangannya,  rekannya bahkan dengan anaknya. Karena begitu menariknya, ternyata aplikasi buku tamu elektronik ini tidak hanya disukai oleh para pengunjung dewasa.

Bahkan para anak-anak sekolah juga sangat menyukainya. Tidak hanya itu, para polisi yang sedang melaksanakan tugas berpakaian lengkap dengan senjata laras panjang pun mereka juga ikut mengisi buku tamu elektronik ini. (MC. Isen Mulang/engga)