99 Persen Kelurahan di Palangka Raya Sudah Berlistrik

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pembangunan infrastruktur bidang kelistrikan di wilayah Kota Palangka Raya hampir tuntas. Dimana dari total 30 kelurahan, tinggal satu kelurahan yang belum terbangun jaringan listrik PLN.

Satu kelurahan tersebut adalah Kanarakan di Kecamatan Bukit Batu. Tidak lama lagi masyarakat Kelurahan Kanarakan dipastikan juga akan bisa menikmati listrik PLN, karena tahun ini kabarnya jaringan listrik sudah mulai dibangun.

“Targetnya 2018 sudah nyala. Tahun ini jaringan listrik di Kanarakan akan disambung dari Tangkiling menyeberangi Sungai Rungan. Jaraknya sekitar 10 kilo meter,” kata Staf Ahli Walikota Palangka Raya Bidang Pembangunan, Yohn Benhur Pangaribuan.

Kepada mediacenter.palangkaraya.go.id, Benhur yang juga mantan Camat Rakumpit ini menjelaskan pembangunan jaringan listrik untuk membuka keterisolasian wilayah pinggiran Kota Palangka Raya ini berasal dari program listrik desa dari Kementerian ESDM.

Proyek jaringan listrik ini menurut Benhur merupakan program lanjutan pada 2016. Saat itu Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) telah membangun jaringan listrik diseluruh kelurahan wilayah Kecamatan Rakumpit.

Dampak dari pembangunan listrik masuk desa itu, kini seluruh kelurahan wilayah Rakumpit sudah terpasang jaringan listrik PLN. Tentunya dengan progres 99 persen pembangunan bidang kelistrikan ini, maka program walikota yang tertuang dalam visi misinya hampir tuntas. (MC. Isen Mulang/engga)

 

PC Muhammadiyah Pahandut Bagikan Daging Kurban ke Kaum Dhuafa

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah tahun ini menjadi berkah bagi kaum dhuafa di wilayah Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya.

Disebut berkah, karena di momen Idul Adha ini para dhuafa tersebut menerima daging kurban dari pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pahandut.

Perayaan Idul Adha 1438 H tahun ini sangat istimewa bagi para kaum dhuafa di Pahandut, karena selain dapat daging kurban, mereka juga dapat paket sembako.

Ketua PC Muhammadiyah Pahandut, M Hanaviah Novie mengatakan tahun ini ibadah kurban dilaksanakan di Desa Danau Pantau, Kabupaten Kapuas dan di Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya.

Dipilihnya dua tempat tersebut sebagai lokasi pembagian daging kurban dan paket sembako ini berdasarkan hasil keputusan rapat pengurus dan anggota yang berkurban.

“Kita ingin pembagian daging kurban lebih tepat sasaran dan lebih merata. Kita memang mencari salah satu tempat yang jauh dari kota. Salah satunya di Desa Danau Pantau. Di tempat itu kebetulan masih minim warga yang berkurban,” katanya.

Khusus di Danau Pantau, Kecamatan Timpah, Kapuas, proses penyembelihan sapi dan kambing kurban dilakukan, Jumat (1/9/2017). Sedangkan Sabtu (2/9/2017) di kompleks SD Muhammadiyah Pahandut, Jalan Ulin Palangka Raya. (MC. Isen Mulang/engga)

 

Kecamatan Pahandut Juara Umum Porkot 2017

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pekan Olahraga Kota (Porkot) Palangka Raya ke-III yang berlangsung 26-30 Agustus 2017 telah berakhir. Hasilnya Kecamatan Pahandut tampil sebagai juara umum.

Kecamatan Pahandut meraih 53 medali emas, 43 medali perak, 47 medali perunggu. Sementara itu juara II disabet oleh kontingen Jekan Raya dengan raihan 50 medali emas, 52 medali perak, dan 57 medali perunggu.

Kemudian juara III Kecamatan Sabangau dengan raihan 13 medali emas, 19 medali perak, dan 18 medali perunggu. Juara IV Kecamatan Bukit Batu dengan raihan 8 medali emas, 10 medali perak, dan 19 medali perunggu.

Sementara itu kontingen Kecamatan Rakumpit harus puas dengan urutan buncit dengan raihan 4 medali emas, 4 medali perak, dan 5 medali perunggu.

Secara simbolis piala juara Porkot ke-III ini diserahkan oleh Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia kepada para camat di sela acara ramah tamah dan jamuan makan siang di rumah jabatan Jalan Diponegoro, Kamis (31/8/2017) pukul 12.00 WIB.

Secara bergantian para pejabat yang hadir termasuk Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit Karyawan Yunianto yang juga menjabat Ketua KONI Kota Palangka Raya juga diberikan kesempatan untuk menyerahkan piala tersebut.

Dalam sambutannya Sigit K Yunianto bangga karena perhelatan Porkot ke-III Palangka Raya ini dinilai sukses. Lebih bangga lagi karena pada Porkot tahun ini kontingen Rakumpit naik kelas.

Sebab setahu Sigit pada Porkot sebelumnya kontingen Rakumpit belum pernah bisa menyumbangkan medali emas, tapi kali ini sudah bisa menyumbangkan medali emas.

Prestasi ini tentu tidak lepas dari peran serta dari salah satu guru yang bertugas di Rakumpit yang telah membina cabang olahraga dayung sehingga bisa tampil membanggakan di Porkot 2017.

Sementara itu dalam sambutannya walikota juga mengapresiasi kepada para atlet yang telah meraih medali. Dia berharap ajang Porkot ini bisa memacu semangat mereka untuk meningkatkan prestasi dieven yang lebih tinggi lagi.

Apalagi tidak lama lagi bakal digelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara pada 2018, sehingga diharapkan mulai tahun ini para atlet Kota Palangka Raya untuk giat berlatih, sehingga nantinya bisa mempertahankan juara umum untuk ketiga kalinya. (MC. Isen Mulang/engga)

Badan Litbang Mulai Budidayakan Kantong Semar Jenis Nephentes Ampullaria

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Gerak cepat dilakukan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kota Palangka Raya, Barit Rayanto bersama jajarannya untuk melakukan identifikasi jenis-jenis kantong semar.

Pasca mengikuti Palangka Raya Fair 5-9 Agustus 2017 lalu, Kaban Litbang bersama stafnya langsung masuk hutan di wilayah Kecamatan Bukit Batu untuk mencari tanaman kantong semar yang merupakan tumbuhan endemik Kalimantan ini.

Ternyata apa yang dilakukan Kaban Litbang ini tidak sia-sia. Dia bersama stafnya berhasil menemukan tanaman kantong semar jenis Nephentes Ampullaria. Tumbuhan ini banyak ditemukan di bawah pohon dengan posisi bergerombol.

Warnanya unik. Daunnya berwarna hijau kemerahan, sedangkan kantongnya yang memiliki mahkota indah juga berwarna merah hijau. Kantong semar ini sangat mudah tumbuh di tanah.

Kaban Litbang Kota Palangka Raya, Barit Rayanto melalui Sekretarisnya Seth Ajang menjelaskan kantong semar yang diperoleh ini kemudian dibawa ke kantornya untuk kemudian dibudidayakan.

Pembudiyaan kantong semar ini merupakan awal dari rencana instansinya yang akan menjadikan tumbuhan endemik Kalimantan ini dijadikan bahan penelitian pada 2018.

Badan Litbang ditargetkan bisa menjadikan kantong semar ini sebagai ikon Kota Cantik Palangka Raya sesuai saran walikota. Jadi mulai sekarang Badan Litbang diminta untuk mengidentifikasi ada berapa jenis kantong semar di bumi Kalimantan ini.

Target lainnya, dalam tahun ini Badan Litbang akan membuat model kain batik bercorak kantong semar. Diharapkan dengan model batik baru ini kain batik khas Kalimantan, khususnya Kota Palangka Raya akan lebih terkenal di pasar lokal, nasional dan internasional. (MC. Isen Mulang/engga)

379 Atlet Jekan Raya Ikuti Laga Porkot Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pekan Olahraga Kota (Porkot) ke-III tingkat Kota Palangka Raya akan digelar, Jumat (25/8/2018). Pesta akbar bidang olahraga ini akan diikuti kontingen Kecamatan Pahandut, Jekan Raya, Sebangau, Bukit Batu, dan Rakumpit.

Even Porkot ini merupakan ajang untuk menjaring para atlet terbaik dari semua cabang olahraga (cabor) yang akan diikutkan pada pekan olahraga provinsi (Porprov). Jika bisa juara di Porprov maka bisa tanding ke pekan olahraga nasional (PON).

Bagi atlet, bisa lolos ke Porpov dan PON merupakan suatu kebanggan yang sangat luar biasa. Maka dari itu agar para atlet bisa lolos ke Porpov dan PON maka harus dilakukan latihan fisik dan persiapan matang lainnya.

Salah satunya seperti yang dilakukan kontingen Jekan Raya ini. Sehari sebelum mereka diberangkatkan ke arena tanding, Camat Jekan Raya Saipullah mengumpulkan semua pengurus cabor, pelatih, dan official, Kamis (24/8/2017).

Mereka dikumpulkan camat untuk mendapatkan pengarahan sekaligus acara pelepasan kontingen. Pada prinsipnya Camat Saipullah menginginkan para atlet dari Jekan Raya ada yang bisa meraih medali, sehingga pada 2018 bisa mengikuti Porprov.

Pada Porkot 2017 ini kontingen Jekan Raya akan mengikuti 22 cabang olahraga dengan jumlah atlet 379 orang, terdiri dari 239 altet putra, 140 altet putri.

Adapun cabor yang akan diikuti di antaranya atletik, tenis lapangan, bridge, voli, renang, sepatu roda, dayung, takraw, catur, pencak silat, billiard, karate, basket, panjat tebing, senam, bina raga, sepak bola, menembak, bulu tangkis, tenis meja, tinju, dan balap motor. (MC. Isen Mulang/engga)

Ratusan Pejabat Pemko Palangka Raya Diajari Cara Isi E-LHKPN

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ratusan pejabat lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya dikumpulkan di Gedung Pertemuan Umum Palampang Tarung Jalan Tjilik Riwut Km 5,5 Kamis (24/8/2017) pagi.

Mereka dikumpulkan untuk mengikuti cara pengisian aplikasi elektronik laporan harta kekayaan penyelenggara negara (E-LHKPN) yang dibuka oleh Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio.

Agar para pejabat Pemko Palangka Raya mengerti cara mengisi E-LHKPN, maka langsung dihadirkan nara sumber Diaz Adiasma selaku Deputi Bidang Pencegahan, Pendaftaran, dan Pemeriksaan LHKPN Komisi Pemberantasan korupsi (KPK).

Diketahui, sesuai aturan LHKPN merupakan laporan yang wajib disampaikan oleh penyelenggara negara mengenai harta kekayaan yang dimilikinya saat pertama kali menjabat, mutasi, promosi dan pensiun. 

Kewajiban lain yang menyertai LHKPN adalah mengumumkan harta kekayaan dan bersedia dilakukan pemeriksaan terhadap kekayaannya. LHKPN disampaikan ke KPK sesuai Pasal 10 s/d 19 UU No 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara.

Dalam sambutannya wakil walikota mengatakan sesuai surat edaran KPK no 08 Tahun 2016 dan Peraturan KP No 07 Tahun 2016 disebutkan jika per 1 Januari 2017 penyampaian LHKPN berlaku secara elektronik melalui aplikasi E-LKHPN.

Formulir LHKPN dengan format excel yang telah diisi kemudian dikirim ke alamat email elhkpn@kpk.go.id. Dengan format penyampaian LHKPN yang baru ini maka secara otomatis penyampaian dengan model sebelumnya sudah tidak berlaku lagi per 8 Juli 2017.

Mofit mengakui dengan adanya perubahan palaporan ini secara signifikan mengubah mekanisme LHKPN terutama terkait saat munculnya kewajiban penyampaian seperti periode posisi harta, batas penyampaian, dan media penyampaian. (MC. Isen Mulang/engga)

Semua Kelurahan Diminta Segera Aktifkan TSAK

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Perintah Walikota Palangka Raya HM Riban Satia kepada Tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk segera menggelar rapat lanjutan telah dilaksanakan.

Kali ini rapat koordinasi teknis penanganan Karhutla di aula Kodim 1016 Palangka Raya, Kamis (24/8/2017). Rakor ini dipimpin Dandim 1016 Palangka Raya Letkol Czi Alfius Navirinda Krisdinanto.

Ikut hadir Plt Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Supriyanto, Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Anwar Sanusi Umanur Gayo, perwakilan kepolisian, kelurahan, kecamatan, dan tim relawan.

Dalam rapat ini Dandim 1016 Palangka Raya Czi Alfius lebih banyak memaparkan kesiapan Tim Satgas Karhutla dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.

Tentunya kesiapan dimaksud harus didukung personil dan peralatan yang cukup. Sebab hingga saat ini masih ada beberapa kelurahan yang belum siap dari segi personil dan peralatan.

Personil dimaksud seperti tim serbu api kelurahan (TSAK). Ternyata tidak semua kelurahan ada TSAK-nya. Untuk itu Dandim mengharapkan pihak kelurahan segera membentuk lagi TSAK.

Sementara itu Plt Kepala BPBD Palangka Raya, Supriyanto mengharapkan para anggota TSAK yang dibentuk usianya masih muda, sehingga lebih gesit dan energik saat melaksanakan kegiatan di lapangan. 

Selanjutnya data TSAK diminta segera dilaporkan ke Posko Satgas Karhutla Palangka Raya. Ini dilakukan untuk mengetahui berapa anggaran yang diperlukan untuk membiayai operasional TSAK.

Dalam rapat ini Supriyanto juga meminta kepada Tim Satgas Karhutla melaporkan semua kebutuhan yang diperlukan. Dengan demikian BPBD Kota Palangka Raya bisa menyusun anggaran yang dibutuhkan untuk menangani Karhutla di Kota Palangka Raya. (MC. Isen Mulang/engga)

Pelatihan Sistem Peringatan Dini Kebakaran Hutan dan Lahan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya bekerja sama dengan Proyek GAMBUT melaksanakan pelatihan penyegaran mengenai Sistem Peringatan Dini Kebakaran Hutan dan Lahan atau Fire Risk System (FRS) 22-23 Agustus 2017.

Pelatihan yang dilaksanakan di Ruang peteng Karuhei I ini diikuti 25 peserta. Mereka berasal dari Polres, Kodim, Dinas PU dan Tata Ruang, Diskominfo SP, BPBD, Kecamatan Jekan Raya, Kecamatan Pahandut, Kecamatan Sebangau, Kecamatan Bukit Batu, Kecamatan Rakumpit.

Kesemua peserta pelatihan ini tergabung dalam SATGAS Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Walikota Palangka Raya Nomor 188.45/227/2017 pada 28 April 2017.

FRS adalah sebuah sistem berbasis iklim yang menggunakan data biofisik seperti pola cuaca, curah hujan, suhu permukaan air laut, dan memasukkannya ke dalam sistem komputer bersama dengan informasi mengenai sejarah kebakaran, penggunaan lahan, dan data sosial ekonomi untuk mengembangkan keseluruhan peta risiko kebakaran.

Peta ini dapat meramalkan hingga enam bulan sebelumnya kebakaran akan terjadi. Melalui pelatihan ini peserta bisa menggunakan FRS yang dapat memprediksi kapan dan di mana kebakaran hutan dan lahan yang akan terjadi di wilayah Palangka Raya. 

Pelatihan ini juga akan membantu peserta untuk memikirkan tindakan pencegahan kebakaran seperti pembuatan sekat kanal, pembasahan kembali lahan gambut, penegakan hukum terkait kebakaran, peningkatan kesadaran masyarakat mengenai bahaya kebakaran di lahan gambut, atau membantu masyarakat mengembangkan mata pencaharian alternatif yang dapat menggunakan gambut basah seperti agroforestry atau pertanian lahan gambut.

FRS yang dikembangkan Institut Pertanian Bogor Centre for Climate Risk and Opportunity Management in Southeast Asia Pacific (CCROM-SEAP) bekerja sama dengan Universitas Columbia, United Nations Office for Project Services (UNOPS), dan United Nations Environment melalui Proyek GAMBUT (Generating Anticipatory Measures for Better Utilization of Tropical peat lands) ini dimiliki oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim. 

Sistem ini dikembangkan untuk membantu pemerintah dan masyarakat di wilayah rentan kebakaran hutan dan lahan untuk dapat mempersiapkan, mencegah, dan menanggulangi kebakaran secara lebih baik selama musim kemarau.

Proyek GAMBUT tidak hanya mendukung Pemerintah Indonesia dalam mengadopsi dan menyempurnakan FRS, namun juga untuk mendukung program terkait kebakaran di tingkat nasional, provinsi, kabupaten secara keseluruhan.

Hal ini termasuk memastikan rencana pembangunan dan tata guna lahan dirancang untuk meminimalisasi risiko kebakaran, peningkatan kesadaran mengenai bahaya kebakaran terhadap kesehatan dan pendapatan di tingkat masyarakat dan nasional, berkolaborasi dengan spesialis teknis dari dalam dan luar negeri terkait pembasahan lahan dan pelatihan pemadam kebakaran.

Dalam sambutannya Plt Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Supriyanto mengatakan pelatihan FRS ini sangat membantu dalam peningkatan kapasitas bagi pelaku kemanusiaan khususnya penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan.

Dia mengharapkan ke depan FRS bisa digunakan untuk membuat perencanaan pembangunan dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Dengan adanya FRS ini antisipasi kebakaran hutan dan lahan dapat sedini mungkin dicegah. (MC. Isen Mulang/engga)

Pemko Palangka Raya Siapkan 60 Ekor Sapi Kurban

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tidak lama lagi umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Adha. Seperti biasa, momen hari raya haji ini selalu diiringi dengan ibadah kurban.

Seperti tahun sebelumnya, kali ini Pemerintah Kota Palangka Raya juga menyediakan 60 ekor sapi kurban. Nantinya ke-60 ekor sapi ini akan dibagikan kepada masyarakat.

Sapi kurban akan dibagi ke pengurus masjid, pengurus musola, pengurus perkumpulan, dan LSM. Tahun ini ada 100 lebih permohonan yang mengajukan bantuan hewan kurban ke Pemkot Palangka Raya.

Namun menurut Kabag Kesra Setda Kota Palangka Raya, Abramsyah dari 100 lebih pemohon tersebut yang bisa dikabulkan hanya 60 pemohon, mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki.

Abramsyah mengharapkan kepada masyarakat yang tahun ini belum mendapatkan bantuan hewan kurban jangan berkecil hati, karena tahun berikutnya masih ada peluang, apalagi program seperti ini rutin setiap tahun.

Rencananya penyerahan secara simbolis hewan kurban itu akan dilakukan oleh Walikota Palangka Raya HM Riban Satia pada 30 Agustus 2017 atau dua hari sebelum Hari Raya Idul Adha.

Sementara itu lokasi penyerahan di Kalurahan Kalampangan. Tujuan diadakannya bantuan ini agar umat Islam yang akan merayakan Idul Adha bisa menikmati daging kurban. (MC. Isen Mulang/engga)

Mulai 2018 Program RASTRA Diambil Alih Dinas Sosial

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Sosial Kota Palangka Raya bersama bagian kesejahteraan rakyat (Kesra), camat, dan lurah melaksanakan rapat koordinasi di ruang Peteng Karuhei II.

Rapat yang dipimpin Kepala Dinas Sosial Palangka Raya, Fauliansyah dan Kabag Kesra Abramsyah ini untuk membahas verifikasi dan validasi data Rastra 2017.

Verifikasi dan validasi ini penting dilakukan karena mulai Januari 2018 program beras sejahtera (Rastra) yang sebelumnya diurusi bagian Kesra diambil alih oleh dinas sosial.

Pengambilalihan ini seiring berubahnya program Rasta atau beras miskin (Raskin) yang diganti dengan program elektronik warung gotong royong (E-Warong).

Mulai 2018 semua penerima Rasta nanti akan mendapatkan kartu E-Warong. Jadi melalui program baru ini penerima Rastra tidak lagi mendapat bantuan uang tunai, tapi semua kebutuhan cukup dibeli di E-Warong yang sudah disediakan.

“Jadi kesimpulan rapat meminta aparat kelurahan dan kecamatan untuk mendata ulang penerima Rastra, sehingga setelah diambil alih dinas sosial nanti datanya benar-benar akurat,” tutur Kabag Kesra Setda Kota Palangka Raya, Abramsyah, Rabu (23/8/2017).

Dalam pendataan nanti pihak kelurahan dan kecamatan akan dibantu oleh petugas program keluarga harapan (PKH). Nantinya mereka akan mendata lagi status warga Kota Cantik yang selama ini sudah menerima program Rastra.

Abramsyah yang juga mantan Camat Pahandut ini menyebut saat ini penerima Rastra di Palangka Raya ada 5.313 rumah penerima manfaat (RPM). Dari lima kecamatan yang paling banyak menerima Rastra adalah Kecamatan Pahandut.

Apakah jumlah penerima bantuan dari pemerintah ini nanti akan bertambah atau berkurang? Abramsyah belum berani berspekulasi, karena yang menentukan nanti adalah petugas yang melakukan verifikasi dan validasi data Restra.

Diketahui, pemerintah melalui kementerian sosial telah membuatkan enam E-Warong kube dibeberapa kelurahan di Palangka Raya. E-Warong merupakan tempat usaha atau keagenan yang dikelola dan dimiliki oleh fakir miskin penerima program KUBE, PKH, dan Rastra yang pelaksanaannya secara non tunai. (MC. Isen Mulang/engga)