Pemko Palangka Raya Kucurkan Rp11,3 Miliar Untuk Kemah Budaya Nasional

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Keseriusan Pemerintah Kota Palangka Raya yang telah ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara Kemah Budaya Nasional (KBN) tidak diragukan lagi.

Bukti keseriusan ini bisa dilihat dari besarnya alokasi dana yang sudah digelontorkan Pemerintah Kota Palangka Raya untuk membiayai kegiatan panitia lokal dan memoles fasilitas pendukung di bumi perkemahan Kambariat Tuah Pahoe.

Menurut Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio untuk kegiatan kepanitiaan lokal saja dianggarkan Rp2,5 milair. Dana sebesar ini digunakan untuk kegiatan panitia lokal, konsumsi para peserta dari 34 provinsi dan mancanegara.

Sebab selama mengikuti KBN, kebutuhan konsumsi para peserta Pramuka ditanggung sepenuhnya oleh tuan rumah, termasuk biaya akomodasi saat melakukan napak tilas.

Selain itu pemerintah kota melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman juga mengalokasikan dana sekitar Rp5,6 miliar. Dana sebesar ini digunakan untuk merevitalisasi sejumlah fasilitas di dalam kawasan Bumi Perkemahan Tuah Pahoe.

Dianggarkan pula Rp3,2 miliar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Palangka Raya. Dana ini khusus untuk melakukan revitalisasi di luar kawasan Bumi Perkemahan Tuah Pahoe, misalnya untuk memperbaiki jalan yang rusak dan lainnya.

Selain itu pemerintah provinsi kabarnya juga akan suporting kegiatan KBN, namun apakah dukungan itu dalam bentuk uang atau fasilitas, tapi masih belum diketahui persis.

Diketahui, pada KBN 17-23 Juli 2017 nanti ada sekitar 2.000 orang dari seluruh Indonesia dan mancanegara akan datang ke Kota Palangka Raya. Pelaksanaan KBN ini akan berbarengan dengan HUT Kota Palangka Raya 17 Juli 2017. (MC.Isen Mulang/engga)

Walikota Sumbang Dana untuk Buka Puasa di Rutan Kelas IIA

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ternyata Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia sangat peduli dengan nasib warga binaan di Rumah Tahanan Kelas IIA Palangka Raya.

Bentuk kepedulian walikota ini dengan memberikan bantuan, sehingga terselenggara acara buka puasa bersama sekaligus dirangkai dengan peringatan Nuzulul Quran, Rabu (14/6/2017).

Pemberian bantuan ini disampaikan Kepala Rutan Kelas II A Palangka Raya Tunggul Buwono seusai acara buka puasa bersama. “Semua kegiatan ini memang disokong bapak walikota, sehingga dapat terselenggara dengan baik,” katanya.

Dalam kegiatan ini sejumlah pejabat pemerintah kota hadir. Namun untuk walikota, karena ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan, sehingga diwakilkan oleh pejabat dinas sosial. Selain itu juga dihadiri pejabat Kementerian Agama Kota Palangka Raya.

“Kami berharap dengan kegiatan ini kerukunan dan kebersamaan terus terjalin dengan baik,” ungkapnya.

Acara buka puasa ini diikuti ratusan warga binaan baik berstatus nara pidana maupun tahanan. Tunggul menuturkan saat ini warga binaan di Rutan berjumlah 560 orang dengan 40 persen di antaranya didominasi kasus narkotika.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak walikota atas bantuannya, sehingga Buka Puasa bersama di Rutan ini terselenggara dengan baik. Kami berharap, kegiatan ini juga dapat meningkatkan iman dan taqwa warga binaan,” tandasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

12 Wajib Pajak Mendapat Penghargaan Berupa Bingkisan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Palangka Raya memberikan penghargaan kepada 12 wajib pajak, karena tepat waktu membayar pajak.

Penghargaan berupa bingkisan itu diberikan Kepala BPPRD Kota Palangka Raya, Ikhwanudin kepada 12 wajib pajak di sela acara buka puasa bersama, Rabu (14/6/2017).

Ke-12 wajib pajak yang menerima penghargaan ini adalah Cafe 21 Palma, Pizza HUT, Rumah Makan Sederhana, D’Lavan Family Karaoke, Apotek Kimia Farma, dan Hotel Melati Wisata.

Selanjutnya Untung P Nandjan, Barak 808 Sevenhart, Barak Merbelind, Robert Tansil (Yamaha), PT Trio Motor, dan Jonathan Nathasia. Ke-12 badan usaha dan perorangan ini dapat penghargaan karena aktif membayar pajak tepat waktu.

Selain itu kriteria penilaian untuk badan usaha sekelas restoran yang dinilai adalah jumlah pajak yang dibayar selalu meningkat setiap tahun. Sedangkan untuk Hotel Melati Wisata telah memiliki alat water meter lengkap dan membayar tepat waktu.

Untuk barak, dealer, dan perseorangan kategori bayar PBB tepat waktu. Dalam sambutannya Kepala BPPRD Palangka Raya, Ikhwanudin mengharapkan pemberian penghargaan yang diberikan jangan dilihat dari nilainya, tapi paling tidak untuk memberikan motovasi agar ke depannya aktif dan
tepat waktu membayar pajak.

Selain itu dengan diberikannya penghargaan ini supaya bisa merangsang masyarakat lainnya untuk lebih sadar membayar pajak tepat waktu, sehingga pada gilirannya mereka juga bisa mendapatkan penghargaan dari BPPRD.

Ikhwanudin menyadari membayar pajak tepat waktu sangat membantu pemerintah. Sebab dengan membayar pajak berarti ikut mensukseskan pembangunan yang dilakukan pemerintah.

Setahu Ikwanudin, secara nasional khusus pajak PBB hanya menyumbang sekitar 10 persen dari total APBN yang mencapai 3.000 triliun, sedangkan untuk Palangka Raya sekitar Rp100 miliar dari total APBD Rp1 triliun pada 2017 ini. (MC. Isen Mulang/engga)

Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Santuni Anak Yatim

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Palangka Raya mengadakan acara buka puasa bersama, Rabu (14/6/2017).

Acara buka puasa yang diadakan di aula kantor BPPRD di Jalan Yos Sudarso ini setidaknya membawa berkah bagi 10 anak yatim dari Yayasan Budi Mulia.

Di momen Ramadan ini Kepala BPPRD Kota Palangka Raya, Ikhwanudin memberikan santunan berupa uang kepada anak-anak yatim dari Yayasan Budi Mulia tersebut.

Dengan pemberian santuan ini setidaknya para pegawai BPPRD Kota Palangka Raya ingin berbagi kepada sesama, khususnya yang sebentar lagi akan merayakan Idul Fitri.

Apalagi anjuran berbagi rejeki kepada sesama, bagi umat Islam sangat dianjurkan dan bila perlu harus diperbanyak di bulan suci Ramadan, sehingga akan memperbanyak pahala.

Sementara itu sisi lain diadakannya acara buka puasa ini sekaligus dilakukan sosialisasi arti pentingnya membayar pajak tepat waktu untuk menunjang pembangunan bangsa dan daerah.

Dalam sambutannya Kepala BPPRD Kota Palangka Raya, Ikhwanudin dalam acara buka puasa bersama ini juga mengundang para wajib pajak. Mereka diundang karena paling aktif membayar pajak.

Sementara itu dalam tausiahnya ustad Supiani menjelaskan manfaat orang berpuasa hakekatnya untuk menahan nasfu. Dimana saat siang hari bagi yang berpuasa tidak boleh makan dan minum.

Kata ustad Supiani dengan berpuasa orang juga bisa mengendalikan diri. Makna mengendalikan diri ini sangat luas, tidak hanya mengendalikan nafsu makan juga perbuatan. (MC. Isen Mulang/engga)

Palangka Raya Masih Kekurangan 15 Orang Dokter

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Saat ini Kota Palangka Raya masih kekurangan tenaga kesehatan, khususnya dokter umum dan spesialis. Jika dihitung totalnya masih kekurangan 15-an dokter lagi.

Masih kurangnya tenaga dokter ini menurut Walikota Palangka Raya HM Riban Satia bukan karena lulusan fakultas kedokteran tidak ada, namun lebih pada lokasi penempatan yang dianggap terpencil, sehingga menyebabkan kebutuhan tenaga dokter selalu kosong.

“Kalau kita menerima dari luar, sedangkan orang luar tidak mau tugas di sini. Contoh saja kita sudah punya dokter malah mau minta pindah ke provinsi, padahal dia juga sudah tugas di wilayah ibukota provinsi,” tutur walikota, Selasa (13/6/2017).

Saat ini pemerintah kota sedang mencari formula untuk memenuhi kekurangan tenaga dokter. Salah satunya dengan mengadakan program beasiswa untuk jurusan kedokteran, keperawatan, kesehatan masyarakat, dan apoteker.

Formula ini sudah dilaksanakan dengan mengikutsertakan program beasiswa kedokteran di Universitas Palangka Raya dan yang baru akan dimulai lagi kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Diharapkan para lulusan kedokteran baik itu dari Universitas Palangka Raya maupun dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini nantinya bisa kembali mengabdi ke Kota Cantik Palangka Raya.

Dengan demikian kasus kekurangan tenaga dokter maupun tenaga kesehatan lainnya tidak akan ada lagi, meski pun kebutuhan akan tenaga medis selalu bertambah seiring perkembangan zaman dan jumlah masyarakat yang dilayani.

Apalagi menurut walikota saat ini dengan adanya kerja sama dengan BPJS Kesehatan, sesuai aturan setiap puskesmas wajib ada dua dokter spesialis dan dokter umum. Namun untuk saat ini ketentuan ini belum bisa dipenuhi oleh daerah. (MC. Isen Mulang/engga)

Walikota Tandatangani Dana Pilkada 2018

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia menandatangani naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk komisi pemilihan umum (KPU) Kota Palangka Raya, Selasa (13/6/2017).

Penandatangan dana hibah untuk menyelenggarakan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 2018 ini dilakukan di ruang Peteng Karuhei I pukul 14.00 WIB.

Ikut menghadiri Kabag Hukum Kadarismanto, Anggota DPRD Putu Mas Gunawan, Kepala Dinas Pengelola Keuangan Fordiansyah, Asisten I Sulaksmi, Sekda Kandarani, dan lima komisioner KPU.

Adapun besaran dana Pilkada 2018 yang ditandatangani walikota sebesar Rp17.992.094.500. Dana sebesar ini akan dianggarkan dalam dua tahap. Pada APBD 2017 dianggarkan Rp4,4 miliar dan pada APBD 2018 dianggarkan Rp12,9 miliar.

Dalam arahannya walikota mengatakan meski anggaran pilkada 2018 yang dialokasikan untuk KPU sudah ditandatangani bukan berarti tidak bisa berubah. Jika dananya masih dianggap kurang atau lebih maka masih bisa dilakukan penyesuaian.

Namun penyesuaian yang dimaksud walikota ini harus rasional dan proporsional. Dia berpesan kepada KPU setelah dana pilkada dikucurkan maka harus segera melaksanakan tahapan Pilkada sesuai jadwal yang telah disusun.

Sementara itu Ketua KPU Kota Palangka Raya, Eko Riadi mengucapkan banyak terima kasih kepada walikota dan jajarannya yang begitu cepat memproses berkas NPHD, sehingga hari ini sudah bisa ditandatangani walikota.

Selanjutnya KPU segera melaksanakan tahapan pilkada dan direncanakan dimulai pada September 2017, sedangkan jadwal pemilihan walikota dan wakil walikota telah dijadwalkan pada Juni 2018. (MC. Isen Mulang/engga)

30 Mahasiswa UGM KKN di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kota Palangka Raya kembali menjadi target dalam pelaksanaan kuliah kerja nyata (KKN) bagi mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM).

Hal ini dibuktikan dengan kehadiran 30 mahasiswa UGM yang melaksanakan KKN selama dua bulan dan berakhir 4 Agustus 2017. Lokasi KKN yang dipilih di wilayah Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya.

Sebelum mengawali kegiatan KKN, ke-30 mahasiswa UGM ini terlebih dahulu melakukan pertemuan dengan Walikota Palangka Raya HM Riban Satia di ruang Peteng Karuhei I, Senin (12/6/2017).

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Asisten II Rahmadi HN itu intinya mereka ingin memperkenalkan diri serta ingin menyampaikan program yang akan dilaksanakan selama KKN di Bukit Batu.

“Mereka di Palangka Raya selama dua bulan dan dijadwalkan pulang pada 4 Agustus 2017,” kata Walikota Palangka Raya, Riban Satia, Selasa (13/6/2017).

Menurutnya keberadaan mahasiswa KKN di Kecamatan Bukit Batu itu bukan kali pertama. Sebelumnya juga pernah menjadi wadah KKN mahasiswa dari UGM.

“Dua tahun lalu mahasiswa UGM juga pernah melaksanakan KKN di Kalampangan dan Kecamatan Bukit Batu,” ungkapnya.

Riban menuturkan terpilihnya Palangka Raya menjadi lokasi KKN tidak lepas dari hubungan kerjasama yang baik antara pemerintah kota dan UGM. Hubungan baik ini berdampak positif bagi pendidikan di Kota Palangka Raya.

“Sering saya sampaikan saat di kampus. Kalau alumni dari perguruan tinggi ternama mengajar, artinya yang mengajar sama kualitasnya dengan pihak kampus yang ada kerja sama dengan kita,” tuturnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Walikota dan Dekan Fakultas Kedokteran UIN Tinjau Pondok Pesantren

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya HM Riban Satia bersama Dekan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Arif Sumantri, menyempatkan diri meninjau pondok pesantran atau sekolah madrasah aliyah (MA), Selasa (13/6/2017).

Peninjauan ini dilakukan setelah keduanya melihat pelaksanaan tes seleksi calon mahasiswa baru untuk program studi kedokteran, keperawatan, kesehatan masyarakat, dan apoteker yang dilaksanakan di SMAN-2 Palangka Raya.

Pertama walikota dan Syarif meninjau Madrasah Aliyah Hidayatul Insan di Jalan Kalimantan. Di sini keduanya melihat kondisi sekolah, termasuk sarana dan prasarana yang digunakan untuk belajar para anak didik.

Kunjungan ke MA Hidayatul Insan ini walikota dan Syarif juga didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Palangka Raya, H Baohaqi dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan.

Setelah cukup lama berbicara panjang lebar dengan pemilik MA Hidayatul Insan, Haji Harmain Ibrohim dan para guru, agenda selanjutnya mengunjungi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Ulum di Jalan DR Murjani Gang Sari 45.

Di MI Darul Ulum ini walikota dan Syarif juga melakukan dialog dengan para guru sambil melihat kondisi sekolah. Selanjutnya secara resmi rombongan UIN dan walikota diterima di ruang khusus untuk melakukan dialog dan tanya jawab.

Dalam sambutannya Syarif mengatakan maksud kedatangannya ke Kota Palangka Raya dalam rangka menindaklanjuti kerja sama yang ditawarkan walikota terhadap program beasiswa program studi kedokteran dan tenaga kesehatan.

Kali ini program beasiswa yang ditawarkan untuk UIN adalah khusus lulusan pondok pesantren atau sekolah yang bermarwah agama. Tentunya program kerja sama ini sangat disambut positif oleh para pengelola pondok pesantren.

Sebab selama ini lulusan pondok pesantren atau MA kurang mendapat peluang, selalu kalah bersaing dengan lulusan sekolah umum khususnya bidang kedokteran. (MC. Isen Mulang/engga)

Lulusan Pondok Pesantren Ikuti Seleksi Program Beasiswa Kedokteran

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Terobosan mulia dilakukan Walikota Palangka Raya HM Riban Satia. Diakhir masa jabatannya walikota memberikan beasiswa sekolah kedokteran ke Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Program beasiswa ini diberikan khusus untuk lulusan pondok pesantren atau madrasah aliyah (MA). Selain jurusan kedokteran juga ada jurusan keperawatan, apoteker, dan kesehatan masyarakat.

Pemerintah Kota Palangka Raya sudah mengalokasikan dana Rp5 miliar untuk membiayai empat program beasiswa ini hingga mereka lulus. Seleksi calon penerima beasiswa bidang kesehatan ini dilakukan di SMAN-2 Palangka Raya, Selasa (13/6/2017).

Proses seleksi calon penerima beasiswa ini langsung dilakukan oleh UIN dan dihadiri Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta H Arif Sumantri, beserta jajarannya.

Setidaknya ada 58 lulusan pondok pesantren atau MA yang mengikuti seleksi calon penerima beasiswa ini. Yakni lulusan dari Madrasyah Hidayatul Insan, MAN Model, MA Darul Hijrah, Madrasah Muslimat NU, dan Madrasyah Darul Ulum.

Dalam seleksi ini selain harus pintar dibidang ilmu pengetahuan alam dan umum lainnya, syarat bisa diterima mendapat beasiswa ini adalah harus pintar mengaji dan ilmu agama lainnya. Sedangkan soal yang diujikan juga sudah divalidasi oleh Kementerian Agama.

Arif Sumantri menjelaskan alasan UIN Syarif Hidayatulla membuka peluang lulusan pondok pesantren atau madrasah untuk masuk fakultas kedokteran karena selama ini mereka kalah bersaing dengan lulusan dari sekolah umum.

Oleh karena itu sesuai marwahnya, setiap tahun UIN Syraif Hidayatullah mengalokasikan kuota 30 persen untuk lulusan pondok pesantren atau madrasah dan sisanya dari sekolah umum.

Arif dan walikota mengharapkan para lulusan UIN Syarif Hidayatullah yang telah menerima beasiswa dari pemerintah kota ini nantinya harus kembali ke daerah untuk mengabdi kepada masyarakat Palangka Raya. (MC. Isen Mulang/engga)

DPRD Bentuk Tiga Pansus Untuk Tuntaskan 19 Raperda Usulan Eksekutif

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dalam beberapa bulan ke depan anggota DPRD Kota Palangka Raya disibukan dengan pembahasan 19 rancangan peraturan daerah (Raperda) yang telah diajukan eksekutif.

Agar pembahasan 19 Raperda ini cepat selesai, maka DPRD Kota Palangka Raya membentuk tiga panitia khusus (Pansus). Pansus ini telah resmi diparipurnakan, Senin (12/6/2017).

Sekretaris DPRD Kota Palangka Raya, Sitti Masmah yang didaulat membacakan surat keputusan menjelaskan tugas Pansus ini membahas Raperda dan melaporkan hasilnya kepada pimpinan dewan serta melaporkan hasilnya melalui sidang paripurna.

Adapun anggota Pansus I terdiri dari Beta Syailendra, Siti Salhah, Vina Panduwinata, Riduanto, Suhardi Lentam Nigam, Ida Bagus Putu Mas Gunawan, Anna Agustina Elsye, Diu Husaini, Halilullah, Tantawi Jauhari, Kalawa Sinta, dan Rusdiansyah.

Tugas Pansus I membahas Raperda Pemanfaatan Tanah Terlantar, Raperda Ketertiban Umum, Raperda Penyelenggaraan Perpustakaan, Raperda Penghapusan Piutang, dan Raperda Review Laporan Kerja Pemerintah Daerah dan Evaluasi Sistem Akuntanbilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

Selanjutnya anggota Pansus II terdiri dari Nenie Adriaty Lambung, AT Prayer, Sugianor, Alfian Batnakanti, Evy Susantie, Jumatni, Mohamad Yusran, Abdul Hayie, Sudarto, Umi Mastikah, Rusliansyah, dan Junita Ginting.

Tugas Pansus II ini membahas Raperda Penetapan Kawasan Flamboyan, Jembatan Kahayan, Pelabuhan Rambang dan Kawasan Pahandut Seberang sebagai Kawasan Pengembangan Bantaran Sungai Kahayan, Raperda Penetapan dan Pengembangan Kawasan Lingkar Luar, dan Raperda Penetapan Kawasan Lingkar Dalam sebagai Kawasan Strategis.

Raperda Rencana Detail Tata Ruang, Reperda Penetapan dan Pengembangan Zona 1, Raperda Penetapan dan Pengembangan Zona 3, Raperda Pasar Tradisional, Raperda Perubahan Atas Perda Nomor 19 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2013-2018, dan
Raperda Pengelolaan Laboratorium Pengujian Mutu Konstuksi.

Kemudian anggota Pansus III terdiri dari Anna Agustina Elsye, Riduanto, Ferry S Lesa, Mukarramah, Vina Panduwinata, Siti Salhah, Diu Husaini, Subandi, Suhardi Lentam Nigam, Umi Mastikah, Jumatni, dan Halilullah.

Pansus III ini membahas Raperda Penyelenggaraan Bantuan Hukum Bagi Masyarakat, Raperda Pengaturan Rumah Potong Hewan, Raperda Penanggulangan Penyalahgunaan Psikotropika, Narkotika dan Zat Adiktif, Raperda Penyelenggaraan Arena Hiburan dan Ketangkasan, dan Raperda Penyelenggaraan Protokoler dan Keuangan DPRD.

Dalam menjalankan tugas, ketiga Pansus ini koordinatornya unsur pimpinan dewan yakni Sigit Karyawan Yunianto, Ida Ayu Nia Anggraini, dan Chismes G Djaga. (MC. Isen Mulang/engga)