DPRD Ogan Komering Ilir Belajar Perda Karhutla ke Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Empat anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melakukan kaji banding ke DPRD Kota Palangka Raya, Senin (26/2/2018).

Kehadiran empat anggota wakil rakyat dari Pulau Sumatera ini disambut oleh tiga Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya yakni Alfian Batnakanti, Jumatni, dan Sugianor. 

Sementara itu dari Pemerintah Kota Palangka Raya diwakili oleh Asisten II Ikwansyah yang juga menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangka Raya.

Adapun materi kaji banding yang mereka pelajari ke Kota Cantik Palangka Raya ini adalah optimalisasi fungsi pengawasan bidang ekonomi, pertanian, dan ketahanan pangan.

Namun dari tiga bidang itu yang paling menarik digali oleh anggota DPRD OKI adalah soal penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Palangka Raya. 

Menarik digali, karena Kota Palangka Raya sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Karhutla, sedangkan di Kabupaten OKI belum ada, sehingga sangat kesulitan saat musim kemarau.

DPRD OKI tahu jika keberadaan Perda Karhutla bertentangan dengan peraturan lebih tinggi, karena itu belajar ke Palangka Raya untuk mengetahui bagaimana pengaturannya.

“Pada prinsipnya kita tetap memperjuangkan kepentingan masyarakat. Meski Perda sudah ada, namun kepentingan masyarakat untuk bertani tetap terakomodasi,” tutur Alfian Batnakanti.

Alfian menjelaskan dengan adanya Perda Karhutla, masyarakat yang berada di wilayah gambut memang dilarang untuk membakar, namun untuk daerah dataran tinggi harus diberikan pengecualian.

“Kalau masyarakat tidak boleh membakar, maka pemerintah harus memberikan bantuan alat untuk membuka lahan agar petani juga mudah untuk mengolah lahannya,” tandasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Yayasan BOS Peduli Terhadap Orangutan Maupun Terhadap Kesehatan Masyarakat

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Seluruh karyawan Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) atau Program Reintroduksi Orangutan Kalimantan Tengah di Nyaru Menteng (PROKT-NM) mengikuti kegiatan donor darah.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB ini diadakan di halaman depan gedung Pusat Informasi BOS Nyaru Menteng Arboretum, Nyaru Menteng, Jalan Tjilik Riwut Km 28, Kelurahan Tumbang Tahai, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Selasa (22/2/2018).

Aksi donor darah ini memasuki tahun ke-6 dipimpin langsung oleh Program Manager, Denny Kurniawan. Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama PMI Kalimantan Tengah dengan Yayasan BOS yang sudah dimulai sejak 2012.

Hasil donor darah sudah cukup banyak membantu untuk keperluan keluarga karyawan BOS dan masyarakat umum. “Kegiatan ini bekerjasama dengan PMI Kalteng melalui Unit Donor Darah Kota Palangka Raya yang selalu dilaksanakan rutin setiap tiga bulan sekali,” ujar Denny melalui pesan WathsApp, Jumat (23/2/2018).

Denny menuturkan kegiatan donor darah ini adalah bentuk kepedulian segenap karyawan BOS Nyaru Menteng terhadap sesama. “Kami tidak hanya peduli dengan pelestarian orangutan, tapi juga peduli dengan sesama dan mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ucapnya.

Melalui donor ini diharapkan bisa membantu kebutuhan masyarakat akan ketersediaan stok darah di PMI Kalteng. “Kegiatan kemasyarakatan lainnya yang dilakukan Yayasan BOS adalah kegiatan sosial, pendidikan lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat yang sudah dilakukan secara berkesinambungan di wilayah Kecamatan Bukit Batu,” imbuhnya.

Sementara itu Caesar Nopriantony, Kepala Koordinator Mobil Unit Transfusi Darah PMI Palangka Raya mengatakan untuk ukuran instansi, donor darah yang dilakukan Yayasan BOS adalah salah satu yang terbaik, karena bisa dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali sejak 2012. 

“Permintaan kebutuhan darah pasien dari RSUD Doris Sylvanus ke PMI  tahun ini setiap hari rata-rata mencapai 80 kantong. Jadi satu bulan kami bisa mengeluarkan lebih dari 1.000  kantong darah, sedangkan stok darah di PMI Palangka Raya masih belum mencukupi,” ujarnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Seminar Nasional Karhutla di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dewan Pengurus Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) mengadakan seminar nasional  dengan tema ‘Penanggulangan Kebakaran Hutan, Lahan, dan Bencana Asap di Kalimantan Melalui Optimalisasi Pembangunan Infrastruktur’.

Seminar nasional yang diadakan Kamis, 22/2/2018 di Swisbell Hotel Danum, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah terselenggara berkat Kerjasama Lintas Inkindo Kalimantan (KLIK). Sedangkan peserta seminar semua pengurus Inkindo dari seluruh Indonesia.

Acara seminar ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran dan dihadiri Ketua Umum Inkindo Ir Nugroho Pudji Rahadrjo serta beberapa pejabat daerah, termasuk Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio.

Dalam seminar ini juga dihadiri para pemangku kepentingan, termasuk para akademisi dan TNI/Polri. Sedianya empat menteri diundang sebagai nara sumber dalam seminar ini, namun yang berkenan hadir cuma Menteri Perhubungan.

Dalam sambutannya Ketua Panitia/Ketua DPP Inkindo Kalimantan Tengah, Alfian Batnakanti mengatakan seminar nasional ini digagas oleh DPP Inkindo seluruh Kalimantan dengan tujuan untuk mengkaji dan merumuskan alternatif teknis penanggulangan kebakaran hutan dan bencana asap yang mudah, murah, efektif, dan terpadu.

Diharapkan melalui seminar ini bisa merumuskan kontribusi dan integrasi pembangunan infrastruktur sebagai salah satu upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran dan bencana asap di Pulau Kalimantan.

Sedangkan sasaran adalah terwujudnya pengendalian kebakaran hutan dan bencana asap sekaligus mencegah kerusakan lingkungan di Kalimantan dan tersusunnya rumusan teknis master plan pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Nantinya dalam pengendalian kebakaran hutan dan bencana asap agar optimal, maka harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan, terutama pelaku usaha jasa kontruksi,” tandasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Pengurus INKINDO Seluruh Indonesia Ramah Tamah Dengan Walikota Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dewan Pengurus Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) dari seluruh Indonesia mengadakan acara ramah tamah dengan Walikota Palangka Raya, Riban Satia di rumah jabatan di Jalan Diponegoro, Rabu (21/2/2018) pukul 20.00 WIB.

Acara ramah tamah ini dijadikan sebagai sarana untuk mengenalkan pengurus Inkindo dari seluruh nusantara sekaligus menyampaikan rencana kegiatan seminar yang akan diadakan di Swissbel Hotel Danum, Palangka Raya keesokan harinya.

Seperti biasa, sebelum acara ramah tamah dimulai, para tamu dari berbagai daerah ini oleh Walikota Palangka Raya diberikan jamuan makan malam. Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua DPP Inkindo Kalimantan Tengah, Alfian Batnakanti.

Alfian menuturkan kehadiran para Dewan Pengurus Inkindo dari Sabang sampai Merauke ke Kota Cantik Palangka Raya ini dalam rangka untuk menghadiri acara Seminar Nasional Kerjasama Lintas Inkindo Kalimantan (KLIK) 21-22 Februari 2018.

Sedangkan seminar nasional ini mengangkat tema ‘Penanggulangan Kebakaran Hutan, Lahan, dan Bencana Asap di Kalimantan Melalui Optimalisasi Pembangunan Infrastruktur’ sebagai wujud kepedulian Inkindo terhadap masalah di daerah.

Alfian mengatakan hampir setiap tahun Kalimantan selalu terjadi kebakaran hutan dan lahan. Dampaknya akan menimbulkan bencana kabut asap, sehingga tidak hanya akan mengganggu aktivitas masyarakat, namun juga berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Karena itu melalui seminar tersebut pengurus Inkindo ingin memberikan sumbangsih terhadap cara untuk menangani bencana kebakaran hutan dan lahan agar ke depannya tidak terulang lagi. “Selama ini bencana kebakaran terjadi karena minimnya akses menuju ke lokasi,” tuturnya. 

Alfian menjelaskan dalam seminar ini Inkindo telah mengundang Menteri Bappenas, Menteri PUPR, Menteri Perhubungan, dan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup sebagai nara sumber, namun yang bisa hadir ke Palangka Raya hanya Menteri Perhubungan. (MC. Isen Mulang/engga)

Walikota Pimpin Rakor Ketertiban dan Keamanan Jelang Pilkada Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, Riban Satia memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Ketertiban dan Keamanan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah, Kamis (22/2/2018) pukul 12.30 WIB.

Rakor yang diadakan di Ruang Peteng Karuhei ini juga diikuti oleh Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio, Kapolres Palangka Raya, dan Kodim 1016 Palangka Raya.

Dalam rapat yang digagas oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Palangka Raya ini juga dihadiri perwakilan dari Binda Kalimantan Tengah dan SOPD lintas sektor, termasuk KPU dan Panwaslu.

Dalam rapat ini walikota mempersilahkan kepada pejabat teknis untuk memberikan gambaran mengenai situasi Kamtibmas terkini di wilayah Kota Palangka Raya menjelang gelaran Pilkada serentak 27 Juni 2018.

Kepala Operasi Binda Kalimantan Tengah, Suwadi yang diberikan kesempatan pertama untuk memberikan gambaran mengenai situasi Kamtibmas menjelang Pilkada 2018.

Menurut Suwadi saat ini secara umum situasi Kamtibmas di Palangka Raya cukup kondusif, namun masih ada potensi kerawanan dalam penyelenggaraan Pilkada serentak.

Setidaknya ada empat potensi kerawanan yang bisa saja terjadi selama Pilkada. Pertama, indikasi kerawanan bisa muncul dari ketidaknetralan tingkat desa atau kelurahan.

Kemudian akurasi data daftar pemilih tetap (DPT) dan minimnya pengawasan akibat keterbatasan SDM. Kerawanan ke-2, misalnya back campain (politik identitas dan politik uang).

Kerawanan ke-3 soal pemilih misalnya netralitas ASN dalam Pilkada, ajakan golput, potensi bentrok antar pendukung. Kemudian kerawanan ke-4 adalah potensi gugatan bacalon independen, perang medsos, dampak kasus mahar politik terhadap angka partisipasi pemilih.

Dari ke-4 potensi kerawanan tersebut menurut Suwadi secara umum kondisi wilayah Kota Palangka Raya tetap aman, namun tetap harus diantisipasi.

“Diperkirakan akan ada gugatan oleh calon yang kalah, sehingga akan ada konflik pribadi yang merasa tidak puas terhadap putusan serta kualitas data pemilih,” sebutnya. (MC. Isen Mulang/engga)

DPRD Langkat Kaji Banding ke Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Empat anggota DPRD Kabupaten Langkat, Sumatera Utara melakukan kaji banding ke Pemerintah Kota Palangka Raya, Rabu (21/2/2018).

Para wakil rakyat ini belajar banyak hal tentang bidang pertanian, kesehatan, dan kepegawaian kepada jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya.

Rombongan Anggota DPRD Langkat yang dipimpin R Purnama ini disambut oleh Asisten I Setda Kota Palangka Raya, Ikhwansyah dan Asisten II Setda Kota Palangka Raya Anwar Sanusi Umanur Gayo di Ruang Peteng Karuhei I. 

Dalam pertemuan ini juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya dr Andjar Hari Purnomo, Kepala Dinas PUPR Palangka Raya Harry Maihadi, Sekretaris DPRD Palangka Raya Sitti Masmah, dan beberapa perwakilan SOPD lainnya.

Dari ketiga bidang yang dipelajari tersebut Anggota DPRD Langkat, R Purnama beserta anggota lainnya lebih banyak bertanya soal pegawai honorer, khususnya guru.

Dia menuturkan di Langkat saat ini sedang terjadi krisis tenaga honorer. Dimana jumlah tenaga honorer mencapai 3.000 guru, belum termasuk di sekolah swasta.

“Di sisi lain saat ini porsi APBD Langkat sudah banyak terserap untuk belanjar pegawai, sedangkan masih banyak guru honorer yang belum diangkat menjadi ASN,” tuturnya.

Karena itulah menyikapi kondisi tersebut, DPRD Langkat melakukan kaji banding kebeberapa daerah. Di antaranya Kabupaten Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya.

Sementara itu perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya menjawab pertanyaan DPRD Langkat jika hampir semua daerah pasti memiliki pegawai honorer, meski jumlahnya tidak sama.

Dijelaskan saat ini Kota Palangka Raya ada 419 guru honorer yang insentifnya didanai oleh dana BOS dan sisanya 292 guru honorer dibayar dari dana BOS.

Rencananya, Pemerintah Kota Palangka Raya juga akan mengeluarkan kebijakan baru terkait sistem pemberian insentif guru honorer. Nantinya insentif guru honorer akan dibayarkan sesuai jam mengajar, tidak seperti tahun sebelumnya.

Perubahan pemberian insentif guru honorer dengan sistem jam mengajar ini diberlakukan salah satu tujuannya untuk menghemat anggaran agar lebih efisien. (MC. Isen Mulang/engga)

8 Program Prioritas Kelurahan Pahandut Seberang

MEDIA CENTER, Palangka Raya –  Kelurahan Pahandut Seberang mengadakan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) untuk membahas program usulan dari rukun tetangga (RT) yang akan direalisasikan di 2019.

Musrenbang tersebut dihadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Palangka Raya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Palangka Raya, Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, dan Bappeda.

Dalam Musrenbang tingkat kelurahan tersebut menghasilkan 8 program usulan prioritas dari masyarakat yang ingin diajukan pada Musrenbang tingkat kecamatan. Namun dari usulan ini yang bisa diakomodasi hanya delapan program setelah dirangking.

Lurah Pahandut, Balap Sipet menuturkan ke-8 program prioritas ini merupakan usulan yang sudah lama sejak 2013 diusulkan, namun belum terealisasi, sehingga pada Musrenbang 2018 ini diajukan lagi agar bisa direalisasikan di 2019.

Ke-8 program prioritas ini adalah pembuatan jalan, sumur bor, rambu jalan dan penerangan jalan umum, pembangunan pagar kantor Kelurahan Pahandut Seberang, serta infrastruktur di lingkungan masyarakat Pahandut Seberang.

“Dari 8 usulan ini yang paling diharapkan terealisasi adalah pengaspalan menuju kawasan perumahan Cemara Lebat,” tutur Balap, Rabu (21/2/2018).

Sementara itu dari usulan yang masih belum masuk pada kriteria skala prioritas kelurahan untuk diajukan pada Musrenbang tingkat kecamatan adalah usulan yang lebih banyak terkait pada bidang pendidikan dan kesehatan. 

Kenapa usulan ini tidak menjadi prioritas? sebab usulan tersebut bisa ditangani langsung oleh SOPD teknis seperti dinas pendidikan atau dinas kesehatan. (MC. Isen Mulang/engga)

DPRD Malang Melakukan Kunjungan Kerja ke Balitbang Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Jawa Timur melakukan kunjungan kerja ke Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (19/2/2018).

Di Kota Cantik ini yang dituju rombongan DPRD Kabupaten Malang adalah Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kota Palangka Raya yang terletak di Jalan Tjilik Riwut Km 5.

Kunjungan kerja yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Kholiq dan didamping Yulianti Budhi Kuntari, Sekretaris Balitbang Malang ini diterima oleh Barit Rayanto, Kepala Balitbang Palangka Raya.

Barit juga didampingi Sekretaris Balitbang Kota Palangka Raya, Seth Ajang, Kabid Sosial dan Pemerintahan Endang Suriani, Kabid Ekonomi dan Pembangunan EC Jago, Kabid Inovasi dan Teknologi Januardi dan Fungsional Peneliti, Pajar Yanto. 

Dalam pertemuan itu Barit menjelaskan secara singkat mengenai gambaran umum Palangka Raya, memaparkan sejarah singkat berdirinya Balitbang Kota Palangka Raya, dan memaparkan program yang akan dilaksanakan.

Barit mengatakan Balitbang Palangka Raya dibentuk untuk mendalami lagi apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan semua pengkajian nantinya ada di Litbang.

“Balitbang hadir untuk mengembangkan program pemerintah daerah sesuai visi misi walikota,” ujarnya. Kemudian peran Balitbang sebagai lembaga profesional bersifat akademis dan fleksibel, sehingga bisa memasuki ruang kerja lintas sektor.

Kemudian program penguatan kelembagaan Balitbang adalah mengembangkan kerjasama kelitbangan, memperkuat kelembagaan BPP dengan menambah sumber daya manusia melewati tersedianya jabatan fungsional peneliti dan pada 2018 ini ditarget sudah mempunyai lima orang peneliti.

Kemudian Balitbang Palangka Raya akan mengoptimalkan peran dan fungsi BPP sebagai dapur kebijakan, memantapkan hubungan kelembagaan BPP secara berjenjang, memantapkan penyelenggaraan kelitbangan model satu pintu, dan mengadakan rapat koordinasi kelitbangan secara berjenjang.

“Ke depannya rencana aksi Balitbang Kota Palangka Raya yakni melakukan kajian yang dilakukan untuk capaian pembangunan kota dibidang pariwisata dan melakukan kajian untuk pemetaan terhadap ketahanan pangan dibidang pertanian,” tutur Barit. 

Rencananya Balitbang Kota Palangka Raya juga akan melakukan pembangunan taman sains yang merupakan salah satu output kerjasama dan studi banding dengan Litbang Kabupaten Malang ini. 

“Realisasinya adalah kerja sama dengan petani pemilik kebun milik bapak Slamet yang sekarang lahannya sudah menghasilkan buah jambu sukun kristal, buah lengkeng dan buah pepaya kalifornia,” tandasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

SMAN 5 Palangka Raya Simulasi UNBK PAKET B dan C

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Simulasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK) ternyata tidak hanya diikuti siswa sekolah pendidikan formal, namun warga belajar dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) juga bisa mengikutinya. 

Mereka juga mengikuti simulasi UNBK Paket B dan Paket C. Seperti yang dilakukan di SMAN 5 Palangka Raya ini. Simulasi UNBK Paket B dan C yang dilaksanakan Rabu, 14 Februari 2018 ini diikuti oleh puluhan anak didik dari berbagai PKBM.

“Totalnya ada 132 orang yang mengikuti simulasi ini dan 33 orang di antaranya mengikuti Paket B dan 99 orang mengikuti Paket C. Mereka berasal dari PKBM Bina Insan dan PKBM Kompleks Sosial,” kata Kepala SMAN 5 Palangka Raya, Drs Arbusin diwakili proktor, Endar Priyo Sulistiyo, S.Pd, Kamis (15/2/2018).

Karena jumlah komputer yang tersedia sedikit, maka simulasi ini dilakukan dalam dua sesi. Sesi pagi dan sesi siang karena komputer yang tersedia hanya 60 unit yang berada dalam dua laboratorium komputer. 

Meski begitu kegiatan simulasi UNBK Paket B dan C ini berakhir dengan lancar. Diharapkan dengan adanya simulasi ini para siswa Paket B dan C sudah siap menghadapi UNBK yang sesungguhnya nanti.

Simulasi ujian paket B dan C kali ini cukup istimewa karena dipantau langsung oleh Pengawas Pendidikan pada Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Sintha Asie, S.Pd dan Ketua PKBM Kompleks Sosial Ijhon Saha.

Keduanya memantau dari dekat untuk melihat keseriusan para siswa dalam mengikuti ujian simulasi. Meski sebagian mungkin sedikit tegang dan gagap menghadapi komputer, namun bimbingan dari para pengawas mampu meningkatkan kepercayaan diri mereka. (MC. Isen Mulang/engga)

Gelar Apel Akbar dan Deklarasi Pilkada Damai

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah menggadakan kegiatan apel akbar dan deklarasi Pilkada damai di Bundaran Besar, Kota Palangka Raya, Rabu (14/2/2018) pagi.

Apel akbar ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran. Selain dihadiri Kapolda Kalteng Brigjen Anang Revandoko apel akbar ini juga dihadiri Danrem 102 Panju Panjung Kolonel Arm M Naudi Nurdika.

Apel akbar ini juga dihadiri seluruh pasangan calon kepala daerah dari 10 kabupaten dan satu kota di Kalimantan Tengah. Hadir pula para pendukung pasangan calon, pengurus partai politik, pejabat pemerintah dan anggota DPRD.

Dalam deklarasi damai ini para calon kepala daerah yang akan bertarung pada Pilkada serentak 27 Juni 2018 nanti diminta komitmennya menjaga pelaksanaan Pilkada dengan damai. Bukti komitmennya itu dibubuhkan dalam penandatanganan.

Dalam deklarasi ini pula gubernur menyampaikan himbauan yang harus ditaati oleh semua pasangan calon. Imbauan pertama, deklarasi damai ini merupakan komitmen moral bagi pasangan calon jika dalam pilkada, etika dan norma harus dijunjung tinggi.

Himbuan kedua, aparat kepolisian, kejaksaan, dan TNI berpartisipasi aktif dalam mencegah terjadinya perpecahan selama masa kampanye. Himbauan ketiga, gubernur meminta penyelenggara Pilkada bekerja netral, profesional dan tidak memihak kepada salah satu calon.

Kemudian himabuan ke-4, gubernur menghimbau tokoh masyarakat dan adat untuk membantu menciptakan situasi yang kondusif. Masyarakat Kalimantan Tengah harus bijak menyikapi perbedaan agar tidak terpecah belah gara-gara Pilkada.

Acara apel akbar dan deklarasi Pilkada damai ini berlangsung cukup lama, karena sekalian diperlihatkan simulasi penangangan aksi unjuk rasa yang diperankan oleh aparat kepolisian dan para ASN Polda Kalimantan Tengah. (MC. Isen Mulang/engga)