Pemko Palangka Raya Bentuk Tim Evaluasi Perkembangan Politik Daerah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya telah membentuk tim pemantauan pelaporan dan evaluasi perkembangan politik daerah. Tim ini dibentuk untuk memantau pelaksanaan Pilkada serentak 27 Juni 2018.

Sekretaris Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palangka Raya, Mahlani menjelaskan dibentuknya tim ini merujuk Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 16 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemantauan, Pelaporan, dan Evaluasi.

Mahlani menuturkan dengan dibentuknya tim ini maka semua kegiatan penyelenggaraan Pilkada baik yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) wajib diketahui dan diikuti.

“Tapi kalau soal jadwal dan tahapan itu kewenangan KPU, sedangkan kami hanya memantau,” tutur Mahlani saat menjelaskan tupoksi Kesbangpol kepada rombongan DPRD Kabupaten Balangan yang melakukan kaji banding ke Palangka Raya, Rabu (14/2/2018).

Mahlani memastikan semua tahapan Pilkada yang dilaksanakan KPU tidak ada yang terlewatkan. Semua kegiatan selalu dipantau. “Dalam melaksanakan tugas tim selalu diberi surat tugas untuk memantau di lapangan,” tuturnya. 

Dia menjelaskan tim ini hanya melakukan pemantauan tahapan Pilkada serentak 2018, sedangkan pemantauan untuk penyelenggaraan pemilu legislatif (Pileg) dan Pilpres 2019 masih belum, karena memang tahapannya juga belum dimulai.

“Kami mengharapkan dengan dibentuknya tim ini semua tahapan yang dijadwalkan KPU bisa berjalan sesuai jadwal yang telah disepakati bersama,” imbuhnya.

Mahlani menambahkan hasil pemantauan nantinya akan dilaporkan kepada walikota selaku penanggungjawab dalam kelancaran Pilkada. Jadi dengan laporan itu nantinya walikota bisa memberikan evaluasi terhadap pelaksanaan Pilkada yang dilaksanakan KPU. (MC. Isen Mulang/engga)

Gelar Apel Akbar dan Deklarasi Pilkada Damai

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah menggadakan kegiatan apel akbar dan deklarasi Pilkada damai di Bundaran Besar, Kota Palangka Raya, Rabu (14/2/2018) pagi.

Apel akbar ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran. Selain dihadiri Kapolda Kalteng Brigjen Anang Revandoko apel akbar ini juga dihadiri Danrem 102 Panju Panjung Kolonel Arm M Naudi Nurdika.

Apel akbar ini juga dihadiri seluruh pasangan calon kepala daerah dari 10 kabupaten dan satu kota di Kalimantan Tengah. Hadir pula para pendukung pasangan calon, pengurus partai politik, pejabat pemerintah dan anggota DPRD.

Dalam deklarasi damai ini para calon kepala daerah yang akan bertarung pada Pilkada serentak 27 Juni 2018 nanti diminta komitmennya menjaga pelaksanaan Pilkada dengan damai. Bukti komitmennya itu dibubuhkan dalam penandatanganan.

Dalam deklarasi ini pula gubernur menyampaikan himbauan yang harus ditaati oleh semua pasangan calon. Imbauan pertama, deklarasi damai ini merupakan komitmen moral bagi pasangan calon jika dalam pilkada, etika dan norma harus dijunjung tinggi.

Himbuan kedua, aparat kepolisian, kejaksaan, dan TNI berpartisipasi aktif dalam mencegah terjadinya perpecahan selama masa kampanye. Himbauan ketiga, gubernur meminta penyelenggara Pilkada bekerja netral, profesional dan tidak memihak kepada salah satu calon.

Kemudian himabuan ke-4, gubernur menghimbau tokoh masyarakat dan adat untuk membantu menciptakan situasi yang kondusif. Masyarakat Kalimantan Tengah harus bijak menyikapi perbedaan agar tidak terpecah belah gara-gara Pilkada.

Acara apel akbar dan deklarasi Pilkada damai ini berlangsung cukup lama, karena sekalian diperlihatkan simulasi penangangan aksi unjuk rasa yang diperankan oleh aparat kepolisian dan para ASN Polda Kalimantan Tengah. (MC. Isen Mulang/engga)

DPRD Balangan Kaji Banding ke Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan melakukan studi banding ke DPRD Kota Palangka Raya, Rabu (14/2/2018).

Kedatangan anggota dewan dari provinsi tetangga inipun diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Karyawan Yunianto di ruang rapat komisi.

Dalam kaji banding ke Kota Cantik ini ada tiga materi yang mereka pelajari yakni Perda Parkir, pendapatan daerah, dan tugas Badan Kesbangpol dalam Pilkada.

Karena ada tiga materi yang dipelajari, maka DPRD Kota Palangka Raya juga menghadirkan tiga perwakilan satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) untuk menjelaskan materi yang dipelajari.

Ke-3 SOPD ini yakni Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Palangka Raya, Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Badan Penglola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Palangka Raya.

Secara singkat Sekretaris Kesbangpol Kota Palangka Raya, Mahlani menjelaskan tugas SOPD-nya selama menggelar Pilkada serentak 2018 ini memantau tahapan hingga selesai.

Tujuan pemantauan tersebut dilakukan untuk mengetahui kendala yang dialami oleh penyelenggara pemilu seperti KPU atau Panwaslu, sehingga akan dijadikan bahan evaluasi ke depannya.

Sementara itu mengenai Perda Parkir yang ingin dipelajari DPRD Balangan adalah mengenai teknis pemungutannya, khususnya pajak parkir di pasar dadakan.

Sebab selama ini di Balangan tidak dipungut karena produk hukumnya belum ada. Karena itu DPRD Balangan ingin mengadopsi pajak parkir di Palangka Raya yang selama ini sudah diserahkan kepada pihak ketiga. (MC. Isen Mulang/engga)

Calon Walikota Diajak Menari Manasai Seusai Mencabut Nomor Urut

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Acara pencabutan nomor urut pasangan calon walikota dan calon wakil walikota yang diadakan KPU Kota Palangka Raya di Hotel Aquarius berlangsung meriah, Selasa (13/2/2018).

Pasalnya, acara penutupan rapat pleno pengundian nomor urut ini ditutup dengan penampilan tarian khas Dayak yang dibawakan oleh putra putri binaan Sanggar Marajaki.

Lantunan musik khas Dayak sempat menghipnotis para komisioner KPU dan para calon kepala daerah, termasuk para pendukung. Mereka ikut berbaur untuk menari manasai.

Para calon dan pendukungnya pun tidak canggung menari manasai sambil membentuk lingkaran. Bahkan dari empat pasangan calon tersebut suami atau istri sang calon juga ikut menari.

Misalnya suami Umi Mastikah, Srio Sako juga ikut menari. Begitu pula istri Aries Marcorius Narang juga ikut menari sambil mengenalkan nomor urut yang didapat kepada tamu dan para jurnalis.

Acara rapat pleno yang ditutup dengan menari manasai inipun berakhir sekitar pukul 15.30 WIB. Selanjutnya bagi sebagian pasangan calon dan pendukungnya melakukan konvoi sambil pulang.

Sementara itu pelaksanaan rapat pleno yang diikuti empat pasangan calon yakni pasangan Rusliansyah-Rogas Usup, pasangan Fairid Naparin-Umi Mastikah, pasangan Tuty Dau-Rahmadi HN, pasangan Aries Marcorius Narang-Fawzi Bachsin ini berlangsung aman dan lancar.

Puluhan aparat kepolisian dan TNI dikerahkan untuk mengawal jalannya rapat pleno. Sebagian aparat bertugas melakukan pengamanan di luar hotel dan sebagian di dalam hotel. (MC. Isen Mulang/engga)

KPU Palangka Raya Coklit Gubernur Sebagai Data Pemilih

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya bersama PPDP melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) kepada Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran beserta istri Yulistra Ivo Azhari, Rabu (14/2/2018).

Coklit ini dilakukan dengan mendatangi langsung Istana Isen Mulang rumah jabatan gubernur di kawasan Bundaran Besar, Kota Palangka Raya. Coklit ini baru bisa dilakukan KPU setelah gubernur selesai mengikuti apel akbar dan deklarasi Pilkada damai yang digagas Polda Kalimantan Tengah di Bundaran Besar.

Coklit yang dilakukan PPDP ke rumah gubernur ini terbilang sangat istimewa karena dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Palangka Raya Eko Riadi dan didampingi dua komisioner yakni Sastriadi, Harmain Ibrahim, Sastriadi, dan Ngismatul Khoiriyah.

Setelah dicoklit, rupanya nama gubernur sudah terdata dalam dokumen calon daftar pemilih tetap (DPT) yang dibawa oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Kelurahan Palangka. Ini artinya status domisili gubernur sudah resmi menjadi warga Palangka Raya yang sebelumnya warga Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Namun untuk istri beliau belum bisa dicoklit, karena masih proses perpindahan domisili tempat tinggal dari Semarang, Jawa Tengah ke Palangka Raya,” kata Eko Riadi. Diketahui, Yulistra Ivo baru menetap di Palangka Raya setelah resmi menikah dengan gubernur pada 25 Januari 2018.

Jadi sampai saat ini masih proses pengurusan pindah domisili dari Semarang ke Palangka Raya. Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran memastikan dalam waktu segera akan mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palangka Raya untuk mengurus perpindahan domisili istrinya.

“Kalau tidak hari ini mungkin besok datang ke kantor Dukcapil. Istri saya harus mengikuti, karena saya sudah menjadi warga Palangka Raya, sehingga nanti saat Pilkada 27 Juni 2018 akan memilih di Palangka Raya,” ucapnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Pleno Pengundian Nomor Urut Calon Walikota Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya menggelar rapat pleno pengundian nomor urut pasangan calon pada pemilihan walikota dan calon wakil walikota, Selasa (13/2/2018) pukul 13.30 WIB.

Rapat pleno yang dilaksanakan di Hotel Aquarius Palangka Raya ini diikuti empat pasangan calon yakni pasangan Rusliansyah-Rogas Usup, pasangan Fairid Naparin-Umi Mastikah, pasangan Tuty Dau-Rahmadi HN, dan pasangan Aries Marcorius Narang-HSA Fawzi Zain Bachsin.

Sebelum dilakukan pengambilan kertas undian, terlebih dahulu oleh petugas KPU dibacakan tata tertib pengambilan kertas undian yang di diletakan dalam toples kaca. Secara urutan pengambilan kertas undian berdasarkan kepada pasangan calon yang mendaftar ke KPU.

Pasangan Rusliansyah-Rogas yang mendapatkan giliran pertama yang mengambil gulungan kertas undian, kemudian dilanjutkan pasangan Fairid-Umi Mastikah, dilanjutkan pasangan Tuty Dau-Rahmadi HN, dan terakhir pasangan Aries M Narang-Fawzi Bachsin.

Rupanya gulungan kertas itu bukan nomor urut, tetapi tulisan sebagai kode nomor urut yang tertera dalam amplop. Pasangan Rusliansyah-Rogas mendapat tulisan kuat, sedangkan pasangan Fairid-Umi mendapatkan tulisan berdaulat.

Kemudian pasangan Tuty Dau-Rahmadi mendapatkan tulisan pemilih dan pasangan Aries M Narang-HSA Fawzi mendapatkan tulisan negara. Jika digabung empat tulisan itu berbunyi ‘pemilih berdaulat negara kuat’.

Hasilnya, setelah dibuka dalam amplop itu pasangan Rusliansyah-Rogas mendapatkan nomor urut 2, pasangan Fairid-Umi mendapatkan nomor urut 3, pasangan Tuty Dau-Rahmadi dapat nomor urut 1, dan pasangan Aries Narang-HSA Fawzi Bachsin dapat nomor urut 4.

Proses pengundian nomor urut ini cukup meriah, karena saat jago mereka memperlihatkan nomor urut yang diperoleh disambut teriakan dan yel-yel dukungan dari para pendukungnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Komunitas Guru di Palangka Raya Dipercaya Buat Soal USBN 2018

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pelaksanaan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) makin dekat, sehingga membuat pihak sekolah melakukan berbagai persiapan.

Salah satunya menyusun soal USBN. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggandeng komunitas guru mata pelajaran untuk turut berkontribusi dalam penyusunan soal USBN. 

Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sebagai komunitas guru mendapat tugas menyusun 80% soal, sedangkan Kemendikbud akan menyediakan 20% soal USBN dari total 100%.

Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMA Kota Palangka Raya juga siap menyusun soal USBN. Sebagai langkah awal para guru yang tergabung dalam komunitas itu telah menggelar musyawarah di SMAN 4 Palangka Raya, Jalan Sisingamangaraja III, Selasa, 13/2- 2018.

Ketua MGMP Bahasa Indonesia SMA Kota Palangka Raya, Jaya Kusuma, S.Pd. siap memfasilitasi para guru untuk menyusun soal USBN.

“Soal USBN akan kami bentuk tim yang beranggotakan guru bahasa Indonesia SMA. Tugasnya mempersiapkan dan menyusun soal USBN sesuai standar yang mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills/HOTS),” katanya.

Menurutnya ada dua soal yang akan disusun yaitu soal bahasa Indonesia (wajib) dan bahasa dan sastra Indonesia (peminatan). Keduanya meliputi soal tertulis pilihan ganda dan esai serta soal praktik.

“Soal akan disusun sesuai kisi-kisi USBN 2018 yang dikeluarkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP),” katanya menjelaskan.

Soal USBN harus sudah selesai 5 Maret 2018. Oleh karena itu tim harus segera bekerja cepat tanpa mengabaikan ketelitian dan kecermatan dalam menyusun soal sesuai kaidah.

“Tim MGMP akan menyusun perangkat soal USBN yang meliputi kisi-kisi soal, kartu soal, rakitan soal, pedoman penskoran, dan tentu juga kunci jawaban. Soal terdiri dari soal utama dan soal cadangan,” imbuhnya.

Dia menjelaskan dengan dilibatkannya para guru SMA Kota Palangka Raya dalam menyusun soal USBN ini maka mereka makin terampil menyusun soal berstandar sebagai implementasi program pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB). (MC. Isen Mulang/engga)

Dewan dan Eksekutif Harus Konsisten Laksanakan Kegiatan Sesuai Jadwal Banmus

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Karyawan Yunianto memimpin rapat dengan anggota Badan Musyawarah (Banmus) di ruang rapat komisi, Senin (12/2/2018).

Rapat Banmus ini untuk memfinalkan sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan oleh dewan yang telah disingkronkan dengan kegiatan eksekutif selama masa sidang I 2018.

Dalam rapat yang juga diikuti Sekretaris DPRD Kota Palangka Raya, Sitti Masmah ini menyimpulkan jika semua kegiatan dewan dan eksekutif sudah disepakati dalam jadwal Banmus.

Karena itu Sigit mengharapkan antara anggota dewan dan eksekutif harus konsisten melaksanakan kegiatan yang sudah terjadwal. Jika tidak, maka akan bikin kacau jadwal Banmus.

Sigit tidak ingin sejumlah kegiatan yang sudah terjadwal dalam Banmus dilanggar seperti tahun sebelumnya. Dimana banyak kegiatan dewan dan pemerintah kota banyak yang dilakukan di luar jadwal.

Dia mencontohkan rapat paripurna yang seharusnya digelar hari Senin, tapi batal, karena pihak eksekutif ada kegiatan yang juga tidak kalah pentingnya.

Dengan kasus seperti itu dia mengharapkan kalau bisa tidak terulang lagi di 2018 ini, karena agenda dan kegiatan yang sudah ditetapkan dalam Banmus butuh waktu dan energi untuk membahasnya yang akhirnya disepekati bersama. (MC. Isen Mulang/engga)

Gelar Prestasi Pramuka Seluruh Kalimantan Tengah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Para siswa dan siswi SMA dari seluruh Provinsi Kalimantan Tengah berkumpul di SMAN 4 Palangka Raya, Selasa (13/2/2018).

Mereka hadir untuk mengikuti kegiatan gelar prestasi Pramuka yang dipimpin Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Slamet Winaryo.

Mulai hari ini hingga Minggu 18 Februari 2018 nanti mereka akan mengikuti berbagai kegiatan lomba yang diadakan oleh Gugus Depan 047-048 Gajah Mada SMAN 4 Palangka Raya.

Acara pembukaan kegiatan gelar prestasi Pramuka (KGPP) seluruh Kalimantan Tengah ini juga dihadiri Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio.

Dalam KGPP ini bakal ada puluhan kegiatan yang akan dilombakan. Di antaranya lomba ketrampilan baris berbaris, lomba pionering, lomba cerdas cermat, lomba paduan suara, lomba cipta baca puisi, lomba pengecatan tugu pramuka, lomba pembuatan tempat sampah, lomba bakti sosial, dan masih banyak lomba lainnya.

Dalam sambutannya mewakili gubernur, Slamet Winarto sangat mengapresiasi kepada Kwarcab Kota Palangka Raya, sehingga SMAN 4 ini bisa melaksanakan KGPP yang diikuti oleh beberapa sekolah.

Slamet mengharapkan melalui pendidikan karakter ini akan menghasilkan generasi muda bangsa yang berkualitas, handal, dan memiliki rasa nasionalisme yang kuat.

Sementara itu Mofit mengapresiasi Gugus Depan Gajah Mada SMAN 4 Palangka Raya yang telah melaksanakan KGPP. Dia juga menyebut SMAN 4 sangat konsisten melaksanakan kegiatan kepramukaan.

Kwarcab akan selalu mengevaluasi Gugus Depan dalam pelaksanaan kegiatan yang bersifat lomba ketrampilan seperti yang dilaksanakan oleh Gugus Depan Gajah Mada ini.

Mofit berharap kegiatan seperti ini betul-betul bisa mendorong dan memberikan inisiasi potensi diri dalam Pramuka meningkatkan ketrampilan.

“Jangan sampai lomba-lomba yang dilakukan itu jauh dari sasaran, karena itu saya selalu menempatkan DKC dan DKD dalam setiap kegiatannya,” tandasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Hasil Rapat Pleno Menetapkan Empat Pasangan Calon Walikota

MEDIA CENTER – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya menggadakan rapat pleno penetapan pasangan calon walikota dan calon wakil walikota Palangka Raya, Senin (12/2/2018).

Rapat pleno penetapan ini digelar di Hotel Aquarius, Palangka Raya pukul 13.30 WIB. Rapat pleno diikuti delapan pasang bakal calon dari jalur perseorangan maupun dari partai politik.

Dalam rapat pleno yang dipimpin Ketua KPU Kota Palangka Raya, Eko Riadi tersebut diputuskan jika Pilkada serentak 27 Juni 2018 hanya diikuti empat pasangan calon. Dari empat pasang calon itu satu di antaranya pasangan Rusliansyah-Rogas Usup dari jalur perseorangan atau independen.

Sementara itu dari jalur partai politik adalah pasangan Fairid Naparin-Umi Matikah, pasangan Tuty Dau-Rahmadi HN, dan pasangan Aries Marcorius Narang-Habib Said Akhmad Fawzi Bachsin. Pasangan Rusliansyah-Rogas dinyatakan bisa maju dalam Pilkada Palangka Raya karena syarat dukungannya sebanyak 20.032 dukungan atau telah memenuhi batas minimal 19.700 dukungan.

Kemudian pasangan Fairid Naparin-Umi Mastikah didukung oleh empat partai dengan total kursi 10 di DPRD atau lebih banyak dari batas minimal 6 kursi DPRD yang dipersyaratkan, yakni Partai Golkar 4 kursi, Demokrat 2 kursi, PAN 2 kursi dan PPP 2 kursi.

Selanjutnya pasangan Tuty Dau-Rahmadi HN didukung oleh tiga partai politik dengan kekuatan 9 kursi di DPRD. Yakni Partai Gerindra 4 kursi, PKB 3 kursi dan Nasdem 2 kursi.

Pasangan Aries Marcorius Narang-Habib Said Akhmad Fawzi Bachsin hanya didukung partai tunggal yakni PDIP dengan 7 kursi di DPRD.

Dalam pleno ini KPU juga menyatakan empat bakal calon dari jalur independen gagal maju di Pilkada Palangka Raya yakni pasangan Dagut-Fritriadi Yusuf, pasangan Rizky Mahendra Nihin-Daryana, pasangan Yuliastry-Farthul Munir, dan pasangan Nampung-Budi Santoso.

Seusai membacakan penetapan, komisioner KPU kemudian menyerahkan Surat Keputusan. Para calon termasuk yang gagal juga menerima penyerahan berkas dari komisioner.

Rencananya, Selasa (13/2/2018) pukul 15.00 WIB KPU Kota Palangka Raya juga akan mengadakan rapat pleno pengundian nomor urut bagi empat pasangan calon tersebut.

Rapat pleno pencabutan nomor urut ini juga akan dilakukan di Hotel Aquarius, Palangka Raya. Dalam rapat pleno besok, para peserta yang hadir, termasuk para wartawan juga dibatasi. (MC. Isen Mulang/engga)