PPK Pahandut Juga Gelar Pleno Verifikasi Faktual Dukungan Calon Perseorangan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pahandut juga menggelar rapat pleno penghitungan rekapitulasi hasil verifikasi faktual dukungan pasangan bakal calon perseorangan yang akan maju di Pilkada Kota Palangka Raya.

Rapat pleno yang digelar mulai pukul 15.00 WIB, Kamis (28/12/2017) di aula kantor Kecamatan Pahandut ini juga dihadiri bakal calon perseorangan seperti Rusliansyah, Rizky Mahendra Nihin, Dagut, dan perwakilan dari tim bakal calon.

Rapat pleno yang dijaga oleh aparat kepolisian ini juga dihadiri Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pahandut dan Anggota KPU Kota Palangka Raya, Harmain Inrohim.

Sebelum direkap, terlebih dahulu panitia pemungutan suara (PPS) membacakan hasil verifikasi faktual. Giliran pertama adalah PPS Kelurahan Tumbang Rungan.

Dimana untuk pasangan Rusliansyah-Rogas dukungan yang masuk kategori memenuhi syarat (MS) hanya 206 dukungan dan yang tidak memenuhi syarat 2 dukungan. Kemudian pasangan Yuliustry yang MS 13 dukungan dan TMS 8 dukungan, pasangan Nampung-Budi Susilo yang MS 55 dukungan dan TMS 27 dukungan, pasangan Dagut-Fitriadi yang MS nol dukungan dan TMS nol dukungan serta pasangan Rizky-Daryana yang MS 16 dukungan dan TMS 13 dukungan.

Di Kelurahan Pahandut Seberang, pasangan Rusliansyah-Rogas yang MS 573 dukungan dan TMS 63 dukungan, pasangan Yuliustry-Munir yang MS 1.478 dukungan dan TMS 668 dukungan, pasangan Nampung-Budi Susilo yang MS 164 dukungan dan TMS 237 dukungan, pasangan Dagut-Fitriadi yang MS 125 dukungan dan TMS 57 dukungan serta pasangan Rizky-Daryana yang MS 502 dukungan dan TMS 127 dukungan.

Di Kelurahan Tanjung Pinang, pasangan Rusliansyah-Rogas yang MS 479 dukungan dan TMS 43 dukungan, pasangan Yuliustry-Munir yang MS 96 dukungan dan TMS 48 dukungan, pasangan Nampung-Budi Susilo yang MS 114 dukungan dan TMS 2104 dukungan, pasangan Dagut-Fitriadi yang MS 147 dukungan dan TMS 33 dukungan serta pasangan Rizky-Daryana yang MS 273 dukungan dan TMS 144 dukungan.

Di Kelurahan Panarung, pasangan Rusliansyah-Rogas yang MS 1.491 dukungan dan TMS 428 dukungan, pasangan Yuliustry-Munir yang MS 561 dukungan dan TMS 312 dukungan, pasangan Nampung-Budi Susilo yang MS 287 dukungan dan TMS 320 dukungan, pasangan Dagut-Fitriadi yang MS 470 dukungan dan TMS 283 dukungan serta pasangan Rizky-Daryana yang MS 564 dukungan dan TMS 204 dukungan.

Di Kelurahan Langkai, pasangan Rusliansyah-Rogas yang MS 2.087 dukungan dan TMS 280 dukungan, pasangan Yuliustry-Munir yang MS 1.983 dukungan dan TMS 303 dukungan, pasangan Nampung-Budi Susilo yang MS 2.138 dukungan dan TMS 688 dukungan, pasangan Dagut-Fitriadi yang MS 2.880 dukungan dan TMS 399 dukungan serta pasangan Rizky-Daryana yang MS 1.524 dukungan dan TMS 357 dukungan.

Di Kelurahan Pahandut, pasangan Rusliansyah-Rogas yang MS 2.877 dukungan dan TMS 166 dukungan, pasangan Yuliustry-Munir yang MS 1.849 dukungan dan TMS 305 dukungan, pasangan Nampung-Budi Susilo yang MS 2.724 dukungan dan TMS 273 dukungan, pasangan Dagut-Fitriadi yang MS 3.645 dukungan dan TMS 443 dukungan serta pasangan Rizky-Daryana yang MS 1.939 dukungan dan TMS 281 dukungan.

Kemudian setelah direkap dari enam kelurahan untuk lima bakal calon perseorangan ini ada 6.616 dukungan yang masuk kategori TMS. Rinciannya untuk pasangan Rusliansyah-Rogas yang MS hanya 7.713 dukungan dan TMS 982 dukungan, sedangkan pasangan Yuliustry-Munir yang MS 5.978 dan TMS 1.644 dukungan.

Kemudian pasangan Nampung-Budi Santoso yang MS 5.582 dukungan dan TMS 1.649 dukungan, pasangan Dagut-Fitriadi yang MS 7.337 dukungan dan TMS 1.215 dukungan, dan pasangan Rizky Mahendra-Daryana yang MS 4.818 dukungan dan TMS 1.126 dukungan. (MC. Isen Mulang/engga)

Punya Tato Adat Bisa Mendaftar Jadi TNI

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Bagi muda mudi di Provinsi Kalimantan Tengah umumnya dan Kota Palangka Raya khususnya tidak perlu risau lagi jika ingin mendaftar TNI, karena memiliki tato pada tubuhnya.

Rupanya memiliki tato masih bisa mendaftar menjadi anggota TNI, asalkan tato yang dimaksud adalah berlambang adat atau ciri khas Dayak. Kini tato adat tidak dipersoalkan untuk mendaftar sebagai prajurit TNI.

“Selagi tato itu tato adat atau ciri khas Dayak, maka tidak menjadi masalah, tetap bisa mendaftar,” kata Kepala Ajenrem 102 Panju Panjung Mayor Caj Dhonnie Satrianda Fauzie di sela acara HUT Ajenrem ke-67, Kamis (28/12/2017).

Bagaimana membuktikannya jika tato itu adalah benar tato adat? Menurutnya semua juga harus disertakan dengan pernyataan dari sesepuh adat baik itu damang maupun mantir.

Kemudian Dhonnie menjelaskan tato yang dilarang untuk masuk menjadi TNI misalnya tato yang tidak bermanfaat atau hanya sebatas untuk bergaya. “Kita tidak mentolerir kalau ada tato yang bukan adat, karena itu biasanya berkaitan dengan kenakalan,” tegasnya.

Ungkapan Dhonnie ini bukan hanya sekadar ucapan belaka. Faktanya, saat penerimaan Tamtama beberapa waktu lalu ada empat muda-mudi yang mendaftar dan memiliki tato adat. “Mereka diterima. Jadi kita memang memprioritaskan putra putri daerah,” tuturnya.

“Kita juga memiliki wadah untuk berolahraga. Komandan Korem memberikan kebijakan untuk melakukan pembinaan,” tegasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Penampilan Ibu Persit Meriahkan HUT Ajenrem Panju Panjung

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ajudan Jenderal Korem (Ajendem) 102 Panju Panjung berlangsung sederhana, Kamis (28/12/2017), namun tidak mengurangi rasa hikmat berlangsungnya acara tersebut.

Apalagi setelah ibu-ibu Persatuan Istri Prajurit (Persit) menampilkan dua lagu secara serentak dengan lagu pembuka berjudul ‘Sayang’ yang dipopulerkan oleh Via Vallen.

Mereka nampak terlihat semangat menampilkan lagu itu di hadapkan para perwira TNI dari Ajenrem maupun Korem dan para tamu undangan lainnya. Tidak hanya itu, alunan lagu juga diiringi musik yang ditampilkan oleh prajurit serta aparatur sipil negara (ASN) hingga membuat suasana semakin hidup.

Asisten II Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Palangka Raya, Rahmadi HN mewakili Walikota Palangka Raya Riban Satia juga hadir dalam acara ini. Kegiatan inti adalah pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Kepala Ajenrem 102 Panju Panjung Mayor Caj Dhonnie Satrianda Fauzie.

Rahmadi juga mendapat kehormatan dari Dhonnie untuk menyerahkan potongan tumpeng kepada prajurit yang telah ditunjuk. Selanjutnya acara diakhiri dengan menyantap hidangan yang telah disediakan. (MC. Isen Mulang/engga)

Januari-Juni 2018 Penerima Rastra Masih Dapat 15 Kilo Beras Sebulan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Masyarakat kurang mampu di Kota Palangka Raya, termasuk di daerah lainnya dari Januari-Juni 2018 masih menerima beras sejahtera (Rastra) jatah 15 kilo per bulan.

Namun mulai Juli 2018 seluruh keluarga penerima manfaat (KPM) tidak lagi menerima jatah 15 kilo Rastra, tapi berkurang menjadi 10 kilo setiap bulan.

Meski jatahnya dikurangi, namun menurut Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Fauliansyah para penerima Rastra tidak perlu mengeluarkan biaya lagi, karena beras yang diberikan gratis.

Berbeda dengan jatah 15 kilo, dimana para KPM harus diwajibkan untuk mengeluarkan uang tebus. “Kalau teknis penyalurannya masih sama harus lewat kelurahan,” kata Fauliansyah, Jumat (29/12/2017).

Fauliansyah menjelaskan teknis pendistribusian Rastra dari gudang Bulog ke kelurahan juga masih sama, namun untuk biaya distribusi dari kelurahan ke KPM dibebankan ke pemerintah daerah.

Karena itulah mulai 2018 Dinas Sosial Kota Palangka Raya telah mengalokasikan anggaran untuk biaya pendistribusian rastra tersebut.

“Kalau untuk kelurahan di dalam kota lebih mudah, karena warga mengambil sendiri, namun untuk kelurahan yang ada di pinggiran harus didistribusikan melalui jalur sungai, sehingga butuh biaya cukup besar” ujarnya.

Fauliansyah menandaskan penerima Rastra untuk Januari-Juni 2018 masih menggunakan data dari Bagian Kesra Setda Kota Palangka Raya yakni sebanyak 5.513 kepala keluarga (KK).

Namun setelah Juli 2018 dipastikan jumlahnya akan berubah, karena data yang digunakan berasal dari basis data terpadu dari Kementerian Sosial.

“Jadi nanti tidak serta merta PKM bisa dapat bantuan Rastra dengan mudah, karena data yang kita miliki saat ini harus masuk ke basis data terpadu dulu untuk diverifikasi,” tegasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Paripurna Penyampaian Hasil Evaluasi APBD 2018 Kota Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – DPRD Kota Palangka Raya menggelar rapat paripurna ke-11 masa sidang III tahun sidang 2017 dengan agenda penyampaian laporan hasil rapat badan anggaran dengan Pemerintah Kota Palangka Raya terhadap hasil evaluasi Gubernur Kalimantan Tengah terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD 2018.

Dalam rapat paripurna yang digelar, Kamis (28/12/2017) pukul 10.00 WIB ini sekaligus juga diagendakan dengan penyampaian Rancangan Peraturan Walikota Palangka Raya tentang Penjabaran Anggaran Belanja Pendapatan Daerah (APBD) tahun anggaran 2018.

Melalui rapat paripurna ini Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Kota Palangka Raya, Alfian Batnakanti membacakan tiga komponen dalam APBD 2018 yang dievaluasi untuk ditindaklanjuti oleh dewan dan Pemerintah Kota Palangka Raya.

Di komponen kebijakan umum anggaran, ada tiga evaluasi yang diperintahkan gubernur untuk dikoreksi. Pertama, alokasi anggaran yang tercantum dalam kebijakan umum APBD (KUA) serta prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) diperhatikan dan ditindaklanjuti untuk tetap konsisten dalam setiap tahapan mulai dari RKPD, KUA, PPAS, dan Raperda dalam penyusunan APBD 2018.

Ke-2, dalam rangka menjaga kesinambungan pembangunan secara nasional dan keterpaduan kebijakan, program, dan kegiatan antara pemerintah provinsi dan kota akan diperhatikan dan dilakukan penyesuaian untuk tetap konsisten mendukung 10 program prioritas pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah.

Ke-3, dalam rangka menjaga kesinambungan pembangunan provinsi dan keterpaduan kebijakan, program dan kegiatan antara provinsi dan kota, maka pengalokasian anggaran belanja daerah Pemerintah Kota Palangka Raya akan diperhatikan dan ditindaklanjuti sesuai hasil evaluasi Gubernur Kalimantan Tengah.

Kemudian untuk poin pendapatan ada 25 koreksi dari gubernur yang sudah ditindaklanjuti DPRD bersama Pemerintah Kota Palangka Raya. Di antaranya target pendapatan daerah dalam Raperda APBD 2018 diperhatikan dan telah dilakukan prognosis target pendapatan secara lebih akurat sesuai dengan potensi yang ada.

Selain itu akan diperhatikan dan ditindaklanjuti sesuai hasil evaluasi gubernur terkait pemungutan pajak dan retribusi daerah dalam Raperda APBD 2018.

Sementara itu pada poin belanja daerah ada tiga koreksi dari gubernur. Pertama, Pemerintah Kota Palangka Raya telah mengalokasikan anggaran fungsi pendidikan telah melebihi dari amanat Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2018 tentang Pendanaan Pendidikan sebesar 29,96 persen dari 20 persen yang diamanatkan.

Ke-2, Pemerintah Kota Palangka Raya telah mengalokasikan aggaran fungsi kesehatan melebihi amanat UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Pendanaan Kesehatan sebesar 16,8 persen dari 10 persen yang diamanatkan.

Ke-3, Pemerintah Kota Palangka Raya akan menindaklanjuti hasil evaluasi gubernur dan memprioritaskan alokasi belanja modal untuk pembangunan dan pengembangan sarana prasarana peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (MC. Isen Mulang/engga)

Cek Rumah Sebelum Ditinggal Saat Malam Tahun Baru

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Masyarakat Kota Palangka Raya diprediksi akan berbondong-bondong menuju pusat malam pergantian tahun 2018. Prediksi ini berkaca dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya yang telah digelar.

Oleh sebab itu aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk senantiasa mengecek rumah sebelum ditinggalkan. Mulai dari mengunci hingga mengecek peralatan kompor, listrik maupun benda lainnya. Tujuannya supaya terhindar dari aksi kriminalitas maupun musibah kebakaran.

“Cek semua peralatan sebelum ditinggal. Baik listrik, kompor dan lainnya,” pesan Kapolsek Pahandut AKP Roni Wijaya, Kamis (28/12/2017). 
Kapolsek juga mengimbau agar masyarakat tidak sembarangan bermain petasan maupun kembang api.

Apalagi jika berada di kawasan padat penduduk seperti di Pasar Besar. “Karena sangat rawan terjadinya kebakaran. Untuk itu, lebih baik tidak usah bermain kembang api. Secara langsung ini juga sudah kita sampaikan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Pihaknya juga akan meningkatkan giat patroli guna menghindari adanya aksi kriminalitas maupun kenakalan remaja. Patroli akan mengedepankan Bhabinkamtibmas.

“Diimbau pula supaya masyarakat selalu berhati-hati. Baik saat berkendara maupun ketika merayakan malam tahun baru. Serta bagi yang membawa anak, harus selalu dijaga,” tutupnya.(MC. Isen Mulang/engga)

Dinas Sosial Palangka Raya Anggarkan Rp300 Juta Untuk Bangun E-Warong

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Sosial Kota Palangka Raya mengalokasikan dana sebesar Rp300 juta dalam APBD 2018 untuk membangun E-Warong (Elektronik Warung Gotong Royong).

Dana sebanyak ini menurut Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Fauliansyah bisa digunakan untuk membangun 13 toko E-Warong. Dalam satu E-Warong dialokasikan Rp30 juta.

Dana sebesar Rp30 juta ini nanti tidak hanya untuk membangun toko E-Warong saja, namun bisa digunakan untuk membeli alat rak dan alat lain guna menunjang usaha warga penerima program sosial.

Fauliansyah memprioritaskan ke-13 E-Warong yang akan dibangun di 2018 nanti di wilayah yang sulit dijangkau transportasi darat seperti di wilayah Kecamatan Bukit Batu dan Rakumpit.

Dia mengharapkan di 2018 nanti hampir semua kelurahan di Kota Palangka Raya sudah ada E-Warong, karena mulai 2018 pula semua penerima bantuan dari pemerintah wajib diperoleh melalui toko E-Warong.

“Jadi nanti bantuan sosial tidak tunai lagi, tapi non tunai. Barang subsidi hanya bisa diperoleh melalui E-Warong. Nantinya semua penerima bantuan akan mendapatkan kartu,” kata Fauliansyah, Kamis (28/12/2017).

Jika rencana membangun 13 E-Warong di 2018 sudah terrealisasi, maka total E-Warong di Kota Palangka Raya yang sudah dibangun sebanyak 22 toko E-Warong.

“Tahun ini di Palangka Raya sudah dibangun 9 E-Warong dari Kementerian Sosial, karena itu kita berinisiatif membangun sendiri, jadi tidak selalu mengandalkan bantuan dari pusat,” jelasnya.

Fauliansyah menambahkan idealnya setiap kelurahan ada E-Warong, karena setiap kelurahan ada warga yang menerima bantuan sosial dari pemerintah pusat.

Karena itu jika target 22 E-Warong tersebut sudah terrealisasi, maka masih ada 8 kelurahan lagi yang belum ada E-Warong, namun ditargetkan tahun berikutnya sudah bisa dibangun. (MC. Isen Mulang/engga)

550 Polisi Diturunkan Amankan Malam Tahun Baru di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sebanyak 550 personel polisi dari Polres Palangka Raya dan Polda Kalimantan Tengah akan diturunkan untuk melakukan pengamanan malam tahun baru 2018.

“Ada 550 Polisi gabungan dari Polres dan Polda untuk mengamankan malam tahun baru,” kata Kabag Ops Polres Palangka Raya Kompol Purwanto mewakili Kapolres AKBP Timbul Rein Krisman Siregar, Kamis (28/12/2017). 
Purwanto.

Ratusan personel itu nantinya akan ditempatkan disejumlah titik yang telah ditentukan, termasuk di bagian jalan yang rawan terjadinya kemacetan seperti jalan menuju Bundaran Besar, Lapangan Sanaman Mantikei dan Jalan Yos Sudarso.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati ketika berkendara. Utamakan keselamatan, karena saat malam pergantian tahun baru nanti kondisi jalanan akan padat dengan kendaraan bermotor” imbaunya.

Di Kota Palangka Raya pada malam pergantian tahun akan dipusatkan di dua tempat. Yakni di Bundaran Besar yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, sedangkan di Lapangan Sanaman Mantikai oleh Pemerintah Kota Palangka Raya.

Dengan adanya dua tempat perayaan malam tahun baru itu maka ada perbedaan dari tahun sebelumnya, karena biasanya juga berpusat di kawasan Temanggung Tilung. “Untuk di Tilung tidak ada. Jadi dipusatkan di Bundaran Besar dan Mantikei saja,” tegasnya.

Selain di dua titik keramaian menyambut malam pergantian tahun, yang disampaikan mewakili dari Polresta Palangka Raya sewaktu rapat kegiatan pisah sambut tahun 2017 ke tahun 2018 di ruang peteng karuhei I, bahwa posili juga ditempatkan di beberapa gereja-gereja yang ada di kota Palangka Raya untuk mengamankan ibadah tutup tahun pada 31 desember 2017 dan juga mengamankan ibadah menyambut tahun baru 1 januari 2018. (MC. Isen Mulang/engga)

PPK Jekan Raya Pleno Verifikasi Faktual Dukungan Calon Perseorangan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Jekan Raya menggelar rapat pleno terhadap hasil verifikasi faktual dukungan perseorangan atau independen bakal calon walikota dan wakil walikota Palangka Raya.

Rapat pleno yang digelar, Kamis (28/12/2017) pukul 13.30 WIB di aula kantor Kecamatan Jekan Raya ini dihadiri oleh bakal calon perseoragan dan tim serta panitia pengawas kecamatan (Panwascam) dan panitia pemungutan suara (PPS) dari empat kelurahan.

Selain itu hadir pula Camat Jekan Raya Saifullah beserta Sekretaris Kecamatan Jekan Raya Dedi, dan Kapolsek Pahandut. Dalam rapat pleno ini satu per satu anggota PPS membacakan hasil rekapitulasi dukungan dari setiap bakal calon setelah dilakukan verifikasi faktual.

Di Kelurahan Petuk Katimpun, total dukungan untuk pasangan Dagut-Fitriadi yang memenuhi syarat (MS) 25 dukungan dan tidak memenuhi syarat (TMS) 9 dukungan. Kemudian pasangan Rusliansyah-Rogas Usup yang MS 199 dukungan dan TMS 73 dukungan, pasangan Rizky Mahendra-Daryana yang MS 63 dukungan dan TMS 30 dukungan, pasangan Yuliastri-Munir yang MS 972 dukungan dan TMS 117 dukungan serta pasangan Nampung-Budi Santoso yang MS 36 dukungan dan TMS 30 dukungan.

Di Kelurahan Bukit Tunggal, pasangan Dagut-Fitriadi yang MS 504 dukungan dan TMS 471 dukungan, pasangan Rusliansyah-Rogas yang MS 3.403 dukungan dan TMS 1.085 dukungan, pasangan Rizky-Daryana yang MS 1.586 dukungan dan TMS 880 dukungan, pasangan Yuliastri-Munir yang MS 550 dukungan dan TMS 1.003 dukungan serta pasangan Nampung-Budi Santoso yang MS 1.290 dukungan dan TMS 1.443 dukungan.

Di Kelurahan Palangka, pasangan Dagut-Fitriadi yang MS 2.028 dukungan dan TMS 127 dukungan, pasangan Rusliansyah-Rogas yang MS 3.590 dukungan dan TMS 282 dukungan, pasangan Rizky-Daryana yang MS 2.989n dukungan dan TMS 332 dukungan, pasangan Yuliastri-Munir yang MS 1.338 dukungan dan TMS 407 dukungan, serta pasangan Nampung-Budi Santoso yang MS 2.072 dukungan dan TMS 185 dukungan.

Di Kelurahan Menteng, pasangan Dagut-Fitriadi yang MS 548 dukungan dan TMS 819 dukungan, pasangan Rusliansyah-Rogas yang MS 1.969 dukungan dan TMS 730 dukungan, pasangan Rizky-Daryana yang MS 1.972 dukungan dan TMS 917 dukungan, pasangan Yuliastri-Munir yang MS 850 dukungan dan TMS 1.259 dukungan, serta pasangan Nampung-Budi Santoso yang MS 491 dukungan dan TMS 1.281 dukungan.

Kemudian setelah direkap dari empat kelurahan ini diketahui dukungan untuk pasangan Dagut-Fitriadi yang MS 3.105 dukungan dan TMS 1.426 dukungan dan pasangan Rusliansyah-Rogas yang MS 3.161 dukungan dan yang TMS 2.170 dukungan.

Kemudian pasangan Rizky Mahendra-Daryana yang MS 6.610 dukungan dan TMS 2.159 dukungan, pasangan Yuliastri-Munir yang MS 3.710 dukungan dan yang TMS 2.786 dukungan dan pasangan Nampung-Budi Santoso yang MS 3.889 dukungan dan yang TMS 2.939 dukungan.

Selanjutnya hasil pleno kecamatan ini akan diplenokan oleh KPU Kota Palangka Raya 29-31 Desember 2017. Rapat pleno yang berlangsung hingga pukul 16.00 WIB ini sempat diskor, karena pihak bakal calon mengingingkan komisioner KPU bisa hadir, namun sesuai aturan anggota KPU tidak diwajibkan untuk hadir, sehingga rapat pleno tetap digelar sampai selasai. (MC. Isen Mulang/engga)

Tiga Artis Ibukota Hibur Masyarakat Palangka Raya di Malam Tahun Baru

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya mengadakan rapat dalam rangka membahas persiapan pisah sambut tahun 2017 ke tahun baru 2018, Kamis (28/12/2017).

Rapat yang digelar di Ruang Peteng Karuhei I dipimpin langsung oleh ketua panitia pisah sambut, Norma Hikmah dan sekretaris panitia Sahdin Hasan.

Dalam rapat ini dibahas berbagai persiapan pelaksanaan malam tahun baru, mulai dari penyediaan tempat, panggung hiburan, konsumsi hingga penataan para pedagang kali lima di lokasi acara nanti.

Seperti tahun lalu, acara malam pergantian tahun baru ini juga dilaksanakan di Lapangan Sanaman Mantikei Jalan Ahmad Yani, Kota Palangka Raya.

Dalam paparannya, Norma Hikmah mengatakan sebelum acara puncak pergantian malam tahun baru dimulai, terlebih dahulu akan dilakukan potong tumpeng oleh walikota.

Potong tumpeng ini sebagai tanda syukur kepada Allah SWT karena selama 2017 dikaruniai keberkahan terhadap semua masyarakat Kota Palangka Raya.

Nantinya juga akan disediakan berbagai makanan yang terbuat dari bahan ketan. Panganan ringan tersebut akan dibagikan secara gratis kepada para undangan dan masyarakat.

Norma Hikmah memastikan acara pergantian malam tahun baru 2018 bakal meriah, karena akan dihibur oleh artis ibukota Billa Barbie Cikarang dan Resti KDI.

Selain di Lapangan Sanaman Mantikei, perayaan malam tahun baru juga akan digelar dibeberapa tempat. Di antaranya di Bundaran Besar Palangka Raya yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Dipastikan acara pergantian malam tahun baru di Bundaran Besar ini tidak kalah meriahnya, karena juga akan dihibur oleh artis papan atas Iis Dahlia. (MC. Isen Mulang/engga)