Punya Tato Adat Bisa Mendaftar Jadi TNI

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Bagi muda mudi di Provinsi Kalimantan Tengah umumnya dan Kota Palangka Raya khususnya tidak perlu risau lagi jika ingin mendaftar TNI, karena memiliki tato pada tubuhnya.

Rupanya memiliki tato masih bisa mendaftar menjadi anggota TNI, asalkan tato yang dimaksud adalah berlambang adat atau ciri khas Dayak. Kini tato adat tidak dipersoalkan untuk mendaftar sebagai prajurit TNI.

“Selagi tato itu tato adat atau ciri khas Dayak, maka tidak menjadi masalah, tetap bisa mendaftar,” kata Kepala Ajenrem 102 Panju Panjung Mayor Caj Dhonnie Satrianda Fauzie di sela acara HUT Ajenrem ke-67, Kamis (28/12/2017).

Bagaimana membuktikannya jika tato itu adalah benar tato adat? Menurutnya semua juga harus disertakan dengan pernyataan dari sesepuh adat baik itu damang maupun mantir.

Kemudian Dhonnie menjelaskan tato yang dilarang untuk masuk menjadi TNI misalnya tato yang tidak bermanfaat atau hanya sebatas untuk bergaya. “Kita tidak mentolerir kalau ada tato yang bukan adat, karena itu biasanya berkaitan dengan kenakalan,” tegasnya.

Ungkapan Dhonnie ini bukan hanya sekadar ucapan belaka. Faktanya, saat penerimaan Tamtama beberapa waktu lalu ada empat muda-mudi yang mendaftar dan memiliki tato adat. “Mereka diterima. Jadi kita memang memprioritaskan putra putri daerah,” tuturnya.

“Kita juga memiliki wadah untuk berolahraga. Komandan Korem memberikan kebijakan untuk melakukan pembinaan,” tegasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Januari-Juni 2018 Penerima Rastra Masih Dapat 15 Kilo Beras Sebulan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Masyarakat kurang mampu di Kota Palangka Raya, termasuk di daerah lainnya dari Januari-Juni 2018 masih menerima beras sejahtera (Rastra) jatah 15 kilo per bulan.

Namun mulai Juli 2018 seluruh keluarga penerima manfaat (KPM) tidak lagi menerima jatah 15 kilo Rastra, tapi berkurang menjadi 10 kilo setiap bulan.

Meski jatahnya dikurangi, namun menurut Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Fauliansyah para penerima Rastra tidak perlu mengeluarkan biaya lagi, karena beras yang diberikan gratis.

Berbeda dengan jatah 15 kilo, dimana para KPM harus diwajibkan untuk mengeluarkan uang tebus. “Kalau teknis penyalurannya masih sama harus lewat kelurahan,” kata Fauliansyah, Jumat (29/12/2017).

Fauliansyah menjelaskan teknis pendistribusian Rastra dari gudang Bulog ke kelurahan juga masih sama, namun untuk biaya distribusi dari kelurahan ke KPM dibebankan ke pemerintah daerah.

Karena itulah mulai 2018 Dinas Sosial Kota Palangka Raya telah mengalokasikan anggaran untuk biaya pendistribusian rastra tersebut.

“Kalau untuk kelurahan di dalam kota lebih mudah, karena warga mengambil sendiri, namun untuk kelurahan yang ada di pinggiran harus didistribusikan melalui jalur sungai, sehingga butuh biaya cukup besar” ujarnya.

Fauliansyah menandaskan penerima Rastra untuk Januari-Juni 2018 masih menggunakan data dari Bagian Kesra Setda Kota Palangka Raya yakni sebanyak 5.513 kepala keluarga (KK).

Namun setelah Juli 2018 dipastikan jumlahnya akan berubah, karena data yang digunakan berasal dari basis data terpadu dari Kementerian Sosial.

“Jadi nanti tidak serta merta PKM bisa dapat bantuan Rastra dengan mudah, karena data yang kita miliki saat ini harus masuk ke basis data terpadu dulu untuk diverifikasi,” tegasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Cek Rumah Sebelum Ditinggal Saat Malam Tahun Baru

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Masyarakat Kota Palangka Raya diprediksi akan berbondong-bondong menuju pusat malam pergantian tahun 2018. Prediksi ini berkaca dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya yang telah digelar.

Oleh sebab itu aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk senantiasa mengecek rumah sebelum ditinggalkan. Mulai dari mengunci hingga mengecek peralatan kompor, listrik maupun benda lainnya. Tujuannya supaya terhindar dari aksi kriminalitas maupun musibah kebakaran.

“Cek semua peralatan sebelum ditinggal. Baik listrik, kompor dan lainnya,” pesan Kapolsek Pahandut AKP Roni Wijaya, Kamis (28/12/2017). 
Kapolsek juga mengimbau agar masyarakat tidak sembarangan bermain petasan maupun kembang api.

Apalagi jika berada di kawasan padat penduduk seperti di Pasar Besar. “Karena sangat rawan terjadinya kebakaran. Untuk itu, lebih baik tidak usah bermain kembang api. Secara langsung ini juga sudah kita sampaikan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Pihaknya juga akan meningkatkan giat patroli guna menghindari adanya aksi kriminalitas maupun kenakalan remaja. Patroli akan mengedepankan Bhabinkamtibmas.

“Diimbau pula supaya masyarakat selalu berhati-hati. Baik saat berkendara maupun ketika merayakan malam tahun baru. Serta bagi yang membawa anak, harus selalu dijaga,” tutupnya.(MC. Isen Mulang/engga)

550 Polisi Diturunkan Amankan Malam Tahun Baru di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sebanyak 550 personel polisi dari Polres Palangka Raya dan Polda Kalimantan Tengah akan diturunkan untuk melakukan pengamanan malam tahun baru 2018.

“Ada 550 Polisi gabungan dari Polres dan Polda untuk mengamankan malam tahun baru,” kata Kabag Ops Polres Palangka Raya Kompol Purwanto mewakili Kapolres AKBP Timbul Rein Krisman Siregar, Kamis (28/12/2017). 
Purwanto.

Ratusan personel itu nantinya akan ditempatkan disejumlah titik yang telah ditentukan, termasuk di bagian jalan yang rawan terjadinya kemacetan seperti jalan menuju Bundaran Besar, Lapangan Sanaman Mantikei dan Jalan Yos Sudarso.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati ketika berkendara. Utamakan keselamatan, karena saat malam pergantian tahun baru nanti kondisi jalanan akan padat dengan kendaraan bermotor” imbaunya.

Di Kota Palangka Raya pada malam pergantian tahun akan dipusatkan di dua tempat. Yakni di Bundaran Besar yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, sedangkan di Lapangan Sanaman Mantikai oleh Pemerintah Kota Palangka Raya.

Dengan adanya dua tempat perayaan malam tahun baru itu maka ada perbedaan dari tahun sebelumnya, karena biasanya juga berpusat di kawasan Temanggung Tilung. “Untuk di Tilung tidak ada. Jadi dipusatkan di Bundaran Besar dan Mantikei saja,” tegasnya.

Selain di dua titik keramaian menyambut malam pergantian tahun, yang disampaikan mewakili dari Polresta Palangka Raya sewaktu rapat kegiatan pisah sambut tahun 2017 ke tahun 2018 di ruang peteng karuhei I, bahwa posili juga ditempatkan di beberapa gereja-gereja yang ada di kota Palangka Raya untuk mengamankan ibadah tutup tahun pada 31 desember 2017 dan juga mengamankan ibadah menyambut tahun baru 1 januari 2018. (MC. Isen Mulang/engga)

Tiga Artis Ibukota Hibur Masyarakat Palangka Raya di Malam Tahun Baru

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya mengadakan rapat dalam rangka membahas persiapan pisah sambut tahun 2017 ke tahun baru 2018, Kamis (28/12/2017).

Rapat yang digelar di Ruang Peteng Karuhei I dipimpin langsung oleh ketua panitia pisah sambut, Norma Hikmah dan sekretaris panitia Sahdin Hasan.

Dalam rapat ini dibahas berbagai persiapan pelaksanaan malam tahun baru, mulai dari penyediaan tempat, panggung hiburan, konsumsi hingga penataan para pedagang kali lima di lokasi acara nanti.

Seperti tahun lalu, acara malam pergantian tahun baru ini juga dilaksanakan di Lapangan Sanaman Mantikei Jalan Ahmad Yani, Kota Palangka Raya.

Dalam paparannya, Norma Hikmah mengatakan sebelum acara puncak pergantian malam tahun baru dimulai, terlebih dahulu akan dilakukan potong tumpeng oleh walikota.

Potong tumpeng ini sebagai tanda syukur kepada Allah SWT karena selama 2017 dikaruniai keberkahan terhadap semua masyarakat Kota Palangka Raya.

Nantinya juga akan disediakan berbagai makanan yang terbuat dari bahan ketan. Panganan ringan tersebut akan dibagikan secara gratis kepada para undangan dan masyarakat.

Norma Hikmah memastikan acara pergantian malam tahun baru 2018 bakal meriah, karena akan dihibur oleh artis ibukota Billa Barbie Cikarang dan Resti KDI.

Selain di Lapangan Sanaman Mantikei, perayaan malam tahun baru juga akan digelar dibeberapa tempat. Di antaranya di Bundaran Besar Palangka Raya yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Dipastikan acara pergantian malam tahun baru di Bundaran Besar ini tidak kalah meriahnya, karena juga akan dihibur oleh artis papan atas Iis Dahlia. (MC. Isen Mulang/engga)

Asisten II Seda Palangka Raya Hadiri HUT ke-67 Ajenrem

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Asisten II Sekda Kota Palangka Raya Rahmadi HN menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-67 Ajudan Jenderal 102 Panju Panjung, Kamis (28/12/2017).

Kegiatan tersebut dihadiri para prajurit dan ibu-ibu Persit. Peringatan hari jadi ini mengambil tema ‘Melalui semangat Budhi Dharma Bakti kita tingkatkan profesionalitas didasari atas kesederhanaan, ketulusan dan kerja untuk mendukung tugas pokok angkatan darat’.

Rahmadi menyebut salut terhadap Ajenrem karena tugas yang diemban prajurit cukup berat. Menurutnya, tugas yang diemban Ajenrem juga merupakan tugas bersama guna menuju yang lebih baik.

“Momentum ini bisa kita jadikan sebagai bahan introspeksi diri baik pada korps maupun diri sendiri. Kami ucapkan selamat ulang tahun, semoga Ajenrem tetap jaya dan memberikan yang terbaik buat negara,” kata Rahmadi mewakili Walikota Palangka Raya Riban Satia.

Kepala Ajenrem 102 Panju Panjung Mayor Caj Dhonny Satrianda Fauzie mengatakan ajudan jenderal berfungsi mulai dari penerimaan, kepengurusan sampai dengan prajurit pensiun.

“Harapan kami ke depan seluruh prajurit ajudan jenderal yang ada di Kalteng mampu mengemban tugas dan fungsi teknis maupun fungsi taktis ajudan jenderal dalam rangka mendukung tugas pokok angkatan darat,” ucapnya. (MC. Isen Mulang/engga)

PDAM Palangka Raya akan Sediakan Air Langsung Bisa Diminum Dari Kran

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Terobosan baru akan dilakukan PDAM Kota Palangka Raya. Rencananya awal 2018 PDAM Kota Palangka Raya akan menyediakan air yang bisa diminum langsung dari kran.

Hanya saja untuk tahap penyediaan air gratis ini baru disediakan di satu tempat. Lokasi yang dipilih adalah wilayah Kelurahan Pahandut yang warganya masuk kategori menengah ke bawah.

Dipilihnya wilayah Kelurahan Pahandut ini menurut Direktur PDAM Kota Palangka Raya, Budi Harjono adalah berdasarkan permintaan Walikota Palangka Raya Riban Satia.

Budi mengatakan walikota mengharapkan penyediaan air gratis yang bisa langsung diminum ini agar bisa dirasakan oleh masyarakat kurang mampu yang selama ini belum terlayani oleh air PDAM.

Meski gratis, namun PDAM tetap akan mengawasi. Jangan sampai warga mengambil air dalam jumlah banyak, tapi secukupnya untuk diminum, misalnya cukup dengan membawa botol kecil atau gelas.

Budi menjelaskan program penyediaan air PDAM yang langsung bisa diminum ini sebenarnya sudah lama diwacanakan, namun baru sekarang akan direalisasikan.

Dia menjamin air gratis yang disediakan nanti terjamin kualitasnya, karena terlebih dahulu akan dicek ke laboratorium untuk mengetahui kadar zat yang terkandung dalam air.

Diakui di Palangka Raya penyediaan air bersih siap minum terbilang tertinggal jauh jika dibandingkan dengan daerah lain seperti di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Di Banjarmasin sudah lama, kran air langsung siap minum ditaruh di depan kantor PDAM Banjarmasin di Jalan Ahmad Yani.

Budi mengharapkan nantinya di Palangka Raya tidak hanya ada satu kran air langsung minum, tapi harus diperbanyak. Kalau bisa di tempat publik atau taman ditaruh kran air siap minum. (MC. Isen Mulang/engga)

PMI Palangka Raya Butuh Kulkas Penyimpan Darah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Saat ini kondisi kulkas atau bank darah yang dimiliki Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palangka Raya sudah tidak layak lagi, sehingga harus diganti dengan yang baru.

Kondisi kulkas sudah keropos, sehingga tidak layak untuk menyimpan darah dalam jangka waktu lama. Jika dipaksakan untuk menyimpan, maka dikhawatirkan akan mengurangi kualitas darah.

“Karena itu kami mengharapkan bantuan pengadaan dari pemerintah kota atau provinsi,” pinta Ketua PMI Kota Palangka Raya, Rusliansyah saat menyampaikan sambutan diacara Rakerda, Rabu (27/12/2017).

Menurut Rusli, sebenarnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sudah menjanjikan akan membelikan kulkas yang baru, namun hingga saat ini belum ada realisasi.

Karena itu melalui musyawarah kerja daerah (Muskerda) ini Rusliansyah mengharapkan jika pemerintah provinsi tidak jadi membelikan kulkas, maka dia meminta kepada pemerintah kota untuk membelikannya.

Sebab selain kondisinya sudah tidak layak, menurutnya daya tampung bank darah milik PMI Palangka Raya hanya mampu menampung 1.000 kantong.

“Jika lebih dari itu maka akan kami titipkan ke PMI Sampit, sedangkan kebutuhan darah di Palangka Raya rata-rata 1.500 kantong per bulan, sehingga perlu tempat penyimpanan yang lebih besar” imbuhnya.

Rusli menjelaskan jika melihat fasilitas PMI Kalimantan Timur dan Jawa Barat, maka semua fasilitas yang dimiliki Unit Transfusi Darah PMI Palangka Raya kurang memadai.

“Selain itu hingga saat ini kami juga belum memiliki kantor sekretariat yang permanen, karena itu kami minta kantor Kesbangpol Palangka Raya bisa digunakan untuk kantor PMI,” harapnya.

Sementara itu Walikota Palangka Raya, Riban Satia membolehkan nantinya PMI berkantor di Kesbangpol asalkan kantor Kesbangpol Palangka Raya sudah pindah ke kantor yang baru di Jalan Soekarno-Hatta. (MC. Isen Mulang/engga)

UMK Palangka Raya 2018 Ditetapkan Rp.2.500.930

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) dan upah minimum sektoral kabupaten/kota (UMSK) untuk tahun 2018.

UMK dan UMSK yang ditetapkan dengan Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 40 Tahun 2017 dan ditetapkan 21 November 2017 berlaku untuk 13 kabupaten dan 1 kota.

Khusus Kota Palangka Raya UMK 2018 ditetapkan Rp.2.500.930 per bulan, sedangkan dari 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah yang paling tinggi adalah Kabupaten Barito Selatan Rp.2.768.081.

Sementara itu untuk UMSK di Kota Palangka Raya ditetapkan berdasarkan klasifikasi usaha. Misalnya untuk sektor pertanian, peternakan, kehutanan, perburuan, dan perikanan ditetapkan Rp.2,531,926.

Kemudian sektor industri pengolahan Rp.2,531,926, sektor kontruksi Rp.2,633,297, sektor pertambangan dan penggalian Rp.2,633,297, sektor jasa Rp.2,531,926, serta sektor listrik, gas, dan air Rp.2,531,296.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Palangka Raya, Said Sulaiman menjelaskan dengan terbitnya UMK dan UMKS yang baru ini maka perusahaan dilarang memberikan upah lebih rendah dari UMK dan UMKS 2018.

Sementara itu bagi pekerja dengan masa kerja satu tahun atau lebih, maka peningkatan upah pekerja mengikuti struktur dan skala upah dengan upah lebih tinggi dari UMK/UMKS.

Said menjelaskan bagi perusahaan yang tidak mampu melaksanakan UMK/UMKS ini maka bisa mengajukan penangguhan kepada gubernur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Tengah.

Meski UMK/UMKS sudah ditetapkan, namun menurut Said dinas tenaga kerja kabupaten dan kota tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan atau penindakan.

Sebab tugas dinas tenaga kerja kabupaten dan kota hanya sebatas memberikan imbauan, sedangkan pengawasan dan penindakan dilakukan oleh provinsi. (MC. Isen Mulang/engga)

Walikota dan Wakil Walikota Palangka Raya Sidak ASN Pasca Libur Natal

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, Riban Satia dan Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio melakukan pemeriksaan keaktifan kehadiran para aparatur sipil negara (ASN) yang masuk kantor pasca libur Natal 2017.

Pemeriksaan tingkat kehadiran ASN ini dilakukan dengan cara mendatangi satu per satu kantor satuan organisasi perangkat daerah (SOPD), Rabu (27/12/2017) mulai pukul 08.00 WIB.

Dalam inspeksi mendadak (Sidak) ini Riban dan Mofit berbagi tugas. Khusus Mofit melakukan Sidak ke dinas di lingkungan Setda Kota Palangka Raya, sedangkan Riban Sidak ke kantor yang di luar  balai kota.

Mofit mengawali Sidak dengan mendatangi kantor Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kota Palangka Raya yang terletak di depan kantor balai kota di Jalan Tjilik Riwut Km 5,7.

Kehadiran Mofit disambut Kepala Badan Litbang Kota Palangka Raya, Barit Rayanto beserta seluruh stafnya. Di sini Mofit mendapati semua ASN Litbang hadir semua.

Kemudian Mofit Sidak ke kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Palangka Raya yang dipimpin Said Sulaiman. Di kantor yang terletak di Jalan Tjilik Riwut Km7 Mofit juga mengecek berbagai fasilitas yang dimiliki disnakertran.

Sekitar 15 menit kemudian Mofit balik ke balai kota untuk Sidak ke Sekretariat DPRD Kota Palangka Raya dan dilanjutkan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palangka Raya.

Selanjutnya ke kantor Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Palangka Raya, dan terakhir ke Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Palangka Raya.

Momen Sidak ini juga dimanfaatkan Mofit untuk mengucapkan selamat Natal kepada para ASN. Mofit juga memberikan semangat kepada para ASN untuk meningkatkan kinerja menjelang habisnya tahun anggaran 2017. (MC. Isen Mulang/engga)