Pedagang Terompet Mulai Bermunculan di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pedagang terompet mulai bermunculan di Kota Palangka Raya menjelang pergantian tahun baru 2018. Kehadiran mereka untuk memanfaatkan momen malam pergantian tahun guna mengais rezeki.

Para pedagang terompet mulai menjejer barang jualannya di kawasan Bundaran Besar, Kota Palangka Raya. Tidak hanya terompet dengan warna bervariasi termasuk besar kecilnya, juga ada topeng yang dapat memikat para pembeli.

Selain di kawasan Bundaran Besar, sebagian pedagang juga berjualan di Jalan Tjilik Riwut. Menurut Halimah, penjual terompet di Bundaran Besar sudah dua hari ini ia bersama rekan-rekannya mendirikan usaha musiman ini.

Ia juga menyebut telah mengantongi izin dari pemerintah untuk berdagang di kawasan tersebut. Tapi dagangan terompet tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. “Yang kita jual ya ini. Tidak ada yang besar,” katanya.

Harga jual terompet yang dijual Halimah juga bervariasi tergantung ukuran dan jenisnya. Termurah adalah Rp10 ribu. Kemudian ada Rp15 ribu, Rp20 ribu dan termahal Rp25 ribu.

Sejauh ini pembeli terompet dan kembang api yang ia jual masih sepi. Namun jika berkaca dari tahun sebelumnya, pembeli akan ramai ketika malam pergantian tahun tiba. (MC. Isen Mulang/engga)

Asisten II Seda Palangka Raya Hadiri HUT ke-67 Ajenrem

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Asisten II Sekda Kota Palangka Raya Rahmadi HN menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-67 Ajudan Jenderal 102 Panju Panjung, Kamis (28/12/2017).

Kegiatan tersebut dihadiri para prajurit dan ibu-ibu Persit. Peringatan hari jadi ini mengambil tema ‘Melalui semangat Budhi Dharma Bakti kita tingkatkan profesionalitas didasari atas kesederhanaan, ketulusan dan kerja untuk mendukung tugas pokok angkatan darat’.

Rahmadi menyebut salut terhadap Ajenrem karena tugas yang diemban prajurit cukup berat. Menurutnya, tugas yang diemban Ajenrem juga merupakan tugas bersama guna menuju yang lebih baik.

“Momentum ini bisa kita jadikan sebagai bahan introspeksi diri baik pada korps maupun diri sendiri. Kami ucapkan selamat ulang tahun, semoga Ajenrem tetap jaya dan memberikan yang terbaik buat negara,” kata Rahmadi mewakili Walikota Palangka Raya Riban Satia.

Kepala Ajenrem 102 Panju Panjung Mayor Caj Dhonny Satrianda Fauzie mengatakan ajudan jenderal berfungsi mulai dari penerimaan, kepengurusan sampai dengan prajurit pensiun.

“Harapan kami ke depan seluruh prajurit ajudan jenderal yang ada di Kalteng mampu mengemban tugas dan fungsi teknis maupun fungsi taktis ajudan jenderal dalam rangka mendukung tugas pokok angkatan darat,” ucapnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Obor Toleransi Juga Warnai Natal Kebangsaan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Penyalaan obor toleransi menjadi puncak acara perayaan Natal kebangsaan yang digagas Kapolda Kalimantan Tengah Brigadir Jenderal Anang Revandoko di halaman mapolda, Rabu (27/12/2017).

Ada 60 obor yang dinyalakan. Penyalaan obor itu dilakukan oleh Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Anang Revandoko, Danrem 102 Panju Panjung Kolonel Arm M Naudi Nurdika, Wakil Gubernur Kalteng Habib H Said Ismail dan Wakil Ketua DPRD Kalteng Abdul Razak.

Kemudian ada Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto, kejaksaan, tokoh adat, pastur, pendeta dan Bhayangkari. Obor toleransi ini melambangkan sikap toleransi antar umat beragama yang harus dipupuk terus demi persatuan dan kesatuan.

Bahkan Kapolda Kalteng mengatakan “Penyalaan obor ini memiliki makna yang sangat dalam. Membakar menyalakan toleransi kita, sehingga negara semakin kokoh, kuat dalam bingkai Pancasila,” ucapnya.

Kapolda menambahkan berbicara toleransi kebangsaan, Kalteng lah tempatnya. Karena di Kalteng terdapat falsafah Huma Betang. “Kebangsaan dan toleransi menyala di Kalteng, menyala di Indonesia,” tegasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Kapolda Kalteng Tegaskan Semua Saudara

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Perayaan Natal kebangsaan yang berlangsung di halaman Polda Kalteng berjalan aman dan kondusif, Rabu (27/12/2017).

Mulai dari pelaksanaan ibadah di Aula Graha Bhayangkara Polda Kalimantan Tengah, pertunjukan kesenian dari berbagai budaya, tarian kolosal kebhinekaan hingga penyalaan obor toleransi.

Acara yang muncul dari pemikiran Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Anang Revandoko ini juga mendapat apresiasi dari banyak pihak.

Sementara itu dalam sambutannya kapolda menegaskan bahwa kita semua adalah saudara. “Tidak boleh saling menghujat, memfitnah dan menolak karena kita semua saudara,” tegasnya.

Jenderal bintang satu ini menuturkan seluruh rangkaian kegiatan sebagai wujud komitmen menjaga persaudaraan, toleransi dan persatuan di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila.

Di sisi lain ia juga menegaskan bahwa TNI dan Polri bersatu. Bersatunya dua aparat negara ini menurutnya akan membuat masyarakat selalu tenang. Bahkan apapun masalahnya dapat diselesaikan dengan baik.

Kapolda menambahkan sesuai pesan Presiden pertama RI, Soekarno bahwa Indonesia milik semua. Kemudian pesan dari Presiden Jokowi yakni kerukunan, toleransi, persaudaraan dan persatuan yang ada di Indonesia dikagumi oleh negara lain.

“Saya Indonesia. Saya Indonesia. Saya Pancasila,” seru Kapolda diikuti seluruh masyarakat yang hadir pada perayaan Natal kebangsaan tersebut. (MC. Isen Mulang/engga) 

Wakil Gubernur Kalteng Sebut Ide Kapolda Spektakuler

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sejak Brigadir Jenderal Anang Revandoko menjabat sebagai Kapolda Kalteng banyak acara digelar untuk memperkuat persatuan dan kesatuan tanpa membeda-bedakan agama, suku dan ras.

Seperti halnya acara Natal kebangsaan yang digelar di halaman Polda Kalteng, Rabu (27/12/2017). Acara ini langsung mendapat apresiasi dari banyak pihak. Salah satunya Wakil Gubernur Kalteng Habib H Said Ismail.

Dia mengatakan ide dan gagasan Kapolda cukup spektakuler. “Kita lihat. Sudah banyak acara spektakuler yang lahir dari ide beliau,” kata Wagub dalam sambutannya.

Wagub mengajak untuk mendoakan Kapolda agar dapat diberikan panjang umur, sehat badan dan cepat naik pangkat menjadi bintang dua. Doa tersebut langsung disambut dengan ucapan amin oleh hadirin.

Dalam sambutan itu Wagub kembali mengingatkan sesuai apa yang disampaikan Presiden pertama, Soekarno. “Presiden pertama bung Karno, menyampaikan Negara RI bukan milik suatu golongan, agama, suku, adat istiadat, tapi milik kita semua dari sabang sampai merauke,” imbuhnya.

“Selamat hari Natal untuk yang merayakannya dan tahun baru. Semoga dengan hikmah ini semakin menyatukan tekad untuk bersatu, untuk Kalteng yang berpihak kepada masyarakat,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, ia juga memohon doa restu agar dalam memimpin Kalteng bersama Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, dapat membangun Kalteng menuju lebih baik dan berkah.

“Dan hasilnya semua juga untuk rakyat Kalteng bukan untuk suatu golongan, kelompok, maupun suku. Kami bersama gubernur akan selalu melangkah menciptakan yang bermanfaat,” tuturnya. (MC. Isen Mulang/engga) 

Tari Kolosal Kebhinekaan Meriahkan Natal Kebangsaan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tarian kolosal kebhinekaan gabungan dari beberapa sanggar seni di Kota Palangka Raya memeriahkan suasana perayaan Natal kebangsaan yang berlangsung di halaman Polda Kalimantan Tengah, Rabu (27/12/2017).

Tarian ini diawali dengan penampilan dari setiap budaya daerah diiringi ciri khas irama musik di atas panggung utama. Ketika berganti, musik pun mengikuti sesuai kesenian budaya yang dimiliki.

Ada dari Dayak, Jawa, Bali hingga Papua. Setelah menari di atas panggung, gerakan pamungkas adalah kombinasi tarian diiringi irama musik dengan judul lagu Bendera.

Bendera Merah Putih juga dikibarkan. Momen yang jarang terjadi bahkan baru pertama kali digelar di Kalteng (Natal kebangsaan) ini pun langsung diabadikan banyak pihak menggunakan ponsel masing-masing.

Para pejabat turut menikmati pertunjukan tersebut. Ada Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Anang Revandoko, Danrem 102 Panju Panjung Kolonel Arm M Naudi Nurdika.

Hadir juga Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib H Said Ismail, Wakil Ketua DPRD Kalteng Abdul Razak, Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit Karyawan Yunianto dan sejumlah pejabat lainnya.

Sebelumnya juga dipersembahkan kesenian khas Jawa seperti seni kuda lumping dan Reog Ponorogo. Pertunjukan ini juga berhasil mengambil perhatian ribuan masyarakat yang hadir. (MC. Isen Mulang/engga) 

Dua Sekolah di Kota Palangka Raya Raih Penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dua sekolah di Kota  Palangka Raya kembali meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional Tahun 2017, sekolah Adiwiyata adalah sekolah  yang  peduli dan berbudaya lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya  melalui Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Yusran ketika dikonfirmasi. Kami bangga atas prestasi yang dicapai oleh SMK Karsa Mulya dan SDN 5  Menteng Kota Palangka Raya atas prestasi yang dicapai dan sudah mengharumkan nama daerah, katanya.

Alhamdulillah dari 423 sekolah yang mendapatkan penghargaan seluruh Indonesia, 2 sekolah diantaranya dari  Kota Palangka Raya yang memperoleh penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional Tahun 2017 bertempat di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan dan Kehutanan  RI  di Jakarta, pada hari kamis (21/12-2017) dan diterima langsung oleh Kepala Sekolah penerima penghargaan dan didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rawang.             

Pendidikan lingkungan hidup merupakan salah satu instrument dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, terutama untuk merubah perilaku masyarakat agar dapat mengintegrasikan lingkungan dalam setiap pengambilan keputusan.

Program Adiwiyata ini dilaksanakan secara berjenjang dengan berdasarkan pada prinsip edukatif, partisipatif dan berkelanjutan. Bagi sekolah yang berkinerja baik dalam melakukan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dengan nilai tertentu akan diberikan penghargaan Adiwiyata tingkat Kabupaten/ Kota, Provinsi, Nasional, dan Mandiri (MC. Isen Mulang)

PDAM Palangka Raya akan Sediakan Air Langsung Bisa Diminum Dari Kran

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Terobosan baru akan dilakukan PDAM Kota Palangka Raya. Rencananya awal 2018 PDAM Kota Palangka Raya akan menyediakan air yang bisa diminum langsung dari kran.

Hanya saja untuk tahap penyediaan air gratis ini baru disediakan di satu tempat. Lokasi yang dipilih adalah wilayah Kelurahan Pahandut yang warganya masuk kategori menengah ke bawah.

Dipilihnya wilayah Kelurahan Pahandut ini menurut Direktur PDAM Kota Palangka Raya, Budi Harjono adalah berdasarkan permintaan Walikota Palangka Raya Riban Satia.

Budi mengatakan walikota mengharapkan penyediaan air gratis yang bisa langsung diminum ini agar bisa dirasakan oleh masyarakat kurang mampu yang selama ini belum terlayani oleh air PDAM.

Meski gratis, namun PDAM tetap akan mengawasi. Jangan sampai warga mengambil air dalam jumlah banyak, tapi secukupnya untuk diminum, misalnya cukup dengan membawa botol kecil atau gelas.

Budi menjelaskan program penyediaan air PDAM yang langsung bisa diminum ini sebenarnya sudah lama diwacanakan, namun baru sekarang akan direalisasikan.

Dia menjamin air gratis yang disediakan nanti terjamin kualitasnya, karena terlebih dahulu akan dicek ke laboratorium untuk mengetahui kadar zat yang terkandung dalam air.

Diakui di Palangka Raya penyediaan air bersih siap minum terbilang tertinggal jauh jika dibandingkan dengan daerah lain seperti di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Di Banjarmasin sudah lama, kran air langsung siap minum ditaruh di depan kantor PDAM Banjarmasin di Jalan Ahmad Yani.

Budi mengharapkan nantinya di Palangka Raya tidak hanya ada satu kran air langsung minum, tapi harus diperbanyak. Kalau bisa di tempat publik atau taman ditaruh kran air siap minum. (MC. Isen Mulang/engga)

Verifikasi Faktual Dukungan Calon Perseorangan Libatkan Mahasiswa

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Proses verifikasi faktual dukungan calon perseorangan atau independen di Kota Palangka Raya telah berakhir, Senin (25/12/2017) pukul 24.00 WIB.

Karena jumlah dukungan dari lima bakal calon walikota dan wakil walikota dari jalur perseorangan mencapai puluhan ribu, maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya menambah petugas verifikator.

Selain masyarakat biasa, petugas verifikator tambahan ini dari para mahasiswa. Tugas mereka membantu penitia pemungutan suara (PPS) untuk melakukan verifikasi faktual.

Para verifikator tersebut mendatangi satu per satu warga yang namanya terdaftar dalam dokumen dukungan yang telah diajukan bakal calon independen ke KPU.

“Sesuai aturan, PPS diberikan kewenangan merekrut petugas verifikator agar proses verifikasi faktual lebih cepat,” tutur Anggota KPU Kota Palangka Raya, Wawan Wiraadmaja, Rabu (27/12/2017).

Wawan menjelaskan sesuai aturan seluruh dukungan pasangan calon harus diverifikasi faktual. Jika tidak bisa ditemui, maka tim dari pasangan calon harus bisa menghadirkan kepada tim verifikator.

Jika tim paslon tidak bisa menghadirkan warga yang diklaim telah mendukung itu hingga pukul 24.00 WIB Senin (25/12/2017), maka dukungan tersebut dinyatakan gugur.

Wawan mengatakan hasil verifikasi faktual akan diplenokan di tingkat kecamatan, Rabu (27/12/2017) dan kemudian akan diplenokan di tingkat KPU Palangka Raya, Jumat (29/12/2017).

Jika dalam pleno nanti jumlah dukungan bakal calon perseorangan tidak memenuhi batas minimal 19.700 dukungan, maka para calon masih diberi kesempatan untuk menambahnya, namun jumlahnya dua kali lipat dari kekurangan tersebut.

Setelah itu menurut Wawan tim verifikator akan melakukan verifikasi faktual tahap dua dan jika hasilnya masih tetap kurang, maka bakal calon tersebut tidak bisa melaju ke tahap berikutnya. (MC. Isen Mulang/engga)

PMI Palangka Raya Butuh Kulkas Penyimpan Darah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Saat ini kondisi kulkas atau bank darah yang dimiliki Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palangka Raya sudah tidak layak lagi, sehingga harus diganti dengan yang baru.

Kondisi kulkas sudah keropos, sehingga tidak layak untuk menyimpan darah dalam jangka waktu lama. Jika dipaksakan untuk menyimpan, maka dikhawatirkan akan mengurangi kualitas darah.

“Karena itu kami mengharapkan bantuan pengadaan dari pemerintah kota atau provinsi,” pinta Ketua PMI Kota Palangka Raya, Rusliansyah saat menyampaikan sambutan diacara Rakerda, Rabu (27/12/2017).

Menurut Rusli, sebenarnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sudah menjanjikan akan membelikan kulkas yang baru, namun hingga saat ini belum ada realisasi.

Karena itu melalui musyawarah kerja daerah (Muskerda) ini Rusliansyah mengharapkan jika pemerintah provinsi tidak jadi membelikan kulkas, maka dia meminta kepada pemerintah kota untuk membelikannya.

Sebab selain kondisinya sudah tidak layak, menurutnya daya tampung bank darah milik PMI Palangka Raya hanya mampu menampung 1.000 kantong.

“Jika lebih dari itu maka akan kami titipkan ke PMI Sampit, sedangkan kebutuhan darah di Palangka Raya rata-rata 1.500 kantong per bulan, sehingga perlu tempat penyimpanan yang lebih besar” imbuhnya.

Rusli menjelaskan jika melihat fasilitas PMI Kalimantan Timur dan Jawa Barat, maka semua fasilitas yang dimiliki Unit Transfusi Darah PMI Palangka Raya kurang memadai.

“Selain itu hingga saat ini kami juga belum memiliki kantor sekretariat yang permanen, karena itu kami minta kantor Kesbangpol Palangka Raya bisa digunakan untuk kantor PMI,” harapnya.

Sementara itu Walikota Palangka Raya, Riban Satia membolehkan nantinya PMI berkantor di Kesbangpol asalkan kantor Kesbangpol Palangka Raya sudah pindah ke kantor yang baru di Jalan Soekarno-Hatta. (MC. Isen Mulang/engga)