Unit Uji Kir Palangka Raya Dapat Akreditasi B

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kementerian Perhubungan memberikan penilaian atau akreditasi B terhadap Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUPKB) Kota Palangka Raya.

Nilai B ini diberikan setelah pihak Dirjen Perhubungan Darat melakukan penilaian terhadap fasilitas yang dimiliki UPUPKB Kota Palangka Raya pada Agustus 2018.

Hasilnya, sembilan item atau alat untuk KIR bisa dipenuhi oleh dinas perhubungan, sehingga mulai September 2018 UPUPKB Palangka Raya boleh melayani KIR kendaraan bermotor.

“Selama penilaian itu UPUPKB tidak boleh melayani KIR per 3 Agustus 2018, namun sekarang sudah bisa setelah dapat akreditasi B,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Eldy, Rabu (26/9/2018).

Eldy mengatakan fasilitas yang dimiliki UPUPKB Palangka Raya terbilang lengkap jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Provinsi Kalimantan Tengah, karena masih ada yang dapat akreditasi C.

Di antaranya UPUPKB Kabupaten Murung Raya, sehingga proses layanan KIR harus nebeng ke daerah lain yang fasilitas uji kendaraannya lebih lengkap. (MC. Isen Mulang/engga)

Baznas Salurkan Beasiswa dan Modal Usaha Tanpa Bunga

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palangka Raya menyalurkan bantuan beasiswa kepada anak-anak tidak mampu tingkat SD/MI, SMP/MTS, MA, dan SI, Rabu (26/9/2018).

Penyerahan beasiswa ini dilakukan di Perpustakaan Islam Jalan AIS Nasution. Baznas juga menyerahkan bantuan pinjaman dana bergulir kepada pengusaha mikro.

Setiap murid SD/MI dapat beasiswa Rp500 ribu, siswa SMP/MTS dapat Rp700 ribu, siswa MA dapat Rp1 juta, dan mahasiswa S-1 dapat Rp1,5 juta. Total beasiswa yang disalurkan Rp396.300.000.

Sedangkan bantuan untuk pengusaha kecil Rp2 juta disalurkan kepada 50 orang. Bantuan modal ini tanpa bunga. Secara simbolis beasiswa dan bantuan modal ini diserahkan oleh Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin. 

Dalam sambutannya Fairid Naparin mengucapkan terima kasih kepada Baznas yang telah menyalurkan beasiswa dan bantuan modal kepada masyarakat tidak mampu.

“Bantuan ini untuk membantu anak didik yang tidak mampu secara ekonomis maupun non akademik yang mengalami kesulitan biaya pendidikan agar mereka bisa menyelesaikan pendidikannya,” ujarnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Wonderful Sail, Ratusan Yacther Berlayar ke Teluk Kumai

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Setidaknya 250 yacther internasional sudah berlayar di perairan Indonesia mulai bulan Juni sampai November 2018 dalam misi Wonderful Sail to Indonesia 2018, telah menyinggahi sejumlah destinasi wisata di Indonesia.

Salah satunya para yacther internasional ini akan singgah ke salah satu destinasi wisata di Kumai atau tepatnya di Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) di Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata, Dwisuryo Indroyono, dalam rilisnya mengatakan, wonderful sail to Indonesia, mengatakan acara penyambutan di Kumai akan diadakan pada tanggal 8-11 Oktober 2018, dan para yacther diharapkan untuk tiba di teluk Kumai pada tanggal 7 Oktober 2018.

“Kumai menjadi satu-satunya destinasi singgah di Kalimantan. Karena ada TN Tanjung Puting yang sudah mendunia,” tuturnya.

Kata Dwisuryo, dari 10 Bali Baru hanya Tanjung Puting yang memiliki alam dan satwa liar yang dilindungi.” Maka itu kita berharap agar TN Tanjung Puting dapat masuk dalam destinasi Bali Baru ke-11,”ucapnya.

Terkait dengan kedatangan yacther internasional pada kegiatan Wonderful Sail to Indonesia 2018, ke Kumai, menurut Kepala Dinas dan Kebudayaan Pariwisata Provinsi Kalteng, Guntur Talajan, para travel agent di Kobar telah menyiapkan sejumlah paket wisata pilihan menarik. Ketujuh paket wisata tersebut adalah Tanjung Harapan, Pondok Tangguo, Pesalat, Pondok Ambung, Camp Leakey, Sungai Buluh Besar, dan Sungai Arut serta Sungai Perlu.

“Nantinya para yacther akan diajak berkeliling dan bermalam dengan menggunakan kapal klotok. Untuk bisa menikmati paket wisata itu,”sebutnya, Rabu (26/9/2018).

Sementara itu tambah Guntur, untuk pihak Taman Nasional Tanjung Puting telah menyediakan 127 guide selama Wonderful Sail to Indonesia 2018 di Kumai. Sehingga para wisatawan bisa menikmati alam indah dan budaya Kumai secara maksimal. (MC. Isen Mulang.1/engga)

TN Tanjung Puting Kalteng Menjadi Tujuan Utama Kegiatan Wonderful Sail 2018

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pelabuhan Panglima Utar, Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) harus bangga, pasalnya tidak lama lagi akan menyambut setidaknya 70 kapal yacht (kapal pesiar mini) peserta Wonderful Sail to Indonesia 2018.

Para yachter atau wisatawan mancanegara (wisman) penggemar wisata bahari ini tiba di teluk Kumai diperkirakan pada tanggal 7 Oktober 2018 dan akan melakukan kegiatan wisata di Kobar hingga tanggal 11 Oktober 2018.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Guntur Talajan, Rabu (26/9/2018), via seluler mengatakan, Pemrov Kalteng melalui Disbudpar provinsi maupun Disbudpar Kobar sudah melakukan persiapan. Seperti menyiapkan fasilitas pendukung termasuk tempat-tempat wisata yang akan dikunjungi oleh para yachter yang diperkirakan datang berjumlah 250 orang dari berbagai negara.

Secara umum pelabuhan Kumai sudah siap menyambut sebagai tempat bersandarnya kapal-kapal pesiar itu. “Saat ini peserta wonderful masih berlabuh di pantai Lovina Bali, sebelum menuju keteluk Kumai,” tuturnya.

Selain itu tambah Guntur, fasilitas pendukung lainnya telah disiapkan salah satunya, money changer untuk memudahkan tamu asing  menukarkan uang bekerjasama dengan BNI. Selain itu disiapkan pula souvenir khas Kalteng.

Terkait dengan kedatangan yacther internasional ini tambah dia, para travel agent di Kobar juga telah menyiapkan 7 paket wisata pilihan menarik. Ketujuh paket wisata tersebut adalah Tanjung Harapan, Pondok Tangguo, Pesalat, Pondok Ambung, Camp Leakey, Sungai Buluh Besar, dan Sungai Arut serta Sungai Perlu.

“Para yachter akan diajak berkeliling dan bermalam dengan menggunakan kapal klotok menuju tujuan paket wisata ini “sebutnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kobar, Wahyudi didampingi Gauri V.D dan Kristin Naigolan utusan Disbudpar Kalteng ditemui awak Media Center Isen Mulang Palangka Raya di Kabupaten Buleleng Bali, tepatnya di pantai Binaria Lovina (area patung lumba-lumba) mengatakan, pihaknya telah menyerahkan aksesoris, seperti baju, topi, bendera dan  lainnya, dan juga brosur serta video dokumenter destinasi wisata di Kobar kepada para yachter peserta wonderful yang akan dikenakan saat masuk ke teluk Kumai.

“Jadi sebelum memasuki teluk Kumai nantinya para yachter sudah mengenakan aksesoris yang kita berikan. Secara umum, kesiapan menyambut wonderful di Kobar sudah mencapai 100 persen,” bebernya.

“TN Tanjung Puting memiliki keunggulan berupa hutan tropis sebagai habitat asli orang utan di Indonesia dan menjadi destinasi kelas dunia,”   dan telah diusulkan menjadi destinasi pariwisata prioritas atau masuk ke dalam Bali Baru (New Bali). (MC. Isen Mulang.1/engga)

Destinasi New Bali ke-11, Tanjung Puting Go Internasional

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Baru-baru ini Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) di Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), diusulkan menjadi Bali ke-11 pada 2019.

Masuknya TN Tanjung Puting sebagai destinasi New Bali ke-11 menunjukan Kalteng memiliki kekayaan alam serta satwa liar yang mampu dieksplor menjadi tujuan wisatawan kelas dunia.

Plt Sekertaris Daerah Kalimantan Timur, Fahrizal Fitri dalam relisnya, Rabu (26/9/2018) menyampaikan, TN Tanjung Puting memiliki keunggulan daya tarik wisata berupa hutan tropis sebagai habitat asli orangutan di Indonesia.

Tercatat bahwa jumlah wisatawan ke Tanjung Puting pada 2017 berjumlah 25.145 orang, di mana wisatawan asing 15.170 orang dan wisatawan dalam negeri 9.975 orang.

Pada April 2018, jumlah wisatawan mencapai 16.778 orang, di mana wisawan asing 10.518 orang dan 6.260 orang wisatawan dalam negeri. 

Disebutkan TN Tanjung Puting merupakan destinasi wisata yang sudah taraf mancanegara. Di sana mereka akan melihat kawasan hutan alam yang berdiri di atas gambut, di situ juga ada aliran sungai yang hitam gambut, konservasi orangutan seluas 500.000 hektar.

“Ada kurang lebih 5.000 orangutan yang dipelihara. Ini akan ditunjukkan ke dunia, bahwa inilah salah satu satwa yang dilindungi, dan mereka dapat memberitahukan kepada orang banyak melalui media sosial mereka,” tutur Fahrizal.

Sementara itu Marsetio selaku Staff Ahli Menteri Untuk Pariwisata dan Ketua tim Percepatan Pembangunan Kalimantan Tengah, dalam relisnya mengatakan, usulan TN Tanjung Puting sebagai New Bali ke-11 ini merupakan satu-satunya yang ada di Pulau Kalimantan.

TN Tanjung Puting sebagai ‘New Bali’ ke-11 nantinya akan melengkapi atraksi yang dimiliki di 10 New Bali, yaitu atraksi danau (Danau Toba-Sumut); atraksi pantai/bahari (Belitung-Babel, Tanjung Lesung-Banten, Kepulauan Seribu-DKI Jakarta, Mandalika-Lombok NTB, Pulau Komodo-NTT, Taman Nasional Wakatobi-Sulawesi Tenggara, dan Morotai-Maluku Utara); atraksi gunung (Gunung Bromo-Jatim); atraksi budaya (Candi Borobudur-Jateng), dan nantinya dilengkapi dengan atraksi hutan (Taman Nasional Tanjung Puting-Kalteng).

“Kegiatan Wonderful Sail to Indonesia 2018 akan singgah di Kumai, Kalteng untuk mempromosikan Tanjung Puting. Destinasi Bali baru yang go internasional,” cetusnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Permintaan Legalisir KTP di Kantor Dukcapil Membludak

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dalam beberapa hari ini suasana di Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Palangka Raya ramai dikunjungi warga.

Kedatangan mereka tidak untuk mengurus dokumen kependudukan seperti KTP dan KK, namun cuma untuk mendapatkan legalisir KTP yang sudah di-foto copy.

Legalisir foto copy KTP ini akan digunakan untuk mendaftar sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) di wilayah Kota Palangka Raya maupun di kabupaten lain di Kalimantan Tengah.

Jumlah warga yang mengurus legalisir KTP ini cukup banyak. Bahkan karena banyaknya, loket pelayanan yang biasanya dilakukan di lantai satu terpaksa dipindah ke lorong gedung (model kantor berbentuk rumah panggung, red).

Karena banyaknya warga yang mengurus, maka mereka harus antri berjam-jam untuk menunggu panggilan jika foto copy sudah dilegalisir dan bisa diambil.

Dari pantauan Media Center Isen Mulang pada Selasa (25/9/2018), sampai pukul 15.30 WIB pegawai Dukcapil baru menutup layanan. Ratusan map berisi lembaran foto copy yang baru diajukan terpaksa dikerjakan hari berikutnya.

Dari ratusan warga yang antri ini salah satunya bapak Lodewik. Dia juga ikut antri untuk mengambilkan legalisir anaknya yang akan mendaftar menjadi CPNS. (MC. Isen Mulang/engga)

Pelantikan Ketua TP-PKK Palangka Raya Ditunda

MEDIA CENTER, Palangka Raya –  Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Tengah, Yulistra Ivo Azhari Sugianto melantik Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda kabupaten masa jabatan 2018-2023 dan satu Ketua TP PKK Kabupaten Barito Selatan yang belum dilantik sebelumnya, di Istana Isen Mulang Kota Palangka Raya, Senin (24/9/2018).

Para ibu-ibu ini dilantik karena suatu keharusan yang diemban sebagai istri kepala daerah yang baru saja terpilih dan dilantik oleh gubernur sebagai bupati.

Rupanya dari 10 daerah hanya Kota Palangka Raya saja yang Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda-nya belum dilantik, karena ada beberapa persoalan, sehingga harus ditunda.

Sementara itu sembilan Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda yang dilantik oleh istri gubernur adalah Hj Fauziah Yulhaidir istri Bupati Seruyan dan Siti Zulaiha Windu Subagio istri Bupati Sukamara.

Kemudian Yuliana Mustika Dewi Ampera Mebas istri Bupati Barito Timur, Daurwaty Sakarias istri Bupati Katingan, Hj Rusdianty Hendra Lesmana istri Bupati Lamandau.

Selanjutnya Hj Nunu Andriani Edy Pratowo istri Bupati Pulang Pisau, Ary Egahni istri Bupati Kapuas, Sri Hidayati istri Bupati Barito Utara, dan Hj. Permata Sari istri Bupati Barito Selatan. (MC. Isen Mulang/engga)

Walikota Palangka Raya Berjanji Melanjutkan Pembangunan Para Pendahulunya.

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya mengadakan acara ramah tamah dan pisah sambut dari walikota dan wakil walikota masa jabatan 2013-2018 kepada walikota dan wakil walikota masa jabatan 2018-2023.

Acara ramah tamah ini diadakan di rumah jabatan Walikota Palangka Raya di Jalan Diponegoro, Senin (24/9/2018) pukul 20.00 WIB. Acara ini juga dihadiri para kepala SOPD, kapolres, dandim, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan para pendukung Fairid-Umi.

Momen pisah sambut ini dimanfaatkan oleh Riban Satia dan Mofit Saptono Subagio beserta istri untuk pamitan kepada masyarakat dan jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya.

“Saya berkarir menjadi PNS sejak 1986. Sejak saat itu sampai sekarang saya tidak pernah santai. Maka setelah tidak menjadi walikota lagi, maka saya akan fokus bersama keluarga,” tuturnya.

Sementara itu dalam sambutannya Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin berjanji akan melanjutkan pembangunan para pendahulunya. Dia akan menuntaskan program pembangunan yang belum tuntas.

Fairid juga berjanji akan menjadikan Palangka Raya sebagai kota yang maju. Oleh karena itu dia mohon dukungan masyarakat untuk mewujudkan harapannya tersebut. (MC. Isen Mulang/engga)

DPRD Siap Dukung Kebijakan Walikota yang Baru Dilantik

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Karyawan Yunianto mengatakan atas nama lembaga dewan siap mendukung kebijakan yang akan dilaksanakan oleh walikota yang baru dilantik.

Dukungan ini disampaikan saat DPRD mengadakan rapat paripurna istimewa dengan agenda serah terima jabatan walikota dan penyampaian visi misi Walikota Palangka Raya masa jabatan 2018-2023, Senin (24/9/2018).

Sigit percaya pasangan Fairid Naparin dan Umi Mastikah akan mampu melaksanakan program yang sudah dituangkan dalam visi misinya untuk membangun Kota Palangka Raya lebih maju lagi.

“Kami percaya dengan perencanaan dan semangat, maka segala sesuatu menjadi mungkin dan kami siap mendukung semua kebijakan yang akan dilaksanakan untuk kemajuan Kota Palangka Raya,” tuturnya.

Hanya saja Sigit mengingatkan untuk membangun suatu daerah tidak bisa dilakukan sendiri oleh eksekutif saja, namun harus bersama-sama dengan legislatif.

Dasarnya adalah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam UU ini disebutkan peran eksekutif dan legislatif adalah mitra dalam penyelenggaraan pemerintahan. (MC. Isen Mulang/engga)

Sertijab dan Penyampaian Visi Misi Walikota Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – DPRD Kota Palangka Raya mengadakan rapat paripurna istimewa dengan agenda serah terima jabatan Walikota Palangka Raya dan penyampaian visi misi Walikota Palangka Raya masa jabatan 2018-2023.

Rapat paripurna yang dihadiri mantan Walikota Palangka Raya Riban Satia dan mantan Wakilnya Mofit Saptono Subagio ini dimulai pukul 15.00 WIB, Senin (24/9/2018).

Acara paripurna diawali dengan pembacaan surat keputusan pelantikan walikota oleh Sekretaris DPRD Kota Palangka Raya, Sitti Masmah dan dilanjutkan sambutan oleh mantan walikota.

Namun sambutan mantan walikota tersebut dibacakan oleh mantan wakil walikota Mofit Saptono. Atas nama pribadi, Mofit mengucapkan selamat kepada Fairid-Umi yang telah dilantik sebagai walikota dan wakil walikota.

Mofit mendoakan dengan kepemimpinan Fairid-Umi, Kota Palangka Raya semakin jaya. Mofit juga memberikan apresiasi kepada DPRD, FKPD, dan masyarakat yang telah mendukung kebijakan dan program selama kepemimpinan Riban-Mofit.

Mofit mengajak semua kepala SOPD, ASN, dan masyarakat untuk mendukung program yang akan dijalankan oleh kepemimpinan Fairid-Umi untuk lima tahun ke depan.

Terakhir, Mofit berpesan kepada Fairid-Umi agar tidak membanding-bandingkan pemimpin sebelum dan setelahnya, karena setiap pemimpin memiliki cara dan seni kepemimpinan sendiri, sehingga pasti ada kekurangan dan kelebihannya. (MC. Isen Mulang/engga)