Polisi Giatkan Razia Jelang Pilkada Serentak 2018

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan sampai saat ini wilayah hukumnya cukup kondusif menjelang gelaran Pilkada serentak 27 Juni 2018.

Meski demikian jajaran Polres Palangka Raya tetap menggiatkan patroli kewilayahan. Patroli rutin ini mulai diintensifkan setelah masa tenang 23-26 Juni hingga hari pencoblosan 27 Juni 2018, tutur Kapolres, Senin 25/6-2018.

Polres Palangka Raya juga mengintensifkan razia di wilayah perbatasan untuk mengantisipasi adanya impor massa yang akan masuk ke Kota Palangka Raya.

AKBP Timbul menjelaskan razia perbatasan ini dilakukan selain untuk mencegah adanya impor massa juga sekaligus untuk menangkal adanya masuknya pelaku teror.

“Berkaitan dengan isu nasional bhawa adanya upaya kelompok-kelompok yang berusaha menggagalkan Pilkada. Maka dari itu kita lakukan razia perbatasan,” tuturnya.

Dalam gelaran Pilkada serentak ini Polres Palangka Raya mengerahkan 258 personil. Mereka disebar kesejumlah objek vital seperti kantor KPU, Panwaslu, kecamatan, kelurahan, dan TPS.

Bahkan khusus objek vital yang dianggap rawan, Polres Palangka Raya telah melakukan penebalan pengamanan. Langkah ini diambil untuk mencegah adanya upaya penggagalan penyelanggaraan pilkada yang akan dilakukan oleh kelompok-kelompok teror. (MC. Isen Mulang/engga)

Warga Buang Sampah Sembarangan di Jalan Tembus Bandara Tjilik Riwut

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sebagian masyarakat Kota Palangka Raya ternyata masih ada yang memiliki sikap atau perilaku yang membuang sampah sembarangan.

Fakta ini bisa dilihat di jalan tembus menuju Bandara Tjilik Riwut atau kawasan perumahan penduduk di Jalan DR Murjani. Tumpukan sampah tidak pernah diangkut.

Akibatnya, tumpukan sampah rumah tangga ini membuat pemandangan tidak nyaman di lihat. Selain itu limbah sampah ini menimbulkan bau tidak sedap, kata Ainah warga jl. Murjani, Senin, 25/6-2018).

Para pengendara terpaksa harus menutup hidung sambil menyetir sepeda motor. Tidak bisa diambilnya sampah ini karena jalan ini tidak bisa dilalui truk pengangkut sampah.

Jalan ini khusus untuk motor. Di muara jalan antara perbatasan perumahan warga dengan tanah bandara, tepatnya saat naik jembatan dipasangi tiang kecil sebagai penghalang agar mobil tidak bisa masuk.

Sulis, seorang pengendara yang kebetulan melintas di jalan tembus bandara ini juga mengharapkan kalau bisa petugas kebersihan mengangkut sampah ini sehingga bisa terlihat bersih.

“Setelah itu dipasangi papan larangan membuang sampah, sehingga masyarakat tidak membuang sampah sembarang, karena wilayah ini memang bukan tempat membuangan sampah,” katanya. (MC. Isen Mulang/engga)

Tidak Boleh Ada Perjalanan Dinas Saat Pilkada 27 Juni 2018

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio mengimbau kepada semua pimpinan satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) untuk ikut mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak 27 Juni 2018.

Imbauan ini disampaikan Mofit di GPU Palampang Tarung, Senin (25/6/2018) saat memimpin rapat forum koordinasi pimpinan daerah dalam rangka dukungan kelancaran pelaksanaan pemilihan walikota dan wakil walikota Palangka Raya.

Menurutnya salah satu bentuk keikutsertaan pimpinan SOPD dalam mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak ini adalah dengan tidak memberikan izin perjalanan dinas kepada bawahannya saat hari pencoblosan 27 Juni 2018.

“Saya sudah konsultasi dengan walikota bahwa tidak ada perjalanan dinas saat hari pencoblosan 27 Juni, semua pegawai negeri harus berada di tempat. Mereka harus memberi contoh untuk mensukseskan kegiatan Pilkada,” tegasnya.

Mofit mengatakan jika partisipasi masyarakat untuk memberikan hak pilihnya saat Pilkada, maka hal itu menandakan indikator keberhasilan pelaksanaan Pilkada. 

“Meski secara aktif kita tidak diperkenankan terlibat dalam kampanye pasangan calon, tetapi kita diminta untuk mensukseskan pelaksanaannya agar berjalan dengan baik,” tuturnya.

Oleh karena itu Mofit mengharapkan kepada camat dan lurah untuk aktif turun ke lapangan guna memastikan bahwa gelaran Pilkada serentak 27 Juni 2018 bisa terlaksana dengan lancar. (MC. Isen Mulang/engga)

Kompleks Perumahan Jalan Bandeng II Dijadikan Kampung Biopori

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya menjadikan komplek perumahan di Jalan Bandeng II sebagai kampung biopori.

Launching kampung biopori ini ditandai dengan penanaman pipa paralon yang didesain sebagai media resapan air di Jalan Bandeng II, Kelurahan Bukit Tunggal, Senin (25/6/2018).

Proyek perubahan ‘Peri Kembar’ pencegahan kerusakan lingkungan melalui kampung biopori dengan berbasis partisipas masyarakat ini diprakarsai oleh Nopariani, pegawai DLH Kota Palangka Raya.

Tujuan proyek perubahan ini untuk terlaksananya kegiatan pencegahan kerusakan lingkungan melalui partisipasi masyarakat dengan pembuatan satu kawasan biopori.

Adapun manfaat program ini adalah masyarakat telah teredukasi dengan adanya sosialisasi tentang lubang resapan biopori dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membuat lubang resapan biopori.

Kemudian meningkatkan sumber daya manusia dalam mencegah kerusakan lingkungan dan meningkatkan peran masyarakat dalam menggunakan teknologi ramah lingkungan.

Nopariani mengatakan di kawasan perumahan Jalan Bandeng II ini ada 70-an lubang biopori yang sudah dibuat. Kedalaman biopori sekitar 50 centi meter.

Acara launching kampung biopori ini selain dihadiri warga sekitar juga dihadiri Lurah Bukit Tunggal Heri Fauzi dan istri Wakil Walikota Palangka Raya. (MC. Isen Mulang/engga)

Ada 27 TPS Masuk Kategori Rawan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar menyebut ada 27 tempat pemungutan suara (TPS) masuk kategori rawan, saat gelaran Pilkada serentak 27 Juni 2018 

Total TPS di Pilkada Kota Palangka Raya 2018 ada 592 TPS. Dari 592 TPS ini 565 TPS di antarnya masuk kategori aman, sedangkan sisanya 27 TPS masuk kategori rawan satu. 

Dari 27 TPS ini 7 TPS di antaranya masuk kategori rawan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta 20 TPS masuk kategori rawan geografis.

Ke-27 TPS rawan ini adalah di Kelurahan Kanarakan 1 TPS, Kelurahan Marang 1 TPS, Kelurahan Palangka 1 TPS (Lapas), Kelurahan Bukit Tunggal 1 TPS (Rutan).

Kemudian Kelurahan Kameloh Baru 2 TPS, Kelurahan Danau Tundai 1 TPS, Kelurahan Sabaru 2 TPS, Kelurahan Kalampangan 1 TPS, Kelurahan Mungku Baru 1 TPS, dan Kelurahan Gaung Baru 1 TPS.

Kelurahan Bukit Sua 1 TPS, Kelurahan Panjehang 1 TPS, Kelurahan Petuk Barunai 2 TPS, Kelurahan Petuk Bukit 3 TPS, Kelurahan Pager 2 TPS, Kelurahan Pahandut 5 TPS (2 TPS Rindang Banua dan 3 TPS Flamboyan Bawah), dan Kelurahan Tanjung Pinang 1 TPS.

Data kerawanan TPS ini dibeberkan oleh kapolres saat memberikan pemaparan diacara rapat forum koordinasi pimpinan daerah dalam rangka dukungan kelancaran pelaksanaan pemilihan Walikota dan Walikota Palangka Raya, Senin (25/6/2018).

AKBP Timbul mengatakan kekuatan personil yang akan dikerahkan untuk melakukan pengamanan jalannya pemungutan suara ada sebanyak 258 anggota dari Polres Palangka Raya. (MC. Isen Mulang/engga)

1.184 Anggota Linmas Siap Amankan Pilkada Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Satpol PP Kota Palangka Raya, Benhur Pangaribuan memastikan instansi yang dipimpinnya siap mengawal jalannya pelaksanaan Pilkada serentak 27 Juni 2018.

Bentuk kesiapan ini adalah telah merekrut 1.184 anggota lingkungan masyarakat (Linmas). Saat hari pencoblosan, mereka akan dilibatkan dalam pengamanan di lokasi tempat pemungutan suara (TPS).

Anggota Linmas ini nanti menurut Benhur akan mengamankan 592 TPS. “Semoga dari jumlah ini tidak ada yang berhalangan hadir atau sakit saat hari pencoblosan,” katanya, Senin (25/6/2018).

Benhur mengatakan bila saat hari pemungutan suara nanti ada anggota Linmas yang tidak bisa hadir melakukan pengamanan, maka tugasnya akan ditutup oleh Satpol PP.

Maka dari itu untuk memastikan kesiapan anggota Linmas, maka terlebih dahulu Kepala Satpol PP Palangka Raya mengadakan apel siaga yang dilakukan disetiap kecamatan.

Adapun jumlah anggota Linmas untuk Kecamatan Pahandut 408 orang, Kecamatan Jekan Raya 612 orang, Kecamatan Sabangau 72 orang, Kecamatan Bukit Batu 70 orang, dan Kecamatan Rakumpit 22 orang.

Benhur menegaskan ke – 1.184 anggota Linmas yang telah direkrut tersebut telah mendapatkan pelatihan oleh TNI dan Polri, sehingga saat tenaga mereka diperlukan sudah siap. (MC. Isen Mulang/engga)

Terkait Pelaksanaan APBD, Fraksi DPRD Palangka Raya Sampaikan Pandangan Umum

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wakil rakyat di DPRD Kota  Palangka Raya menggelar rapat paripurna ke- 4 masa sidang II tahun 2018, dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi pendukung DPRD, terhadap pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Kota Palangka Raya tahun anggaran 2017.

Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto, dihadiri Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio,  Wakil Ketua DPRD Palangka Raya Ida Ayu Nia Anggraeni, anggota DPRD maupun sejumlah pimpinan OPD serta unsur Forkopimda Kota Palangka Raya, Senin (25/6/2018), di ruang Paripurna DPRD Kota Palangka Raya.

Adapun paripurna yang digelar tersebut sedikit berbeda. Dimana seyogianya untuk mendengarkan  pandangan seluruh fraksi terhadap pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Kota Palangka Raya. Namun semua fraksi yang hadir dalam rapat paripurna tersebut sepakat untuk tidak membacakan, akan tetapi menyerahkan secara langsung hasil tertulis pandangan umum fraksi kepada pemerintah kota yang diwakili oleh wakil walikota Palangka Raya.

Sigit mengatakan, penyerahan pandangan umum fraksi secara tertulis tidak menyalahi aturan. Bahkan akan sangat efisien, akurat, dan otentik. Selain itu penyerahan secara tertulis dilakukan dengan pertimbangan semua fraksi, dimana saat ini pemerintah kota sedang banyak  kesibukan, terutama untuk mengkoordinir pelaksanaan pilkada pada hari Rabu 27 Juni 2018.

“Ini semua tanpa mengurangi esensi pelaksanaan rapat paripurna, terlebih semua fraksi-fraksi telah sepakat untuk menyerahkan secara tertulis pandangan umum fraksi masing-masing,”ungkapnya.

Pun begitu tambah Sigit, semua fraksi-fraksi tetap akan menunggu hasil jawaban Walikota mengenai pandangan fraksi.

“Jawaban atas pandangan umum fraksi akan ditunggu hari Selasa 26 Juni 2018. Intinya semua fraksi sepakat raperda APBD 2017 lalu diterima dan disetujui untuk dibahas sesuai dengan jadwal yang ada di lembaga DPRD,” terangnya.

Sementara itu, perwakilan dari Fraksi PAN-Demokrat, Beta Syailendra berharap agar pandangan umum yang telah disampaikan fraksinya maupun fraksi pendukung lainnya mampu menjadi pertimbangan dan bahan evaluasi dari walikota dalam pertanggung jawaban APBD tahun lalu. 

“Pandangan umum ini kami serahkan sebagai salah satu tupoksi dari kelembagaan DPRD dan fraksi di DPRD, agar menjadi pertimbangan pemerintah dalam melaksanakan sistem pemerintahan yang lebih baik,”tuturnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

KPU Distribusikan Logistik Pilwalkot ke 592 TPS

MEDIA CENTER, Palangka Raya –  Tinggal menghitung hari lagi, Pilkada serentak, khususnya pemilihan walikota dan wakil walikota Palangka Raya (Pilwalkot) digelar, tepatnya 27 Juni 2018 ini.

Maka dari itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya sudah mulai mendistribusikan logistik keperluan pilwalkot 

Acara pelepasan keberangkatan logistik pilkada secara simbolis pun dilakukan langsung oleh Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia, bersama dengan wakilnya Mofit Saptono Subagio, dan disaksikan Ketua KPU Palangka Raya  Eko Riadi, Ketua Panwaslu Kota, Endrawati dan Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul R Siregar serta Dandim 1O16 Palangka Raya, Letkol Czi Chandra Adibrata.

Ketua KPU Kota Palangka Raya, Eko Riadi, mengatakan, pendistribusian tersebut adalah salah satu tahapan pelaksanaan pilkada, dimana pelaksanaannya tinggal menghitung hari. 

“Hari ini kita salurkan logistik keperluan Pilkada ke lima kecamatan, yaitu Kecamatan Pahandut, Kecamatan Jekan Raya, Kecamatan Bukit Batu, Kecamatan Rakumpit dan Kecamatan Sebangau. Logistik tersebut berupa surat suara, kotak suara, tinta, bantalan dan paku,” bebernya usai acara pelepasan logistik dihalaman kantor KPU Kota Palangka Raya, Senin (25/6/2018).

Eko merincikan, logistik yang disalurkan tersebut untuk 592 TPS. Masing- masing terdiri dari, Kecamatan Pahandut sebanyak 204 TPS, Kecamatan Jekan Raya sebanyak 306 TPS, Kecamatan Bukit Batu sebanyak 35 TPS, Kecamatan Sebangau sebanyak 36 TPS dan Kecamatan Rakumpit sebanyak 11 TPS. 

“Untuk mengantisipasi cuaca hujan saat pendistribusian, kita menyediakan terpal sebagai penutup dan juga surat suara dilapisi dengan pelindung plastik, hal itu dilakukan karena sebagian wilayah distribusi melewati jalur sungai,”terangnya. 

Sementara itu, Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul R Siregar, memastikan pengawalan logistik pilkada aman sampai tujuan, bahkan hingga pelaksanaannya pilkada selesai. 

“Kita memastikan pengamanan pendistribusian logistik KPU akan aman sampai tujuan, bahkan pengamanan ditingkat TPS hingga pelaksanaan pilkada selesai,”singkatnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Amankan Pilwalkot, 700 Personil Gabungan Disiapkan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sebanyak 700 personil gabungan yang terdiri dari personil Polri dan TNI siap melaksanakan pengamanan jalannya pilkada serentak, terutama  untuk pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilwalkot) Palangka Raya.

Kapolres Kota Palangka Raya, AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, pihaknya telah melakukan apel pelepasan personil yang bertugas untuk mengamankan pilwalkot Palangka Raya. Personil yang bertugas itu akan melakukan pengamanan sampai dengan hari penghitungan suara selesai.

“Kita bekerjasama dengan Kodim 1016 Palangka Raya, juga ada perbantuan personil dari Kotawaringin Timur (Kotim), sehingga jumlah keseluruhan 700 personil yang diturunkan untuk mengamankan pelaksanaan pilkada mulai dari pendistribusian logistik KPU hingga nanti pencoblosan dan penghitungan suara selesai,”jelasnya, Senin (25/6/2018).

Kapolres juga membeberkan, ada dua kerawanan yang harus diantisipasi selama pelaksanaan pilkada. Baik dari mulai pendistribusian hingga nanti pelaksanaan pemungutan suara pada 27 Juni 2018 mendatang.

Titik rawan itu kata dia ada dua bentuk yaitu, rawan georafis dan rawan kantibmas. 
“Kalau rawan geografis adalah wilayah perbukitan dan sungai, sementara untuk rawan kamtibmas berada di dua kecamatan dengan jumlah penduduknya yang banyak yaitu Kecamatan Pahandut dan Kecamatan Jekan Raya,” bebernya.

Pihaknya lanjut Timbul, juga akan bekerjasama dengan kecamatan dan kelurahan yang berada di wilayah perairan, terutama untuk menyediakan transportasi air seperti kapal dan speedboad, hal itu dilakukan guna melancarkan pendistribusian logistik pilkada.

“Pengamanan pilkada tahun ini kita pastikan aman, maka dari itu masyarakat jangan takut adanya intimidasi saat akan menyuarakan pilihannya pada hari pencoblosan,” tegasnya.

Sementara itu, Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia, mengharapkan kepada masyarakat Kota Palangka Raya untuk tidak golput dalam menentukan pembangunan dalam lima tahun ke depan.

“Kepada masyarakat Kota Palangka Raya yang sudah memiliki hak pilih untuk tidak golput, karena pembangunan kota dalam lima tahun kedepan adalah ditangan masyarakat. Suarakan hak pilih kita pada pemilihan tanggal 27 Juni 2018 ini,”singkatnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Walikota Palangka Raya Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Memasuki masa tenang pilkada serentak, terutama  untuk pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilwalkot) Palangka Raya 2018, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya bersama dengan Polres setempat, menggelar apel pergeseran pasukan pengamanan tempat pemungutan suara (TPS), Senin (25/6/2018).

Apel yang mengambil tempat di halaman balai kota Palangka Raya itu, dipimpin Walikota Palangka Raya HM Riban Satia. 

Apel turut dihadiri Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio, Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar, Dandim 1O16 Palangka Raya, Letkol Czi Chandra Adibrata, jajaran Forkopimda dan komisioner KPU serta Panwaslu Palangka Raya. Apel dihadiri ratusan pasukan pengamanan yang terdiri dari gabungan personil Polri dan personil TNI.

Walikota Palangka Raya HM Riban Satia mengatakan, pengamanan pilkada menjadi bagian strategis dalam penyelenggaraan pemilukada yang dilakukan dengan manajemen keamanan terpadu komfrehensif dengan tujuan pilkada dapat berlangsung adil dan demokratis.

“Dengan kesiapan pengamanan, maka potensi pelanggaran yang dapat mengganggu diharapkan mampu maksimal dicegah dan dihindari,”harapnya.

Pihaknya kata Riban, mengapresiasi dan menghaturkan  penghargaan kepada petugas keamanan yang terus menjalani tugas dalam pelaksanaan tahapan pilkada.

“Kami juga mengimbau agar masyarakat dapat maksimal berpartisipasi dalam menyalurkan hak pilihnya pada hari pemilihan,”pintanya.

Sementara itu Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, apel pergeseran ini dilakukan dalam rangka pelepasan gabungan personil Polres Palangka Raya dan personil Kotim yang akan melaksanakan pengamanan sampai dengan ke TPS-TPS di seluruh wilayah Kota Palangka Raya.

“Kita akan mengerahkan 700 personil yang terdiri dari gabungan personil Polri dan personil TNI,”bebernya.

Personil sebanyak itu ungkap Timbul, sudah mencakup bantuan pengamanan yang berasal dari personil Polri serta TNI dari Kodim yang di BKO membantu pengamanan pemungutan suara hingga sampai selesai perhitungan suara Pilwalkot Palangka Raya. (MC. Isen Mulang.1/engga)