Tingkat Partisipasi Pemilih Nasional Ditargetkan 77 Persen

MEDIA CENTER, Palangka Raya –  Tingkat Partisipasi Pemilih Nasional pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2018 ditargetkan sebesar 77 persen, hal ini terungkap pada pelaksanaan Video Conference antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Pemerintah Kota Palangka Raya

Pemerintah Pusat mengharapkan agar tingkat partisipasi pemilih pada tahun ini bisa lebih baik daripada pilkada dan pileg tahun sebelumnya.

Video Conference yang di selenggarakan di ruang rapat Peteng Karuhei (PK) II pada hari Rabu, (26/06/2018) ini dipimpin secara langsung oleh Walikota Palangka Raya, Riban Satia.

Pada Video Conference ini, Walikota Palangka Raya, Riban Satia berkomunikasi langsung dengan Staff Ahli Menteri Dalam Negeri bidang Pemerintahan, Suhajar Dewantoro, Sekretaris Jendral Otonomi Daerah, Akmal Malik serta Hasadullah, Direktur Satpol PP dan Linmas.

Video Conference ini juga adalah upaya Kemendagri dalam memantau perkembangan terkini dalam pelaksanaan pilkada serentak Tahun 2018 di daerah kabupaten/kota dan propinsi yang menyelenggaraan pilkada

Adapun dalam kegiatan tersebut Kemendagri menginginkan laporan tersebut dapat disampaikan secara periodik dan lengkap terkait kondisi sosial, politik dan keamanan, kelancaran pelaksanaan pemungutan suara, data diri/KTP, Surat Keterangan dan lainya

Akmal Malik, dalam paparannya juga menyinggung agar Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap menjaga netralitas terutama apakah ada pelanggaran yang dilakukan oleh oknum ASN yang dapat menciderai proses-proses demokrasi yang ada di Kota Palangka Raya

Pemerintah Kota Palangka Raya juga dapat melaporkan secara tertulis ke Kemendagri maupun secara live melalui sarana Video Conference dengan desk Pilkada Kemendagri, tutupnya (MC. Isen Mulang/engga)

Kemendagri Pantau Pilkada Serentak Melalui Video Conference

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Otonomi Daerah melakukan pantauan secara langsung perkembangan terkini pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018  di seluruh Indonesia melalui video conference.

Tidak terkecuali Kota Palangka Raya sebagai salah satu yang menyelenggarakan pilkada Walikota dan Wakil Walikota Palangka Raya Tahun 2018 – 2023 

Video conference yang diselenggarakan di Ruang Peteng Karuhei (PK) II, Rabu (27/06/2018) ini dipimpin secara langsung oleh Walikota Palangka Raya didampingi oleh pejabat SOPD terkait 

Dalam laporanya, Riban menyampaikan bahwa kondisi pelaksanaan pilkada di Kota Palangka Raya tahun 2018 ini secara umum relatif aman dan terkendali serta tidak ada masalah dan gangguan yang dapat menganggu kelancaran pelaksanaan pilkada.

Riban juga menambahkan berdasarkan pantauan yang dilakukannya secara langsung di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Kota Palangka Raya menyimpulkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak suaranya sampai dengan pukul 10.30 WIB bervariasi mulai dari 55 persen sampai dengan 75 persen

Untuk target tingkat partisipasi masyarakat dalam pilkada Kota Palangka Raya kita Tahun 2018 ini Pemerintah Kota Palangka Raya menargetkan 85 persen,tutupnya (MC. Isen Mulang/engga)

Wakil Walikota Palangka Raya Coblos di TPS 30

MEDIA CENTER, Palangka Raya –  Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio bersama istrinya Trisnawidyanti, memberikan hak suaranya dalam Pilkada pemilihan walikota dan wakil walikota Palangka Raya, Rabu (27/6/2018).

Mofit dan istrinya mencoblos di TPS 30 Jalan Nila Kelurahan Bukit Tunggal Kecamatan Jekan Raya, sekitar pukul 09.30 WIB.

“Hari ini saya beserta istri dan satu orang anak saya yang tercatat dalam DPT menggunakan  hak pilih di TPS 30. Kami berharap hal yang sama bagi masyarakat Kota Palangka Raya untuk menyalurkan suaranya, di TPS masing-masing,” ungkap Mofit kepada sejumlah awak media usai melakukan pencoblosan.

Kata Mofit, menyalurkan hak pilih terutama ketika sudah memasuki bilik suara sangat penting guna menentukan nasib pembangunan Kota Palangka Raya lima tahun kedepan.

“Ini merupakan keputusan kita dalam demokrasi, manakala kita memilih pemimpin. Maka itu gunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya,” cetus Mofit.

Dalam kesempatan itu, orang nomor dua di “Kota Cantik” Palangka Raya tersebut, mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang berpartisipasi dalam menyalurkan hak suaranya.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada penyelengggara pesta demokrasi serta petugas keamanan yang menjaga kelancaran pelaksanaan pilkada untuk terus berjalan kondusif,” tutupnya.

Sementara itu berdasarkan informasi yang dihimpun, empat pasangan calon walikota dan wakil walikota Palangka Raya menyalurkan hak pilihnya di TPS yang telah ditentukan.

Empat pasangan calon itu adalah nomor urut 1 Tuty Dau dan H.Rahmadi, nomor urut 2 H. Rusliansyah dan Rogas Usup, nomor urut 3 Fairid Naparin dan Hj Umi Mastikah dan nomor urut 4 Aries Marcorius Narang dan Habib Said Akhmad Fawzi Bachsin.

Dari informasi Tuty Dau mencoblos di TPS 35 di Jalan Murjani, sedangkan Rahmadi di Jalan Rasak, Kelurahan Panarung. Kemudian Rusliansyah memilih TPS 64 di Jalan Temanggung Tilung V, sedangkan Rogas di TPS 17 Jalan Anggrek.

Selanjutnya Fairid Naparin di TPS 13 Jalan Galaxi, sedangkan Umi Mastikah di TPS 45 Jalan Hiu Putih. Sedangkan Aries Marcorius Narang mencoblos di TPS di Jalan Beruk Anggis, sedangkan Habib Said Akhmad Fauzy Bachsin di Jalan G Obos. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Walikota Palangka Raya Beri Hak Suaranya di TPS 15

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia bersama istrinya Norlaina Riban Satia memberikan hak suaranya dalam Pilkada pemilihan walikota dan wakil walikota Palangka Raya, Rabu (27/6/2018).

Datang dengan mengenakan pakaian serba serasi berwarna putih, Riban dan istrinya mencoblos di TPS 15 Jalan Dahlia Kelurahan Langkai Kecamatan Pahandut, pukul 08.30 WIB.

Kepada sejumlah awak media, Riban mengingatkan pentingnya masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam menentukan pemimpin Kota Palangka Raya lima tahun ke depan.

“Tadi nomor antrian saya 32 dan ibu Norlaina nomor 31 artinya baru di angka 30-an. Berarti dalam TPS 15 ini pemilihnya masih banyak. Ya, secara keseluruhan kita harapkan masyarakat Palangka Raya dapat menyalurkan hak suaranya,”pinta Riban, usai pencoblosan.

Walikota Palangka Raya dua periode ini pun mengharapkan, agar pada hari pelaksanaan pilkada tersebut, khususnya untuk pemilihan walikota dan wakil walikota Palangka Raya, dapat berjalan dengan aman kondusif serta lancar.

“Untuk memilih calon pemimpin, cukup dengan menyalurkan hak suara, dan jangan sampai bersifat berlebihan apalagi  anarkis dalam mendukung paslon pilihannya,” cetusnya.

Sementara ditanya siapa jagoan yang bakal digadang-gadangkannya unggul dalam pilkada tersebut, Riban pun mengaku sudah memiliki calon pemimpin jagoannya.

“Ini kan rahasia, yang pasti kita memilih pemimpin yang terbaik dari yang baik. Yang pasti ada, dan itu harus lebih baik dari pada saya,”bebernya seraya tersenyum. (MC. Isen Mulang.1/engga)

31 Mahasiswa UGM Yogyakarta KKN di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sebanyak 31 orang mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di Kota Palangka Raya.

Ke-31 mahasiswa UGM ini akan KKN di Kelurahan Sei Gohong dan Kelurahan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu.

Lama KKN ini selama 48 hari. Namun sebelum dilepas ke lapangan terlebih dahulu mereka melakukan perkenalan dengan Walikota Palangka Raya Riban Satia bersama jajarannya, Selasa (26/6/2018) di Ruang Peteng Karuhei I.

Mewakili walikota, Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio mengucapkan terima kasih kepada UGM Yogyakarta telah menunjuk Kota Palangka Raya sebagai lokasi KKN untuk yang kesekian kalinya.

Dalam arahannya Mofit mengharapkan para mahasiswa UGM yang melaksanakan tugas belajar lapangan untuk bisa menerapkan sekaligus mengajari ilmu yang diperoleh di kampus agar diajarkan kepada masyarakat.

Menurut Mofit, KKN di Kecamatan Bukit Batu ini bagi mahasiswa UGM memiliki dua pilihan untuk belajar. Di Sei Gohong merupakan kawasan wisata dan perikanan, sedangkan di Habaring Hurung merupakan kawasan transmigrasi. (MC. Isen Mulang/engga)

Jelang Pencoblosan, Walikota Palangka Raya Cek Kesiapan TPS

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Menjelang hari pemungutan suara pada Rabu tanggal 27 Juni 2018, Walikota Palangka Raya HM Riban Satia melakukan cek kesiapan tempat pemungutan suara (TPS) yang ada pada sejumlah titik Kota Palangka Raya.

Dalam pengecekan tersebut, walikota didampingi wakilnya Mofit Saptono Subagio, Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar, Dandim 1O16 Palangka Raya, Letkol Czi Chandra Adibrata serta, jajaran Forkopimda lingkup Pemko Palangka Raya. 

Pengecekan itu sendiri bertujuan untuk melihat kesiapan penyelenggaraan  pemungutan suara untuk pemilihan walikota dan wakil walikota Palangka Raya 2018. 

Pengecekan kesiapan TPS di lakukan pada lima titik kecamatan. Dimulai dari sejumlah TPS di Kecamatan Bukit Batu, Kecamatan Rakumpit, Kecamatan Jekan Raya, Kecamatan Pahandut, dan Kecamatan Sebangau.

Pengecekan dimulai sejak pukul 16.00-19.00 WIB, dimana rombongan start dari halaman balai kota Palangka Raya

Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia mengatakan, pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan TPS dalam penyelenggaraan pemungutan suara

“Pengecekan ini untuk memastikan berbagai kesiapan. Seperti lokasi TPS, keamanan dan kesiapan panitia pelaksana di masing-masing TPS,” ungkapnya, saat diwawancara usai peninjauan, Selasa (26/6/2018) malam. 

Bahkan pengecekan itu juga dilakukan, untuk memastikan semua logistik pilkada sudah didistribusikan ke tingkat PPK dan PPS hingga ke KPPS atau TPS

“Sampai saat ini belum ada laporan kesulitan logistik KPU belum tersampaikan, bahkan dari pihak keamanan juga sampai saat ini sudah bekerja dengan baik untuk mengawal dan pengamanan logistik,” ucapnya. 

Sementara itu, Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul RK Siregar, mengatakan ada beberapa wilayah yang memang masih belum disalurkan ke TPS karena faktor keamanan. 

“Ada beberapa logistik yang masih disimpan di PPK, belum disampaikan ke TPS, namun ada pengamanan khusus disetiap kecamatan terutama pengamanan logistik KPU,” pungkasnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Sepeda Nusantara Digelar 15 Juli 2018 di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Palangka Raya, Gunawan Abel bersama jajarannya mengadakan rapat terbatas di ruang kerja Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio, Selasa (26/6/2018).

Rapat ini untuk membentuk panitia Sepeda Nusantara yang akan dilaksanakan 15 Juli 2018 di Kota Palangka Raya. Sementara secara nasional Sepeda Nusantara ini sudah di-launching 13 Mei 2018 di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta.

Gunawan menjelaskan pelaksanaan gowes Sepeda Nusantara tahun ini dengan tahun lalu berbeda. Jika tahun lalu star peserta gowes dimulai dari Sabang, namun untuk tahun ini star dilakukan di Kantor Kemenpora, Jakarta.

Begitu pula dengan jarak untuk tahun lalu cuma 6.000 kilo meter, sedangkan tahun ini 6.700 kilo meter. “Sepeda Nusantara ini diikuti 34 provinsi dan 70 kabupaten serta kota diseluruh Indonesia,” tutur Gunawan.

Khusus untuk di Palangka Raya, pelaksanaan gowes Sepeda Nusantara akan dikaloborasi dengan berbagai kegiatan untuk memeriahkan HUT Kota Palangka Raya yang jatuh pada 17 Juli 2018.

Gunawan mengatakan tahun lalu Kemenpora menyediakan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor, namun untuk tahun ini jenis hadiahnya akan dirubah. Bisa jadi akan diganti dengan sepeda ontel, sehingga jumlah hadiahnya lebih banyak. (MC. Isen Mulang/engga)

Pengukuhan Pengurus Baznas Kota Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, Riban Satia mengukuhkan kepemimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palangka Raya, Selasa (26/6/20818).

Acara pengukuhan pengurus Baznas yang baru ini dilakukan di Ruang Peteng Karuhei 1 dan dihadiri beberapa kepala SOPD serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palangka Raya, Baihaqi.

Ditunjuk sebagai Ketua Baznas Kota Palangka Raya adalah Ramli A Gani, kemudian Irian Noor Wakil Ketua I, Zuhri Wakil Ketua II, Soepilin Wakil Ketua III, dan Saing Saleh Wakil Ketua IV.

Dalam sambutannya tidak lupa walikota mengucapkan selamat kepada ke-4 tokoh ini yang telah dikukuhkan sebagai pengurus lembaga zakat daerah.

Walikota nengharapkan dengan adanya pengurus Baznas yang baru ini harus lebih baik dan maksimal lagi pengelolaan uang zakat dari para muzzaki.

Riban mengatakan peran serta Baznas cukup besar membantu masyarakat yang kurang mampu. Karena itu dia mengharapkan ke depan Baznas lebih banyak memberikan bantuan kepada masyarakat miskin.

Riban juga berpesan program Baznas yang sekiranya sangat bermanfaat harus dilanjutkan oleh kepemimpinan yang baru.

Menurut Riban, program Baznas yang cukup baik saat ini dan perlu dilanjutkan adalah kegiatan bedah rumah gratis. Program ini dinilai sangat tepat sasaran. (MC. Isen Mulang/engga)

Hari Pemungutan Suara, ASN Pemko Palangka Raya Diliburkan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Aparatur sipil negara (ASN) dipastikan libur dihari pencoblosan pilkada serentak pada Rabu 27 Juni 2018. Termasuk bagi ASN lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, dimana pada hari tersebut juga diliburkan menyusul  dengan pelaksanaan pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilwalkot) Palangka Raya.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Palangka Raya, Mesliani Tara membenarkan bahwa pada Rabu 27 Juni 2018, seluruh ASN, tenaga honorer atau pegawai tidak tetap (PTT) dilingkup Pemerintah Kota Palangka Raya diliburkan.

“Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio atas nama Pemerintah Kota Palangka Raya telah menerbitkan  surat edaran nomor  870/128./BKPP/VI/2018, terkait libur dihari pelaksanaan pilkada 27 Juni 2018,” ungkap Mesliani, Selasa (26/6/2018) di ruang kerjanya.

Dikatakan, surat edaran tersebut dikeluarkan dengan mengacu surat  keputusan Presiden RI nomor 14 tahun 2018  perihal hari pemungutan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur, pemilihan walikota dan wakil walikota pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2018, pada tanggal 27 Juni 2018 ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Menurut Mesliani, berdasarkan surat keputusan yang kemudian diteruskan melalui surat edaran Pemerintah Kota Palangka Raya, maka libur dihari pencoblosan itu tidak hanya berlaku bagi ASN saja, namun bagi pelajar dan mahasiswa serta karyawan swasta juga diterapkan hal yang sama.

Pun demikian, bagi unit-unit atau organisasi yang bertugas memberikan layanan langsung kepada masyarakat, maka tetap harus siap 24 jam, akan tetapi bagi pimpinan unit atau organisasi tersebut diminta untuk mengatur pelaksanaan hari yang diliburkan dengan pengaturan waktu kerja atau satuan tugas, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik dan lancar.

Memang lanjut Mesliani, jauh sebelumnya telah terdengar kabar bahwa hari pemungutan suara pada pilkada serentak dijadikan libur nasional. Hanya saja, BKPP baru saja mendapat surat keputusan dari pemerintah pusat, yang kemudian secepatnya  Pemko Palangka Raya melalui BKPP kota untuk mengeluarkan surat edaran yang ditandatangani wakil walikota Palangka Raya, ditujukan kesemua OPD dan instansi di lingkup Pemko Palangka Raya terkait libur dihari pemungutan suara tersebut.

“Liburnya hanya sehari saja, dan kami sudah mendistribusikan surat edaran setelah menerima surat keputusan dari pemerintah pusat,”tuturnya.

Terpisah, Walikota Palangka Raya HM Riban Satia berharap pelaksanaan pilkada khususnya pilwalkot Kota Palangka Raya dapat berjalan dengan lancar.

“Ya, para ASN pun diberi kesempatan menggunakan hak pilihnya dengan diberi waktu libur sehari,” ucapnya singkat. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Pos Dishub Km 10 Tjilik Riwut Sudah Tidak Boleh Digunakan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Selama ini banyak masyarakat, khususnya pengguna jalan bertanya-tanya kenapa pos pantau milik Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya di Jalan Tjilik Riwut Km 10 tidak pernah digunakan lagi.

Ternyata keberadaan pos pantau ini memang sengaja tidak dijaga lagi menyusul adanya perubahan aturan perundang-undangan yang baru bahwa dinas perhubungan (dishub) tidak boleh membuat pos, tutur Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Eldy, Senin (25/6/2018).

Dia menjelaskan keberadaan pos pantau sebenarnya sangat bermanfaat, karena bisa memantau pergerakan angkutan penumpang baik yang mau masuk ke dalam kota maupun ke luar kota.

Namun karena adanya aturan yang baru, maka mau tidak mau aset pos pantau ini dibiarkan tidak dijaga. Di sisi lain masyarakat pengguna jalan mengharapkan pos ini difungsikan.

Apalagi khusus di Km 10 Jalan Tjilik Riwut sering terjadi kecelakaan lalu lintas pasca diberi pembatas badan jalan di median jalan. Banyaknya kasus kecelakaan ini karena saat malam hari wilayah pos ini sangat gelap.

Eldy mengaku sudah sering mengajukan permohonan ke dinas perhubungan provinsi agar di sekitar lokasi pos diberikan penerangan lampu, namun usulannya belum juga direspon. (MC. Isen Mulang/engga)