Kapolres Palangka Raya Ajak Warga Gereja Galilea Perangi Berita Hoax

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar mengajak warga jemaat Gereja Galilea, Minggu (27/5/2018) untuk memerangi berita-berita hoax yang selama ini gencar di media sosial.

Kita tahu sekarang di media sosial, bahwa saat ini teknologi cukup canggih, teknologi bersama kita 24 jam yakni melalui hand phone, kita tidak bisa lepas dari hand phone selama 24 jam. Kalau kita kehilangan hand phone kita bisa marah besar, semua bisa diobrak abrik, coba kehilangan alkitab kita tidak ngurusi.

Timbul mencontohkan, kalau kita ketinggalan alkitab di gereja, kita bisa berucap, sudah biar saja minggu depan kan balik juga ke gereja, coba kalau ketinggalan hand phone di gereja, pasti langsung balik mengambilnya.

Begitu kecanduannya kita, begitu melekatnya hati kita kepada teknologi, teknologi bisa menjerumus kita melalui berita-berita tidak benar, berita hoax, karena ada teknologi bersama kita 24 jam. Kalau kita setiap hari menerima dan disusupi berita negative, berita hoax hal-hal yang membuat kita takut, khawatir, amarah, kebencian, bukan orang lain yang mengalaminya, tetapi diri kita sendiri yang mengalaminya.

Timbul menghimbau, hiduplah selalu berpegang pada firman Tuhan, bagaimana caranya, hiduplah dalam kasih. Mari kita saling mengasihi sesama manusia, maka hidup dalam kebersamaan indah dimanapun kita berada. (MC. Ise Mulang/y.kris/engga)

Safari Kamtibmas Kapolres Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Safari Kamtibmas Kepolisian Resort Palangka Raya ke rumah ibadah dan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, dalam rangka harkamtibmas di wilayah hukum polres Palangka Raya. Safari Kamtibmas tersebut dilaksanakan di Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Galilea, Minggu (27/5/2018) Jl. Damang Batu No.13 Palangka Raya.

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar mengungkapkan bahwa, kami ada di sini bukan karena kuat kami, karena gagah kami, tetapi karena Tuhan ada bersama kami, menjaga kami, menyertai kami, untuk menjaga kota ini, yakni Kota Palangka Raya yang diberkati.

Kapolres menghimbau untuk umat Tuhan yang ada di gereja ini, mari kita berdoa, mari kita meminta kepada Tuhan agar tuhan hadir di gereja ini, di kota ini, di keluarga kita, di pribadi kita, karena kuasa Tuhan, percaya pasti ada suka cita, ada damai sejahtera, tidak ada kebencian, tidak ada amarah, tidak ada perpecahan.

Kta tahu lanjutnya, sekarang situasi pilkada sebentar lagi ada pesta demokrasi, kita tahu namanya pesta adalah eporia untuk kita bersukacita, bergembira, bukan membuat perpecahan, bukan membuat kita berkelahi, bukan untuk kita gontok-gontokkan.

Kalau kita bersatu semua agama untuk sama-sama menjaga kota ini, bangsa ini milik kita bersama, kita berdoa agar Tuhan selalu hadir turut bekerja bersama kita, percaya tidak ada kuasa untuk memecahbelahkan persatuan dan kesatuan, tidak ada kuasa yang membuat rasa takut dan khawatir kalau ada Tuhan bersama kita. (MC. Ise Mulang/y.kris/engga)

Titip,Tiga Indikator Pembangunan Untuk Walikota Terpilih

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pilkada Palangka Raya yang digelar tanggal 27 Juni 2018 mendatang, akan menghasilkan walikota dan wakil walikota untuk periode 2018-2023.

Dan bagi calon pemimpin Palangka Raya yang terpilih, maka diharapkan tetap melanjutkan program yang sudah dilaksanakan oleh walikota sebelumnya.

“Kita berharap walikota terpilih bisa meneruskan program yang masih tersisa. Kita terima kasih kalau memang  itu bisa dilakukan,” ungkap Walikota Palangka Raya HM Riban Satia, Sabtu  (26/5/2018)

Pun begitu lanjut Riban, semua itu  berpulang lagi dengan pemimpin yang baru, misalkan program yang dilaksanakan sebelumnya perlu direvisi, maka tidak menjadi masalah.

Namun demikian, bila mengacu hakikat pembangunan yang diamanatkan bagi pemerintah daerah selama ini, maka setidaknya ada tiga indikator pembangunan penting yang harus diperhatikan dan menjadi  program melekat yang harus dijalankan.

Tiga indikator pembangunan itu, yakni pembangunan bidang pemerintahan, pembangunan dibidang kemasyarakatan dan pembangunan dibidang infrastruktur.

“Tiga bidang ini, kita titip bagi pemimpin yang baru untuk diperhatikan dan dilanjutkan,”cetus Riban lagi.

Bagi walikota Palangka Raya dua periode ini, ketiga indikator pembangunan tersebut, sepanjang 10 tahun pemerintahannya, menjadi bagian visi dan misi yang senantiasa tersistematik menjadi program yang tertuang dalam regulasi RPJMD.

“Ya, program sebelumnya nanti bisa disinergikan oleh walikota yang baru. Kalau memang ada revisi dan perbaikan silahkan. Terpenting tetap pada arahnya RPJMD itu sendiri,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Disdukcapil Terus Mengejar Dengan Jemput Bola Pembuatan e-KTP

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya, Zulhikmah Ravieq mengatakan, kesadaran dan minat masyarakat dalam pengurusan data kependudukan sudah mulai meningkat. 

Hal tersebut dapat dilihat dari total 184.419 jiwa penduduk Palangka Raya yang wajib memiliki e-KTP, maka sebanyak 170.313 orang penduduk diantaranya sudah melakukan perekaman. 

“Dengan demikian, setidaknya ada sekitar 14.088 penduduk Palangka Raya yang belum melakukan perekaman e-KTP,” jelas Zulhikmah, Sabtu (26/5/2018).

Lebih lanjut dikatakan, dengan masih banyaknya masyarakat yang belum membuat e-KTP, membuat pihak Disdukcapil terus mengejar dengan jemput bola, dan melakukan tambahan pelayanan perekaman pada hari Sabtu di kantor Disdukcapil.

Disebutkan, untuk yang sudah cetak, e-KTP sampai dengan April 2018 sudah tercatat sebanyak 163.567 keping e-KTP. Setidaknya masih ada tunggakan cetak sekitar 20.852 keping e-KTP yang juga masih terus dikejar pencetakannya.

“Kami juga mengusulkan penambahan blanko e-KTP. Penambahan ini untuk mengakomodir pencetakan e-KTP setelah Bulan Mei 2018 ini,”tuturnya lagi.

Berdasarkan data terakhir sampai 23 Mei kemarin, tercatat sudah ada 10.969 e-KTP yang sudah print ready record (PRR), atau siap cetak. Blanko untuk itu sudah aman, namun untuk setelahnya kita usulkan lagi 6000 keping Blanko,”beber Zulhikmah.

Ditambahkan, saat ini Disdukcapil masih memprioritaskan masyarakat yang belum pernah cetak. Sebagai upaya untuk mengejar tunggakan cetak dari hasil rekam yang sudah dinyatakan PRR oleh sistem kependudukan kemendagri.

“Kalau untuk yang perbaikan dan perubahan data juga kami layani. Hanya saja harus mengantri, sebab kami harus penyelesaian tunggakan cetak yang masih tersisa,” pungkasnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Pemko Palangka Raya Usulkan Pasar Tradisional Dibangun di Rakumpit

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Koperasi dan UKM, baru-baru ini telah mengusulkan permohonan permintaan pembangunan  pasar tradisional di Kecamatan Rakumpit, tepatnya di Kelurahan Petuk Barunai ke pihak Kementrian Koperasi dan UKM.

“Jauh sebelumnya kita sudah diminta pihak kementrian untuk mencarikan tempat dan menyiapkan lahan atau lokasi yang cocok untuk dibangunnya pasar tradisional itu,”ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Palangka Raya Afendie, Jumat (25/5/2018).

Pihaknya pun lanjut Afendie, sudah menentukan lokasi yang pas untuk dibangun pasar tradisional tersebut, yakni di Kelurahan Petuk Barunai. Bahkan, tim dari pusat pun baru-baru ini sudah turun untuk mengecek lahan yang dimaksudkan. Apakah sudah sesuai atau belum.

“Nantinya akan diverifikasi terlebih dahulu. Dari verifikasi itu akan ketahuan hasilnya di bulan Agustus mendatang, apakah disetujui atau tidaknya oleh pusat,” 
katanya.

Mengacu proposal usulan yang disampaikan ke pihak kementrian, maka lahan di Kelurahan Petuk Barunai itu ada sekitar 1.800 meter persegi luasnya. Kenapa dipilih di daerah tersebut, sebab ada perusahaan sawit yang dapat menjadi mitra Koperasi Serba Usaha (KSU) yang selama ini dibina Koperasi dan UKM Kota Palangka Raya.

“Artinya perusahaan yang ada di sana dapat dengan mudah untuk membeli sembako dari koperasi yang ada dan masyarakat setempat pun terbantu dengan adanya pasar tradisional itu nantinya,” jelas Afendie.

Selain itu, bila ada pasar tradisional itu, maka dapat menampung pasar-pasar dadakan yang ada di kawasan kelurahan-kelurahan yang ada, dimana selama ini hanya berjualan di bahu-bahu jalan.

“Kita ingin ada wadah pemberdayaan, salah satunya melalui pasar tradisional. Para pedagang  tidak lagi harus berjualan di bahu-bahu jalan, yang membuat pengguna jalan jadi terganggu,” cetus Afendie.

Semoga saja usulan yang telah disampaikan tersebut bisa terealisasi. Dengan begitu Dinas koperasi dan UKM Palangka Raya dapat membantu masyarakat terutama dalam menuju upaya mengembangkan ekonomi kerakyatan di wilayah Kota Palangka Raya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Bimbingan Rohani Moment Menjalin Toleransi antar Umat Beragama

MEDIA CENTER, Palangka Raya –  Bagian Kesra Setda Kota Palangka Raya, Jumat (25/05/2018) menyelenggarakan bimbingan rohani agama Kristen dan Katolik bagi ASN dan PTT lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya. Kegiatan ini diselenggarakan di ruang rapat Peteng Karuhei II yang merupakan kegiatan rutin satu bulan sekali Pemerintah Kota Palangka Raya.  

Walikota Palangka Raya dalam sambutannya yang disampaikan oleh Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Kota Palangka Raya,  Yohn Benhur Pangaribuan,  mengingatkan kembali kepada ASN dan PTT Pemerintah Kota Palangka Raya bahwa beberapa hari yang lalu Indonesia menghadapi aksi terorisme di beberapa daerah yaitu di Surabaya, Sidoarjo, Riau dan beberapa daerah lainya. 

Hal ini sungguh sangat memprihatinkan karena di luar batas kemanusiaan yang menimbulkan korban anggota masyarakat, anggota kepolisian dan anak-anak yang tak berdosa termasuk pelaku yang menggunakan istri dan anak-anaknya untuk melakukan aksi terorisme.  

Terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama apapun, semua ajaran agama menolak terorisme apapun alasannya. Kita semua patut berduka cita atas jatuhnya korban akibat serangan bom bunuh diri.

Kita semua harus bersama-sama memerangi terorisme dan faham radikalisme yang bertentangan dengan nilai – nilai agama dan bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa. 

Walikota Palangka Raya juga menghimbau ASN dan PTT Pemerintah Kota Palangka Raya untuk tetap tenang, menjaga persatuan dan saling toleransi antar umat beragama. Disamping itu disampaikan juga jangan sampai terprovokasi terhadap isu-isu yang bisa memecah belah persatuan dengan adanya berita-berita yang beredar di media sosial yang disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Sebagaimana Firman Tuhan yang di sampaikan oleh Pdt. Yentina Talina yang diambil dari Roma Pasal 8 Ayat 5 – 11, ada dua hal yang bisa kita petik yaitu pertama, kehidupan yang mengarah pada hal-hal diinginkan manusia di luar kehendak Kristus, dan yang kedua adalah kehidupan yang di tuntun oleh Roh Kudus dan dikendalikan oleh Kristus. 

Seperti yang tergambar dalam firman Tuhan yang disampaikan bahwa hidup dalam kebenaran menurut Roh Kudus keadilan akan ditegakkan sekalipun kita akan disingkirkan karena kita hidup dalam kebenaran. Kita harus bisa mengendalikan hati, pikiran, perkataan dan perbuatan kita dalam kehidupan sehari-hari.

Kehidupan manusia pada mulanya adalah putih seperti kertas kosong, tergantung dari diri kita masing-masing. Komitmen kita masing masing mau ditulis seperti apa pada kertas kosong itu.

Sebagai penutup, kita harus bersatu hati dalam Tuhan untuk mewujudkan komitmen untuk selalu hidup dalam kebenaran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab selaku ASN untuk tetap berpegang teguh pada firman Tuhan sebagai kekuatan iman kita untuk bekerja dimanapun kita ditugaskan. (MC. Isen Mulang/win/engga)

Walikota Palangka Raya : Tahun ini Bukber Terakhir Saya di Rujab

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sebagaimana saban tahun setiap Ramadan, Walikota Palangka Raya HM Riban Satia selalu menggelar buka puasa bersama (Bukber) dengan warga kota Palangka Raya.

Seperti kemarin, Kamis (24/5/2018) walikota Palangka Raya dua periode itu berbuka puasa bersama di rumah jabatan (Rujab) walikota Jalan Diponegoro, yang dihadiri jajaran kepala SOPD dan unsur pimpinan Forkopimda, anggota DPRD Kota Palangka Raya, tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga yang memenuhi halaman rujab.

“Ini buka puasa bersama saya yang terakhir dirujab walikota. Sebab saya dan wakil walikota ditahun depan tidak lagi bertugas, sebab sudah ada walikota yang baru,” ungkap Riban mengawali sambutannya dihadapan undangan yang hadir.

Dalam kesempatan itu, walikota mengucapkan terima kasih kepada masyarakat “Kota Cantik” yang selama ini terus mendukung kebijakan dan program pemerintah kota. Meskipun kata dia, capaian pembangunan masih belum sesuai harapan.

‘Harus diakui membangun sebuah kota yang sebelumnya masih belum maju, mesti melalui dinamika dan proses. Terlebih dengan keterbatasan yang selalu menjadi hambatan”ujar Riban lagi.

Pun demikian, secara perlahan-lahan pembangunan mampu dilakukan, dan sedikit demi sedikit perubahan wajah kota terlihat. Walaupun belum sempurna dan ada kekurangan, tetapi setidaknya ada upaya.

Riban pun berpesan, agar masyarakat Palangka Raya harus selalu mendukung upaya pembangunan, terutama yang diprogramkan oleh pemimpin-pemimpin selanjutnya. 

“Untuk mencapai semua itu, masyarakat harus tetap membangun silaturahmi dan rasa kebersamaan serta turut menciptakan situasi kondusif daerah,” cetusnya. 

Sementara itu, Abramsyah, kepala Bagian Kesra Setda Kota Palangka Raya, menuturkan pihaknya bersyukur bahwa masyarakat antusias untuk hadir dalam buka bersama dengan walikota Palangka Raya.

“Ini merupakan rangkaian dari kegiatan safari Ramadan Pemko Palangka Raya tahun 2018,” ucapnya.

Dikatakan, masih ada beberapa agenda safari Ramadan walikota dan wakil walikota, terutama berbuka puasa dan sholat subuh, di beberapa masjid yang sudah ditentukan .

“Dalam safari Ramadan ini Pemko Palangka Raya akan memberikan bingkisan maupun bantuan kepada 18 masjid dan langgar,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Tipologi Polda Kalteng Naik Jadi Tipe A

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Secara resmi tipologi Polda Provinsi  Kalteng naik dari tipe B ke tipe A. Peningkatan itu ditandai dengan upacara kenaikan tipologi yang dihadiri langsung Kapolri Jendral Polisi, Tito Karnavian di halaman Mapolda Kalteng, Kamis  (25/5/2018), pukul. 16.30 WIB.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, berkesempatan menyerahkan Bendera Pataka Polda Kalteng kepada Kapolda Kalteng Brigjend Pol Drs Anang Revandoko. Upacara turut diikuti oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan unsur muspida dan Forkopimda Kalimantan Tengah.

Dalam arahannya Kapolri mengatakan, peningkatan Polda Kalteng dari tipe B ke tipe A akan membawa pengaruh dalam penyusunan anggaran, personel dan sarana prasarana.

“Hanya saja semuanya dilakukan secara bertahap. Terlebih peningkatan ini adalah atas permintaan dan aspirasi masyarakat, terutama gubernur Kalteng,” ungkap Tito.

Hal tersebut juga didasarkan atas  tantangan kamtibmas dan juga peningkatan populasi dan pembangunan di Kalteng kian tumbuh cepat.

“Kalteng ini lebih luas dari daerah pulau Jawa. Itu juga menjadi dasar tipologi polda mesti dinaikan,” tegasnya.

Terpenting kata dia, seiring peningkatan tipologi, maka kamtibmas di Kalteng harus lebih dijaga stabilitasnya.
Dengan demikian tambah Tito di Indonesia sudah ada  24 polda bertipe A dan sembilan bertipe B. 

“Ya, bisa saja bila pelayanan tidak maksimal maka tipologi polda dikembalikan ke tipe B,” ingatnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Dua Anggota PAW DPRD Palangka Raya Siap Lanjutkan Sisa Program Kerja

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pada Rabu (23/5) telah resmi dilantik dua anggota DPRD Kota Palangka Raya penganti antar waktu (PAW), yaitu Surileli N Ladung yang menggantikan posisi Rusliansyah di Komisi C, dan Frans Liwan Ibat menggantikan posisi Hj Umi Mastikah di Komisi B. Keduanya menggantikan dua pendahulunya tersebut yang mengundurkan diri karena maju dalam pertarungan Pilkada Kota Palangka Raya tahun 2018 ini.

Saat dibincangi Surileli N Ladung yang berasal dari partai Golkar mengaku akan siap melanjutkan seluruh program kerja komisi DPRD yang telah diprogramkan sejak awal masa jabatan anggota DPRD Palangka Raya, yakni mulai tahun 2014.

Sebagai seorang kader partai kata dia, maka sudah barang tentu harus mampu bekerja sama, saling mengisi dan bekerja keras sesuai dengan harapan yang telah dibangun para legislator sebelumnya.

“Ya, Saya pribadi akan berusaha melanjutkan apa yang telah diprogramkan. Terutama loyalitas pengabdian di sisa satu tahun masa jabatan ini,” ungkapnya, Kamis (24/5/2018).

Menurut Surileli, tidak ada banyak perubahan mendasar karena semua program yang ada tinggal melanjutkan dan menyesuaikan saja.

“Semoga tenaga, pikiran dan semangat, saya mampu membantu membawa perubahan kinerja di komisi bersama rekan-rekan legislator lainnya,”cetusnya.

Hal yang sama dikatakan Frans Liwan Ibat, bahwa ia siap bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi lembaga legislatif.

“Saya menempati Komisi B menggantikan posisi rekan saya (Hj Umi Mastikah). Kita telah berdiskusi banyak. Saya yakin akan mampu melanjutkan tugas sesuai dengan program yang telah tersusun,”tandasnya.

Meskipun sebagai legislator baru di lembaga DPRD, tapi menurut Frans masih banyak cukup waktu dalam membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih baik bersama rekan-rekan di DPRD.

“Kita berharap bisa bergerak kearah yang lebih baik dan lebih positif. Termasuk peningkatan kinerja, baik dalam penganggaran dan penyusunannya. Semua harus dilalui dengan kerja yang dilakukan bersama-sama,” pungkasnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Pemko Gelar Assesment Kompetensi Pejabat Eselon II Gandeng UIN Jakarta

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, kembali menggelar lelang jabatan terbuka untuk eselon II. Dimana tahapannya kali ini sudah pada assessment kompetensi pejabat.

Menurut Walikota Palangka Raya HM Riban Satia, untuk assessment ini pihaknya menggandeng Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatulah Jakarta, guna  menilai dan memproses dari assessment kompetensi para pejabat.

“Kita menggandeng pihak UIN Jakarta ini, khusus untuk tim assessment bagi pejabat yang akan mengikuti lelang jabatan yang dilakukan Pemko Palangka Raya, ujarnya, Kamis (24/5/2015).

Riban mengatakan, dilakukannya lelang jabatan terbuka atau open bidding ini, karena masih ada 11 jabatan yang sampai saat ini masih kosong atau hanya dijabat oleh Plt saja. Sebab apabila terlalu lama maka tidak baik juga untuk jalannya roda pemerintahan.

“Kalau lama-lama juga tidak bagus kedepannya, walaupun ada pejabat yang menggantikan sementara, namun akan berbeda  ketika ada yang betul-betul tetap di posisi itu,” terangnya lagi.

Dikatakan, hingga saat ini untuk tim seleksi (timsel) lelang jabatan terbuka eselon II tersebut masih dibentuk oleh pihak Pemko sendiri. Hal itu dikarenakan,  ranahnya hanya masih pejabat daerah saja, berbeda kalau lelang jabatan untuk Sekretaris Daerah (Sekda). Yang ranahnya harus sampai ke pusat.

“Cukup daerah saja untuk timsel pejabat pratama ini, dan dalam asessement itu selain uji kompetensi. Maka yang dilihat pula apakah mampu menguasai bidang-bidang di pemerintahan ini,” tandas Riban.

Terpisah Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Palangka Raya, Nyta Bianyta Rezza menjelaskan, jabatan yang kosong tersebut seperti jabatan Asisten I dan II Setda Kota Palangka Raya, jabatan kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kepala Dinas Kesehatan (Dinkes). Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Kepala Sat Pol PP.

“Open bidding ini memang untuk jabatan yang kosong makanya kita lakukan assessment yang didahulukan dengan pemetaan jabatan yang kosong tadi,” beber Nyta. (MC. Isen Mulang.1/engga)