Januari-Februari Ada 9 Kasus Gigitan Anjing

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kasus gigitan anjing di Kota Palangka Raya masih tinggi. Belum genap dua bulan saja sudah ada 9 kasus gigitan anjing.

“Januari-Februari ada 9 kasus gigitan,” kata Kabid Kesehatan Hewan, Kesmavet, Pengolahan dan Pemasaran pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Sumardi, Senin (25/2/2019).

Daerah paling banyak kasus gigitan adalah Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya. Untungnya semua korban gigitan tidak ada yang meninggal. Semuanya bisa tertolong.

Sumardi mengatakan semua korban gigitan anjing ditangani oleh Puskesmas Bukit Hindu. Puskesmas tersebut memang dikhususkan untuk menangani gigitan hewan.

Sementara itu meski Puskesmas Pahandut menangani kasus gigitan hewan, namun sampai saat ini Dinas Pertanian Kota Palangka Raya belum menerima kasus gigitan dari luar daerah.

Di sisi lain saat ini petugas terus melakukan vaksinasi terhadap anjing dan kucing untuk menghindari kasus serupa tidak terulang lagi di Palangka Raya. (MC. Isen Mulang/engga)

Workshop Penulisan Puisi Kepada Pelajar SMPN 2 Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Komunitas pegiat literasi mengadakan workshop menulis puisi dan musikalisasi puisi kepada pelajar SMPN 2 Palangka Raya, Senin (25/2/2019).

Pelatihan menulis puisi ini berlangsung dengan memanfaatkan ruang multimedia. Lebih dari 30 anak didik kelas VII dan VIII mengikuti kegiatan yang terasa baru dan menantang.

Dengan dipandu Nurhadi, pegiat Payung Literasi yang juga praktisi sastra dari Balai Bahasa Kalimantan Tengah, mereka belajar mengolah imajinasi, menuangkan gagasan, pikiran, dengan menorehkan kata-kata pada lembaran kertas.

Larik-larik puisi diciptakan yang dipadu dengan pengalaman dan daya nalarnya. Karya sederhana itu mereka susun secara individu dan kelompok. 

Mereka juga dibimbing untuk mencoba meramu puisi menjadi musikalisasi puisi. Tentu saja belajar berpuisi tidak serta merta dan instan begitu saja.

Namun mengawali untuk melanjutkan kreativitas adalah proses yang harus ditekuni jika ingin meraih peningkatan dalam pencapaian. Tatkala jari para siswa menuliskan kata sesungguhnya, dia bisa jadi mulai menuliskan puisi sesederhana apapun.

Begitulah menulis puisi, seperti halnya menulis karya sastra atau karya yang lain, kemampuan berimajinasi dan mengungkapnya mesti diasah agar tajam. 

Motivasi berliterasi dan bimbingan para guru kreatif di sekolah tentu sangat memberikan kontribusi signifikan dibarengi disiplin berkarya akan menumbuhkan semangat berliterasi.

Berkaitan dengan itu, Gatot, pegiat literasi yang juga anggota polisi yang bertugas di Polda Kalteng turut hadir memberikan motivasi kepada para anak didik agar senantiasa menumbuhkan sikap disiplin.

Mewakili Payung Literasi, Lukman Juhara mengatakan komunitas ini merupakan komunitas pecinta literasi yang dibangun dengan semangat kebersamaan tanpa mencari keuntungan finansial.

Anggota komunitas yang dipimpin Ussy Marie ini adalah para relawan dari berbagai profesi yang peduli dan mau bergiat mendukung kegiatan literasi. (MC. Isen Mulang/engga)

Semangat Penguatan Literasi Siswa SLB Kalimantan Tengah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk menguatkan pendidikan karakter. Salah satunya dengan ditetapkannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti dan Budaya Literasi.

Diperkuat lagi dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Penguatan literasi melalui Gerakan Literasi Nasional (GLN) menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter.

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan bagian dari GLN. GLS bukan hanya digulirkan di lembaga pendidikan umum saja, tapi juga di lembaga pendidikan khusus.

Oleh karena itu penguatan literasi juga dilakukan untuk para guru dan siswa berkebutuhan khusus dari sekolah luar biasa (SLB). Salah satu upaya penguatan literasi di SLB adalah melalui workshop penguatan literasi.

Kegiatan bertema ‘Generasi Milenial, Generasi Literasi’ ini diikuti para guru dan siswa berkebutuhan khusus dari 24 SLB seluruh Provinsi Kalimantan Tengah yang telah berlangsung 20—22 Februari 2019 di Hotel Fovere, Kota Palangka Raya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Slamet Winaryo melalui Kabid Pendidikan Khusus, Felix Bertho mengatakan workshop penguatan literasi SLB bertujuan membangun karakter generasi muda menjadi generasi milenial yang berliterasi dan mendukung GLN.

“Melalui kegiatan ini diharapkan ada peningkatan konkret budaya baca sebagai alat evaluasi proses literasi di sekolah. Tentu juga peningkatan belajar dan berkarya bagi anak berkebutuhan khusus yang ada di provinsi ini. Dengan demikian upaya meningkatkan kualitas pendidikan untuk menyukseskan Kalteng Berkah kiranya bisa diwujudkan,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung semarak itu telah menyelenggarakan beberapa lomba penguatan literasi untuk para siswa berkebutuhan khusus ada enam lomba yang digelar yakni menyarikan (membuat sinopsis) buku, mendongeng, baca puisi, tulis/baca puisi, membuat komik strip, dan kreativitas menulis cerpen.

Para siswa SLB dengan segala kelebihan dan kekuranganya tampak berusaha mandiri menampilkan kebolehannya. Ada semangat, kelucuan, keunikan, dan beragam ekspresi literasi berpadu menyatu dalam keseruan yang luar biasa.

Ragam tampilan penutupan digelar menghiasi semangat berliterasi. Pembacaan puisi, vokal solo, mendongeng, dan berpantun. Para peserta, narasumber, juri, dan penggembira pun tampil menggugah, mengundang aplaus penuh gairah.

Tentu dalam lomba ada pemenang yang harus lebih mempersiapkan diri berlomba di tingkat nasional. Bagi yang belum menang juga tidak masalah. Mereka tetap bersemangat. 

Mendapat hadiah dan penghargaan hanyalah salah satu harapan. Namun harapan besar untuk berubah meningkatkan kualitas pendidikan tentu lebih penting. 

Semua harus mengedepankan tekad untuk terus berkarya dan berliterasi tanpa pamrih untuk mengembangkan potensi mengangkat harkat diri, keluarga, masyarakat, dan negeri ini. (MC. Isen Mulang/engga)

Kegiatan Kelurahan Siaga Komplek Bangas Permai

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kegiatan Kelurahan Siaga,  komplek Bangas Permai dilaksanakan pada hari Minggu pagi (24/2/2019) di Komplek Bangas Permai RW X Kelurahan Menteng, Kec.Jekan Raya. Komplek Bangas Permai ini adalah percontohan kelurahan siaga, di Kelurahan Menteng Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.

Kegiatan kelurahan Siaga ini meliputi pemeriksaan tekanan darah yang dilakukan oleh kader siaga, kegiatan senam pagi, dan kegiatan pungut sampah bersama. Diakhir acara ini juga ada pengundian dorprize bagi warga yang hadir.

Menurut Amril Norman, ketua RT 03, kegiatan kelurahan siaga ini bertujuan untuk memupuk jiwa kebersamaan dan kesetiakawanan sosial bagi warga dan memberdayakan masyarakat agar mau dan mampu untuk hidup sehat.

Melalui pemeriksaan kesehatan dengan “memeriksa tekanan darah”, dan juga melalui olahraga dengan senam bersama, lanjut Amril,  bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup warga. 

Untuk menjaga kualitas lingkungan agar tetap bersih indah dengan “pungut sampah bersama”. Kegiatan ini adalah salah satu dari kegiatan kelurahan siaga di komplek bangas permai. 

Amril menginformasikan kepada warga bahwa sampah sampah  yang  dikumpulkan, akan dijadikan satu kemudian dibuang ke TPS. Dan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama kesadaran dalam membuang sampah pada tempatnya, tutur Amril.

Kegiatan ini dihadiri oleh ketua RW, RT dan seluruh warga masyarakat RT 01 s/d RT 06 RW X Kompleks Bangas Permai lebih kurang 150 orang, dan insyaallah akan berlanjut setiap minggu bergiliran dari RT 01 s/d RT 06 pungkas Amril. (MC. Isen Mulang/wulan/engga)

Penyalahgunaan Jabatan dan Money Politik Rawan Terjadi

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kordinator Divisi Pencegahan Hubungan Antar Lembaga, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalteng Siti Wahidah mengatakan, jika suhu perpolitikan jelang pelaksanaan pemilihan presiden, wakil presiden dan anggota legislatif terus bergerak meningkat. Sejalan dengan itu kata dia, maka pengawasan terhadap kecurangan dan tindak pidana pemilu juga pasti terus ditingkatkan. 

“Dalam pelaksanaan pemilu ini,  maka seluruh daerah dapat dikategorikan rawan kecurangan. Terutama politik uang alias money politik dan penyalahgunaan jabatan,” ungkap Siti saat berbicara pada sosialisasi bersama organisasi masyarakat (ormas) dan media massa, Sabtu (23/2/2019) di Hotel Aquarius Palangka Raya.

Pengawasan melekat terhadap pelanggaran pemilu ini lanjut Siti harus dilakukan, setiap elemen pun harus ikut membantu dalam mengawasi jalannya proses dan pelaksanaan pemilu di tanggal 17 April nanti.

“Saya katakan seluruh wilayah Kalteng rawan money politik dan pelanggaran kampanye. Kami tidak bisa bekerja maksimal tanpa bantuan dari masyarakat  dalam mengantisipasi hal itu,” tandasnya. 

Siti mengutarakan dengan kebersamaan bersama dalam mengawasi pemilu maka diharapkan pesta demokrasi lima tahun tersebut dapat berjalan aman, jujur, adil dan terpilih pimpinan yang berkomitmen untuk bangsa dan negara.

“Dengan pengawasan secara bersama, maka pemilu kedepan dapat berjalan lebih baik, maka itu peran banyak pihak sangat diperlukan,” cetusnya lagi. 

Kata Siti, jika masyarakat diam dan tak bergerak maka masyarakat seolah-olah melegalkan praktek uang. Tetapi jika melaporkan dan siap bersaksi serta mempunyai bukti terkait money politik maka masyarakat benar-benar berkeinginan menjadikan negara dan bangsa ini lebih baik.

“Intinya bila ada peserta pemilu terbukti melanggar maka Bawaslu tidak akan tinggal diam dan tidak akan tebang pilih,” tegasnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

80 Persen Infrastruktur Jalan di Kelurahan Bukit Tunggal Perlu Perbaikan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Infrastruktur jalan di wilayah Kota Palangka Raya, baik yang ada di wilayah dalam kota maupun jalan wilayah pinggiran saat ini memang memprihatinkan. Hal tersebut terlihat dari kondisi kerusakan infrastruktur  yang bervariasi, mulai dari rusak ringan, sedang  hingga rusak parah.

Seperti halnya yang disampaikan Lurah Bukit Tunggal Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, Muhammad Heri Fauzi mengatakan, jika untuk wilayah kelurahannya itu kondisi kerusakan infrastruktur jalan bisa dikatakan 80 persennya perlu mendapatkan perbaikan.

“Ada beberapa jalan utama yang masuk wilayah Kelurahan Bukit Tunggal sangat memerlukan perbaikan. Seperti Jalan Mahir Mahar, Jalan Rajawali, Jalan Manjuhan, dan Jalan Bandeng, itu yang kondisinya memang rusak parah, belum lagi beberapa jalan lainnya,” ucapnya, Jum’at (22/2/2019).

Kata Heri, pada musrenbang tahun ini pihaknya telah mendapatkan 19 porsi usulan, dan rata-rata usulan adalah masalah infrastruktur.

“19 Usulan itu kebanyakan infrastruktur, meskipun ada juga masalah pendidikan dan kesehatan, tapi karena usulan banyak makanya kita lakukan skoring dan prioritas adalah masalah infrastruktur jalan,” jelasnya.

Heri mengharapkan agar semua usulan tersebut bisa terealisasi, seperti halnya pada tahun sebelumnya, 19 usulan Kelurahan Bukit Tunggal telah terealisasi secara penuh.

Terlepas dari itu semua tambah Heri, pihaknya bersama masyarakat  selama ini telah berupaya membantu mempercepat pembangunan, terutama bergerak melakukan perbaikan dan perawatan infrastruktur, baik jalan maupun  drainase dengan cara swadaya. 

“Contohnya, kami bersama warga di lingkungan RT/RW terus menggiatkan  kerjabakti dan perawatan drainase maupun jalan. Ini tidak lain untuk membantu pembangunan pemerintah dan demi kepentingan masyarakat itu sendiri,” pungkasnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Wakil Walikota Blusukan ke Pasar Kahayan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Seusai senam pagi bersama ASN dan PTT lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya, Wakil Walikota Palangka Raya langsung blusukan ke Pasar Kahayan.

Hj. Umi Mastikah berkeliling pasar dan berbincang-bincang dengan para pedagang yang sedang berjualan, serta menanyakan keadaan, harga jual dan beli apakah stabil.

Dalam perbincangan, sesekali Umi menanyakan harga bahan pokok yang dijualkan dan tidak jarang selalu ditawarkan untuk membeli barang dagangan.

“Ayam ras 1 kg Rp 35.000, tempe satu bungkus daun Rp 5.000, cabai 1 ons Rp 5.000, dan Langsat 1 kg Rp 10.000, ” kata Umi, Jumat (22/2/2019).

Kedatangan Umi cukup menarik perhatian para pedagang pasar, mereka berebut untuk bersalaman dengan Wakil Walikota Perempuan pertama di Kota Palangka Raya. (MC Isen Mulang/iin/engga)

Pasar Kahayan Lokasi Hari Peduli Sampah Nasional 2019

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Badan Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya menyelenggarakan kegiatan aksi kebersihan dan pungut sampah, pada Jumat (22/2/2019) di Daerah Pasar Kahayan. 

Selain senam pagi bersama ASN dan PTT lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya, sekaligus memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2019.

Pasar Kahayan selain kawasan padat penduduk serta aktifitas pasar yang cukup ramai berimbas pada volume sampah yang jumlahnya sangat banyak dibandingkan wilayah lain.

Wakil Walikota Palangka Raya, Hj.Umi Mastikah, yang turut hadir dalam senam pagi bersama, juga mengatakan kenapa pasar kahayan yang dipilih untuk memperingati HPSN Tahun 2019 karena pasar kahayan, kawasan padat penduduk dan aktifitas yang cukup ramai.

“Dipilihnya pasar Kahayan, selain padat penduduk juga aktifitas yang berimbas pada sampah yang banyak daripada wilayah lain”, ucap Umi Mastikah.

Melalui event nasional hari peduli sampah nasional ini, Kota Palangka Raya bisa menyelenggarakan Intruksi dari pusat untuk dapat bersinergi bersama aparatur sipil negara maupun PTT  di seluruh SOPD untuk melakukan gerakan aksi kebersihan dan pungut sampah. (MC Isen Mulang/iin/engga)

Mulai Ada Geliat Kemajuan Ekonomi dari Sektor Pariwisata di Sei Gohong

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Musrenbang Tingkat Kecamatan Bukit Batu, Kamis (21/2/2019) di laksanakan di obyek wisata Sei Batu, Kelurahan Sei Gohong, Kota Palangka Raya.

Umi menyampaikan selain pembangunan infrastuktur yang kita prioritaskan dalam musrenbang, tetapi tidak kalah pentingnya seperti kesejahteraan, peningkatan sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan dan banyak hal lain lagi yang perlu diperhatikan.

Untuk bapak ibu Lurah yang hadir di sini, jangan sampai ada masalah sosial di masyarakat kita ucap Umi, ada Lurah sampai tidak tau, karena diera aplikasi yang sangat maju ini, kadang Lurahnya belum tau, sudah ada media sosial memberitakan, itu sebenarnya sebuah tamparan untuk kita, mudah-mudahan bapak ibu Lurah di wilayah ini tidak demikian, jangan sampai keduluan medsos yang tau.

Untuk itu saya harapkan bapak ibu Lurah selalu mengadakan koordinasi dengan RT/RW, jadi apapun kebijakan yang kita terapkan insya Allah akan sesuai manfaatnya kepada masyarakat, karena kita banyak tahu apa yang terjadi di masyarakat kita.

Dan pemerintah kota, lanjut Umi kami menitip diri pada tokoh adat, tokoh agama,  dan tokoh masyarakat, demang, mantir, mungkin ada hal-hal yang bisa kita akomodir didalam kebijakan pemerintahan.

Khusus dalam smart ekonomi, kita sudah disajikan dengan suasana yang formal dan santai di alam terbuka yang indah, di obyek wisata, tidak harus di dalam gedung, karena ini adalah tanda bahwa daerah ini mulai ada geliat kemajuan ekonomi dari sektor pariwisata, dan pariwisata ini tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan masyarakat, karena kita harapkan dengan peningkatan pariwisata tentu akan memberi tambahan atau kemajuan ekonomi untuk masyarakat sekitar. (MC. Isen Mulang/Ykris/engga)

Sebagai Abdi Negara Harus Mampu Berkontribusi Memberikan Pelayanan Bagi Masyarakat

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Bagian Kesra Setda Kota Palangka Raya selenggarakan kegiatan bimbingan mental dan rohani agama kristen dan katolik bagi ASN dan PTT di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya. Kegiatan ini diselenggarakan di ruang  Peteng Karuhei II Kantor Walikota Palangka Raya, Kamis ( 21/02/2019)

Bimbingan mental dan rohani kali ini merupakan yang pertamakalinya di laksanakan di tahun 2019. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang setiap bulannya diagendakan Pemerintah Kota Palangka Raya dengan tujuan memfasilitasi para ASN dan PTT dari sisi kerohanian, dimana sisi rohani ini merupakan hal yang sangat penting.

“Sebagai abdi negara kita harus menyeimbangkan antara bekerja, melayani dan mangayomi masyarakat dalam kehidupan serta rutinitas sehari-hari dengan menjunjung tinggi ibadah kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagaimana sambutan Walikota Palangka Raya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Palangka Raya, DR. Tracy E. Anden M. Mpd.

Adapun tema bimbingan rohani kali ini adalah ” Firman Yang Membawa Perubahan” yang disampaikan oleh Pendeta Erley Amiani, STh, MM. Sedangkan yang bertugas sebagai litorgus dan petugas lainnya dilayani dari Persekutuan Kristiani Pengadilan Negeri Palangka Raya yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Palangka Raya, Kurnia Yani Darmono, SH, M.Hum

Sebagaimana firman Tuhan yang disampaikan saat kegiatan ini yang di ambil dari nas Alkitab I Korintus 15 : 1-11 dan Lukas 5 : 1-11 bahwa,  sebagai abdi Allah yang bekerja di tengah-tengah masyarakat harus mampu berkontribusi dalam memberikan pelayan bagi masyarakat dan diharapkan dengan adanya kegiatan semacam ini bisa sebagai sarana pendewasaan rohani dan karakter ASN dan PTT di lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya dalam mendukung kinerja sehari-hari. (MC. Isen Mulang/Win/engga)