Cegah Karhutla, Jangan Sekedar Komitmen

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran, menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah, termasuk TNI, Polri, bergerak bersama untuk mewujudkan Kalteng bebas kabut asap 2018.

“Ini sesuai dengan instruksi Presiden tentang peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan, ucap Sugianto, saat bertindak sebagai pembina apel siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan, Rabu, (25/7/2018). 

Terlebih kata gubernur, penanganan kebakaran hutan dan lahan tahun ini dianggap lebih menantang dibandingkan tahun lalu. Sebab, kondisi cuaca 2016 dan 2017 cenderung tidak terlalu kering dan bahkan lebih banyak hujan. 

“Tahun ini berbeda karena kemaraunya lebih kering, dibandingkan dua tahun belakangan, sehingga potensi kebakaran hutan lebih besar,” ungkapnya.

Hal tersebut lanjut Sugianto, terbukti dari banyaknya laporan kejadian karhutla, yakni sejak awal tahun yang cenderung meningkat. 

Dikatakan juga bahwa penanganan karhutla ini merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Pemerintah, yang didalamnya ada TNI dan Polri berkewajiban menyusun kebijakan pencegahan dan penanggulangan karhutla, termasuk menyusun standar operasional prosedur (SOP) sebagai acuan.

“Personil sudah pasti harus disiapkan, peralatan juga begitu. Sehingga antara personil dan peralatan harus sama-sama baik untuk melakukan pencegahan,” sebutnya.

Gubernur juga mengingatkan peran dari dunia usaha, terutama yang berbasis lahan wajib menjaga arealnya dari karhutla. Bahkan perusahaan juga wajib membantu pencegahan dan pemadaman pada wilayah yang berdekatan dengan arealnya.

“Ini sudah menjadi komitmen kita bersama, dan perusahaan dituntut berperan aktif. Jadi  jangan hanya pemerintah yang bergerak,” tegasnya (MC. Isen Mulang.1/engga)

ASN Yang Akan Purna Tugas Ikuti Pemberkasan Calon Anggota Taspen

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Puluhan aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya mengikuti kegiatan sosialisasi pemberkasan program Taspen dan Bank Mantap (Mandiri Taspen), Rabu (25/7/2018).

Sosialisasi ini dilakukan dalam rangka meningkatkan layanan dan kesejahteraan terhadap ASN lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya yang akhir Desember 2018 nanti mereka akan purna tugas.

Karena itulah melalui sosialisasi ini PT Taspen Cabang Palangka Raya melakukan jemput bola untuk melakukan pemberkasan syarat menjadi anggota Taspen.

Kepala Cabang PT. Taspen Palangka Raya, Ucu Samsudin mengatakan kegiatan sosialisasi ini merupakan program jemput bola untuk memberikan pelayanan prima kepada calon anggota Taspen.

“Dengan adanya layanan proaktif ini diharapkan nanti para ASN yang akan pensiun tidak perlu datang ke kantor Taspen, tapi petugas kami yang akan mendatangi bapak-bapak dan ibu-ibu,” tuturnya.

Ucu menjelaskan ada empat manfaat yang bisa diperoleh anggota Taspen yakni tabungan hari tua yang diterima satu kali saat pensiun, uang pensiun yang akan diterima setiap bulan, jaminan kecelakaan kerja, dan jaminan kematian.

Sosialisasi ini yang diadakan di Ruang Peteng Karuhei II ini terselenggara berkat kerja sama PT Taspen dengan Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Palangka Raya. (MC. Isen Mulang/engga)

Kemenkominfo Evaluasi Tahap Pertama 25 Kota/Kabupaten Gerakan Menuju Smart City 2018

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia melaksanakan evaluasi tahap pertama gerakan menuju smart city 2018 terhadap 25 daerah Kabupaten/ Kota yang telah ditetapkan kominfo sebelumnya.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 25 s/d 26 Juli 2018 di Balai Kota Semarang ini diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Indonesia.

Evaluasi terhadap 25 daerah yang ditetapkan kominfo ini merupakan tindaklanjut dari launcing program gerakan menuju 100 smart city yang sebelumnya diselenggarakan di jakarta sebelumnya.

Dalam kegiatan ini diisi dengan diskusi panel dengan narasumber dari kominfo, sekretaris kota semarang, dan juga philips indonesia.

Selanjutnya evaluasi panel assesment dibagi menjadi 2 sesi untuk sesi 1 diikuti 13 daerah dan sesi 2 diikuti 12 daerah.

Banyak pertanyaan dari peserta workshop bagaimana dengan daerah di Indonesia lainya yang belum di ikutkan dalam gerakan ini, kominfo tegaskan bahwa daerah yang belum mendapatkan kesempatan akan tetap diikutkan karena ini menjadi rencana strategis kami, tutup Heri Abdul Azis, Staff Ahli Kominfo Bidang Teknologi, Rabu (25/7/2018) (MC. Isen Mulang/engga)

Walikota Menerima Hibah Sumur Bor Untuk Pemko Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, Riban Satia menghadiri acara penandatanganan berita acara serah terima (BAST) dan naskah hibah barang milik negara (BMN) dari Badan Geologi dan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi kepada pemerintah daerah di Grand Mercure Hotel, Yogyakarta 24-26 Juli 2018.

Acara serah terima hibah BMN ini dihadiri pejabat dari 145 kabupaten dan kota seluruh Indonesia. Khusus Kota Palangka Raya mendapatkan bantuan satu unit sumur bor yang ditempatkan di lokasi halaman Kantor Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya.

“Diharapkan bantuan sumur bor ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Petuk Katimpun untuk kebutuhan sehari-hari,” tulis Sri Wanti salah satu Protokol Setda Kota Palangka Raya melalui pesan group WhatsApp, Rabu (25/7/2018).

Dalam acara serah terima BMN ini walikota dampingi Sekda Kota Palangka Raya, Rojikinnor. Diketahui, sumor bor di Kelurahan Petuk Katimpun yang dibuat oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini dibangun pada 2017.

Sumur bor tersebut dibuat dengan kedalaman 190 meter. Sumur ini dilengkapi dengan tandon air dan mesin pembangkit atau genset, sehingga bisa dimanfaatkan kapan pun tanya harus mengandalkan listrik dari PLN. (Media Center Isen Mulang/engga)

Tim BKSDA dan Polairud Polda Kalteng Sosialisasi Bahaya Buaya di Sungai Kahayan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pasca kemunculan buaya muara (crocrodylus ronosus), Polisi Hutan (Polhut) dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan aparat Polairud Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan patroli dengan menggunakan speed boat di Sungai Kahayan, Kota Palangka Raya.

Dalam patroli ini Polhut BKSDA dan Polairud Polda Kalteng menggunakan pengeras suara, sehingga bisa didengar oleh masyarakat yang tinggal di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Kahayan.

Dalam sosialisasi ini polisi mengingatkan kepada masyarakat agar hati-hati saat beraktivitas di pinggir maupun di sungai. Para orang tua diimbau untuk menjaga anaknya agar tidak bermain di sungai.

“Kami imbau agar masyarakat hati-hati jika mandi maupun beraktivitas di Sungai Kahayan, karena berdasarkan informasi beberapa hari lalu ada buaya muara muncul di sekitar Pelabuhan Rambang, Sungai Kahayan,” kata Kasubag TU BKSDA Kalteng, Handi Nasoka, Selasa (24/7/2018).

Melalui sosialisasi tersebut Handi mengimbau jika mengetahui ada kemunculan buaya lagi maka bisa disampaikan kepada petugas BKSDA atau kepada Polairud Polda Kalteng agar bisa ditindaklanjuti. (MC. Isen Mulang/engga)

Tiga Kecamatan di Kota Palangka Raya Rawan Karhutla

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Seiring dengan berjalannya musim kemarau ditahun ini, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, terus memaksimalkan pengawasan, terutama pada jalur-jalur yang dianggap rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurut Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Sihang, dari lima kecamatan yang ada di Kota Palangka Raya, maka setidaknya ada tiga kecamatan yang wilayahnya memliki kategori jalur rawan terjadi karhutla. 

Kecamatan tersebut antara lain, Kecamatan Sebangau dengan jalur rawan berada di kelurahan kalampangan dan kelurahan Kereng. Kemudian Kecamatan Jekan Raya dengan jalur rawan di Kelurahan Menteng dan Kelurahan Bukit Tunggal, serta Kecamatan Pahandut dengan jalur rawan Kelurahan Panarung dan Kelurahan Tanjung Pinang.

“Tim gabungan maupun pos-pos jaga terus melakukan pemantauan pada jalur-jalur yang kita anggap kategori rawan tersebut,” ujar Sihang, Selasa (24/7/2018).

Pun demikian tambahnya, bukan berarti pemantauan tidak dilakukan pada dua kecamatan lainnya, seperti Kecamatan Bukit Batu maupun Kecamatan Rakumpit. Dimana tim gabungan terus memantau kondisi setiap waktu, termasuk tim penanggulangan dan pencegahan karhutla dari BPBD Provinsi Kalteng yang memonitor situasi.

“Tim pencegahan tentunya tersebar di sejumlah titik-titik rawan karhutla. Namun kita tetap mengimbau warga jangan membuka lahan dengan cara membakar. Disamping itu kita meminta juga partisipasi masyarakat untuk melakukan pencegahan bersama terjadinya karhutla,” tutup Sihang. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Menahan Diri, Jangan Buka Lahan di Musim Kemarau

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio kembali mengingatkan masyarakat untuk  ikut berperan aktif dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengingat sudah berjalannya musim kemarau.

Selain itu, orang nomor dua di Kota Cantik Palangka Raya ini juga meminta, agar  RT/RW,  lurah serta camat dapat bergerak melakukan pemadaman jika karhutla terjadi pada masing-masing wilayah.  

“Jangan sampai kesannya hanya menunggu petugas damkar datang, baru ikut bergerak,”ungkap Mofit usai menghadiri apel kesiapan siaga bencana karhutla tahun 2018, di halamam Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Selasa (24/7/2018).

Kata Mofit, seharusnya masyarakat sudah memahami dampak bila terjadinya karhutla. Karenanya, upaya mengantisipasi karhutla harus dilakukan bersama-sama.

Selain itu, upaya mencegah terjadinya karhutla ini juga dilandasi dengan kebersamaan dan pemahaman yang sama. Sebut saja bagi mereka yang membuka ladang dengan cara membakar saat musim kemarau, maka hendaknya dapat menahan diri dan tidak melakukan aktifitas yang berpotensi mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan.

“Perubahan cuaca masuk kondisi kering, maka itu kita minta warga menahan diri untuk tidak melakukan aktifitas membakar hutan, lahan serta pekarangan,” tegasnya.

Sebaliknya tambah dia, semua elemen masyarakat dapat saling bahu membahu membantu TNI dan Polri maupun dinas pemadam kebakaran, untuk mencegah terjadinya karhutla.

“Ya, kalau membuka lahan harusnya bukan pada musim kemarau saja, musim lain juga bisa, tergantung niatnya saja,” pungkasnya.

Adapun dalam kegiatan apel kesiapan itu, juga dihadiri Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar serta Komandan Kodim 1016 Palangka Raya Letkol Czi Chandra Adibrata. (MC. Isen Mulang.1/engga)

ASN Pemko Palangka Raya Ikuti Talent Pool di BKN Banjarbaru

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Lima pejabat eselon II dan lima pejabat administrator dari Pemerintah Kota Palangka Raya mengikuti penilaian potensi dan kompetensi seluruh wilayah Regional VII BKN Banjarbaru, Kalimantan Selatan 23-24- Juli 2018.

Lima ASN Pemerintah Kota Palangka Raya yang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang sedang mengikuti talent pool penilaian potensi dan kompetensi ini adalah Eldy, Yohn Benhur Gohan Pangaribuan, Akhmad Fauliansyah, Renson, dan Aratuni Djaban.

Talent pool ini diadakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mendata profil kompetensi diri kader-kader birokrasi yang profesional. Hasil talent pool ini bisa dimanfaatkan untuk pendayagunaan JPT misalnya untuk sistem kaderisasi melalui seleksi terbuka.

Diharapkan dengan penggunaan metode talent pool yang objektif seperti ini nantinya bisa menghasilkan calon pimpinan tinggi pratama yang profesional dalam menduduki suatu jabatan disatuan organisasi perangkat daerah (SOPD). (MC. Isen Mulang/engga)

Empat Sehat Lima Sempurna Diganti Dengan Tumpeng Gizi Seimbang

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dulu kita mengenal empat sehat lima sempurna dan tidak menjelaskan porsi atau jumlah konsumsi perkelompok pangan, susu dianggap sebagai penyempurna dan tidak menjamin status gizi baik. 

Sehingga pada saat ini sudah tidak relevan lagi, sekarang kita mengenal tumpeng gizi seimbang, ini disampaikan oleh Harry Maihadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya dalam sambutannya pada acara lomba lomba ‘Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman’ (B2SA) tingkat Kota Palangka Raya, di rumah jabatan walikota Palangka Raya, Senin (23/7/2018).

Harry menjelaskan bahwa tumpeng gizi seimbang mengatur porsi makanan, susu tidak beda dengan pangan yang bersumber dari protein hewani lainnya dan menjamin status gizi baik, sehat dan produktif sehingga dikenal dengan slogan “Panganku Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman”.

Selanjutnya kata Harry, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan perlu dikembangkan cadangan pangan yang dikelola oleh pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat sehingga terjamin kelangsungan hidup masyarakat.  

Ketersediaan pangan yang cukup belum tentu dapat menjamin terhindarnya masyarakat dari masalah pangan dan gizi, selain itu perlu diperhatikan pola konsumsi dan keseimbangan jenis pangan yang dikonsumsi serta  memenuhi standar gizi yang dianjurkan, tutupnya. (MC. Isen Mulang/ y.kris/engga)

115 Anak Sapi Lahir Dari Program Kawin Suntik

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Program kawin suntik atau inseminasi buatan yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangka Raya sukses.

Dari Januari-Juli 2018 sudah ada 115 anak sapi lahir “ke dunia” dari program kawin suntik. Angka ini sudah tercapai 47 persen dari target 246 anak sapi.

Kepala Bidang Kelahiran dan Produksi Ternak pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertaniaan Kota Palangka Raya, Sugiyanto mengaku optimistis target 246 ekor anak sapi ini akan bisa dicapai hingga akhir Desember 2018.

Untuk merealisasikan target maka tahun ini dinasnya menargetkan akan melakukan kawin suntik terhadap 440 ekor sapi indukan. Dari target dari Januari-Juli 2018 realisasi sapi yang sudah dikawin suntik baru sekitar 172 ekor sapi.

Hasil dari program kawin suntik dari Januari-Juli 2018 sebanyak 129 ekor, sedangkan tidak bunting 68 ekor, sehingga harus dilakukan dikawin suntik ulang.

Sugiyanto menjelaskan tujuan program kawin suntik ini untuk membantu para peternak agar sapi-sapinya cepat berkembang biak, sehingga diharapkan Kota Palangka Raya bisa swasembada daging sapi.

Sebab selama ini kebutuhan daging sapi di Kota Palangka Raya masih disuplai dari Kabupaten Pulang Pisau, NTB, dan Sulawesi. (MC. Isen Mulang/engga)