44 Rumah Warga di Pahandut Seberang Terendam Banjir

MEDIA CENTER, Palangka Raya -Hujan deras yang melanda wilayah kota Palangka Raya dalam beberapa hari terakhir menimbulkan, terjadinya luapan air Sungai Kahayan.

Akibat tingginya luapan air sungai, membuat puluhan rumah warga  yang dekat dengan bantaran sungai terendam banjir.
Seperti di Kelurahan Pahandut Seberang Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya, sedikitnya ada 44 rumah warga harus terendam banjir .

“Untuk sementara ini berdasarkan laporan tercatat 44 buah rumah di Pahandut Seberang  terendam banjir. Jumlah rumah sebanyak itu terdiri atas 155 jiwa,”ungkap Lurah Pahandut Seberang, Balap, Minggu siang (29/4/2018), saat memantau kondisi banjir bersama perangkat kelurahannya.

Menurut Balap, ketinggian air terjadi bervariasi di kawasan pemukiman warga, ada yang hanya mencapai antara 50 cm hingga sampai lutut orang dewasa. Ketinggian aliran air hingga masuk kerumah warga. 

“Yang merasakan dampak banjir akibat luapan air Sungai Kahayan adalah warga RT 04 RW II lokasi di Jalan Cemara Labat Pahandut Seberang,” ujar Balap.

Dikatakan, banyaknya rumah warga yang terkena banjir tersebut membuat warga sebagian terpaksa harus mengungsi ke rumah keluarga dan kerabatnya.

“Berdasarkan informasi, baru pertama kali ini luapan air sungai masuk kekawasan pemukiman. Padahal tahun-tahun sebelumnya,  ketinggian air belum biasa merembes ke rumah warga,”sebut Balap.

Saat ini lanjut dia, pihak kelurahan terus melakukan pendataan, termasuk melakukan koordinasi dengan BPBD Kota Palangka Raya untuk membuka posko serta  tenda-tenda evakuasi maupun tenda kesehatan.

“Ada dua titik jalan menuju kawasan pemukiman yang sudah tertutup genangan air. Akan tetapi masih ada jalan alternatif lain yang tidak tertutup. Kita himbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada, jangan sampai ada jatuh korban jiwa,”imbaunya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Wilayah Kalteng Diguyur Hujan Disertai Petir

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Badan Metreologi, Klematologi, dan Geofisika (BMKG) Palangka Raya melaporkan dalam beberapa hari ke depan wilayah Kalimantan Tengah masih dilanda hujan.

Namun kategori hujan bervariasi, mulai dengan intensitas sedang dan lebat. Namun rata-rata hujan yang terjadi selalu disertai petir dan angin kencang. 

Berdasarkan laporan Info Cuaca Kalteng dari BMKG Palangka Raya hujan di wilayah Kalimantan Tengah sejak Jumat (27/4/2018) terjadi mulai pukul 14.09 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Siang hari wilayah yang diguyur hujan adalah daerah Barito dan barat Kalimantan Tengah seperti Seruyan, sedangkan malam harinya giliran Palangka Raya, Katingan, Kotawaringin Timur, dan Seruyan yang diguyur hujan hingga dini hari, Minggu (28/4/2018).

“Kemudian untuk siangnya mulai pukul 08.00 WIB hujan mengguyur sebagian wilayah Palangka Raya, Sampit, Pulang Pisau, dan Kapuas,” tulis Forecaster BMKG Palangka Raya.

BMKG juga memprediksi potensi hujan ini akan berlangsung hingga pukul 17.30 WIB. Karena itu masyarakat Kalimantan Tengah dihimbau untuk lebih waspada terhadap potensi hujan yang disertai petir. (MC. Isen Mulang/engga)

Lurah Harapkan Setiap Instansi Tanam Pohon Langka

MEDIA CENTER, Palangka Raya -Lurah Kelurahan Bukit Tunggal Kecamatan Jekan Raya, Heri Fauzi, pada Jumat pagi (27/4/2018), melaksanakan kegiatan penanaman pohon langka diseputaran kantor Kelurahan Bukit Tunggal.

Bibit pohon langka yang dilakukan penanaman oleh Lurah Bukit Tunggal bersama dengan Sekretaris kelurahan Priyadi dan staf kelurahan Bukit Tunggal lainnya, ternyata adalah bibit pohon ulin atau dalam bahasa latinnya eusideroxylon zwageri.

“Ini adalah sebagai bentuk  kegiatan pegawai kelurahan untuk  mencoba menanam salah satu jenis bibit pohon langka asli pulau Kalimantan yaitu ulin,”ungkap Heri disela-sela kegiatan menanam.

Menurutnya, kenapa bibit pohon yang ditanam diarea kantor kelurahan harus ulin, karena  kata Heri akan berdampak baik bagi generasi kedepan, sebagai kebanggaan maupun edukasi ilmu pengetahuan.

“Kita berpikir untuk puluhan tahun kedepan, anak cucu kita tidak hanya tahu kayu ulin setelah menjadi kusen, jendela ataupun daun pintu saja. Akan tetapi mereka masih bisa melihat bagaimana wujud pohonnya,” cetus heri.

Dikatakan, selaku masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya warga Kota Palangka Raya, tentu tidak ingin pohon kayu ulin ini akan menjadi sebuah legenda, karena langkanya kayu ini dimasa-masa akan datang.

” Kita mengharapkan setiap intansi bisa ikut menanam bibit pohon ulin di halaman kantornya masing masing. Setidaknya pohon ulin ini dapat menjadi  salah satu icon di Palangka Raya,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Pol PP Akan Eksekusi Warung Remang-remang Bandel

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangka Raya Alman Pakpahan mengingatkan para pemilik warung remang-remang alias esek-esek yang masih bandel menggelar usaha dengan kedok prostitusi terselubung, bakal ditindak tegas.

“Selama ini kan sudah ada teguran dan surat peringatan agar tidak menggelar usaha disepanjang jalur kawasan yang dilarang. Kami sudah selidiki, dan masih ada yang kembali membuka lapak-lapaknya,”beber Alman, Kamis (26/4/2018).

Menurutnya, ketika aturan tersebut tidak digubris, maka  jangan salahkan bila personil Pol PP akan melakukan penindakan dan penertiban sekaligus eksekusi secara tegas.

“Kami tidak peduli siapapun  dibelakang keberadaan warung remang-remang. Yang pasti kami selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian, manakala melakukan penertiban,”tegasnya lagi.

Terlebih menjelang bulan suci Ramadhan, maka kata Alman pihak Pol PP bakal meningkatkan razia secara keseluruhan yang menyangkut penyakit masyarakat (Pekat), guna menjaga kenyamanan dan ketertiban umum. “Kita akan melakukan rapat koordinasi menyusun jadwal kegiatan untuk penertiban di semua tempat yang dinilai sebagai sumber pekat,”imbuhnya. 

Disinggung terkait buka-tutup usaha diskotik ataupun hiburan malam pada saat bulan Ramadhan nantinya, menurut Alman, pihaknya belum bisa menyebutkan secara rinci ketentuan waktu yang diberlakukan, karena harus lebih dahulu dikoordinasikan.

Menurutnya, perlu dimaksimalkannya razia ataupun penertiban menjelang bulan Ramadhan adalah bertujuan agar memberikan kenyamanan bagi umat muslim yang akan menjalankan ibadah puasa dan sholat tarawih.

“Kita tidak ingin ibadah puasa terganggu, sehingga kegiatan razia dan penertiban akan gencar dilakukan sebelum menjelang puasa ramadhan,”tandas Alman. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Staf Khusus Kemendag Cek Harga Sembako di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Staf Khusus Bidang Efektivitas dan Perdagangan pada Kementerian Perdagangan, Radix Siswo Purnomo melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok (Sembako) di Kota Palangka Raya, Kamis (26/4/2018).

Pemantauan harga menjelang Ramadan ini dilakukan seusai mengadakan rapat koordinasi daerah dalam rangka stabilisasi harga dan stok barang kebutuhan pokok dengan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kota Palangka Raya.

Dalam pemantauan harga sembako ini Radix Siswo Purnomo juga ditemani beberapa pejabat Pemprov Kalteng, sedangkan dari Pemerintah Kota Palangka Raya didampingi Kepala Dinas Perindusterian dan Perdagangan Aratuni Djaban.

Ada tiga tempat yang disidak Radix yakni Hypermart, Bulog, dan Sendy’s Jalan Tjilik Riwut. Di Hypermat dan Sendy’s, Radix memantau harga gula dan minyak, sedangkan di Bulog melihat stok beras yang ada di dalam gudang.

Dari hasil Sidak ini diketahui stok beras, gula, dan minyak goreng cukup untuk memenuhi konsumsi masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya Palangka Raya menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1439 Hijriyah.

Aratuni menjelaskan Sidak ini dilakukan untuk mengetahui harga bahan pokok apakah mengalami kenaikan atau justru masih stabil memasuki bulan suci Ramadan.

“Jadi stok semua komoditi di gudang masih banyak dan cukup untuk meng-cover keperluan selama lima bulan ke depan,” tulis Aratuni melalui pesan WathsApp, Jumat (27/4/2018). (MC. Isen Mulang/engga)

Sosialisasi Pengawasan, Pengendalian dan Perizinan Minol

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Palangka Raya mensosialisasikan Undang-Undang tentang Pengawasan, Pengendalian dan Perizinan Minuman Beralkohol (Minol), di Aula PAUD Jl. Cilik Riwut Km. 5.5, Kamis (26/4/2018).

Acara sosialisasi ini juga dihadiri perwakilan dari kepolisian, Kepala Disperindag Kota Palangka Raya Aratuni D Djaban, dan Kepala Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPTSP) Kota Palangka Raya Renson.

Aratuni mengharapkan melalui sosialisasi ini peredaran minuman beralkohol di Palangka Raya tetap terkontrol. Jadi para penjual Minol yang sudah mengantongi izin agar selalu mematuhi ketentuan yang berlaku.

Dia mengakui potensi penjualan Minol sangat besar bagi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) untuk Palangka Raya yakni mencapai Rp1,4 miliar.

“Setiap tahun ada 5.000.000 botol Minol dari berbagai jenis yang dijual di Palangka Raya. Dalam sehari bisa terjual 13.698 botol dan saat ini ada 116 toko penjual Minol yang terdafar,” ujarnya.

Dalam sosialisasi ini para penjual Minol juga dikumpulkan. Tujuannya selain mengontrol aktivitasnya mereka juga untuk mengetahui izin yang mereka miliki.

Dengan cara ini maka untuk meminimalisasi masuknya Minol ilegal yang dimainkan oleh oknum tidak bertanggungjawab. “Ini langkah menekan peredaran Minol ilegal, kami juga menekan adanya peredaran tradisional yang belum lulus Minol dari BPOM,” tandasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Kominfo Adakan Pertemuan dengan Kelompok Informasi Masyarakat

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan pertemuan dengan kelompok informasi masyarakat (KIM).

Acara yang diadakan di aula Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah di Kota Palangka Raya ini dihadiri para mahasiswa dan admin media sosial serta utusan kominfo kabupaten dan kota se Kalimantan Tengah.

Dalam pertemuan ini pihak Kominfo Kalteng menghadirkan Sarjono, pejabat dari Direktorat Kemitraan Komunikasi pada Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai nara sumber.

Bagi Kominfo, pemberdayaan dan pengembangan KIM sangat penting, karena saat ini belum semua wilayah terjangkau sarana informasi dan komunikasi yang memadai. Saat ini masyarakat di daerah pelosok masih kesulitan mengakses informasi.

Maka dari itu melalui pertemuan ini Kominfo akan membentuk KIM . KIM adalah kelompk masyarakat yang aktif mengelola dan menyebarkan informasi kepada masyarakat secara swadaya.

“KIM sebagai simpul komunikasi antara pemerintah dan masyarakat yang berperan sebagai penyebar informasi kepada masyarakat,” jelas Sarjono, Kamis (26/4/2018).

Dia mengatakan saat ini pemberdayaan KIM menjadi solusi alternatif guna menyadarkan diri arti penting berkelompok, bertukar informasi, dan membuka peluang kemitraan dengan dinas di kabupaten/kota.

Dijelaskan, KIM adalah lembaga layanan publik yang lahir dan dikelola dari, oleh, dan untuk masyarakat yang secara khusus berorientasi pada masyarakat yang learning.

“Kelompok ini beraktivitas pada proses pengumpulan, penyeleksian, pertukaran, dan penyebaran informasi yang sesuai kebutuhan, misalnya kepada petani, nelayan, dan lainnya,” jelasnya.

Sarjono menjelaskan KIM juga harus menerapkan konsel yang berusaha mewujudkan komunikasi bukan sekedar menyebarkan informasi, tetapi juga perlu dikembangkan agar mampu menumbuhkan motovasi dan merubah perilaku sesorang. (MC. Isen Mulang/engga)

Satpol PP Palangka Raya Akan Tertibkan Tiga Sarang Walet

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangka Raya akan melakukan penertiban terhadap keberadaan tiga bangunan sarang burung walet, karena dinilai telah melanggar aturan.

“Iya pada Minggu depan, kami  akan menertibkan tiga bangunan sarang burung walet yang kami nilai telah melanggar aturan,”ungkap Plt Kasat Pol PP Kota Palangka Raya, Alman P. Pakpahan, Kamis (26/4/2018). 

Menurutnya, penertiban tersebut adalah sebagai bagian dari  penegakan peraturan daerah (Perda) tentang bangunan sarang walet. Padahal kata dia, pihak Pol PP, jauh sebelumnya sudah melakukan persuasif dengan melayangkan surat teguran untuk menutup atau membongkar sarang walet tersebut. 

“Ada empat kali surat  teguran kami layangkan kepada pemiliknya, bahkan perlakuan persuasif sudah dilakukan sejak awal, namun tidak ada respon maka kita ambil langkah penertiban,” tegasnya.

Dikatakan, selama dua tahun belakangan ini Pol PP Palangka Raya sudah menertibkan empat bangunan sarang walet. Dua bangunan walet dibongkar sendiri oleh pemiliknya, sedangkan dua bangunan lain dilakukan pihak Satpol PP.

“Nah, ditambah dengan tiga bangunan sarang walet yang akan ditertibkan Minggu depan. Tiga bangunan ini tidak bisa diberikan lagi waktu dan teguran,” tandas Alman.

Selama ini lanjut dia, Pol PP mengalami beberapa kendala dalam hal penertiban sarang walet, yakni banyak pemilik sarang walet bukan berdomisili di Palangka Raya, namun di luar pulau Kalimantan. 

“Ini salah satu kendala, ketika personil mendatangai sarang walet, yang ada hanyalah  penjaga banguanan saja bukan lah pemilik usaha,” tukasnya.

Disebutkan Alman, bila dirincikan jumlah bangunan sarang walet di Palangka Raya hingga saat ini terus bertambah. Dimana awalnya tercatat sebanyak 600 bangunan walet, kini berkembang mencapai 700 bangunan dengan sebaran di lima kecamatan yang ada di Kota Palangka Raya.

“Untuk diketahui, tiga bangunan yang akan ditertibkan pada Minggu depan adalah sarang walet yang berada di Jalan Hiu putih 13, Jalan Yosudarso 3, dan Jalan G. Obos 7,” bebernya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Panglima TNI dan Kapolri Dianugerahi Gelar Kehormatan Dayak

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kedatangan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Tito Karnavian ke Kota Palangka Raya mendapatkan apresiasi dari Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah.

Bentuk apresiasi ini adalah diberikannya gelar kehormatan Dayak kepada keduanya. Gelar ini diberikan saat jendral bintang empat ini tiba di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kamis (26/4/2018).

Gelar kehormatan ini langsung diberikan oleh Ketua DAD Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran. Acara penyematan gelar kehormatan ini juga dihadiri para pejabat, termasuk Gubernur Kalteng.

Adapun gelar kehormatan untuk Panglima TNI adalah Mantir Hai Panambahan Antang Randan Karambang Pulau Mendereh Danum, Hambalat Nusa Hapamantai Tambun, Tisan Mandui Asep Sandawa Laut, Nyaruntai Paluru Barantai.

Sedangkan gelar kehormatan untuk Kapolri Tito Karnavian adalah Hai Panambahan Antang Randan Karambang Pulau Mendereh Danum, Hambalat Nusa Hapamantai Tambun. 

Artinya warga kehormatan masyarakat Dayak ini adalah orang yang gagah berani mampu menjaga ketertiban dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesi.

Gelar ini diberikan bukan berarti menobatkan keduanya menjadi suku Dayak, tetapi lebih pada untuk membangun hubungan emosional antara pimpinan TNI dan Polri dengan masyarakat Kalimantan Tengah.

Diketahui, kedatangan Panglima TNI dan Kapolri bersama pejabat tinggi lainnya ke Kota Palangka Raya dalam rangka kunjungan kerja yang dipusatkan di Gedung Kalawa Waterpark, Jalan Tjilik Riwut Km 6,5. (MC. Isen Mulang/engga)

ASN Palangka Raya Harus Perangi Berita Hoaxs

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya mengikuti bimbingan rohani (Binroh) agama Islam, Rabu (25/4/2018).

Kali ini Binroh yang diadakan setiap bulan ini dipimpin oleh Staf Ahli Walikota Palangka Raya, Supriyanto mewakili Walikota Palangka Raya Riban Satia.

Selain materi keagamaan, melalui Binroh ini juga dimanfaatkan oleh Supriyanto untuk menyampaikan bahayanya berita hoaxs, karena informasi yang muncul adalah bohong.

Karena itu dia mengajak kepada seluruh ASN lingkup Kota Palangka Raya untuk memerangi berita hoaxs. Caranya harus jeli melihat sumber berita apakah syah atau tidak.

Sementara itu dalam tausyiahnya ustad Al Gifari mengajak para ASN untuk mengamalkan ajaran Alquran agar mendapatkan ketenangan jiwa dalam hidup dunia dan akhirat.

Para ASN juga diingatkan untuk tekun melaksanakan salat lima waktu, sebab melalui salat inilah iman seseorang ASN akan diuji ketaatannya kepada Allah SWT. (MC. Isen Mulang/engga)