SD dan SMP Masih Kekurangan Guru

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tahun ini ada ratusan guru di Kota Palangka Raya yang pensiun, sehingga berakibat terhadap berkurangnya jumlah tenaga pendidik.

Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya mencatat kekosongan guru yang paling banyak saat ini adalah guru mata pelajaran pendidikan agama dan guru kelas SMP.

“Totalnya sekitar 70-an. Guru agama 30-an dan guru kelas 40-an, sisanya guru matematika dan IPA,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan, Selasa (21/5/2019).

Ke-30 formasi guru mata pelajaran yang kosong tersebut mulai dari guru agama Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu, Kaharingan, dan Budha.

Sahdin khawatir jika tahun ini tidak ada penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS), maka jumlah kekosongan guru di Palangka Raya akan semakin tambah banyak.

Apalagi setiap tahun selalu ada guru yang pensiun. Solusinya harus ada penerimaan guru, apakah melalui jalur CPNS maupun merekrut tenaga kontrak. (MC. Isen Mulang)

Pemko Pertimbangkan Keberlanjutan Perusda PDIM

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Saat ini Pemerintah Kota Palangka Raya masih belum bersikap apakah tetap akan melanjutkan operasional Perusahaan Daerah Isen Mulang (PDIM) atau justru menstop.

Berdasarkan laporan buku, sejak didirikan pada 2010 hingga sekarang, perusahaan plat merah ini belum bisa memberikan pemasukan pendapatan bagi daerah.

Saat ini profit PDIM menurut Asisten Setda Kota Palangka Raya, Ikhwansyah hanya cukup untuk membiayai operasional perusahaan, termasuk gaji para direktur.

Padahal menurut Ikhwansyah sudah miliaran rupiah uang penyertaan modal yang diberikan pemerintah kota ke PDIM, namun hingga 2019 ini masih minim menyumbangkan PAD.

Saat ini pihak pemerintah daerah sedang mengkaji apakah perusahaan daerah ini akan dilanjutkan atau distop. Soalnya masa jabatan para direktur PDIM akan berakhir Juli 2019.

“Tim akan mengkaji dari banyak segi. Salah satunya konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri, apakah perusahaan daerah yang ketika belum untung apa boleh dilanjutkan. Ini yang perlu kita konsultasikan,” sebut Ikhwansyah, Selasa (21/5/2019).

Dia menjelaskan beberapa waktu lalu pihak pemerintah daerah sudah menggelar rapat guna membahas nasib PDIM dan saat ini Bagian Ekobang sedang menindaklanjuti hasil rapat tersebut. (MC. Isen Mulang)

Ada 10 Kuota Wisata Rohani ke Yerusalem dan India

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kota Palangka Raya juga mengalokasikan anggaran untuk perjalanan suci ke Yerusalem dan India.

Tahun ini Bagian Kesra Setda Kota Palangka Raya menyediakan 10 kuota perjalanan bagi umat Kristen dan Hindu. Rinciannya 7 kuota untuk Kristen Protestan dan Katolik dan 3 kuota untuk Hindu dan Kaharingan.

“Jadi tahun ini totalnya ada 30 kuota perjalanan, khusus umat Islam ada 20,” kata Kabag Kesra Setda Kota Palangka Raya, Abramsyah, Senin (20/5/2019).

Setiap tahun Bagian Kesra selalu mengalokasikan anggaran wisata rohani kepada umat beragama. Banyaknya kuota disesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan anggaran.

Pihaknya menegaskan jatah perjalanan rohani ini diberikan kepada tokoh agama yang berjasa membantu mensukseskan pembangunan bersama pemerintah daerah.

Abramsyah menambahkan Bagian Kesra terus akan memprogramkan kegiatan ini karena sudah menjadi agenda rutin setiap tahun sejak kepemimpinan walikota terdahalu hingga sekarang. (MC. Isen Mulang)

Komisi B Dukung Program Kominfo Percepat Smart City

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Neni Adriaty Lambung mendukung program smart city Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian.

Komisi B juga mengingingkan DKSIP segera memiliki command centre. Dengan command centre, Kominfo bisa mengatasi segala masalah yang terjadi dengan cepat.

Neni mengharapkan nantinya segala informasi mengenai Kota Palangka Raya bisa diketahui dengan layanan dan fasilitas yang disediakan oleh Kominfo.

“Jadi nanti semua informasi bisa dengan cepat kita peroleh. Cukup klik. Ini tugas Kominfo,” kata Neni saat rapat kerja pelaksanaan APBD 2018 bersama mitra kerjanya, Senin (20/5/2019).

Neni mengakui untuk mewujudkan smart city perlu dukungan dana yang cukup besar. Sebagai mitra komisi B, pihaknya akan memperjuangkan anggaran yang diajukan oleh Kominfo.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap Palangka Raya bisa sejajar dengan kota lain yang sudah lebih maju peradabannya di bidang pemanfaatan teknologi informasi. (MC. Isen Mulang)

Dinas Perkim Masih Kelola Pajak Reklame dan PJU

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Saat ini Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Palangka Raya masih mengelola pajak reklame dan penerangan jalan umum (PJU).

Pihak Perkim berniat menyerahkan pengelolaan dua objek pajak tersebut kepada Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Palangka Raya.

Namun Kepala BPPRD Kota Palangka Raya, Nyta Bianyta Rezza memberikan catatan jika dua objek pajak ini diserahkan harus dilengkapi terlebih dulu sarana dan prasarananya.

“Tapi kalau bisa tidak usaha diserahkan, karena dua objek pajak ini yang tahu teknisnya hanya Perkim,” kata Nyta saat rapat evaluasi penerimaan pajak dan penyusunan target 2020, Senin (20/5/2019).

Nyta justru punya ide bagaimana jika pajak reklame dan PJU tetap dikelola oleh Dinas Perkim, namun khusus pembayaran retribusinya bisa lewat loket BPPRD.

Pihaknya berharap semua satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) yang ditunjuk sebagai pemungut pajak bisa dipacu untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. (MC. Isen Mulang)

Retribusi Pariwisata Perlu Ditinjau Lagi

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Palangka Raya, Nyta Bianyta Rezza menyoroti belum optimalnya retribusi sektor pariwisata.

Oleh karena itu pihaknya meminta agar target pendapatan asli daerah (PAD) yang dibebankan pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Palangka Raya ditinjau lagi.

Ia melihat retribusi karcis dan parkir di kawasan objek pariwisata masih rendah. Solusinya harus melibatkan Pokdarwis agar retribusi tersebut bisa meningkat.

“Soal parkir, tugas dinas perhubungan untuk menatanya dan soal karcis tugas dinas budpar dengan Pokdarwis,” kata Nyta saat rapat evaluasi penerimaan pajak dan penyusunan target 2020, Senin (20/5/2019).

Nyta mengharapkan ke depannya Dinas Pariwisata dan Kebuyadaan Kota Palangka Raya harus lebih maksimal lagi dalam memberdayakan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

Sebab Pokdarwis merupakan pelaku kepariwisataan yang memiliki kepedulian dan tanggung jawab serta berperan sebagai penggerak dalam memajukan industri kepariwisataan. (Isen Mulang/prokom)

Walikota Suport SOPD Tingkatkan PAD

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin berkomitmen akan suport bagi satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) yang bisa meningkatkan pendapatan pajak.

Walikota juga berjanji akan memenuhi semua sarana dan prasarana, termasuk anggaran yang diperlukan oleh SOPD guna menggenjot pendapatan asli daerah (PAD). 

“Bila perlu tambah SDM pegawai juga akan saya perhatikan,” ucap walikota saat memimpin rapat evaluasi penerimaan pajak dan penyusunan target 2020, Senin (20/5/2019).

Intinya walikota menginginkan 11 item objek pajak dari beberapa SOPD harus meningkat, karena itu mulai sekarang kebutuhan yang diperlukan harus diiventarisasi.

Walikota tidak mau melihat ada SOPD terlena dengan target PAD yang sudah ada. Target PAD harus naik, karena setiap tahun objek pajak selalu bertambah.

Dia mencontohkan pajak parkir. Setiap bulan, kendaraan yang dibeli masyarakat jumlahnya mencapai puluhan, bahkan ratusan. Otomatis penerimaan retribusi parkir juga akan meningkat. (MC. Isen Mulang/prokom)

Dewan Setujui Perombakan Nomenklatur SOPD

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya secara khusus mengadakan rapat dengan Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, Senin (20/5/2019).

Rapat ini membahas kendala yang dihadapi satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) dalam pelaksanaan APBD 2018. Dalam rapat ini komisi A banyak memperoleh kendala yang dihadapi SOPD.

Di antaranya soal nomenklatur SOPD yang masih tumpang tindih, sehingga menjadi batu sandungan ketika suatu badan atau dinas akan melaksanakan program kegiatan.

Agar persoalan ini tidak terulang lagi, maka sekda mengusulkan agar di tahun ini pihak pimpinan akan merombak nomenklatur SOPD yang masih tumpang tindih.

Ketua Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Beta Syailendra menyambut baik usulan sekda tersebut. Dia menyarankan Tupoksi SOPD harus benar-benar sesuai aturan.

Jika masih tumpang tindih, maka pihaknya khawatir SOPD tidak bisa merealisasikan program kegiatan yang sudah tertuang dalam visi misi kepala daerah. (MC. Isen Mulang)

Puasa Hari Ke 15 Pemko Gelar Safari Ramadan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Safari Ramadan Pemerintah Kota Palangka Raya bersama DPRD, FKPD, ASN, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Kota Palangka Raya, yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Umum Palampang Tarung, Jalan Tjilik Riwut Km. 5,5 Palangka Raya, Senin (20/5/2019).
 
Berbuka puasa bersama menjadi salah satu sarana yang baik untuk kembali menyatukan rasa kebersamaan dan menjalin tali silaturahmi antar SOPD terlebih sesama aparatur sipil negara, lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya.
 
Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin menyampaikan pesan, mari kita terus mengucapkan syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, terus jalin silahturahmi, dan masyarakat Kota Palangka Raya tetap menjaga kerukunan antar umat beragama, ucapnya.
 
Buka puasa ini di isi ceramah dari ustadz Zainal Arifin yang dalam ceramahnya, mengingatkan pentingnya memaknai hikmah puasa. Baik untuk menahan makan dan minum sampai ibadah memperkuat diri untuk mengendalikan hawa nafsu. (MC Isen Mulang/Iin)

Pemko Gelar Evaluasi Penerimaan Pajak Daerah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya gelar rapat evaluasi penerimaan pajak di triwulan pertama 2019, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Peteng Karuhei I Kantor Walikota Palangka Raya, Senin (20/5/2019)

Rapat Evaluasi yang dilakukan oleh Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), di pimpin langsung oleh Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin dan di hadiri oleh Sekretaris Daerah, Hera Nugrahayu dan Kepala SOPD Lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya.

Pajak daerah yang dikelola Kota  Palangka Raya berjumlah sebelas jenis pajak diantaranya pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak parkir, pajak sarang burung walet, pajak mineral bukan logam dan batuan, pajak air tanah, PBB P2, BPHTP, pajak reklame dan pajak penerangan jalan.

“Tujuan rapat untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah dari sisi retribusi daerah. Kita akan melakukan evaluasi pada target capaian pendapatan,” ucap Kepala BPPRD Palangka Raya Nyta Bianyta Reza.

Menurut Nyta, hasil rapat ini akan dijadikan dasar dalam penyusunan target pendapatan pajak pada Tahun 2020, diharapkannya terjadi peningkatan target pendapatan pada tahun-tahun berikutnya. (MC Isen Mulang/Iin)