SMAN 4 Palangka Raya Juga Terapkan Sistem Online PPDB

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Mulai hari ini SMAN 4 Palangka Raya juga melakukan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2019/2020 di Provinsi Kalimantan Tengah.

Pendaftaran juga dilakukan secara online melalui website http://kalteng.siap-ppdb.com. Pendaftaran dibuka mulai Senin hingga Jumat 14 Juni 2019.

“Mulai tahun ini kami tidak lagi membuka pendaftaran melalui loket seperti tahun lalu, tapi bisa dari rumah dengan mengakses internet,” kata Kepala SMAN 4 Palangka Raya, Yenihayati.

Calon pendaftar jangan lupa meperhatikan alur, ketentuan, dan syarat yang harus dipenuhi, sehingga tidak mengalami kekeliruan atau keterhambatan nantinya.

Ia menjelaskan tahun ini sekolahnya ditetapkan untuk membuka pendaftaran secara online mengacu surat keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 421/1271/ Disdik/V/2019 tanggal 2 Mei 2019. (MC. Isen Mulang)

Sidak ASN Kota Palangka Raya Pasca Cuti Bersama

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Usai melaksanakan apel pagi bersama di Halaman Balai Kota Palangka Raya, Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin, Wakil Walikota Palangka Raya, Hj.Umi Mastikah dan Asisten Pemerintahan Sekda Kota Palangka Raya, Murni Djinu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa satuan organisasi perangkat daerah (SOPD), Senin (10/6/2019).

Sidak hari pertama masuk kerja pasca cuti bersama hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah ini dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama dipimpin langsung oleh Walikota dengan sasaran Kelurahan Menteng, Disperkim, Dukcapil, Dinsos, Dinkes dan Kelurahan Panarung.

Kelompok dua dipimpin langsung oleh Hj.Umi Mastikah dengan sasaran kantor dinas. Di antaranya Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah, Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Puskesmas Panarung, Puskesmas Bukit Hindu, Puskesmas Kayon dan Dinas Perikanan.

Kemudian kelompok tiga dipimpin Asisten Pemerintahan, Murni dengan tempat sidak di Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya, Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Kepemudaan dan olahraga, Badan Penelitian dan Pengembangan, Dinas Tenaga Kerja, dan Pariwisata dan Kebudayaan, Puskesmas Jekan Raya, Puskesmas Tangkiling, dan Kecamatan Bukit Batu.

Fairid menyampaikan bahwa sidak ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) pasca cuti bersama Idul Fitri serta untuk memastikan kegiatan pelayanan publik dapat berjalan lancar dan sidak di dampingi oleh Tim Inspektorat dan BKPP Kota Palangka Raya.

Sesuai surat edaran dari Kemenpan RB, pelaksanaan sidak selain mengawasi dan memastikan kehadiran ASN, juga masih dalam suasana lebaran meninjau sekaligus bersilaturahmi dengan para aparatur sipil negara, ucap Fairid.

Tambahnya, untuk sangsi bagi ASN yang tidak masuk kantor tanpa alasan yang kuat, akan di data dan diberikan surat peringatan. (MC. Isen Mulang/Iin)

Jangan Abaikan Pemerataan Kualitas Pendidikan di Pinggiran

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Belum meratanya kualitas pendidikan di wilayah pinggiran, masih menjadi pekerjaan rumah di Kota Palangka Raya.

“Banyak faktor yang menjadikan kualitas pendidikan kurang optimal merata diwilayah pinggiran,” ungkap Sekretaris Komisi C DPRD Palangka Raya, Rusdiansyah, Minggu (9/6/2019).

Lebih lanjut Uwah begitu sapaan akrab Rusdiansyah mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Pendidikan (Disdik) jangan sampai mengabaikan upaya mengatasi masalah pendidikan di daerah pinggiran.

“Seperti mengevaluasi kembali mengenai pemindahan guru dari daerah pinggiran pindah tugas ke perkotaan,” ujarnya.

Selain persoalan jumlah guru, maka kata Uwah, hingga saat ini sarana dan prasarana di sekolah pinggiran banyak yang belum memadai. Termasuk di dalamnya keterbatasan kualifikasi tenaga pendidik.

“Disdik Kota Palangka Raya harus menyelaraskan data pokok pendidikan (Dapodik) dengan kondisi di lapangan. Disdik harus bisa mengatasi berbagai permasalahan itu,” tukasnya lagi.

Selain meminta untuk peningkatan kualitas, pemko kata Uwah, juga harus memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik yang berada diwilayah pinggiran, terutama mereka yang memperjuangkan pemerataan kualitas pendidikan diwilayah pinggiran.

“Banyak juga tenaga guru yang memperjuangkan kualitas pendidikan diwilayah pinggiran, namun perhatian pemerintah kurang terlihat. Ini juga jangan sampai terabaikan,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1)

Perlu Terobosan Dalam Pengelolaan Sampah

MEDIA CANTER, Palangka Raya – Masalah seputar pembuangan limbah sampah yang begitu besar di wilayah perkotaan, bukan hal yang baru lagi. Oleh karena itu, tempat pembuangan sampah (TPS) dan tempat pemprosesan akhir (TPA) sampah, menjadi sarana penting dalam menjaga stabilitas kebersihan sebuah kota.

Ketua Komisi B DPRD Palangka Raya, Nenie A Lambung, mengatakan, kota dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi dan terus berkembang seperti Palangka Raya, tentu harus memiliki kebijakan seputar penataan lingkungan.

“Kebijakan berwawasan lingkungan, khususnya peraturan dalam pengelolaan sampah dan kebersihan tentu dimiliki pemerintah daerah,” tuturnya, Minggu (9/6/2019).

Namun begitu lanjut Nenie, meski sudah ada kebijakan akan hal itu, namun kerap tidak disertai dengan terobosan-terobosan dalam hal pengelolaan sampah.

Seharusnya kata dia, pemerintah dan masyarakat sudah barang tentu dapat menerapkan konsep pengelolaan sampah yang berkelanjutan (sustainable waste management) sebagai salah satu turunan dari konsep pembangunan yang berwawasan lingkungan.

“Kita menyadari bahwa kendala yang dihadapi dalam mengatasi permasalahan sampah tidak ringan,” ujarnya.

Contohnya ucap dia, masih rendahnya kesadaran bersama untuk melakukan upaya-upaya pengelolaan lingkungan secara terpadu dan swakelola. Lalu, belum sadarnya warga masyarakat untuk mengurangi dan memilah sampah dari sumbernya.

“Selain itu masih terbatasnya kemampuan pemerintah daerah untuk menyiapkan tempat pengelolaan sampah secara terpilah,” bebernya.

Sebab itulah sambung Nenie, perlu dikembangkan kerjasama kemitraan dan partisipasi masyarakat di bidang pengelolaan sampah, dengan menumbuhkan dan mengaktifkan kembali beberapa bank dan depo sampah yang belum dimanfaatkan sebagaimana mestinya, sehingga residu sampah yang masuk ke TPA dapat dikurangi melalui upaya-upaya tersebut. (MC. Isen Mulang.1)

Genjot Realisasi Belanja Daerah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Plt Kepala Badan Pengelolan Keuangan dan Aset (BPKAD) Kota Palangka Raya Absiah, mengatakan, jika realisasi belanja daerah Kota Palangka Raya pada triwulan kedua hanya berkutat di angka 16 persen.

Realisasi belanja daerah sebesar itu kata dia masih jauh dari target, sehingga harus dilakukan kerja keras untuk mengejar ketertinggalan.

“Target capaian yang masih rendah ini dikarenakan adanya sejumlah kendala yang dihadapi oleh organisasi perangkat daerah (OPD),” ungkapnya, saat dikonfirmasi, Jum’at (7/6/2019).

Diungkapkan Absiah, sejumlah kendala yang menyebabkan realisasi belanja masih rendah, salah satunya adalah masih kerap terlambat proses pelaksanaan sejumlah proyek fisik.

Hal itulah yang menyebabkan realisasi belanja ini tidak mampu dicapai maksimal targetnya. Kondisi ini berbeda dengan belanja tidak langsung atau belanja pegawai yang justru melampaui target.

“Untuk belanja tidak langsung sudah berada pada target termasuk belanja yang dari anggaran pusat untuk daerah,” terangnya.

Sebagai upaya menggenjot realisasi belanja daerah, maka menurut Absiah, ada beberapa alternatif untuk mensiasati keterlambatan pekerjaan proyek agar tidak mempengaruhi pada realisasinya. Salah satunya dengan melakukan perencanaan pada awal tahun sebelumnya.

“Nah, ketika awal tahun anggaran pelaksanaan yang berupa fisik itu sudah dapat dimulai dan berjalan, maka realisasi belanja bakal tepat waktu serta sesuai dengan target,” bebernya.

Selebihnya Absiah berharap, agar para OPD dapat bekerja keras, terutama memasuki triwulan kedua dan ketiga guna mengejar realisasi belanja.

“Walikota Palangka Raya Fairid Naparin, tidak mau realisasi ini rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Maka itu OPD dapat memperhatikan realisasi dianggarannya masing-masing,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1)

Libur Lebaran Obyek Wisata “Air Hitam” Diserbu Wisatawan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wisata Dermaga Kereng Bangkirai yang terkenal dengan obyek wisata “Air Hitam” diserbu ribuan wisatawan.

Sejak hari pertama lebaran Idulfitri 1440 Hijriyah hingga hari ketiga pasca lebaran, obyek wisata yang ada di Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya tersebut penuh sesak dipadati pengunjung. Baik yang datang dari dalam kota maupun luar kota Palangka Raya.

Dari pantauan awak Media Center Palangka Raya, untuk memasuki obyek wisata air hitam ini, masyarakat hanya dipatok harga karcis sebesar Rp 5 ribu per-orang. Harga yang relatif murah ini membuat masyarakat tidak keberatan masuk.

Ini dibuktikan dengan berjubelnya dan mengularnya antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat kelokasi wisata tersebut sejak tiga hari terakhir.

Pada obyek wisata air hitam itu warga yang datang tidak hanya sekedar berfoto, namun juga menaiki beragam perahu wisata susur sungai, serta menyantap kuliner yang menjadi wahana dari fasilitas di obyek wisata tersebut.

“Senang aja sih mas disini. Cocok buat mengisi liburan semasa lebaran,” kata Jimie salah satu pengunjung, Jum’at (7/6/2019).

Jimi mengatakan, jika dirinya mengajak sejumlah keluarganya untuk menikmati keindahan wisata air hitam selagi masih libur lebaran.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya Norma Hikmah, saat dikonfirmasi terkait tingginya kunjungan wisatawan ke obyek wisata air hitam mengatakan, pihaknya masih belum memiliki data pasti berapa jumlah pengunjung yang datang ke tempat wisata tersebut

“Saya masih belum punya datanya mas, jadi nggak bisa menjelaskan berapa peningkatan jumlah pengunjung saat ini,” tandasnya dengan singkat. (MC. Isen Mulang.1)

Berharap Tak Ada Lonjakan Harga Komoditas Pasca Lebaran

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wakil Ketua Komisi B DPRD Palangka Raya, Sugianor berharap, selama perayaan lebaran hingga pasca lebaran tahun ini, tidak ada kenaikan harga yang berarti dari komoditas kebutuhan pokok masyarakat.

Mengapa demikian kata dia, sebab pasca perayaan hari besar keagamaan selama ini kerap terjadi kenaikan komoditas atau harga bahan pokok.

“Jika ada kenaikan, tentu akan berpengaruh bagi masyarakat dengan pendapatan menengah kebawah,” ungkapnya, saat dikonfirmasi, Jum’at (7/6/2019).

Sugianor mengaku khawatir jika lonjakan harga yang begitu drastis saat Ramadan hingga menjelang Idulfitri yang lalu, terus bertahan dalam waktu lama, sehingga masyarakat yang akan dirugikan.

“Kita minta para pelaku usaha untuk tak menimbun bahan kebutuhan pokok, karena hal itu disinyalir menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kenaikan harga tak terkendali,” tuturnya lagi.

Sugianor mengungkapkan, jika sesuai hukum pasar dimana apabila permintaan banyak namun ketersediaan bahan pokok sedikit, maka harga pasti akan meningkat.

Selebihnya ia mengungkapkan, jika peran pemerintah daerah bersama dengan tim satgas pangan diperlukan untuk mengawasi jalur distribusi kebutuhan pokok di pasaran, guna mengantisipasi hal-hal yang dapat pemicu kenaikan harga.

“Apabila menemukan pelanggaran oleh oknum tertentu, maka harus ada penindakan secara tegas. Sehingga pelanggaran itu tak terulang kembali,” tegasnya. (MC. Isen Mulang.1)

Momen Idulfitri Jadi Penyemangat Baru Membangun Daerah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ketua DPRD Palangka Raya, Sigit K Yunianto mengatakan momen perayaan hari raya Idulfitri 1440 Hijriyah kali ini haruslah dimaknai seluruh elemen masyarakat untuk merefleksikan diri, terutama memulai kembali pembangunan Kota Palangka Raya menjadi lebih baik dari sebelumnya.

“Pada lebaran kali ini mari kita saling memaafkan dan kembali bersatu dalam awal baru untuk membangun,” katanya saat dikonfirmasi, Jum’at (7/6/2019).

Sigit mengungkapkan, untuk membangun daerah tentu harus mengedepankan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, terutama dalam memanfaatkan sumberdaya alam yang dimiliki.

“Dengan momentum Idulfitri ini akan menjadi refleksi, terutama bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan SDM secara sistematis dan berkesinambungan,” tambahnya.

Bicara SDM, kata Sigit, tentu harus mendapat perhatian dari semua elemen masyarakat Palangka Raya, agar bisa turut andil di dalam pembangunan.

“Intinya masyarakat dan penyelenggara pemerintahan untuk bersama-sama berperan dalam pembangunan daerah,” ajaknya lagi.

Selebihnya Sigit mengatakan, inti dari saling memaafkan dalam Idulfitri ini adalah bersama-sama belajar dari masa lalu, dengan saling memaafkan dan bersatu. Singkirkan perbedaan guna mengisi pembangunan secara bersama-sama. (MC. Isen Mulang.1)

Dorong Minat Baca Anak Lewat Perpusling

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Perpustakaan merupakan salah satu sarana sumber pembelajaran yang dapat menjadi sebuah kekuatan untuk mencerdaskan bangsa, dimana perpustakaan memberikan konstribusi penting bagi terbukanya informasi tentang ilmu pengetahuan.

Ungkapan itu disampaikan Sekretaris Komisi C DPRD Palangka Raya, Rusdiansyah, saat dikonfirmasi, Jum’at (7/6/2019).

Menurut Uwah begitu Rusdianyah akrab disapa, keberadaan perpustakaan yang di laksanakan oleh pemerintah sejatinya memiliki program kuat sebagai wadah memberikan data atau informasi yang dapat digunakan sebagai dasar ilmu pengetahuan.

Namun sayangnya kata dia, peran penting perpustakaan, tidak sepenuhnya mampu dimanfaatkan oleh masyarakat. Terutama bagi anak-anak yang berada di wilayah pinggiran dan terluar dari sebuah kota.

Seperti halnya keberadaan perpustakaan di Kota Palangka Raya, seharusnya kata Uwah bisa dimaksimalkan kembali, sebut saja melalui armada. perpustakaan keliling (Perpusling) .

“Perpusling bisa digiatkan lagi, dengan sasaran taman bermain anak hingga daerah jauh dari kota. Ini demi meningkatkan minat baca terutama bagi anak-anak generasi penerus,” cetusnya.

Harus disadari lanjut Uwah, arus informasi menjadi kebutuhan bagi semua masyarakat. Kebutuhan informasi akan dirasakan terus menerus meningkat, seiring dengan rasa ingin tahu akan informasi itu.

Karena itulah kata dia, dengan memaksimalkan perpusling yang mampu menjangkau daerah-daerah pelosok dan sasaran lain, maka kesenjangan antara daerah pusat kota dan luar kota bisa perlahan-lahan dihilangkan.

“Apabila perpusling benar-benar mampu dimanfaatkan oleh masyarakat, maka akan berdampak positif dalam meningkatkan minat baca untuk generasi penerus kita,” pungkasnya. (MC. Isen Mulang.1)

Jangan Abaikan Stamina Saat Arus Balik

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Diu Husaini, mengingatkan agar warga pengguna kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat yang akan melakukan arus balik lebaran, untuk bisa lebih berhati-hati saat berkendara, sehingga kegiatan balik usai lebaran bisa selamat sampai tujuan.

“Bagi mereka menggunakan kendaraan saat arus balik dapat menjaga keselamatan dan lebih berhati-hati lagi saat berkendara,”katanya, saat dikonfirmasi, Jum’at (7/6/2019).

Tak kalah penting lanjut Diu, stamina harus tetap terjaga sehingga dalam perjalanan jangan sampai menjadi lelah maupun mengantuk ketika mengemudi kendaraan.

“Stamina penting diperhatikan, terlebih bagi mereka yang membawa penumpang dalam arus balik ini,” tuturnya lagi.

Lebih lanjut Wakil Ketua Komisi A DPRD Palangka Raya ini mengatakan, bahwa kesiapan kelayakan kendaraan dan stamina sangatlah penting diperhatiakn atau jangan sampai terabaikan ketika warga melakukan aktivitas balik lebaran.

Terlebih jika melihat pengalaman selama ini, terdapat banyak kasus kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di momen arus mudik dan balik lebaran.

“Khusus yang menggunakan kendaaan roda dua lebih beresiko, jika sampai berpenumpang lebih dari satu, atau barang muatan yang berlebihan, itu sangat tidak dianjurkan. Karena berbahaya,” tukasnya.

Disisi lain, Diu meminta agar dinas dan instansi terkait bisa lebih meningkatkan persiapan di jalur jalan-jalan arus balik lebaran, termasuk mengantisipasi beberapa jalur yang rawan terjadinya kecelakaan. (MC. Isen Mulang.1)