Dinkes Palangka Raya Gencar Sosialisasikan Germas

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Plt Kepala Dinkes Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo melalui Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Patriani Gunawan mengatakan, saat ini pihaknya sedang gencar melakukan sosialisasi kegiatan gerakan masyarakat (Germas) hidup sehat, seperti yang dilaksanakan baru-baru ini. 

“Germas hidup sehat ini sangat mudah. Hanya dengan melakukan aktifitas fisik minimal 30 menit dalam sehari. Kemudian permeriksaan kesehatan secara rutin, serta makan buah dan sayur setiap hari,”katanya, Kamis (9/8/2018).

Tak hanya melalui sosialisasi, Dinkes kota lanjutnya, juga gencar mempromosikan germas melalui acara senam masal dan kampanye. Contohnya seperti kampanye gemar makan buah dan sayur yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. 

Tidak cukup sampai disitu saja, Dinkes juga masuk ke program kesehatan di sekolah-sekolah, seperti Usaha Kesehatan Siswa (UKS) dan Pelayananan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR). Menyasar anak sekolah mulai dari tingkat sekolah dasar sampai tingkat atas. Tercatat sudah 139 Sekolah Dasar, 58 sekolah menengah pertama dan 45 sekolah menengah atas yang melaksanakan program ini. 

“Pelaksanaan dilakukan melalui integrasi sekolah dengan petugas puskesmas,”terang Patriani.

Pihaknya tambah dia berharap. melalui gerakan hidup sehat yang sudah ditanamkan sejak dini, generasi penerus dapat lebih mengerti terkait kesehatan. Terutama menghindari berbagai masalah yang sering ditemui saat ini, seperti hamil diluar nikah, alkohol dan merokok. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Sigit : Tingkatkan Gelora Semangat Hari Pahlawan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November harus dimaknai dengan semangat serta gelora dari seluruh masyarakat, guna menghargai  jasa-jasa para pahlawan.

Ungkapan bijak tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto, ketika ditanya tentang makna hari pahlawan di tahun 2018.

“Tahun ini khusus untuk Kota Palangka Raya, semangat menggelorakan hari pahlawan kita apresiasi. Seperti pada moment yang digelar di Bundaran Besar yang lalu. Namun kedepan perlu ditingkatkan lagi,” ungkapnya, Senin (12/11/2018).

Kata Sigit, mengenang dan menggelorakan hari pahlawan , tidak lain adalah upaya untuk mengingat kembali api semangat revolusi yang dikobarkan para founding fathers yang begitu gigih berjuang  demi kemerdekaan negara ini.

“Kegigihan para pejuang ketika itu, menjadi sebuah dasar kewibawaan negara. Dimana dalam sejarah mencatat para pejuang bersatu padu bertempur melawan penjajah  di Surabaya pada 10 November  1945, demi mempertahankan  Proklamasi yang sudah dikumandangkan,” tuturnya.

Maka itulah kegigihan pada jaman perjuangan revolusi, menjadi simbol bahwa para pejuang rela berkorban untuk bangsa dan negara. Sebab itupula selaku generasi penerus maka moment hari pahlawan harus terus digelorakan secara  berkelanjutan setiap generasinya.

“Caranya, tidak lain adalah terus bersemangat untuk menggelorakan semangat para pejuang yang telah dicanangkan setiap 10 November sebagai hari pahlwan,” ucap Sigit.

Karenanya tambah dia, upaya memaknai hari pahlawan jangan sampai surut, bahkan gelora itu harus lebih ditingkatkan. Sebab implikasinya sangat penting dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Taman Kuliner “Tunggal Sangomang” Segera Operasional

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Taman kuliner Tunggal Sangomang yang terletak di ujung Jalan Yos Sudarso Palangka Raya, sejak diresmikan  walikota Palangka Raya pada tanggal 5 Februari 2018 lalu, hingga saat ini belum juga operasional. Keberadaan taman ini pun menuai pertanyaan, terutama  terkait kapan para pedagang akan mulai berjualan di lokasi tersebut.

Menanggapi hal ini Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia, memastikan taman kuliner segera akan operasional di bulan September ini juga.

“Satu dua minggu kedepan, taman kuliner ini segera difungsikan. Pihak Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman sudah menyampaikan, terutama sejumlah kekurangan akan segera teratasi,” ujarnya, Selasa (11/9/2018).

Kata Riban, yang menjadi kendala tersendatnya fungsi taman tersebut, lebih dikarenakan belum meratanya aliran listrik yang masuk ke kawasan kuliner, ditambah lagi sejumlah kekurangan kontainer untuk lapak para pedagang.

“Saya minta untuk penerangan di area belakang taman harus juga terpenuhi. Kalau kondisi gelap menjadi kurang nyaman dan tidak indah,”ucapnya lagi.

Sementara dalam hal penataan kuliner secara keseluruhan kata Riban, sudah terpenuhi. Terutama bagi para pedagang yang akan mengisi setiap konteiner yang disediakan telah tuntas dilakukan pengaturan maupun aturan yang telah disepakati.

“Bila semuanya sudah tuntas dan dinyatakan siap, taman ini segera dioperasionalkan secara keseluruhan,” tuturnya.

Dalam bagian lain, Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto meminta, pemerintah kota segera menuntaskan permasalahan yang menghambat pemindahan pedagang kuliner tersebut. 

“Maka itulah taman Tunggal Sangomang secepatnya dapat beroperasional. Dinas terkait harus menuntaskan masalah yang menghambat, sehingga kedepan tempat yang digunakan para pedagang kuliner bisa dikembalikan fungsinya,” saran Sigit. (MC. Isen Mulang.1/engga)

BKPP Siapkan “Help Desk” Seputaran Penerimaan CPNS 2018

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Guna memberikan informasi seputaran penerimaan CPNS 2018, maka Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Palangka Raya, telah menyiapkan pusat bantuan informasi khusus untuk peserta CPNS. 

Plt Kepala BKPP Kota Palangka Raya, Mesliani Tara melalui Kasubbid Perencanaan, Seleksi dan Kinerja ASN, Masrukin mengatakan, pusat informasi atau “help desk” ini disiapkan persis di samping kanan kantor BKPP dan sudah mulai dibuka sejak 25 September yang lalu.

“Ya, sebenarnya pusat informasi ini sudah dibuka sejak awal penerimaan, yakni tanggal 19 September lalu, Tetapi saat itu masih di dalam kantor. Baru seminggu yang lalu baru dibuat khusus di samping kantor BKPP” katanya, Sabtu (6/10/2018).

Namun begitu kata Masrukin untuk help desk ini hanya memberikan informasi mendasar kepada peserta. Mulai dari persyaratan pendaftaran, formasi pendidikan yang dibuka, lokasi-lokasi instansi yang membuka lowongan serta informasi tentang pembukaan dan penutupan pendaftaran.

Sedangkan sebaliknya, pihak help dest tidak memiliki kewenangan untuk membantu masalah-masalah pendaftaran CPNS yang bersinggungan langsung dengan aplikasi SSCN ataupun masalah data kependudukan. Seperti NIK ganda, NIK tidak terdaftar ataupun masalah lainnya yang menyebabkan gagal registrasi di portal SSCN.

Help desk sendiri dibuka setiap hari kerja, yakni sejak pukul 07.30 WIB sampai pukul 15.30 WIB. Di lokasi tersebut juga terpampang tatacara swafoto (selfie), cara pengisian form SSCN, pembuatan surat lamaran yang benar dan informasi umum lainnya terkait penerimaan CPNS.

“Pusat informasi ini cukup banyak dimanfaatkan. Setidaknya dalam sehari bisa mencapai 100 orang lebih yang datang untuk menanyakan berbagai informasi seputaran penerimaan CPNS,” tutup Masrukin. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Program TORA di Kelurahan Bukit Tunggal Capai 4000 Usulan

MEDIA CENTER,Palangka Raya – Sebagaimana diketahui Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat kuota pelepasan kawasan hutan menjadi Area Peruntukkan Lain (APL) seluas 15.300 hektar dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).

Untuk Kota Palangka Raya program Tora ini mendapat antusias. Terlihat dari banyaknya pengajuan atau usulan masyarakat yang ada disetiap kelurahan di kota tersebut. 

Salah satunya di Kelurahan Bukit Tunggal Kecamatan Jekan Raya, dimana menurut M. Heri Fauzi yang merupakan Lurah Bukit Tunggal, masyarakat diwilayahnya itu begitu bersemangat mengikuti program Tora, dengan harapan lahan atau tanah yang diajukan dapat diinventarisasi maupun diverifikasi guna mendapatkan peningkatkan status hak atas tanah atau sertifikat.

“Untuk Kelurahan Bukit Tunggal, setidaknya hampir mencapai 4000 parsil tanah yang diusulkan masyarakat. Terhitung sejak bergulirnya program Tora ini,” sebutnya, Minggu (19/5/2019).

Meski Heri, tidak menyebutkan secara persis berapa banyak jatah kuota atau parsil tanah dari program Tora ini di kelurahannya, namun yang pasti kata dia masyarakat antusias mengusulkan lahannya. 

Namun demikian ingat dia,  usulan-usulan yang sudah diajukan masyarakat pada program Tora tersebut, tetap harus melalui pengecekan  yang dilakukan Tim Inventarisasi dan Verifikasi (Inver) yang merupakan kepanjangan tangan dari KLHK.

“Sebelum bisa memiliki sertifikat tanahnya, maka harus melalui pengecekan dan kecocokan data dari usulan dengan kondisi di lapangan. Seperti data koordinat dan lain-lain,” tandasnya. (MC. Isen Mulang.1)

Pemko Palangka Raya Meraih Opini WTP Yang Ke – 3 Kalinya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya kembali meraih opini WTP yang ke – 3 kalinya atas hasil LHP LKPD Tahun Anggaran 2018.

Penyerahan hasil LHP LKPD dilakukan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah, Ade Iwan Ruswana kepada Walikota Palangka Raya bersama Ketua DPRD Kota Palangka Raya.

Turut hadir pula Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Inspektur Kota Palangka Raya, Plt. Kepala BPKAD, Tim Inspektorat serta Tim BPKAD Kota Palangka Raya.

Penyerahan Opini WTP ini dilaksanakan di Aula BPK Jalan Yos Sudarso Palangka Raya, Jumat ( 24/5/2019) bersamaan dengan 6 entitas Kab/Kota yang mana Kota Palangka Raya meraih peringkat pertama se- Kalimantan Tengah dengan prosentase tindak lanjut (TL) LHP BPK 93,86 %.

Sedangkan 5 Kabupaten lainnya yaitu, Pemkab Pulang Pisau, Pemkab Murung Raya, Pemkab Katingan, Pemkab Lamandau dan Pemkab Seruyan.

Inspektur Kota Palangka Raya, Alman Pakpahan pada kesempatan yang sama mengatakan, semoga dengan pencapaian ini tata kelola keuangan pemerintah Kota Palangka Raya semakin baik di tahun-tahun yang akan datang. Catatan-catatan dalam LHP BPK akan ditindaklanjuti.

Disampaikan juga terimakasih kepada Bapak Walikota, Ibu Wakil Walikota, dan Ibu Sekda yang telah memberi arahan, petunjuk, bimbingan dan dorongan, semangat yang luar biasa, sehingga Tim Reviu LKPD dalam hal ini Inspektorat dan BPKAD Kota Palangka Raya dapat mengawal proses LKPD Pemko Palangka Raya selama kurang lebih 3 bulan untuk menyelesaikan LKPD Tahun Anggaran 2018.

Alman sampaikan terimakasih kepada seluruh SOPD atas kerjasam
anya yang baik sehingga temuan-temuan awal LHP BPK dapat ditindaklanjuti dengan semangat kebersamaan.

Semoga dengan pencapaian Opini WTP tersebut memacu semangat kita semua untuk mewujudkan Visi dan Misi Walikota/Wakil Walikota 2018 – 2023 untuk masyarakat Kota Palangka Raya yang sejahtera, tutupnya (MC. Isen Mulang/win)

Caleg Yang Berpotensi Duduki Kursi Pimpinan DPRD Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pleno perekapan perolehan suara pemilihan legislatif (Pileg) pada Pemilu 2019 untuk Kota Palangka Raya, baru-baru ini telah dituntaskan.

Diketahui melalui hasil rekap suara itu,  setidaknya 30 calon legislatif (Caleg) dari tiga daerah pemilihan (Dapil), dipastikan lolos menempati kursi  DPRD Kota Palangka Raya.

Salah satunya caleg Partai Golkar Wahid Yusuf, yang nota bene merupakan pendatang baru pada kancah perpolitikan di “Kota Cantik” Palangka Raya. Wahid mampu meraih 2.712 suara pada dapil 3 yang meliputi Kecamatan Pahandut dan Sebangau kota Palangka Raya.

Raihan suara yang diperolehnya tersebut digadang-gadang alias berpotensi  mampu menduduki kursi unsur pimpinan DPRD Kota Palangka Raya.

Terlebih berdasarkan hitungan Wahid merupakan caleg tertinggi yang memperoleh dukungan suara dari semua caleg pada tiga dapil DPRD Kota Palangka Raya.

“Alhamdulillah, dari hasil hitungan saya mampu memperoleh suara tertinggi untuk caleg DPRD Kota Palangka Raya,”ungkap Wahid, saat dibincangi,Kamis (9/5/2019).

Meski tidak secara gamblang membicarakan soal dirinya berpeluang duduk pada jajaran kursi unsur pimpinan DPRD, namun yang jelas kata Wahid, ia sepenuhnya menyerahkan pada mekanisme partai yang mengusungnya (Partai Golkar red) hingga saatnya nanti.

“Terima kasih kepada masyarakat yang mendukung saya, terima kasih pula pada partai Golkar Provinsi Kalteng serta Golkar Kota Palangka Raya, yang telah memberikan saya kesempatan maju dalam pemilihan legislatif,”ucapnya.

Pada saatnya nanti lanjut Wahid, dirinya akan siap melaksanakan amanah yang diberikan masyarakat selaku wakil rakyat.Terutama janji-janji pada konstituennya dalam berbagai bidang. Antara lain pengembangan pertanian, perkebunan dan pengembangan UMKM.

Selain melaksanakan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan imbuh dia, maka kedepan dirinya  juga siap untuk bersinergi khususnya dengan pihak eksekutif dalam hal ini pemerintah kota Palangka Raya. (MC. Isen Mulang.1)

THR ASN Pemko Palangka Raya Bakal Cair

MEDIA CENTER,Palangka Raya – Setidaknya mencapai enam ribu ASN dilingkup Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, dalam waktu dekat ini bakal menerima tunjangan hari raya (THR).

Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palangka Raya Absiah menyebutkan, setidaknya total dana yang akan dikucurkan untuk membayar THR ASN ini mencapai Rp20 miliar.

“Ada sekitar enam ribu lebih ASN Pemko Palangka Raya yang nantinya menerima THR,” katanya, Senin (20/5/2019)

Saat ini kata Absiah, peraturan kepala daerah (Perkada) sedang dikoreksi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng sebab itu salah satu syarat teknis dalam pencairan THR ini.

Sembari menunggu keluarnya peraturan kepala daerah yang disetujui pemprov, maka ada baiknya jelas dia, organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mulai menyerahkan data-data ASN masing-masing.

“Hari ini hari pertama penyerahannya ke BPKAD, setidaknya batas akhirnya hingga tanggal 25 Mei ini Sudah selesai diserahkan semua OPD, mungkin setelah itu THR dibayarkan,” tuturnya. 

Ungkap Absiah, selain ASN, maka kepala daerah, dan anggota DPRD pun juga mendapatkan THR. Sedangkan untuk tenaga kontrak atau honorer kata dia, sepertinya saat ini tidak mendapatkan THR.

“Sementara untuk gaji ke-13 ASN, direncanakan dicairkan pada bulan Juli, sesuai dengan fungsinya yakni untuk membayar sekolah anak didik para ASN dimusim masuk sekolah,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1)

Masjid Al Ghani Palangka Raya Diresmikan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin pada jum’at lalu telah meresmikan Masjid Al Ghani di Jalan Bukit Keminting Kelurahan Menteng Palangka Raya.

“Ya, kemarin Masjid Al Ghana telah diresmikan. Saya mengucapkan  terima kasih atas bantuan dari banyak pihak kepada pengurus masjid, sehingga rumah ibadah yang diharapkan warga dapat selesai dan dimanfaatkan,”tutur Fairid, Sabtu (08/12/2018).

Fairid pun menyampaikan sangat bangga atas berdirinya Masjid Al Ghani, utamanya karena masjid tersebut berdiri atas inisiatif warga setempat.

“Ini tandanya kecintaan warga dalam memakmurkan rumah ibadah. Melalui dana pembangunan secara swadaya dapat mewujudkan pembangunan masjid yang megah ini,” katanya lagi. 

Disampaikan walikota, pembangunan masjid itu sangat penting, karena fungsi peran masjid saat ini tidak hanya sebagai tempat ibadah saja, namun sudah berkembang menjadi tempat pendidikan agama bagi anak-anak.

“Saya berharap agar masjid ini dapat turut berperan dalam rangka melakukan pembangunan manusia melalui pendidikan keagamaan Islam sejak dini,” ujarnya.

Kata Fairid, pembangunan sebuah masjid bukan hanya dilihat sebagai suatu kegiatan membangun sarana fisik atau tempat ibadah semata. Akan tetapi, membangun masjid pada hakikatnya adalah membangun jamaah dan membina basis dakwah yang akan bermuara pada kualitas umat.

Dalam bagian lain, membangun dan memakmurkan masjid, merupakan dua sisi yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Untuk itu, menjadi tugas ulama dan umara untuk mengajak umat kembali ke masjid. 

“Masjid sebagai sarana yang mempersatukan umat di dalam wadah ikatan Ukhuwah Islamiyah. Sehingga jadikanlah masjid tempat memperkokoh persatuan umat,” pungkasnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Kelurahan Menteng Sosialisasikan 3 M Plus dan Bagikan Bubuk Abate

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pihak Kelurahan Menteng Kecamatan Jekan Raya bersama dengan petugas dari Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya terus dengan gencar melakukan sosialisasi kewaspadaan serangan demam berdarah dengue (DBD). Disela sosialisasi berupa imbauan itu, pihak kelurahan juga membagikan bubuk abate.

Lurah Menteng, Kamala Ratna menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan pihaknya bukan tanpa sebab, mengingat saat ini durasi turunnya hujan cukup tinggi. Terlebih puncak hujan diprediksi dari bulan Desember hingga Januari mendatang.

“Memang untuk wilayah Kelurahan Menteng ini belum ada didapat warga yang terdampak atau sampai meninggal dunia akibat terpapar DBD. Tetapi karena itulah kita lebih gencar melakukan sosialisasi dan imbauan,” tuturnya, Selasa (11/12/2018).

Menurut Ratna, dalam kegiatan sosialisasi itu pihaknya langsung menyasar kerumah-rumah warga. Terutama dipemukiman padat penduduk yang memiliki situasi lingkungan rentan menjadi tempat bersarangnya nyamuk mematikan tersebut.

Disana kata dia, petugas kelurahan bersama dengan petugas dinas kesehatan serta didampingi Bhabimkamtibmas kelurahan, menganjurkan warga menerapkan pola hidup bersih dan menerapkan program 3 M plus,  yakni menguras tempat atau wadah penampungan air lalu mngubur barang bekas dan menutup tempat penampungan air.

“Kita juga mengarahkan warga selalu menggunakan kelambu saat tidur atau beristirahat termasuk memanfaatkan obat nyamuk yang banyak dijual di warung, kios atau toko,” ujarnya.

Dalam kegiatan sosialisasi itu tambah Ratna, pihaknya juga membagikan bubuk abate kepada warga, untuk ditaburkan di bak mandi agar jentik nyamuk demam berdarah cepat mati.

“Intinya kegiatan sosialisasi ini mengajak sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan bahaya nyamuk Aedes Aegypti yang dapat mengganggu kesehatan bahkan mengancam keselamatan jiwa,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)