Lomba Senam Kreasi Jingle Pemilu 2019 Diikuti 32 Kelompok

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengadakan lomba senam kreasi jingle pemilu, Minggu (17/3/2019) pagi.

Lomba yang diadakan di Taman Pasuk Kameluh ini diikuti 32 kelompok. Setiap kelompok terdiri 6 orang, sehingga totalnya 196 peserta dari 32 kelompok tersebut.

Lomba ini memperlombakan dua kategori. Yakni kategori pelajar, mahasiswa dan kategori kedua khusus dari organisasi wanita atau dharma wanita serta perkumpulan ibu-ibu.

Dalam lomba ini juara I akan mendapatkan hadiah uang Rp3 juta, juara II Rp2 juta, juara III Rp1 juta. Juara harapan I Rp750 ribu, juara harapan II Rp500 ribu, dan juara harapan III Rp350 ribu.

Ketua KPU Kalteng, Harmain Ibrohim mengatakan tujuan diadakannya lomba ini dalam rangka menyongsong pemilu serentak 17 April 2019 dan diharapkan gelaran pesta demokrasi nanti bisa sukses.

Sebelum dimulai lomba, terlebih dahulu Ketua KPU Kalteng menyempatkan diri untuk mensosialisasikan materi kepemiluan, sehingga para peserta lomba nantinya diharapkan juga ikut mensukseskan gelaran pemilu dengan cara memberikan hak pilihnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Group Kuda Lumping Manunggal Budoyo Disosialisasi Materi Kepemiluan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (KPPD) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah kembali melakukan sosialisasi kepemiluan.

Kali ini giliran para anggota group kuda lumping Manunggal Budoyo yang diberikan materi kepemiluan. Acara sosialisasi dilakukan di sanggar Jalan Tjlilik Riwut Km 14, Sabtu (17/3/2019).

Dalam acara sosialisasi ini Ketua KPPD pada KPU Kalteng, Gordon Sihombing bersama anggota menyampaikan syarat untuk bisa memilih pada pemilu 17 April 2019.

“Syarat memilih yakni harus memiliki E-KTP atau surat keterangan dan terdata sebagai daftar pemilih tetap (DPT),” ucap Gordon yang juga wartawan RRI ini.

Para relawan juga menyampaikan tata cara pencoblosan pada kertas surat suara yang benar. Peserta sosialisasi diimbau meneliti dengan cermat saat sebelum mencoblos, sehingga suara yang diberikan bisa sah.

Sementara itu Ketua Group Kuda Lumping Manunggal Budoyo, Sumari mengucapkan terima kasih karena para anggotanya telah diberikan pemahaman mengenai tata cara memilih yang benar.

Dia berharap saat pemilu 17 April 2019 nanti semua anggota bisa memberikan hak pilihnya dan tidak ada yang golput. Begitu juga soal surat suara yang dicoblos nanti tidak salah, sehingga hasil coblosannya tidak sia-sia. (MC. Isen Mulang/engga)

Pantau USBNBK, Kadisdik Kalteng Ingatkan Sekolah Untuk Berintegritas

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ujian Sekolah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (USBNBK) tingkat SMA serentak dimulai 15 Maret hingga 22 Maret 2019. 

Di SMAN 5 Palangka Raya ada 171 siswa-siswi yang menjadi peserta ujian. Di hari pertama USBNBK, Jumat 15 Maret 2019 sekolah yang telah beberapa tahun terakhir ini juga menyelenggarakan UNBK mendapat kejutan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Slamet Winaryo dan Pengawas Pendidikan, Rusnani meninjau langsung pelaksanaan USBNBK di sekolah yang terletak di Jalan Tingang Km 3,5 Palangka Raya.

Didampingi Kepala SMAN 5 Palangka Raya, Arbusin, mereka keliling memantau USBNBK. Meski hanya menengok dari depan pintu, namun mereka cukup puas melihat para siswa begitu tenang dan lancar serta percaya diri mengerjakan soal yang terpampang di layar komputer atau laptop.

“Semoga USBNBK ini berjalan lancar dan tidak ada kendala listrik ataupun jaringan. Semua pihak terkait kegiatan tersebut agar bekerja sesuai dengan prosedur dan yang harus diingat adalah jujur dan berintegritas. Kita percaya bahwa siswa dapat menyelesaikan semua soal dengan baik mengingat selama ini  sekolah juga telah memberikan pelajaran tambahan dalam rangka persiapan mengikuti USBNBK. Kita meyakini bahwa prestasi itu penting tetapi kejujuran lebih utama.Insyaallah dengan bekerja penuh integritas maka hasil yang kita dapat kan juga lebih berkualitas sehingga apa yang menjadi pesan Gubernur Kalimantan Tengah USBNBK tingkat SMA dan SMK sukses 100 persen tercapai,” harapnya.

Menyinggung tentang masih terbatasnya jumlah komputer dalam pelaksanaan USBNBK, ia berharap pihak sekolah yang akan datang dapat mempertimbangkan untuk menggunakan android. 

Menurutnya semua siswa rata-rata sudah punya hand phone android, sehingga bisa dimanfaatkan dan tidak menunggu giliran per sesi dalam menggunakan komputer di laboratorium yang jumlahnya terbatas.

“Silakan dikaji untuk melaksanakan USBN berbasis android agar bisa dilaksanakan tanpa menunggu giliran per sesi. Jika ada pertimbangan lain yang mungkin juga lebih baik, silakan pula didiskusikan,” tambahnya. (MC Isen Mulang/engga)

Perintah Salat dalam Peristiwa Isra’ Mi’raj

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Isra dan Miraj merupakan dua peristiwa berbeda, namun karena dua peristiwa ini terjadi pada waktu yang bersamaan maka disebutlah Isra Miraj.

Haji Bajuri, Ketua Panitia Isra Miraj  Masjid Nurul Hidayah, Sabtu (16/3/2019) Isra menyampaikan  tentang kisah perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha di Yerussalem.

Sedangkan Miraj merupakan kisah perjalanan Nabi dari bumi naik ke langit ketujuh dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha (akhir penggapaian) untuk menerima perintah Allah SWT menjalankan salat lima waktu dalam sehari semalam dan shalat  wajib hukumnya, tutur Haji Bajuri.

Hal senada juga disampaikan oleh penceramah Guru Haji Muhammad Maruf untuk terus memperdalam ilmu agama guna meningkatkan kualitas ibadah shalat kita.

“Marilah perdalam ilmu agama mu dan terus tingkatkan kualitas shalat kita, buanglah pikiran duniawi ataupun pribadi, setelah itu biarkan kalimat-kalimat bacaan shalat mengalir dan berada dalam pikiran kita hingga akhirnya akan mampu menggeser masalah pikiran yang mengganjal dari masalah masalah tentang duniawi

Yang terpenting niat karena ALLAH, serta pikiran tertuju hanya kepada Allah SWT agar kita selamat dunia akherat dan selalu diberkahi Allah SWT” tutupnya (MC.Isen Mulang/ wulansa/engga)

GEPAK Mitra Pemerintah dalam Mengelola SDA Secara Intensif dan Terpadu

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Keberadaan Organisasi GEPAK di Bumi Tambun Bungai Kalimantan Tengah karena diawali rasa keprihatinan terhadap masyarakat Kalteng secara umum, dimana masyarakat masih mendapat perlakukan ketidak adilan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab ,terutama dibidang sumber daya alam, dimana investor yang berinvestasi sering mengabaikan kultur, adat budaya .

Samson S Nyarang, Ketua  Dewan Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (DPW-GEPAK) saat menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Cabang GEPAK Kota Palangka Raya, Sabtu (16/3/2019) mengatakan bahwa GEPAK  akan terus menerus berupaya melakukan kemitraan dengan Pemerintah, Lembaga dan Instansi terkait dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar dapat mengejar ketinggalan dalam segala bidang, mengelola sumber daya alam yang tersedia secara intensif dan terpadu serta berwawasan ramah lingkungan.

Organisasi GEPAK tetap mempertahankan Pancasila dan UUD 1945 sebagai landasan struktural  dengan memperhatikan etika, budaya, adat istiadat di bumi tambun bungai ini, GEPAK  Kalteng harus siap di garda terdepan, apabila ada yang ingin memecah NKRI ujarnya.

GEPAK adalah wadah himpunan dan perjuangan para generasi muda untuk meningkatkan SDM, hingga mampu bersaing sesuai dengan perkembangan jaman, ayo kita bersatu padu membangun organisasi ini, untuk menjadi organisasi yang besar, maju dan menjadi salah satu alternatif wadah perjuangan, berbuat baik dan menjadikan organisasi ini sebagai pilar kekuatan sipil ditengah gejolak arus globalisasi ungkap Samson.

Hal senada disampaikan Rigen Ketua DPC GEPAK Kota Palangka Raya, beliau menyampaikan agar putra  putri asli Kalimantan dapat bersinergi mengejar ketertinggalan kualitas sumber daya manusia secara bersama sama  dan kami siap mendukung dan bermitra dalam menjalankan 
program Pemerintah Kota Palangka Raya di berbagai sektor bidang, tutupnya (MC. Isen Mulang/ wulansa/engga)

Sebar Video Penembakan di Masjid Selandia Baru, Dijerat UU ITE

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sehubungan dengan maraknya pemberitaan penembakan dalam Masjid di Selandia Baru, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI mengeluarkan surat edaran melarang kepada masyarakat, kiranya tidak ikut-ikutan menyebar video penembakan tersebut. 

Karena video tersebut dinilai tidak layak untuk dipertontonkan. Larangan itu dimuat dalam Siaran Pers No. 58/HM/KOMINFO/03/2019 yang dikeluarkan Jumat, 15 Maret 2019.

Dengan adanya Siaran Pers tersebut, Aratuni Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya segera menginstruksikan untuk jajarannya agar tidak ikut-ikutan menyebarkan.

Aratuni juga menginstruksikan kepada pengelola media center, agar segera memviralkan siaran pers yang dikeluarkan Biro Humas Kementerian Kominfo RI tersebut melalui website resmi pemerintah Kota Palangka Raya, melalui media sosial kominfo kota Palangka Raya, Instagram, twitter dan facebook kominfopky.

Berikut isi larangan itu.
Kementerian Komunikasi dan Informatika mengimbau agar warganet dan masyarakat tidak menyebarluaskan atau memviralkan konten baik dalam bentuk foto, gambar, atau video yang berkaitan dengan aksi kekerasan berupa penembakan brutal yang terjadi di Selandia Baru.

Kementerian Kominfo mendorong agar masyarakat memperhatikan dampak penyebaran konten berupa foto, gambar atau video yang dapat memberi oksigen bagi tujuan aksi kekerasan, yaitu membuat ketakutan di masyarakat. 

Konten video yang mengandung aksi kekerasan merupakan konten yang melanggar Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kementerian Kominfo terus melakukan pemantauan dan pencarian situs dan akun dengan menggunakan mesin AIS setiap dua jam sekali. Selain itu, Kementerian Kominfo juga bekerja sama dengan Polri untuk menelusuri akun-akun yang menyebarkan konten negatif berupa aksi kekerasan.

Kementerian Kominfo juga mendorong masyarakat untuk  melaporkan melalui aduankonten.id atau akun twitter @aduankonten, jika menemukenali keberadaan konten dalam situs atau media sosial mengenai aksi kekerasan atau penembakan brutal di Selandia Baru. (MC. Isen Mulang/ykris/engga)

Pelatihan Pelayanan Prima pada Disdukcapil kota Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Penduduk dan Catatan Sipil kota Palangka Raya mengadakan Pelatihan penanganan pengaduan dan pelayanan prima, untuk pegawai yang melayani masyarakat secara langsung, kegiatan ini dilaksanakan 16/03/2019 bertempat di kantor Disdukcapil kota Palangka Raya.

Kepala Disdukcapil Zulhimah Ravieq mengungkapkan kegiatan pelatihan ini adalah merupakan salah satu wujud nyata kesungguhan Disdukcapil kota Palangka Raya untuk senatiasa terus berusahameningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan prinsip-prinsip pelayanan publik yang seharusnya.

Seringkali kualitas pelayanan di frint office dan pelayanan pengaduan dianggap atau dijadikan citra awal dari keseluruhan kualitas pelayanan yang kita berikan, oleh karenanya peran pegawai di front office dan layanan pengaduan sangat penting. Sehingga diharapkan pelatihan ini nanti dapat menjadi pelayanan di Disdukcapil akan semakin baik. Demikian ungkap Zulhimah Ravieq.

Hadir sebagai narasumber dari Aji Ginanjar dari BTrust Bandung sebagai pembawa materi layanan prima, mengatakan pelayanan prima adalah suatu pelayanan yang terbaik, melebihi, melampaui pelayanan waktu yang lalu, kerelaan dan ikhlas melayani untuk melanggan.

Bagi para pegawai yang melayani ada rasa bangga, semangat sehingga berdampak ke karir yang bersangkutan,  bagi pelanggaan atau masyarakat yagng dilayani merasa dihargai dan puas, sedangkan bagi organisasi atau Disdukcapil mendapat citra yang baik di mata masyarakat.  (MC. Isen Mulang/ BambangW/engga)

Pemko Sediakan Dana Hibah Untuk Ormas

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Januminro mewakili Pemerintah Kota Palangka Raya menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan  Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (GEPAK) Sabtu (16/3/2019) di Gedung Koni Jalan Tjilik Riwut Palangka Raya.

Januminro menghimbau agar GEPAK dapat melaporkan sekaligus mendaftarkan organisasinya ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Palangka Raya, agar dapat diterbitkan Surat Keterangan sebagai Organisasi Masyarakat yang terdaftar resmi di Kota Palangka Raya.

“Setelah memiliki surat keterangan terdaftar sebagai Organisasi Masyarakat (Ormas) dan melengkapi syarat – syarat lainnya, GEPAK dapat mengajukan proposal permohonan kepada Walikota Palangka Raya untuk permohonan dukungan dana hibah untuk ormas.” terangnya.

Lebih lanjut Januminro menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya menyediakan dana hibah untuk organisasi masyarakat sebagai tanggung jawab Pemerintah Daerah dalam membina organisasi masyarakat di Kota Palangka Raya asalkan memenuhi persyaratan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Formulir isian data ormas diisi oleh pengurus ormas secara benar dan bertanggung jawab. Kemudian akan diperiksa oleh petugas Badan Kesbangpol Kota Palangka Raya untuk verifikasi dan diproses penerbitannya” tutupnya (MC.Isen Mulang/Dina/engga)

Pengurus GEPAK Kota Palangka Raya Dikukuhkan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (GEPAK) Kota Palangka Raya Periode 2019-2022 dilantik dan dikukuhkan di Gedung KONI Sabtu (16/3/2018) dipimpin oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kalimantan Tengah Samson S Nyarang.

Pengukuhan ditandai dengan penyerahan bendera pataka oleh Samson S Nyarang kepada Rigen selaku pengurus GEPAK periode 2019-2022 dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan pengurus.

Ketua Umum DPW Gepak, Samson menyampaikan bahwa anggota Gepak berasal dari berbagai kalangan meliputi tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda pemudi asli Kalimantan, anggota DPRD, ASN dan TNI/Polri serta masyarakat umum.

“Adapun maksud dan tujuan Gepak Kota Palangka Raya adalah untuk mempersatukan putra putri Kalimantan Tengah agar bersinergi  meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan  mencetak kader terbaik putra daerah sebagai calon pemimpin Kalimantan Tengah.Gepak juga siap bermitra dengan pemerintah dalam program-programnya antara lain dalam bidang pendidikan, sosial ekonomi, politik dan adat istiadat serta pertahanan keamanan. Untuk itu diharapkan bagi pengurus yang sudah dilantik agar menjalankan amanah dengan sebaik baiknya dan penuh rasa tanggung jawab sehingga apa yang menjadi visi dan misi Gepak dapat tercapai,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik  Januminro yang hadir mewakili Pemerintah Kota Palangka Raya mengungkapkan harapannya agar seluruh jajaran pemuda asli Kalimantan dapat merapatkan barisan untuk berkontribusi dalam pembangunan dan berjuang untuk mengangkat martabat masyarakat Kalimantan Tengah khususnya masyarakat Kota Palangka Raya. (MC.Isen Mulang/Dina/engga)

Layanan Praktis dan Layanan Prima Mencakup Emosional

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pelayanan prima adalah  suatu sikap atau cara karyawan atau petugas untuk berupaya melayani pelanggan atau masyarakat secara memuaskan.

Penegasan ini disampaikan, Adji Ginanjar Tim B Trust , saat berbicara pada kegiatan bimbingan teknis (bimtek) penanganan pengaduan dan pelayanan prima pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya, Sabtu (16/3/2019), di kantor Disdukcapil.

Dikatakan, masyarakat saat ini begitu mengharapkan adanya pelayanan publik yang berjalan sesuai harapan, yakni komplit dan lengkap. Dimana pelayanan yang dilakukan telah dianggap sebagai sesuatu yang harus terbaik diterima.

“Dalam arti kata, masyarakat menginginkan pelayanan sekarang dapat melebihi atau melampaui serta mengungguli pelayanan-pelayanan yang diberikan pihak lain dimasa yang lalu,” ujarnya.

Karenanya kata Adji, kemampuan profesional sangat diharapkan terutama dari pemberi pelayanan untuk dapat melakukan dengan kemauan, kerelaan, keikhlasan serta melayani demi memenuhi kebutuhan pelanggan.

“Selama ini pelayanan prima dapat dilihat pada dua sisi pelayanan. Yakni pelayanan yang bersifat praktis dan pelayanan bersifat emosional,” sebutnya.

Untuk pelayanan yang bersifat praktis kata dia, adalah dimana pelanggan atau masyarakat mengharapkan adanya model pelayanan serba lengkap. Sebut saja sarana dan prasarana pelayanan memenuhi. Semisalkan adanya area parkir, mushola, kantin dan lain-lain. Artinya pelanggan ingin serba praktis manakala melakukan pelayanan disuatu tempat.

Sedangkan untuk pelayanan yang bersifat emosional, artinya pelanggan ingin mendapatkan pelayanan yang cepat, tidak berbelit belit, akan tetapi lebih ingin memuaskan rasa bagi penerima pelayanan.

“Nah, kedua bentuk pelayanan inilah yang harus terpenuhi, sehingga tercapai kepuasan pelanggan,” terangnya.

Kata Adji, kepuasan pelanggan inilah merupakan tujuan utama pelayanan prima, karenanya setiap frontliner (pemberi pelayanan) berkewajiban untuk berupaya memuaskan pelanggannya.

Sementara dalam bagian lain kata dia, kepuasan pelanggan dapat dicapai apabila frontliner mengetahui siapa pelanggannya, baik pelanggan internal maupun pelanggan external.

“Bila berdasarkan teori, maka harapan pelanggan terhadap pelayanan prima adalah, pelayan yang semakin baik (better), semakin cepat (faster),semakin diperbaharui (more renewed), semakin murah (cheaper) dan semakin sederhana (simpler),” paparnya.

Sejatinya imbuh Adji, setiap penerima pelayanan mengharapkan kebutuhan pelayanan serba terpenuhi. Seperti merasa dihargai dan puas merasa dapat pelayanan professional.

Sebaliknya bagi organisasi atau instansi pemberi layanan tentu akan mendapatkan citra baik, dinilai professional, eksistensi, makin mantap, peluang untuk berkembang pesat, memiliki daya saing serta pendapatan organisasi atau instansi meningkat.

“Bagi pegawai atau petugas yang memberi pelayanan prima, maka setidaknya dirinya  ada rasa bangga, kepuasan, semangat, serta meningkatkan karier dan kesejahteraan,” bebernya. (MC. Isen Mulang.1/engga)