Wakil Walikota Palangka Raya Berpamitan Dengan PTT

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ada pemandangan yang berbeda usai apel rutin yang dikhususkan bagi pegawai tidak tetap (PTT) lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya. Dimana, Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio, memanfaatkan momen apel tersebut  untuk berpamitan dengan para PTT.

Hal tersebut dilakukan Mofit bukan tanpa sebab, pasalnya terhitung tanggal 23 September 2018 ini, dirinya bersama dengan Walikota Palangka Raya HM Riban Satia akan mengakhiri masa tugas sebagai walikota dan wakil walikota Palangka Raya.

“Dalam kesempatan ini saya dan pak walikota pamit, dimana sebentar lagi kami berdua akan mengakhiri masa tugas, yakni tanggal 23 September ini sudah tidak lagi menjabat sebagai kepala daerah dan kepala pemerintahan Kota Palangka Raya,”tutur Mofit, Rabu (5/9/2018).

Dalam kesempatan itu, Mofit juga menekankan agar para PTT dapat terus meningkatkan etos kerja, bahkan sebisa mungkin turut serta memberikan inovasi dan terobosan dalam program di instansi tempat bekerja.

“Saya juga meminta agar semua PTT terus mendukung program pemerintah, termasuk nantinya program walikota dan wakil walikota terpilih. Bekerjalah dengan baik dan jujur serta disiplin,” pintanya.

Sebagaimana diketahui, menjelang akhir jabatan Walikota Palangka Raya HM Riban Satia dan wakilnya Mofit Saptono Subagio, dimana keduanya pada setiap kesempatan, menghaturkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung pembangunan diera kepemimpinan mereka berdua. 

Tidak lupa mereka pun berkesempatan meminta izin untuk pamit sekaligus meminta untuk menjaga hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan selama ini.

“Saya sepuluh tahun menerima amanah memimpin Kota Palangka Raya. Kalau ada kebaikan yang kami perbuat, maka semua itu milik Tuhan. Kalaupun ada kekurangan itu adalah milik kami. Kepemimpinan kami ada batasnya dan eranya dan semuanya harus kita sadari,” terang Riban pada sebuah kesempatan. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Harga LPG Naik, Disperindag Palangka Raya Bersiap Lakukan Inspeksi

MEDIA CENTER, Palangka Raya –  Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palangka Raya, Ikhwanudin, memastikan pihaknya akan melakukan inspeksi lapangan guna pengecekan harga gas LPG maupun pengecekan sejauhmana distribusi tabung gas melon 3kg bersubsidi tersebut.

“Nanti akan ada tim yang turun untuk mengecek dilapangan. Jika memang terjadi kenaikan kami akan melakukan penelusuran lanjutan, memastikan apa penyebab kenaikan,” kata Ikhwanudin Selasa (4/9/2018)

Tim itu sendiri kata dia terdiri dari tim gabungan dari kepolisian dan instansi terkait lainnya. 

“Kita berharap hasil pengecekan di lapangan dapat menjadi acuan untuk kembali menetralkan harga LPG terutama sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” harapnya lagi.

Disinggung soal sanksi yang akan diberikan manakala pengecekan nantinya, menurut Ikhwanudin, tentu ada sanksi yang akan diberikan terutama bagi pangkalan atau pengecer LPG nakal. 

“Kan semuanya tau batasan dan aturan serta sanksi yang diterima saat melanggar. Terlebih bila kedapatan menyimpan atau  memainkan harga pasti akan diberi sanksi, tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan memang beberapa hari terakhir harga gas elpiji mengalami kenaikan. Gas subsidi yang biasanya dijual antara Rp20 ribu ini naik hingga mencapai Rp30 ribu. 

Sebelumnya, sejumlah anggota DPRD Kota Palangka Raya meminta dinas terkait untuk segera melakukan tindakan untuk menormalkan kembali harga gas LPG di Kota Palangka Raya sesuai harga HET. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Pemda Wajib Memberikan Perlindungan Keamaan Pangan Bagi Masyarakat

MEDIA CENTER, Palangka Raya –  Sebagai upaya untuk memastikan perlindungan pangan dan keamanan pangan bagi masyarakat, maka Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palangka Raya, menggelar kegiatan advokasi jejaring keamanan pangan daerah (JKPD), Selasa (4/9/2018).

Kepala BBPOM Palangka Raya, Trikoranti Mustikawati mengatakan pemerintah wajib memastikan perlindungan pangan dan keamanan pangan bagi masyarakat. 

“Maka itu kegiatan ini kita gelar, dimana nantinya tim advokasi JKPD akan melakukan pengawasan pangan yang terintegrasi untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat dari resiko pangan yang tidak memenuhi ketentuan,” ucapnya usai kegiatan tim advokasi JKPD tersebut, Selasa (4/9/2018)

Trikora pun meminta agar kepala daerah maupun OPD yang tergabung dalam JKPD ini, seperti  Walikota, Bupati, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian, Dinas Perindustrian dan Energi, Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo, serta Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk. Semuanya diharapkan mampu meyakinkan kebutuhan akan ketahanan pangan bagi masyarakat.

“Khususnya menjamin ketahanan  pangan yang aman,” tandasnya.
Menurut Trikora, setidaknya ada beberapa urusan pemerintahan daerah wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar dilingkup JKPD ini, yakni mencakup penerbitan izin produksi makanan dan minuman pada industri rumah tangga serta pengawasan post-market produk makanan minuman industri rumah tangga.

Adapun pada pembukaan acara tersebut Plt Sekda Provinsi Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri mengatakan, bahwa menjadi kewajiban semua pihak untuk menjaga apa yang dikonsumsi oleh masyarakat, terutama anak-anak penerus bangsa.

“Kita sebagai orang tua terkadang tidak peduli terhadap apa yang dimakan anak-anak kita di sekolah. Apakah makanan dan minuman itu sehat atau tidak. Pola pikir ini kedepan harus dirubah untuk kesehatan anak-anak kita,” ingatnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Kualitas Udara di Palangka Raya Kategori “Sehat”

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Sihang melalui Kabid Pencegahan Bencana, Koffeno Nahan mengatakan, kualitas udara di Kota Palangka Raya saat ini berada pada indikator ‘baik’ atau kategori ‘sehat’.

“Dalam beberapa hari terakhir tidak didapat titik panas (hotspot). Hal tersebut juga diperkuat berdasarkan pantauan tim gabungan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla),” ungkap Koffeno, Selasa (4/9/2018).

Kondisi cuaca Palangka Raya pada indikator baik juga diperkuat oleh pantauan dari satelit dimana menunjukan kota Palangka Raya nihil titik panas. 

Dijelaskan, bila mengacu deteksi peralatan pengukur keadaan cuaca yang selalu dipantau oleh tim pencegahan dan penanggulangan karhutla, maka kadar particulate matter (PM) berada diangka 9, sementara untuk sulfur dioxide (SO2) diangka 1 dan  Ozone diangka 3. 
Adapun untuk carbon monoxide (CO) dan nitrogen dioxide (NO2) berada diangka 0.

“Kualitas udara berada di angka 5.21 ugram/m3. Masuk dalam ketegori aman, dimana kadar 0-50 merupakan udara baik, kadar 50-150 masuk kategori sedang, 150-250 masuk kategori tidak sehat dan 250-350 masuk kategori sangat tidak sehat. Sedangkan diatas 350 masuk kategori berbahaya,” jelasnya.

Pun demikian tambah Koffeno, meski hotspot di Palangka Raya dinyatakan nihil, akan tetapi  masyarakat kata dia tetap harus waspada.
.
“Terlebih cuaca dan iklim di bulan September dan Oktober terhitung kering, maka semuanya tetap fokus melakukan langkah langkah pencegahan karhutla,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Kota Palangka Raya Memiliki 5 Sampai 6 Ribu Pelaku UMKM

MEDIA CENTER, Palangka Raya -Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palangka Raya, Afendie menyebutkan, setidaknya ada sekitar 5 sampai 6 ribu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) tersebar di Kota Palangka Raya.

Dikatakan UMKM sebanyak itu bergerak dalam jenis usaha beragam, mulai dari kerajinan tangan, usaha minuman dan makanan kemasan dan produk usaha lainnya yang bernilai kearifan lokal.

Adapun terkait dengan digelarnya pertemuan akbar 1000 UMKM pada bulan November mendatang, maka kata Afendie, pihaknya akan mendata kesemua UMKM, terutama mana yang masih aktif dan berjalan produksi UMKM nya, serta UMKM yang pasif yang sudah tidak berjalan produk usahanya.

“Yang masih aktif akan kita libatkan dalam pertemuan akbar 1000 UMKM tersebut,” kata Afendie, Selasa (4/9/2018)

Dengan mengikuti kegiatan tersebut lanjut Afendie diharapkan UMKM di Palangka Raya dapat memperoleh pengetahuan tentang kiat-kiat mengembangkan UMKM.

“Kita berharap UMKM di Palangka Raya ini dapat mengalami peningkatan dan kemajuan sekaligus mampu menjadi penggerak ekonomi kemasyarakatan,” tutup Afendie. (MC. Isen Mulang.1/engga)

10 November, Seribu UMKM Gelar Pertemuan Akbar di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palangka Raya, Afendie  mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Koperasi dan UMKM serta didukung pihak perbankan akan menggelar pertemuan akbar dengan tajuk pertemuan 1.000 UMKM.

“Kegiatan ini dijadwalkan  akan dilaksanakan 10 November 2018 mendatang di Palangka Raya, bertepatan dengan hari pahlawan,” ungkap Afendie, Selasa (4/9/2018).

Disampaikan, pertemuan akbar 1.000 UMKM itu sendiri akan difasilitasi langsung oleh Bank Indonesia dan juga bank-bank lainnya sebagai wujud dukungan pemerintah dan perbankan dalam upaya meningkatkan perekonomian di bidang usah mikro kecil dan menengah.

Dalam pertemuan itu pihaknya lanjut Afendie, akan mengundang narasumber dari pusat untuk menjadi pembicara dalam pertemuan tersebut.

“Kegiatan dilaksanakan dua hari berlangsung di Gedung Pertemuan  Tambun Bungai,” sebutnya.

Melalui kegiatan pertemuan ini, kata Afendie, diharapkan bisa melahirkan kerja sama, misalkan UMKM dengan pihak-pihak perbankan. Sebut saja dalam hal penyediaan akun bank berupa penguatan modal melalui perbankan kepada para pelaku UMKM dan kerjasama lainnya dalam memperkenalkan produk usaha UMKM.

Perlu diketahui, selama ini pihaknya tambah Afendie, sudah melakukan berbagai upaya dalam membantu pemasaran produk UMKM. Termasuk melalui kegiatan pameran dan event dari instansi terkait lainnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Apresiasi Pemecahan Rekor Muri “Tari Gemu Famire

MEDIA CENTER, Palangka Raya –  Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto mengapresiasi pemecahan rekor muri  “Tari Gemu Famire” yang digelar serentak seluruh Indonesia dalam rangka HUT TNI ke-73 tahun 2018. 

“DPRD Kota Palangka Raya sangat mengapresiasi atas kegiatan ini, terlebih mengikutsertakan seluruh elemen masyarakat, baik dinas pemerintahan, masyarakat, pelajar, TNI hingga Polri,” ujar Sigit ketika usai mengkuti tari gemu famire tersebut, Selasa (4/9/2018).

Sigit menyebutkan apresiasi itu juga disampaikan dalam rangka HUT TNi tertanggal 5 Oktober 2018 nanti, apalagi hal ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan mengkolaborasi kebudayaan serta nuansa daerah sehingga bisa merekat dihati masyarakat.

“Saya apresiasi dengan TNI yang selalu memiliki inovasi dalam merekatkan masyarakat dari berbagai kalangan, kegiatan ini salah satu bentuk nyatanya,” ucapnya.

Diharapkan kedepan lanjut Sigit, TNI semakin lebih dicintai dan selalu memberikan perlindungan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI), terkhusus di Bumi Tambun Bungai.

“Saya yakin itu terus dijaga dan selamat HUT TNI ke 73, maju terus serta jaga NKRI. TNI dari rakyat, untuk rakyat dan bagi rakyat,” pungkasnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Pemecahan Rekor Muri Tari Gemu Famire di Kalteng Diikuti 8.000 Peserta

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Danrem 102 Panju Panjung, Kolonel Infantri Harnoto mengungkapkan, sedikitnya ada sekitar 8.000 peserta di Kalteng yang ikut menyemarakan kegiatan pemecahan rekor di museum rekor Indonesia (Muri)  yakni tari “Gemu Famire” yang digelar serentak di seluruh Indonesia sekaligus dalam rangka HUT Ke-73 TNI tahun 2018.

“8.000 peserta mengikuti tarian massal ini,” kata Harnoto, usai menghadiri senam massal gemu famire di halaman kantor walikota Palangka Raya, Selasa (4/9/2018).

Dikatakan, ke-8.000 peserta tarian massal Gemu Famire di Kalteng  dibagi di enam lokasi berbeda yakni di Kota Palangka Raya, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Barito Selatan, Barito Utara, Kotawaringin Timur dan Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Ya, untuk Kota Palangka Raya ini langsung dikoordinir oleh Korem 102 Panju Panjung, sementara untuk di daerah kabupaten dikoordinir oleh Kodim wilayah masing-masing,” jelas Harnoto.

Untuk Kota Palangka Raya diikuti antusias oleh para peserta. Dimana sebelumnya hanya ditargetkan sebanyak 1.400 orang. Namun jumlah pesertanya bertambah hingga mencapai 2.384 orang peserta.

“Peserta tari gemu famire di Kalteng secara umum diikuti oleh TNI, Polri, ASN, pelajar dan mahasiswa,” terangnya.

Sebelumya Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio menyampaikan, Pemerintah Kota Palangka Raya ikut serta dalam berpartisipasi kegiatan pemecahan rekor tari gemu famire, sekaligus dalam rangkaian HUT TNI ke-73.

“Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat tali silaturahmi sekaligus menjalin keakraban disemua unsur elemen masyarakat sehingga nilai positif yang didapat harus terus dipertahankan,” harapnya. Dengan tujuan akhir mempertebal rasa persatuan dan kesatuan,” pungkasnya (MC. Isen Mulang.1/engga)

Diskominfo Kabupaten Hulu Sungai Utara lakukan Orientasi ke DKISP

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Dinas  Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya (DKISP), Aratuni Djaban dan jajarannya menerima kunjungan rombongan Diskominfo Kabupaten Hulu Sungai Utara  (HSU) hari Selasa (4/9-2018) di aula Bappeda Kota Palangka Raya.

Rombongan Diskominfo kabupaten HSU langsung di pimpin Kepala Dinas, Adi Lesmana, tujuan kunjungan dalam rangka melakukan orientasi untuk menggali informasi dan berbagi pengalaman tentang Tugas Pokok dan fungsi diskominfo statistik dan persandian Kota Palangka Raya secara keseluruhan.

Dalam pertemuan itu Kadis  Kominfo SP Kota Palangka Raya  memaparkan gambaran eksisting terkait jaringan TIK,  dan aplikasi  belum terintegrasi dengan SOPD di Lingkungan Pemko Palangka Raya juga belum menyusun Masterplan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Lebih lanjut Aratuni menjelaskan fokus DKISP ke depan dengan walikota terpilih sesuai dengan visi-misi yakni mengutamakan layanan publik yang mudah diakses oleh masyarakat.

Pada diskusi  Kadis kominfo Kabupaten HSU mengungkapkan belum memiliki masterplan TIK dan kurangnya Sumber Daya TIK diantaranya keterbatasan tenaga teknis teknologi informasi.

Di akhir pertemuan Kadis kominfo Kabupaten HSU menyampaikan bahwa ada kesamaan  performance dengan Diskominfo SP Kota Palangka Raya dan  mengharapkan terjalinnya silaturahmi untuk kemajuan Diskominfo Statistik dan Persandian. (MC. Isen Mulang/tina/engga)

Apresiasi Peran Polwan Dalam Menjaga Kamtibmas

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya mendukung penuh langkah strategis Polisi wanita (Polwan), baik dalam bertugas melayani, mengayomi, melindungi masyarakat dan menegakkan hukum, guna terciptanya kamtibmas maupun perlindungan terhadap HAM.

Hal itu diungkapkan langsung Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio, usai menghadiri HUT Polisi Wanita Republik Indonesia ke-70 di kawasan Tugu Soekarno, Palangka Raya, Senin (3/9/2018), yang digelar Polda Kalteng.

“Pemko menyampaikan selamat HUT Polwan ke 70. Polwan memiliki peranan sangat penting didalam menjaga kamtibmas. Terlebih adanya segmen-segmen tugas dari polwan yang harus dilakukan, mungkin polisi pria tidak bisa melakukannya,”ujar Mofit.

Menurutnya, polwan mempunyai pengetahuan, kemampuan, keterampilan, yang tak kalah dengan polisi laki-laki. Untuk itu, polwan diberi kesempatan dan kepercayaan untuk menjabat posisi strategis. 

“Jadi kesempatan untuk polwan harus sama dengan polisi laki-laki, khususnya dalam mendapatkan posisi-posisi strategis, misalnya sebagai kepala satuan wilayah dan kepala satuan kerja,” ungkap Mofit lagi.

Dikatakan, banyak polwan yang sukses dalam karir. Seperti Ibu Basaria Panjaitan (wakil pimpinan KPK) pensiun dengan dua bintang. Selain itu cukup banyak polwan-polwan yang sudah menyandang bintang satu.

“Ya, kami juga berharap, saat perekrutan anggota Polri, sebaiknya kuota untuk perempuan ditingkatkan. Saya yakin polwan mampu bertugas untuk melayani, mengayomi, serta melindungi masyarakat,” tambah Mofit.

Adapun HUT Polwan ke 70 kali ini mengambil tema, ‘Dengan Semangat Promoter Polwan RI siap mendukung dan menyukseskan agenda kamtibmas 2018 dan 2019″ di jajaran Polda Kalteng.(MC. Isen Mulang.1/engga)