Mendikbud Buka Seminar Wacana Pemindahan Ibukota RI ke Kalteng

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Efendy membuka Seminar Nasional Penguatan Pendidikan Dalam Mewujudkan Wacana Pemindahan Ibukota Pemerintahan Republik Indonesia di Provinsi Kalimantan Tengah.

Seminar yang diadakan di rumah jabatan Walikota Palangka Raya di Jalan Diponegoro ini menghadirkan dua nara sumber. Yakni pakar hukum tata negara Refly Harun dan pengamat politik, Qodari. Seminar ini dimulai pukul 14.00 WIB, Senin (17/7/2017).

Dalam seminar yang digagas Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Provinsi Kalimantan Tengah ini juga dihadiri Walikota Palangka Raya HM Riban Satia, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, anggota dewan, kepala sekolah, dan guru.

Sementara itu dalam sambutannya Mendikbud Muhadjir Efendy menyambut positif seminar ini. Tapi dia berpesan sebelum wacana pemindahan ibukota pemerintahan RI ini terrealisasi, maka terlebih dahulu masyarakat Kalimantan Tengah harus mempersiapkan sumber daya manusianya (SDM).

Jika SDM masyarakat Kalteng tidak siap dikhawatirkan nantinya akan menjadi penonton. Warga Kalteng akan kalah bersaing dengan warga pendatang yang akan mencari pekerjaan.

“Kalau mau ibukota pindah, tapi mulai sekarag SDM-nya disiapkan dulu. Kalau tidak disiapkan maka warga Kalteng akan menyambut pemindahan ibukota RI dengan cara menjual tanah,” ucapnya.

“Jadi kalau mau ibukota pemerintahan RI pindah ke Kalteng, maka harus dilakukan perbaikan pendidikan besar-besaran dulu. Kalau tidak jadi pindah alhambudilah, tapi kalau jadi pindah ya alhamdulilah,” pesannya.

Sementara itu Ketua KAHMI Kalimantan Tengah, Rusliansyah mengharapkan wacana pemindahan ibukota pemerintahan RI kelak akan menjadi kenyataan. Sebab Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya memiliki historis jika dibanding dengan daerah lain.

Dimana saat pemancangan tiang pertama tanda dimulainya pembangunan Kota Palangka Raya oleh Proklamator RI, Soekarno pada 17 Juli 1957 silam, kala itu Presiden RI Soekarno sudah menyebut jika Kota Palangka Raya ini akan dicadangkan menjadi calon ibukota RI.

Pertimbangan Soekarno kala itu Kota Palangka Raya letaknya berada di tengah Indonesia. “Maka dari itu melalui seminar ini ada kebulatan tekad dan persepsi dalam menyambut wacana ini pemindahan ibukota pemerintahan RI dan segala konsekuensinya,” tuturnya.

Rusliansyah menjelaskan dalam seminar ini juga menghadirkan Profesor DR Nursani Darlan dari Universitas Palangka Raya. Adapun materi yang disampaikan dari pengamat politik, Qodari terkait tema membuka keterisolasian. (MC. Isen Mulang/engga)

Mendikbud Tinjau Gedung SMP-SMA Islam Terpadu Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Efendi dalam rangka kunjungan kerjanya ke Kota Palangka Raya menyempatkan meninjau Gedung Harapan Insan Kalimantan (Hasanka) Boarding School SMP-SMA Islam Terpadu, Palangka Raya, Senin (17/7/2017).

Peninjauan sekolah yang menerapkan sistem full day school (FDS) ini dilakukan seusai Mendikbud membuka Kemah Budaya Nasional (KBN) di Bumi Perkemahan Kambariat Tuah Pahoe, Kelurahan Sabaru, Kota Palangka Raya 10.30 WIB.

Ikut hadir dalam peninjauan ini Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Habib H Said Ismali, Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Ade Supriadi dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Slamet Winaryo.

Dalam sambutannya Mendikbud Muhadjir Efendi menyambut positif dengan adanya Hasanka Boarding School SMP-SMA Islam Terpadu, Palangka Raya ini. Hadirnya FDS ini menurutnya merupakan lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Diakui saat ini sekolah yang menerapkan sistem ajar FDS sedang menjamur di seluruh Indonesia. Hal ini menurutnya merupakan salah satu respon untuk mempercepat guna memperbaiki kualitas sumber daya manusia (SDM).

Sebab menurutnya saat ini pembangunan bidang pendidikan di Indonesia sangat tertinggal jauh dibandingkan dengan Singapura yang lebih maju 15 tahun, sedangkan jika dibandingkan dengan Australia, Indonesia sudah tertinggal 10 tahun.
Namun ketertinggalan ini menurutnya masih bisa diperbaiki. Salah satunya dengan banyak hadirnya sekolah FDS dan sekolah-sekolah milik pemerintah.

Sementara itu pemilik Yayasan Hasanka Boarding School SMP-SMA Islam Terpadu, Iwan Kurniawan mengatakan sekolah unggulan miliknya ini didirikan murni dari uang pribadinya. Dia juga berharap nantinya ada bantuan dari pemerintah.

Dia mengatakan motivasi mendirikan sekolah ini untuk mempercepat pembangunan dibidang pendidikan di Provinsi Kalimantan Tengah. Ternyata respon masyarakat cukup baik dengan hadirnya Hasanka Boarding School SMP-SMA Islam Terpadu ini.

Respon positif ini bisa dilihat dari minat para orangtua untuk mensekolahkan anaknya di Hasanka Boarding School SMP-SMA Islam Terpadu. Dimana baru dibuka pertama kali sudah ada 117 anak sekolah di sini. (MC. Isen Mulang/engga)

Selamat Datang di Media Center Isen Mulang Kota Palangka Raya 500 Pemain Kecapi Meriahkan Pembukaan Kemah Budaya Nasional

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Suasana pembukaan Kemah Budaya Nasional (KBN) di Bumi Perkemahan Kambariat Tuah Pahoe, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah tambah meriah dengan ditampilkannya permainan alat kecapi dan karungut khas Dayak, Senin (17/7/2017).

Uniknya, permainan kecapi ini dibawakan oleh sekitar 500 murid sekolah dasar (SD). Mereka dengan gemulai memetik senar kecapi. Sambil diiringi lagu karungut khas Dayak, para penonton, termasuk para pejabat pun terhipnotis takjub.

Karena penasarannya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Efendi pun ikut turun ke area permaian. Dia juga ikut memainkan kecapi sambil mengeliling anak-anak yang sedang memetik senar kecapi.

Tak ayal, para pejabat lainnya seperti Walikota Palangka Raya HM Riban Satia dan Wakilnya Mofit Saptono Subagio serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi (Budpar) Kalimantan Tengah Guntur Talajan serta beberapa Dirjen dari Kemendikbud juga ikut memainkan kecapi.

Kecapi merupakan alat musik tradisional khas Dayak. Bentuknya seperti gitar, namun tali senarnya ada yang dua dan ada empat, sedangkan kalau gitar memiliki enam senar.

Dengan mengenakan baju khas Dayak dan lawung (ikat kepala), para murid SD ini dengan rileks memainkan kecapi. Mereka sama sekali tidak grogi meski baru pertama kali memainkan alat tradisional ini di hadapan ribuan orang dari seluruh Indonesia dan mancanegara.

Kepala Dinas Budpar Provinsi Kalimantan Tengah Guntur Talajan mengatakan musik kecapi ini merupakan warisan nenek moyang Suku Dayak yang saat ini terus dilestarikan. Dulunya, musik kecapi dijadikan sebagai sarana hiburan dan acara diperayaan ibadah untuk mengiringi lantunan lirik karungut.

Tapi seiring perkembangan jaman, musik kecapi sudah menjadi materi pembelajaran di sekolah sebagai muatan lokal. Saat ini dinas budpar provinsi kalteng terus mendorong para muda-mudi untuk melestarikan musik tradisional ini. (MC. Isen Mulang/engga)

Mendikbud Buka Kemah Budaya Nasional di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy secara resmi membuka Kemah Budaya Nasional (KBN) ke-8 di Bumi Perkemahan Kambariat Tuah Pahoe, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (17/7/2017).

Upacara KBN untuk peserta Pramuka penggalang atau anak SMP tahun ini sangat istimewa karena pelaksanaannya dibarengkan dengan peringatan HUT ke-52 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Kota Palangka Raya.

Selain Mendikbud, acara pembukaan KBN ini juga dihadiri Dirjen Kebudayaan Hikmar Farid, Dirjen Sejarah Triana Wulandari, Wakil Ketua Kwarnas Pramuka Budi Prayitno, Kasubdit PTK Saptari Vovita Sari, dan Kepala Biro Kwarnas Desi Apriani.

Hadir pula Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Habib H Said Ismail mewakili gubernur, Walikota Palangka Raya Riban Satia dan Wakilnya Mofit Saptono dan beberapa kepala daerah dari 13 kabupaten di Kalimantan Tengah.

Adapun proses pembukaan KBN 2017 ini diawali dengan devile dari peserta kemah. Kontingen dari Vietnam mendapat kesempatan pertama untuk melakukan devile di depan tribun penghormatan, kemudian disusul kontingen Aceh dan diikuti oleh kontingen dari 33 provinsi lainnya.

Sedangkan kontingen Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk Palangka Raya dapat giliran penutup devile. Suasana devile cukup meriah, karena diselengi penampilan tarian dan lagu daerah dari 34 provinsi yang dibawakan oleh putra putri dari tuan rumah.

Secara simbolis pembukaan KBN ini ditandai dengan manyipet atau menyumpit dengan sasaran sebuah balon yang diletakkan di bawah. Setelah balon terkena jarum sumpit, maka meletus, sehingga tali yang di atasnya ada banyak balon maka akan lepas ke udara.

Dalam sambutannya Mendikbud Muhadjir Effendy mengucapkan selamat berkemah kepada peserta KBN. Melalui KBN ini diharapkan bisa meningkatkan rasa nasionalisme, sehingga kelak mereka menjadi partner yang bisa membangun jaringan secara nasional guna membangun Indonesia masa depan yang lebih baik.

“Saya melihat di wajah kalian semua, senyum adik-adik ku semua, di dalam ketawa adik-adik semua ada janji dan masa depan yang cerah untuk masa depan Indonesia. Selamat berkemah, selamat berbudaya, selamat membangun rasa nasionalisme melalui rasa kebhinekaan,” pesan Mendikbud. (MC. Isen Mulang/engga)

Walikota Jamu Makan Malam Peserta Kemah Budaya Nasional

MEDIA CENTER, Pakangka Raya – Walikota Palangka Raya HM Riban Satia memberikan jamuan makan malam kepada peserta Kemah Budaya Nasional (KBN). Jamuan makan malam ini diadakan di rumah jabatan, Minggu (16/7/2017).

Dalam jamuan makan malam ini hanya perwakilan dari 34 provinsi yang diundang, sedangkan untuk peserta dari Vietnam diundang semua. Acara gala diner ini juga dihadiri Menteri Pendidikan Nasional, Muhadjir Efendi.
Hadir pula Dirjen Kebudayaan Hikmar Farid, Dirjen Sejarah Triana Wulandari, Wakil Ketua Kwarnas Pramuka Budi Prayitno, Kasubdit PTK Saptari Vovita Sari, dan Kepala Biro Kwarnas Desi Apriani.

Sedangkan dari tuan rumah juga hadir Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio, Pejabat Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Mugeni, Kepala Dinas Pariwisata Kalteng, Guntur Talajan, dan Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Kalimantan Tengah, Krisnayadi Toendan serta Ketua Kwarda Kalteng Sipet Hermanto.

Dalam gala diner ini peserta KBN dan para pejabat disuguhi menu khas Kalimantan. Dari semua menu yang disajikan yang menarik adalah tumis kelakai. Menu khas Dayak ini sangat disukai, termasuk Menteri Pendidikan pun juga ikut makan.

Seusai acara makan malam, peserta KBN dan para pejabat yang hadir disuguhi pertunjukan tarian Batuah Marajaki. Tarian ciptaan Benny Tundan ini menceritakan semangat kebersamaan untuk menuju kehidupan yang lebih baik lagi.

Dalam sambutannya Walikota Palangka Raya Riban Satia mengucapkan selamat datang kepada peserta KBN yang sudah datang ke Kota Cantik untuk mengikuti kemah tingkat penggalang/SMP dari 16-23 Juli 2017. Walikota mengharapkan para peserta KBN dapat mengikuti kemah dengan baik sampai selesai.

Sementara itu Menteri Pendidikan Nasional Muhadjir Efendi juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Palangka Raya yang telah bersedia menjadi tuan rumah penyelenggara KBN 2017. (MC. Isen Mulang/engga)

247 Calon Haji Ikuti Bimbingan Manasik

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sebanyak 247 calon jemaah haji asal Kota Palangka Raya mengikuti bimbingan manasik di Asrama Haji Al Mabrur Jalan G Obos, Rabu (12/7/2017).

Ke-247 calon haji ini terdiri dari 113 laki-laki dan 137 perempuan. Dari 247 orang ini calon haji termuda bernama Janatunnisa (30 tahun) dan usia tertua bernama Abdul Mu’is (80 tahun).

“Tujuan dilaksanakannya bimbingan manasik ini agar para jemaah bisa memahami pelaksanaan ibadah haji dengan benar, sehingga pelaksanaan haji dari tahun ke tahun semakin baik dan bisa menjadi haji mabrur serta menjadi calon haji lebih aktif dan mandiri,” kata ketua panita, Bahrani.

Dalam bimbingan manasik ini para calon haji diberikan pengetahuan tentang kebijakan pemerintah dalam penyelenggaraan haji, teknis kesehatan, pembentukan kloter, keselamatan penerbangan, dan melestarikan kemabruran haji.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palangka Raya, Baihaqi berharap para calon jemaah bisa memahami pelaksanaa ibadah haji dengan benar.

“Mudah-mudahan bagus secara keilmuan, sehingga apa yang dilaksanakan nantinya dapat menghasilkan perilaku kesempurnaan dalam rukun Islam,” tuturnya.

Baihaqi menambahkan calon haji ini akan diberangkatkan pada 12 Agustus dan 15 Agustus 2017. Saat ini ada sekitar 3.300 calon jemaah yang menjadi daftar tunggu.

Karena terlalu banyaknya daftar tunggu ini, maka urutan berangkat paling lama bisa 18 tahun lagi. Saat ini juga ada 500-an calon jemaah yang menjadi daftar tunggu melalui jalur khusus. Dengan jalur ini daftar tunggunya paling lama hanya 5 tahun. (MC. Isen Mulang/engga)

Jajaran Pemko Palangka Raya Ziarah ke Makam Pahlawan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono bersama jajarannya melakukan ziarah ke Makam Pahlawan Sanaman Lampang Jalan Tjilik Riwut Km 3, Rabu (12/7/2017) pukul 07.00 WIB.

Ziarah dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kota Palangka Raya dan Kota Palangka Raya ini juga diikuti Komandan Kodim 1016 dan Wakil Kapolres Palangka Raya.

Dalam ziarah ini wakil walikota bertindak sebagai inspektur upacara, sedangkan peserta upacara dari aparatur sipil negara (ASN), Satpol PP, TNI, dan kepolisian.

Seusai upacara dilakukan proses peletakan karangan bunga di tugu taman pahlawan. Selanjutnya dilakukan tabur bunga di pusara makam Pahlawan Nasional Tjilik Riwut.

Kemudian dilanjutkan penaburan bunga ke pusara makam pahlawan lainnya yang diikuti jajaran TNI, kepolisian, dan para pejabat satuan organisasi perangkat daerah (SOPD).

Dalam ziarah ini wakil walikota juga menyempatkan untuk memberikan doa dan tabur bunga di makam almarhum mantan Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Asmawi Agani.

Acara selanjutnya rombongan wakil walikota melakukan ziarah ke makam mantan Walikota Palangka Raya, Tuah Pahoe di komplek pemakaman Kristen di Jalan Tjilik Riwut Km 2.

Di sini rombongan wakil walikota sudah ditunggu oleh keluarga almarhum. Sebelum acara penaburan bunga terlebih dari pihak keluarga Tuah Pahoe memberikan sambutan dan ucapan terima kasih kepada jajaran pemerintah kota yang setiap tahun selalu melakukan ziarah ke makam Tuah Pahoe.

Selanjutnya wakil walikota bersama istri menaburkan bunga di pusara makam Tuah Pahoe disertai pembacaan doa dan penghormatan yang diikuti oleh kepala SOPD.

Seusai tabur bunga di makam Tuah Pahoe, di komplek makam Kristen ini rombongan wakil walikota juga ziarah dan tabur bunga ke makam walikota Donnis Nixson Singaraca dan Waldus Sandy. (MC. Isen Mulang/engga)

Bidan Harus Tingkatkan Ilmu Pengetahuan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-66 di Provinsi Kalimantan Tengah yang dilaksanakan di Swisbell Hotel Danum Palangka Raya juga dirangkai dengan berbagai kegiatan, Selasa (11/7/2017).

Di antaranya rapat kerja daerah (Rakerda) ke-4 tingkat provinsi dan seminar. Adapun materi seminar yang disampaikan tentang Bidan Delima, kebijakan dari BKKBN, jabatan fungsional bidan.

Sedangkan nara sumbernya dari Ketua Umum IBI, Pengurus Pusat Bidan Delima, Ketua IBI Kalteng, dinas kesehatan provinsi, dan dari balai pelatihan kesehatan provinsi.

Selaku tuan rumah perayaan HUT IBI 2017, Ketua IBI Kota Palangka Raya, Nasai Nuraini, mengucapkan terima kasih kepada panitia, sehingga pelaksanaan HUT tahun ini bisa berjalan sesuai rencana dan meriah.

Ia berpesan melalui momen HUT IBI yang dihadiri pengurus cabang dan ranting seluruh Kalteng ini dimanfaatkan oleh para bidan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan ketrampilannya.

Apalagi merupakan ujung tombang dalam menyukseskan program KB dan KIA, sehingga dituntut untuk bisa memberikan pelayanan berkualias dan prima kepada masyarakat.

Di sisi lain organisasi IBI bersyukur karena aturan dan standar pelayanan sudah ditetapkan pemerintah dan sudah mengakomodasi kepentingan profesi bidan.

“Saat ini bidan sudah bisa dinilai dan menilai dirinya sendiri bagaimana kinerjanya ke depan dan apa yang harus dilaksanakan untuk memenuhi kewajibannya serta untuk menunjang profesinya,” pesan Nuraini.

Ia menambahkan melalui HUT IBI ini bisa dijadikan pada bidan untuk menambah pengetahuan dan pengalaman. Salah satunya pengalaman berorganisasi sekaligus mempererat tali persaudaraan dan solidaritas antara sesama anggota IBI, sharing, berbagi wawasan, sehingga bidan bisa kompak setiap saat.

Dijelaskan HUT IBI seharusnya dilaksanakan pada 24 Juni 2017, namun karena bertepatan dengan hari puasa Ramadan dan padatnya kegiatan panitia, sehingga disepakati pelaksanaannya diselenggarakan pada 11 Juli 2017. (MC. Isen Mulang/engga)

Gubernur Tinjau Lokasi Kemah Budaya Nasional

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran meninjau Kambariat Tuah Pahoe yang akan dijadikan tempat kegiatan Kemah Budaya Nasional (KBN), Selasa (11/7/2017) pukul 15.30 WIB.

Ikut mendampingi gubernur Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S Ampung, Ketua Kwarda Kalimantan Tengah Sipet Hermanto, dan Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio beserta jajarannya.

Peninjauan ini dilakukan setelah wakil walikota, ketua kwarda kalimantan tengah dan kontingen pramuka kalimantan tengah melakukan audiensi dengan gubernur di Istana Isen Mulang pukul 14.00 WIB.

Di lokasi KBN di Kambariat Tuah Pahoe, Kelurahan Sabaru ini guberbur diajak melihat kondisi fasilitas yang akan digunakan oleh peserta kemah pramuka dari 34 provinsi seluruh Indonesia dan mancanegara pada 16-23 Juli 2017.

Dari hasil peninjauan ini sudah dipastikan tuan rumah Kota Palangka Raya telah siap melaksanakan KBN. Ini terlihat dari fasilitas yang akan digunakan peserta kemah tinggkat penggalang atau setingkat SMP ini sudah rampung, kecuali untuk pengaspalan jalan.

Di lokasi KBN juga sudah mulai dipasang berbagai atribut yang berkaitan dengan kegiatan Pramuka, termasuk beberapa ornamen khas Dayak juga sudah berada di lokasi dan tinggal dilakukan pemasangan.

Meski suasana peninjauan lokasi KBN yang dilakukan gubernur bersama rombongan ini diguyur hujan deras, namun tidak menyurutkan semangat mereka. Rombongan gubernur dan wakil walikota baru selesai melakukan penunjauan pukul 16.30 WIB. (MC. Isen Mulang/engga)

HUT Ikatan Bidan se-Kalteng Diperingati di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT)-nya ke-66 di Swisbell Hotel Danum, Palangka Raya, Selasa (11/7/2017).

Perayaan HUT IBI tahun ini sangat istimewa karena dihadiri pengurus dan anggota dari 13 kabupaten dan satu kota serta para bidan yang sudah purna tugas.

Dalam laporannya Ketua Panitia HUT IBI Kalteng, Siti Saudah, SKM mengatakan melalui momen HUT IBI tahun ini sekaligus dimanfaatkan untuk melaksanakan rapat organisasi.

Adapun tujuan umum konsolidasi ini dalam rangka persiapan Kongres Nasional IBI 2018, sedangkan tujuan khusus untuk melaporkan kegiatan IBI periode 2013-2018 serta sharing informasi kegiatan.

Selain itu melalui HUT IBI dengan tema ‘Bidan Mengawal Kesehatan Keluarga Dengan Pelayanan Holistik dan Berkesinambungan’ ini dimanfaatkan untuk meningkatkan solidaritas dan kekompakan organisasi dengan mentaati AD/ART.

Dijelaskan sebelum acara puncak HUT IBI telah dilakukan berbagai kegiatan seperti bakti sosial berupa pelayanan safari KB dan pemeriksaan kehamilan, hemoglobin, dan pemberian Fe pada ibu hamil yang dilaksanakan di Puskesmas Rakumpit, Palangka Raya pada 18 Mei 2017.

Selain itu diadakan pula acara silaturahmi pada 12 Mei 2017 dengan melakukan kunjungan kasih dan anjangsana ke bidan purna bakti yang sedang sakit dengan memberikan bingkisan dan dilanjutkan dengan tabur bunga ke makam-makam bidan yang sudah meninggal.

Puncaknya melaksanakan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam asetat (IVA) serentak seluruh Indonesia yang dilaksanakan pada 5 Juli 2017 dan khusus di Kalteng dapat IVA 1.200 ibu-ibu.

Dalam HUT IBI kali ini dihadiri 2 orang dari pengurus IBI pusat, 24 orang dari provinsi, 70 orang dari pengurus IBI cabang seluruh Kalteng, 34 orang dari ranting, 10 orang institusi pendidikan, dan 400 orang dari pusat pelayanan rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat (PKM).

Perayaan HUT IBI ini juga dihadiri Asisten II Pemerintah Kota Palangka Raya, Rahmadi HN mewakili walikota dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk,  Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan  Perlindungan Anak Kota Palangka Raya, Tiur Simatupang, serta pejabat dari pemerintah provinsi. (MC. Isen Mulang/engga)