Walikota Pimpin Rapat Kerja SOPD di Kawasan Kumuh Mendawai

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, Riban Satia memimpin rapat kerja dengan kepala satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) di SDN 14 Mendawai, Kamis (8/2/2018).

Rapat ini membahas program prioritas pilot project penanganan kawasan kumuh Mendawai. Rapat kerja ini juga dihadiri pejabat Satker Pengembangan Kawasan Permukiman pada Kementerian PUPR, Martono.

Sebelum memimpin rapat terlebih dahulu walikota bersama kepala dinas dan bapak Martono keliling memantau kawasan Mendawai yang akan ditangani secara terpadu oleh SOPD dan Kementerian PUPR.

Setelah itu sekitar pukul 10.00 WIB walikota memimpin rapat di ruang kelas SDN 14 Mendawai. Dalam rapat ini walikota meminta kepada SOPD agar melaksanakan kegiatan secara keroyokan di wilayah Mendawai.

Bagi dinas yang sudah mempunyai program, namun lokasi dan sarananya belum ada, maka walikota menyarankan agar SOPD melaksanakan kegiatan program di wilayah Mendawai.

Arahan walikota tersebut dimaksudkan agar kawasan Mendawai yang saat ini menyandang status kumuh ringan agar bisa segera dituntaskan secara bersama-sama antara pemerintah daerah dan kementerian.

Riban mengilustrasikan misalnya Dinas Pekerjaan Umum Palangka Raya menangani sistem drainase yang saat ini belum baik. Begitu pula dinas lain menangani penataan kawasan, misalnya pembuatan ruang terbuka hijau, dan begitu juga yang lainnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Pilkada Palangka Raya Resmi Diikuti Empat Pasangan Calon

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya menggelar rapat pleno penghitungan verifikasi faktual perbaikan dukungan bakal calon walikota dan calon wakil walikota dari jalur perseorangan atau independen, Kamis (8/2/2018) pukul 14.00 WIB.

Rapat pleno ini diikuti tiga bakal calon perseorangan yakni pasangan Yuliustry-Fathul Munir, pasangan Dagut-Fitriadi Yusuf, dan pasangan Rizky Mahendra Nihin-Daryana.

Dalam rapat pleno yang dipimpin Ketua KPU Kota Palangka Raya Eko Riadi dan ditemani empat komisioner dan juga dihadiri Ketua Panwaslu Kota Palangka Raya Endrawati beserta komisioner, beserta panitia pemilihan kecamatan (PPK) dari lima kecamatan.

Dalam pleno ini diketahui hasil dukungan pasangan Yuliustry-Munir dari hasil verifikasi perbaikan yang memenuhi syarat (MS) hanya 5.120 dukungan, pasangan Dagut-Fitriadi Yusuf 3.168 dukungan, pasangan Rizky Mahendra-Daryana 4.008 dukungan.

Sementara pada verifikasi faktual jumlah dukungan pasangan Yuliustry-Munir sebanyak 11.259 dukungan, pasangan Dagut-Fitriadi 11.863 dukungan, dan pasangan Rizky Mahendra-Daryana 12.655 dukungan.

Jadi setelah ditambahkan jumlah dukungan hasil verifikasi faktual pada tahap pertama dan perbaikan, maka diperoleh dukungan total untuk pasangan Yuliustry-Munir sebanyak 16.379 dukungan, pasangan Dagut-Fitriadi 15.031 dukungan, dan pasangan Rizky Mahendra-Daryana 16.663 dukungan.

Namun jumlah keseluruhan dukungan tiga bakal calon perseorangan tersebut tetap tidak memenuhi batas minimal yang dipersyaratkan KPU Palangka Raya sebanyak 19.700 dukungan. Jadi secara otomatis jumlah dukungan ketiganya tidak memenuhi syarat (TMS).

Dengan status TMS tersebut maka ketiga bakal calon perseorangan tersebut tidak bisa melanjutkan ke tahap berikutnya. Jadi dari lima bakal calon perseorangan yang sebelumnya telah menyerahkan dukungan ke KPU Palangka Raya yang memenuhi syarat hanya pasangan Rusliansyah-Rogas Usup.

Jadi bakal calon walikota dan wakil walikota yang bisa maju dalam Pilkada serentak pada 27 Juni 2018 nanti dipastikan hanya empat calon yakni dari perseorangan pasangan Rusliansyah-Rogas Usup dan tiga calon dari partai politik yakni pasangan Fairid Naparin-Umi Matikah, pasangan Tuty Dau-Rahmadi HN, dan pasangan Aries Marcorius Narang-Fawzy Bachsin. (MC. Isen Mulang/engga)

ASN Boleh Mendampingi Suami/Istri Selama Tahapan Pilkada

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Asman Abnur mengeluarkan surat edaran yang mengatur
ketentuan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang suami atau istrinya menjadi calon kepala daerah, calon legislatif, dan calon presiden dan calon wakil presiden.

Dalam surat Nomor B/36/M.SM.00.00/2018 tanggal 2 Februari 2018, bagi ASN yang suami atau istri menjadi calon kepala daerah, calon legislatif, maupun calon presiden dan calon wakil presiden bisa mendampingi selama tahapan penyelenggaraan Pilkada serentak 2018, Pileg 2019 dan Pilpres 2019.

ASN juga boleh mendampingi suami atau istrinya saat mendaftar ke KPU maupun saat pengenalan kepada masyarakat. ASN juga boleh mengikuti suami/istri saat kampanye, namun tidak boleh terlibat aktif dalam pelaksanaan kampanye dan tidak menggunakan atribut instansi, atribut partai, dan atribut calon.

ASN juga dibolehkan foto dengan suami/istri yang menjadi calon kepala daerah, namun tidak boleh mengikuti simbol tangan atau gerakan yang digunakan sebagai bentuk keberpihakan atau dukungan.

Selanjutnya dalam rangka menjaga netralitas dan mencegah penggunaan fasilitas jabatan atau negara, maka ASN yang mendampingi suami/istrinya berkampanye dalam pilkada diwajibkan mengambil cuti di luar tanggungan negara.

Sedangkan mengambil cuti di luar tanggungan negara sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan Peraturan BKN No 24 Tahun 2017 antara lain, selama menjalankan cuti diluar tanggungan negara, Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan tidak berhak menerima penghasilan dari Negara serta ketentuan lainnya.

Jika ASN yang mendampingi suami/istri dalam Pilkada 2018, Pileg 2019, dan Pilpres 2019, tidak mematuhi ketentuan tersebut maka akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. (MC. Isen Mulang/engga)

2018, Kantor SODP Pemko Palangka Raya Pindah di Jalan Soekarno-Hatta

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, Riban Satia menargetkan pada 2018 ini semua kantor satuan organisasi perangkat daerah (SODP) sudah pindah ke lingkar dalam (Jalan Soekarno-Hatta).

Riban tidak ingin meninggalkan pekerjaan rumah (PR) bagi walikota berikutnya mengenai masalah aset. Karena itu dia ingin menuntaskan masalah aset SOPD bisa tuntas pindah ke komplek perkantoran yang baru di lingkar dalam.

“Jika target ini bisa terwujud di 2018, maka ini akan memberikan kenang-kenangan dalam kepemimpinan saya dengan Mofit Saptono Subagio, karena masalah aset kantor dinas sudah tuntas,” ucap Riban, sewaktu acara peresmian enam taman di Yos Sudarso ujung, Senin (5/2/2018).

Alasan walikota mempercepat memindah komplek perkantoran Pemerintah Kota Palangka Raya yang saat ini terletak di Jalan Tjilik Riwut Km5 ke lingkar dalam, karena upaya meminta hibah aset tanah ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tidak bisa goal.

“Sudah tiga walikota memohon dan berkirim surat ke provinsi untuk minta hibah tanah bisa diserahkan ke pemko. Walikota Salundik Gohong tiga kali berkirim surat, Walikota Tuah Pahoe juga tiga kali, dan saya juga tiga kali dan tidak mungkin saya kirim surat melebihi dari pendahulu saya,” tuturnya.

Atas dasar itulah Riban Satia menyatakan tekadnya untuk segara memindahkan semua kantor SOPD ke lingkar dalam dan sejak kepemimpinannya dua periode, upaya membangun kantor SOPD di lingkar dalam dilakukan secara bertahap.

“Pada 2017 ada 13 kantor SOPD yang kita bangun dan sudah selesai, namun sebagian belum finishing dan dilanjutkan tahun ini. Jadi untuk SOPD lainnya saya targetkan tahun ini dibangun dan bisa dipindahkan ke lingkar dalam,” tegasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

130 Guru di Palangka Raya Dianjurkan Kuliah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Hingga 2018 ini masih ada 130 guru yang mengajar dibeberapa sekolah di Kota Palangka Raya yang belum sarjana. Mereka paling banyak mengajar di SD dan SMP.

Masih adanya guru yang belum sarjana inilah membuat Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan selalu mendorong mereka untuk melanjutkan kuliah.

“Sudah ada kesepakatan, mereka membuat pernyataan untuk segera menyelesaikan pendidikan yang telah diwajibkan minimal S1 untuk menjadi guru,” ucap Sahdin, Rabu (7/2/2018).

Dinas pendidikan telah mendata kualifikasi pendidikan guru. Pendataan ini agar Palangka Raya dengan visinya kota pendidikan telah memiliki guru yang memiliki standar pendidikan yang baik. 

Sahdin menjelaskan upaya meningkatkan kualitas guru ini juga dalam rangka menindaklanjuti hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan yang melihat kinerja Pemko bidang pendidikan belum bagus.

Meski para guru didorong untuk melanjutkan sekolah, namun di sisi lain pemerintah daerah tidak ada memberikan bantuan. Jadi mereka harus membayar sendiri biaya kuliah.

Selain itu dinas pendidikan juga mendorong kepada kepala sekolah dan pengawasan untuk meningkatkan ilmu melalui diklat sebagai syarat standar bidang pendididikan. (MC. Isen Mulang/engga)

Semiloka Menggalang Kolaborasi Untuk Sebangau Berkelanjutan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, Riban Satia menjadi nara sumber dalam acara menggalang kolaborasi para pihak untuk Sebangau berkelanjutan yang diadakan di Swissbel Hotel Danum Palangka Raya, Rabu (7/2/2018).

Selain walikota, dalam semiloka ini juga menghadirkan Dirjen KSDAE, pejabat Pemkab Katingan mewakili bupati, pejabat Pemkab Pulang Pisau mewakili bupati, dan Kepala Balai Taman Nasional Sebangau sebagai nara sumber.

Nara sumber lainnya adalah perwakilan dari PT RMU yang mengambil tema pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kelompok ekowisata Sebangau, kelompok ekowisata Katingan, dan Koperasi Lauk Sumber Pambelum Katingan.

Dalam acara semiloka ini juga dilakukan penandatanganan kerja sama batas Taman Nasional Sebangau antara Palangka Raya, Katingan, dan Pulang Pisau dan Simpul Wisata Karuing serta launching program kelas magang Sebangau.

Sementara itu dalam keterangan persnya, Kepala Balai Taman Nasional Sebangau Anggodo menjelaskan tujuan diadakannya semiloka ini adalah dalam rangka untuk memperingati 13 tahun pengelolaan Taman Nasional Sebangau.

Jadi dengan semiloka bertajuk kolaborasi ini karena pihak balai tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga Taman Nasional Sebangau, karena itu perlu melibatkan pemerintah provinsi, tiga kabupaten, masyarakat, swasta, dan LSM lingkungan.

Diakui pihak balai tidak bisa maksimal menjaga Taman Nasional Sebangau karena hingga saat ini hanya memiliki 46 pegawai dengan kawasan yang harus dijaga 1,5 juta hektare, karena itu perlu berkolaborasi antar pihak dalam menjaganya.

Karena itu Anggodo berharap melalui semiloka ini menjadi wadah dalam inisiasi bersama pemangku kepentingan dalam meramu upaya bersama dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjaga Taman Nasional Sebangau agar tetap aman dan lestari.

Selain itu dalam semiloka yang diselenggarakan Balai Taman Nasional Sebangau bekerjasama dengan USAID LESTARI dan WWF Indonesia ini diharapkan bisa menjadi wadah dalam merangkul semua pemangku kepentingan di sekitar kawasan untuk memiliki kesamaan persepsi dalam menghadapi pemanasan global, ancaman kebakaran hutan, masalah tapal batas, dan lainnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Dishub Kelola Parkir di Kawasan Kuliner Taman Tunggal Sangumang Yos Sudarso

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sebagian pedagang kaki lima (PKL) di kawasan kuliner Taman Tunggal Sangumang Jalan Yos Sudarso ujung telah berjualan sejak Senin (5/2/2018).

Dengan bukanya kembali para PKL di kawasan kuliner ini tentu akan mengundang para pembeli untuk datang dengan menggunakan sepeda motor maupun mobil.

Sudah barang tentu setiap hari bakal banyak kendaraan yang akan parkir. Hanya saja tahap awal ini pengelolaan parkir di Tamang Sangumang tidak diserahkan kepada pihak ketiga.

Namun terlebih dahulu dikelola sendiri oleh Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya untuk jangka waktu tiga bulan ke depan yang tujuannya untuk mengetahui potensi pajak parkir. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya, Eldy menuturkan alasan pemerintah daerah tidak langsung memberikan pengelolaan parkir kepada pihak ketiga di kawasan kuliner ini karena potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari parkir belum diketahui.

Dia khawatir jika langsung diserahkan kepada pihak ketiga, sedangkan potensi PAD belum diketahui, maka akan membebani jika target yang dipatok terlalu besar atau justru merugikan pemerintah daerah jika target yang ditetapkan terlalu kecil.

Karena itu potensi PAD parkir di kawasan kuliner ini perlu diketahui terlebih dahulu dengan cara dikelola sendiri dan setelah itu diserahkan kepada pihak ketiga. 

Eldy melihat potensi pajak parkir di Taman Tunggal Sangumang tidak sama dengan di kawasan kuliner Yos Sudarso dekat Bundaran Besar yang jumlah pengunjungnya lebih banyak, sedangkan di Taman Tunggal Sangumang ini masih baru.

Namun optimistis lama kelamaan nanti kawasan kuliner hasil relokasi ini juga bakal rame dikunjung seperti di Yos Sudarso dekat Bundaran Besar sebelumnya. (MC. Isen Mulang/engga)

PPK di Palangka Raya Rapat Pleno Verifikasi Faktual Dukungan Calon Perseorangan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Lima Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kota Palangka Raya mengadakan rapat pleno verifikasi dan rekapitulasi perbaikan dukungan calon walikota dan wakil walikota dari jalur perseorangan, Selasa (6/2/2018).

Sesuai jadwal rapat pleno digelar pukul 15.00 WIB, namun untuk PPK Pahandut baru dimulai pukul 16.00 WIB, karena dari ketiga bakal calon perseorangan hanya satu yang dihadiri oleh perwakilan, sedangkan dua tim lainnya tidak hadir.

Begitu pula di PPK Jekan Raya. Rapat pleno molor dan baru dimulai pukul 17.00 WIB dan baru selesai sekitar pukul 17.30 WIB, karena ada protes dari kedua bakal calon dan tim Paslon. Bahkan ketiga Paslon pilih walk out dari rapat pleno ini. 

Mereka memilih pulang karena proses verifikasi faktual dianggap tidak fair, sehingga mereka meminta agar dilakukan verifikasi ulang untuk lima bakal calon perseorangan dan meminta KPU untuk menunda rapat pleno.

Namun permintaan mereka tidak diindahkan oleh PPK dan rapat pleno tetap diteruskan. Rapat pleno di PPK Jekan Raya ini juga disaksikan oleh Ketua KPU Palangka Raya Eko Riadi dan Ketua Panwaslu Palangka Raya Endrawati.

Berdasarkan hasil pleno PPK Jekan Raya, untuk pasangan Yuliustry-Munir jumlah dukungan yang memenuhi syarat (MS) hanya 2.091 dukungan, kemudian pasangan Dagut-Fitriadi Yusuf 1.020 dukungan, dan pasangan Rizky Nihin-Daryana 1.680 dukungan.

Kemudian di Kecamatan Pahandut untuk pasangan Yuliustry-Munir jumlah dukungan yang MS hanya 2.673 dukungan, pasangan Dagut-Fitriadi Yusuf 1.654 dukungan, dan pasangan Rizky Mahendra-Daryana 2.139 dukungan.

Selanjutnya di Kecamatan Sabangau untuk pasangan Yuliustry-Munir jumlah dukungan yang MS hanya 409 dukungan, pasangan Dagut-Fitriadi Yusuf 161 dukungan, dan pasangan Rizky Mahendra-Daryana 51 dukungan.

Di Kecamatan Bukit Batu untuk pasangan Yuliustry-Munir jumlah dukungan yang MS hanya 9 dukungan, pasangan Dagut-Fitriadi Yusuf 284 dukungan, dan pasangan Rizky Mahendra-Daryana 106 dukungan.

Terakhir di Kecamatan Rakumpit untuk pasangan Yuliustry-Munir jumlah dukungan yang MS 0 dukungan, pasangan Dagut-Fitriadi Yusuf yang MS hanya 20 dukungan, dan pasangan Rizky Mahendra-Daryana 2 dukungan.

Selanjutnya hasil rekapitulasi dari lima PPK ini menurut Eko Riadi akan diplenokan oleh KPU Palangka Raya pada 8 Februari 2018, sehingga nanti hasilnya akan diketahui apakah ketiga bakal calon perseorangan tersebut bisa maju atau tidak dalam pemilihan walikota dan wakil walikota di Pilkada serentak 27 Juni 2018. (MC. Isen Mulang/engga)

Perindag Palangka Raya Akan Rumuskan Formula Sewa Lapak Kontainer di Taman Tunggal Sangumang

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Meski mulai Senin (5/2/2018) sebagian pedagang kaki lima (PKL) sudah berjualan di lokasi Taman Tunggal Sangumang, Jalan Yos Sudarso ujung, namun hingga saat ini harga sewa lapak kontainer masih belum ditentukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Palangka Raya.

Belum ditentukannya sewa lapak per bulan ini menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palangka Raya, Aratuni Djaban masih perlu dibahas lagi. Saat ini dinasnya masih menyusun formula yang tepat untuk mentukan sewa lapak.

Ada dua formula yang akan ditawarkan pemerintah kota. Pertama, PKL cukup menyewa lapak yang kisarannya Rp800 ribu per bulan. Formula kedua, PKL diminta membeli lapak kontainer dengan sistem cicil hingga beberapa tahun.

Untuk merealisasikan formula yang kedua ini harus menjalin kerja sama dengan bank. Nantinya PKL harus mencicil dengan bank. Hanya saja hingga saat ini upaya koordinasi dengan bank yang dia lakukan untuk meng-goal-kan formula ini belum bisa.

Jadi menurut Aratuni formula yang tepat nanti mungkin sistem sewa, sedangkan lapak kontainer yang ada tersebut sebagai aset pemerintah daerah. Dalam waktu dekat ini pihaknya juga akan mengundang para PKL untuk membicarakan teknis sewa lapak kontainer.

Selain itu dinasnya juga akan mendengar saran dan masukan dari PKL mengenai penataan tenda, karena sebagian pedagang ada yang keberatan dengan ukuran tenda yang terlalu kecil, sehingga rawan tampias jika hujan mengguyur.

Karena itu para pedagang mengingingkan bagaimana kalau tenda di kawasan kuliner yang baru ini ukurannya besar dan bisa menggunakan terpal yang lebar, sehingga ketika ada pengunjung sedang menikmati hidangan dan ada hujan atau tidak, maka tetap aman. (MC. Isen Mulang/engga)

Tahap Pertama 50 PKL Tempati Taman Tunggal Sangumang Yos Sudarso

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Mulai Senin (5/2/2018) sebagian pedagang kaki lima (PKL) sudah mulai berjualan di tempat relokasi yang baru yakni di kawasan Taman Tunggal Sangumang, Jalan Yos Sudarso ujung.

Sebelumnya para PKL ini berjualan di Jalan Yos Sudarso dekat Bundaran Besar. Mulai berjualan para PKL ini karena mulai hari ini atau Senin pagi Taman Tunggal Sangumang telah diresmikan oleh Walikota Palangka Raya, Riban Satia.

Hanya saja dalam program relokasi ini tidak semua PKL bisa dipindahkan sekaligus. Namun menurut Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Palangka Raya, Rawang akan dilakukan dua tahap. Dimana tahap I untuk 50 PKL.

“Kemudian tahun ini tahap II untuk 20 PKL. Untuk merealisasikan ini maka akan dilakukan pengadaan kontainer yang akan dijadikan lapak PKL,” ucap Rawang saat memberikan sambutan peresmian enam taman di dalam Kota Palangka Raya.

Rawang menegaskan penyediaan lapak kontainer nanti akan diberikan kepada PKL dengan cara diundi, namun diprioritaskan bagi mereka yang terkena relokasi akibat pembuatan taman Jalan Yos Sudarso mulai dari bundaran besar sampai dengan depan TVRI Kalimantan Tengah.

Dalam program relokasi PKL ini pihaknya juga tidak akan mengakomodasi keingian warga yang hendak menyewa lapak kontainer yang tujuannya untuk disewakan lagi. Pihaknya hanya mengakomodasikan warga yang menyewa sekaligus berjualan.

“Kami hanya mencari orang yang mau membayar dan mau berjualan, karena banyak PKL yang mau menyewa, tapi tidak mau berjualan, ini yang saya tidak mau,” tegasnya. (MC. Isen Mulang/engga)