Warga DUSMALA Palangka Raya Gelar Musyawarah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Warga Dusun, Maanyan, dan Lawangan (Dusmala) Kota Palangka Raya menggelar acara musyawarah yang dilaksanakan di Gedung Chistiani Center Jalan Diponegro, Sabtu (20/5/2017) pukul 08.00 WIB.

Musyawarah ini digelar untuk memilih pengurus Dusmala yang baru periode 2017-2022. Dalam musyawarah ini juga diundang tokoh Dusmala seperti Tampunah Singseng, Kumpiadi Widen, Aratuni Djaban, Martin Ludjen, dan Dias Layar.

“Kami juga mengundang perwakilan paguyuban dan mantan pengurus Natal untuk yang 10 tahun terakhir. Diundang juga keluarga para mantan pendiri Dusmala. Total sekitar 200 undangan,” sebut ketua panitia musyawarah, Riduanto.

Dalam sambutannya Riduanto yang juga menjadi Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya ini mengatakan yang mendasari digelarnya rapat ini karena kepengurusan Dusmala sudah berakhir dan sudah lewat tiga bulan, sehingga perlu penyegaran.

Sementara itu Kepala Kesbangpol Kota Palangka Raya, Januminro mewakili Walikota Palangka Raya sangat menyambut positif digelarnya musyawarah Dusmala untuk memilih pengurus yang baru.

Bahkan pihaknya meminta kepada pengurus yang terpilih untuk segera mengaktenotariskan dan mendaftarkan ke kesbangpol agar dikemudian hari bila ingin dapat bantuan hibah dari pemerintah, maka prosesnya bisa cepat dan mudah.

Sebab saat ini pemberian dana hibah tidak diberikan secara tunai kepada pengurus organisasi, tapi melalui rekening, sehingga penyalurannya bisa terlacak.

Januminro mengatakan setiap tahun Pemerintah Kota Palangka Raya mengalokasikan khusus dana hibah lebih dari Rp20 miliar. Dana ini diberikan kepada pengurus organisasi kemasyarakatan untuk menunjang operasional, termasuk untuk membayar insentif pegawai. (MC. Isen Mulang/engga)

Peserta Karnaval Budaya di Sampit Diguyur Hujan Deras

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ribuan orang dari berbagai daerah memadati sejumlah ruas jalan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat (19/5/2017) pukul 13.00 WIB.

Kedatangan mereka ini untuk menyaksikan karnaval budaya guna memeriahkan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dalam rangkaian memperingati HUT Provinsi Kalimantan Tengah ke-60 yang tahun ini dilaksanakan di Sampit.

Meski pelaksanaan karnaval budaya diguyur hujan, namun tidak menyurutkan semangat para peserta dari 13 kabupaten dan satu kota untuk terus mengikuti karnaval hingga finish.

Semua peserta karnaval basah kuyup, tapi mereka tetap gembira mengikuti pelaksanaan karnaval FBIM yang dilaksanakan setiap tahun ini.

Salah satu contohnya peserta karnaval dari kontingen Kota Palangka Raya, yang dikoordinir oleh Sontoe kepala bidang seni dan budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tetap ceria meski air hujan terus mendera mereka.

Karnaval budaya tahun 2017 ini mengangkat tema “pelibatan seluruh lapisan masyarakat dalam membangun kalimantan tengah berkah”.

Kontingen Kota Palangka Raya
mengambil gambaran kendaraan hias yg berbentuk sababuka, dimana sababuka merupakan salah satu budaya khas di kalimantan tengah, pada saat ada kerabat yg meninggal seluruh masyarakat terlibat untuk membantu keluarga duka.

Dari gambaran inilah kita bisa melihat kebersamaan masyarakat dayak bahu membahu dalam segala keadaan, motif yg digunakan berjudul “bukit hatinggan manahasak jalayan danum pambelum” bercerita tentang kekayaan alam dari TUHAN di kalimantan tengah berupa bukit, hutan, sungai yg membawa berkah bagi masyarakatnya.

Sedangkan pertunjukan tari yg mengisi kanraval kontingen Kota Palangka Raya bercerita tentang aktivitas keseharian masyarakat dayak dalam mempertahankan, menjaga dan mengelola tanah air bersama demi kemakmuran.

Pada pembukaan FBIM hadir pula Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio. Kehadiran beliau ke Sampit guna memotivasi agar para peserta yang mengikuti berbagai cabang lomba bisa bertanding maksimal, sehingga predikat juara umum masih bisa dipertahankan.

Walaupun karnaval budaya tahun ini kontingen Kota Palangka Raya belum meraih keberuntungan. Yang menjadi juara pada karnaval budaya adalah juara I Kabupaten Murungraya, juara II Kabupaten Kotawaringin Timur (tuan rumah) dan menempati juara III Kabupaten Barito Selatan
(MC. Isen Mulang/engga)

Kecamatan Pahandut Luncurkan Website K-POINT

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Terobosan cemerlang ditelorkan oleh Kecamatan Pahandut. Dari lima kecamatan di Kota Palangka Raya baru dua Kecamatan yang sudah memiliki website resmi, yakni yang pertama Kecamatan Sabangau dan yang kedua Kecamatan Pahandut.

Website dengan alamat kec-pahandut.palangkaraya.go.id ini secara resmi di-launching, Jumat (19/5/2017). Acara peluncuran website ini dihadiri Asisten I Gunawan Abel, Kepala Diskominfo Murni, dan Camat Pahandut, M Zaini.

Layanan informasi yang disajikan melalui dunia maya ini disebut K-POIN (Kecamatan Pahandut Open Information). Di layar web ini ditampilkan profil kecamatan, agenda, layanan publik, galeri, berita, transparansi, donwlod, kontak, dan palangkaraya.go.id.

Dalam laporannya Kasubag Keuangan, Perencanaan, dan Aset Kecamatan Pahandut, Yuririn Richi mengatakan peluncuran K-POIN ini merujuk UU No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Keputusan Walikota Palangka Raya No 188/44/2017 tentang pembentukan tim pelaksanaan proyek perubahan pelayanan sistem informasi, kinerja program, dan kegiatan.

Adapun tujuan K-POIN untuk jangka pendek terlaksananya koordinasi yang baik dengan kelurahan dan berkolaborasi dengan dinas komunikasi dan informatika. Tersedianya sarana informasi elektronik berbasis website yang terintegrasi dalam rangka mendukung keterbukaan informasi, evaluasi kinerja, program, dan kegiatan serta terlaksananya pelayanan prima bagi masyarakat.

Selanjutnya tujuan jangka menengah yang ingin dicapai adalah penilaian evaluasi laporan kinerja instansi pemerintah dan kelengkapan laporan kinerja pemerintahan daerah yang makin membaik. Lalu penyempurnaan aplikasi sistem informasi dan evaluasi sampai 2018 dengan memperbanyak daya tampung data dan mensinergikan dengan kecamatan lainnya.

Sedangkan tujuan jangka panjang adalah Kecamatan Pahandut bisa menjadi percontohan dalam penerapan keterbukaan informasi, evaluasi, kinerja, dan program berbasis website terintegrasi.

Yuririn Richi menambahkan adapun manfaat K-POIN ini untuk membuka akses terhadap informasi kepada masyarakat dan memiliki kinerja akuntabilitas yang baik, sehingga turut memperbaiki penilaian terhadap kinerja instansi pemerintah.

Selain itu untuk mewujudkan Kecamatan Pahandut sebagai tempat pelayan prima dan berwawasan lingkungan sesuai filosofi budaya huma betang dan sesuai visi misi walikota 2013-2018.

Camat Pahandut, M Zaini menambahkan melalui K-POIN ini semua kegiatan yang dilaksanakan mulai tingkat kecamatan, kelurahan, dan RT bisa dipantau melalui website ini.

“Jadi mulai sekarang semua aparatur kelurahan diwajibkan untuk menyampaikan informasi kepada kecamatan, nanti kita yang akan mengeditnya,” tuturnya.

Zaini menjelaskan tidak hanya program saja yang harus ditampilkan di website ini, namun semua aktivitas masyarakat, misalnya kegiatan gotong royong warga juga harus di-publish. (MC. Isen Mulang/ engga)

Walikota Nasehati ASN untuk Pandai Mengelola Keuangan Sebelum Pensiun

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Palangka Raya menyelenggarakan rapat koordinasi yang diselenggarakan di aula Asrama Haji Al Mabrur di Jalan G Obos, Kamis (18/5/2017).

Rapat koordinasi kepegawaian yang diikuti sekitar 300-an ASN dari perwakilan SOPD, kecamatan, dan kelurahan ini dibuka oleh Walikota Palangka Raya HM Riban Satia.

Momen rakor inipun dimanfaatkan walikota untuk menyemangati agar para aparatur sipil negera (ASN) semangat dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

Di sisi lain walikota juga memberikan wejangan kepada peserta yang hadir agar tidak terlena dengan statusnya yang disandang sebagai orang pemerintahan yang setiap bulan dapat gaji.

Sebab kalau terlena akan menyesal setelah pensiun. Kenapa menyesal, sebab jika tidak pandai-pandai menyisihkan gajinya akan justru hidupnya akan sengsara.

“Suatu saat saya ketemu dengan teman. Awalnya tidak saling sapa, karena yang bersangkutan lupa, tapi setelah saya sapa, ternyata yang bersangkutan akhirnya kenal dengan saya. Saya sedih melihatnya, karena seorang pensiunan pegawai, rumahnya tidak begitu mewah, tidak begitu baik, tidak juga rapi, tidak juga bersih, di samping rumahnya berantakan, kemudian tempat jemur pakaian di depan rumah, samping jalan, yang bersangkutan itu belum pakai baju, keluar rumah pake handuk yang warnanya sudah kusam,” tutur walikota sambil disambut gelak tawa oleh peserta rapat.

Sebagai walikota dua periode yang juga pernah menjadi PNS, HM Riban Satia melihat saat ini ada banyak ASN yang sebenarnya belum siap secara mental untuk pensiun.

Jadi setelah pensiun beneran, maka mental yang bersangkutan drop, sehingga berakibat terhadap menurunya kondisi kesehatan. Berbeda dengan ASN yang sudah siap pensiun, maka setelah menjalani terkadang hidupnya malah sejahtera.

“Ada pegawai kelurahan yang sewaktu masih belum pensiun, tubuhnya agak kurus, tapi setelah pensiun, badannya malah gemuk. Itu menandakan yang bersangkutan hidup sejahtera. Katanya kalau hidup orang itu sejahtera kelihatan dari perutnya agak buncit, pipinya sidikit kencang, mekar, atau tembem, itu ciri-ciri orang sejahtera, tapi kalau ciri-ciri orang yang tidak sejahtera ya contohnya kaya tadi,” ucap walikota yang disambut riuh tawa ini.

Jika melihat pengalaman teman yang dulu kerja di kantor kelurahan, saya bangga dengan dia. “Saya rasa dia berhasil, karena dia itu pandai mengelola keuangannya dan mampu mengatasi masalah keluarganya,” tuturnya.

Dalam rakor ini walikota juga menasehati ASN, buat apa berambisi meraih jabatan yang tinggi-tinggi kalau kesehatannya kurang diperhatikan. “Saya selalu berdoa, mudah-mudahan setelah tidak jadi pejabat tidak kena stroke, mudah-mudahan setelah tidak jadi pejabat tidak sering masuk rumah sakit, mudah-mudahan setelah tidak jadi pejabat, kita tidak jadi pengemis,” pesannya.

Pesan ini perlu saya sampaikan karena berdasarkan pengalaman menjadi walikota, dimana banyak teman-teman mantan pejabat yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.

Dengan cerita yang disampaikan ini walikota mengharapkan para ASN yang masih aktif saat ini untuk mengambil hikmah dan ke depannya untuk lebih kreatif dalam mengelola keuangan demi masa depan yang penuh tantangan. (MC. Isen Mulang/engga).

Walikota lepas 141 Kontingen FBIM Kota Palangka Raya Ke Sampit

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sebanyak 141 atlet olahraga tradisional, seniman dan official kontingen Fesfival Budaya Isen Mulang (FBIM) Kota Palangka Raya dilepas keberangkatannya ke Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis (18/5/2017) pagi pukul 08.00 WIB.

Secara simbolis keberangkatan mereka dilepas oleh Walikota Palangka Raya HM Riban Satia dan Wakilnya Mofit Saptono Subagio. Sebab peserta FBIM Kota Palangka Raya sebagiannya sudah berangkat lebih dulu untuk mempersiapkan tempat di Sampit.

Ke-141 peserta ini akan mengikuti FBIM tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang akan dilaksanakan di Sampit. FBIM ini digelar dalam rangka memperingati HUT Provinsi Kalteng. Lomba FBIM akan digelar mulai 19-22 Mei 2017.

Dalam laporannya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Palangka Raya mengatakan peserta FBIM Kota Cantik akan mengikuti 19 cabang lomba yang dilombakan.

Di antara lain lomba karnaval budaya, lawang sakapeng, maneweng manetek, manyila kayu, menyipet, masakan tradisional, fotografi, jukung tradisonal, besei kambe, jukung hias, tari daerah, balugu, habayang, lagu daerah, karungut, malamang, mangenta, mangaruhi, sepak sawut, dan pemilihan putra putri pariwisata tingkat provinsi.

Norma Hikmah mengharapkan kepada peserta FBIM Palangka Raya agar tahun ini bisa kembali memboyong gelar juara umum. Untuk itu ia mengharapkan seluruh warga Kota Cantik dan pejabat SOPD untuk mendoakan peserta FBIM Palangka Raya bisa tampil dengan prima, sehingga bisa menorehkan prestasi yang membanggakan.

Sementara itu dalam arahannya Walikota Riban Satia mengharapkan kontingen FBIM Kota Palangka Raya bisa mempertahankan juara umum tingkat provinsi yang diraih pada 2016.

Jika melihat cabang lomba yang akan diikuti sama dengan tahun lalu,maka walikota sangat optimis predikat juara umum FBIM tingkat provinsi masih bisa dipertahankan.

Meski begitu peserta FBIM Kota Palangka Raya tidak boleh lengah dengan prestasi yang sudah pernah didapat, sebab pesaing dari daerah lain yang dulunya belum bisa tampil membanggakan akan melakukan perbaikan dan evaluasi agar bisa tampil prima untuk memperebutkan juara. (MC. Isen Mulang/engga)

Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya Selenggarakan Bimtek PPID

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Palangka Raya menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Rabu (17/5/2017).

Peserta Bimtek ini adalah pejabat atau aparatur sipil negara (ASN) yang ditunjuk satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) masin-masing untuk mengelola informasi dan dokumentasi.

Dalam Bimtek yang dibuka Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio ini menghadirkan peneliti pada Puslitbang APTIKA dan IKP Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Tulus Subardjono sebagai nara sumber.

Dalam sambutannya Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya, Drs Murni menjelaskan Bimtek ini diselenggarakan dalam rangka pelaksanaan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Keputusan Walikota No 188.45/173/2017 tentang Pembentukan Tim Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Sementara itu dalam sambutannya wakil walikota mengatakan PPID merupakan ujung tombak pelayan informasi badan publik. Jadi tugas PPID mengelola dan memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.

Tugas PPID lainnya yakni bertanggungjawab di bidang penyimpanan, pendokumentasian. “Di era teknologi informasi (IT) tidak ada istilah kehilangan dokumen. Di era IT justru memudahkan kita menyimpan dokumen. Cukup disimpan dalam file sudah aman dan tidak perlu memakan tempat seperti menyimpan dokumen fisik yang membutuhkan ruangan yang luas karena harus beli lemari,” tuturnya.

Di era IT ini wakil walikota juga menjelaskan semua informasi begitu mudah dan cepat diperoleh. Mofit mengatakan jika merujuk UU No 14 Tahun 2008, maka masyarakat berhak mendapatkan informasi dari badan publik, misalnya soal hasil pembangunan.

“Jadi semua program pembangunan harus dibuka ke publik,” tutur Mofit lagi. Di sisi lain wakil walikota mengakui jika ada pejabat publik yang masih menyembunyikan informasi bukan karena takut, tapi masih kurang siap menyajikan data.

“Makanya sudah saatnya ditunjuk pejabat pengelola informasi, sehingga kalau ada masyarakat yang ingin mendapatkan informasi, maka badan publik sudah siap menyajikan data,” tegasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Masyarakat Palangka Raya Dianjurkan Gunakan Media Sosial dengan Bijak

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio mengingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial (Medsos).

Masyarakat harus menggunakan medsos dengan bijak. Jangan sampai medsos dijadikan sebagai wadah untuk mengundang kebencian yang dapat mengganggu situasi yang telah kondusif.

Pesan wakil walikota ini disampaikan saat memberikan sambutan pada acara Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi, Informasi dan Edukasi Obat dan Makanan di Gedung Kerucut Polda Kalteng, Senin (15/5/2017).

Mofit menilai saat ini sudah banyak kalangan masyarakat yang menggunakan medsos. Bahkan tidak sedikit yang sudah mahir dalam penggunaannya. Namun seiring pesatnya perkembangan medsos, masyarakat juga jangan mudah terjebak menulis status yang justru mengandung unsur ujaran kebencian.

“Sekali lagi bijaklah menggunakan medsos. Karena ada undang-undangnya yang telah mengatur. Undang-undang itu juga bisa menyeret anda untuk dituntut,” bebernya.

Selain itu Mofit juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarluaskan berita yang belum tentu kebenarannya. Apalagi jika sudah nyata-nyata tidak benar. Sebab hal itu juga dapat membuat situasi kondusif menjadi terganggu. 

Tidak hanya itu juga diimbau untuk tidak menyebarluaskan gambar-gambar yang berbau porno maupun yang mengandung unsur SARA.

“Ingat, jangan bermain-main dengan hal demikian. Gunakan medsos dengan bijak. Misalnya anda dapat informasi ada produk makanan yang bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Anda harus bisa meneliti dan menterjemahkan itu dengan baik. Jangan sampai jadi korban akibat berita yang belum tentu kebenarannya,” tegasnya.

Pesan serupa ini juga disampaikan wakil walikota saat membuka Bimbingan Teknis Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik, dan Persandian Palangka Raya, Rabu (17/5/2017).

Kepada para peserta, Mofit mengimbau jangan sampai masalah keluarga justru di-publish ke medsos, karena sangat tidak elok. Seharusnya medsos digunakan untuk kepentingan yang positif dan membangun demi kemajuan bersama. (MC. Isen Mulang/ engga)

Apel Rutin Setiap 17-an di Palangka Raya Bartabur Hadiah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Apel rutin yang dilaksanakan Pemerintah Kota Palangka Raya setiap tanggal 17 dan tanggal 17 di Mei 2017 kali ini sangat berbeda dengan biasanya.

Agenda apel rutin kali ini sekaligus dirangkai dengan acara Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Hari Kesatuan Gerak PKK, HUT Lansia ke-21, penyerahan DHKP dan SPPT PBB-P2 dan Pencanangan Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2.

Dengan banyaknya rangkaian kegiatan ini otomatis suasana apel rutin 17-an ini sangat meriah. Sebab para pesertanya datang dari berbagai kalangan seperti anak didik dari semua jenjang pendidikan, kader PKK, lansia, dan masyarakat umum lainnya.

Dalam apel yang dipimpin oleh inspektur upacara Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Karyawan Yunianto ini juga dihadiri para kepala SOPD dan forum FKPD.

Seusai apel, Walikota Palangka Raya HM Riban Satia dan wakilnya Mofit Saptono Subagio, Ketua DPRD Sigit K Yunianto diminta untuk menyerahkan hadiah pemenang olimpiade saince nasional (OSN) tingkat SMP/MTS, SD/MI, dan penyematan penghargaan kepada kader PKK selama 25-30 tahun serta penyerahan penghargaan lomba hatinya PKK.

Totalnya ada 56 piagam penghargaan yang diberikan oleh walikota. Rinciannya 46 piagam penghargaan diberikan kepada pemenang lomba OSN semua tingkatan dan 5 piagam hadiah diberikan kepada pemenang lomba hatinya PKK dsn 5 piagam untuk pemrnsng tertib administrasi PKK.

Acara selanjutnya walikota bersama pejabat lainnya mengunjungi stand pameran yang digelar di samping lapangan balai kota atau depan Gedung Pertemuan Umum Palampang Tarung.

Di sini banyak stand yang didirikan oleh para pelaku usaha, termasuk stand milik Bulog, Kantor POS Indonesia, BRI. (MC. Isen Mulang)

Bulog Divre Kalteng Lakukan Operasi Pasar Hingga Idul Fitri

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Momen apel rutin yang dilaksanakan Pemerintah Kota Palangka Raya juga dimanfaatkan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Provinsi Kalimantan Tengah untuk membuka stand pasar murah di area balai kota, Rabu (17/5/2017) pagi.

Di stand ini bulog menjual beras medium, beras lokal, minyak goreng kemasan, dan gula. Khusus beras lokal merek Rumah Betang isi 10 kilo gram hanya dijual Rp95 ribu.

Di stand bulog ini pula Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio berbagi rejeki dengan para jurnalis dan staf protokol. Tanpa diduga wakil walikota memberikan beras merek Rumah Betang kepada wartawan dan staf protokol.

Sementara itu Kepala Bulog Divre Kalimantan Tengah, Ma’ruf mengatakan digelarnya operasi pasar murah ini dalam rangka menindaklanjuti instruksi direksi bahwa mulai 17 Mei 2017 telah dimulai operasi pasar dalam rangka menstabilkan harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Tujuan operasi pasar ini agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah, bagi yang menjalankan ibadah puasa.

Selain itu tujuan operasi pasar ini dalam rangka memberikan opini kepada masyarakat jika Bulog senantiasa selalu hadir. Operasi pasar ini juga akan dilakukan diseluruh kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah.

“Ada sekitar 300 unit rumah pangan Bulog akan dimaksimalkan dalam rangka menstabilkan harga pangan dan sebentar lagi akan kita datangkan 6,5 ton bawang putih dari Surabaya dan Jakarta, karena komoditas ini cenderung naik menjelang hari besar keagamaan,” tuturnya.

Ma’ruf menambahkan tidak lama lagi Bulog Divre Kalteng juga akan mendatangkan daging sapi beku impor. Untuk tahap pertama akan didatangkan 6,5 ton daging. Harga jual di pasar nanti cuma Rp80 ribu per kilo gram.

Bulog Kalteng akan menjalin dengan mitra, termasuk rumah potong hewan (RPH) untuk mendistribusikan daging beku impor. Sementara itu untuk harga gula dipastikan bisa stabil, karena saat ini stok gula di Bulog masih ada 340 ton.

Untuk stok beras dipastikan cukup untuk tujuh bulan ke depan, sedangkan minyak goreng, Bulog akan kerja sama dengan pabrik agar bisa mendapatkan harga yang murah, karena selama ini harga minyak goreng belum ada subsidi dari pemerintah. (MC. Isen Mulang/ engga)

Warga Palangka Raya Bisa Bayar PBB-P2 Secara Online Lewat PT. POS

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Palangka Raya me-launching pembayaran pajak bumi dan bangunan perkotaan dan perdesaan (PBB-P2) melalui POS online, Rabu (17/5/2017).

Launching pembayaran PBB-P2 secara online ini dilakukan seusai dilaksanakan apel rutin yang dirangkai dengan Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Hari Kesatuan Gerak PKK, HUT Lansia ke-21, penyerahan DHKP dan SPPT PBB-P2 dan Pencanangan Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2.

Secara simbolis peluncuran pembayaran PBB-P2 secara online ini ditandai pembayaran pajak oleh Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia dan Wakilnya Mofit Saptono Subagio serta Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Karyawan Yunianto.

Di stand milik Kantor PT POS Indonesia ini, proses pembayaran PBB-P2 yang dilakukan walikota sangat cepat. Hanya hitungan menit proses pembayaran sudah selesai dan walikota diberikan kwitansi sebagai bukti pembayaran pajak.

Kepala BPPRD Kota Palangka Raya, Ikhwanudin menjelaskan tujuan di-launching-nya pembayaran PBB-P2 melalui kantor POS online ini untuk memperluas dan mempercepat pembayaran pajak.

Sebab jangkauan layanan PT POS hingga pelosok desa, bahkan setiap kecamatan pasti ada kantor POS. Jadi saat ini BPPRD Kota Palangka Raya telah menjalin kerja sama dengan PT POS dan BRI untuk melakukan pembayaran PBB-P2 secara online.

Ikhwanudin menuturkan keunggulan dengan adanya sistem online ini maka pembayaran PBB-P2 tidak mesti harus dilakukan di wilayah Palangka Raya, namun bisa dilakukan dimana saja, misalnya Jakarta atau di Jawa tetap bisa membayar.

“Saat ini di Palangka Raya ada sekitar 87.188 wajib pajak dengan nilai Rp17.043.585.533. Kami diberi waktu enam bulan untuk memungut PBB-P2 ini,” tuturnya.

Untuk mempercepat pendistribusian SPPT PBB-P2, BPPRD Palangka Raya telah menandatangani berita acara kerja sama dengan lima camat dan 30 lurah. Targetnya 31 November 2017 semua wajib PBB-P2 di Palangka Raya sudah membayar 100 persen.

Saat ini BPPRD Palangka Raya menangani 11 pajak dan 36 retribusi. Tapi hanya PBB-P2 yang pembayarannya dilakukan secara online, karena menyangkut kepentingan masyarakat, sedangkan untuk jenis pajak lainnya dan retribusi harus dibayar melewati BRI atau melalui bendahara penerima yang ada di BPPRD secara manual. (MC. Isen Mulang/engga)