Binroh ASN dan PTT Pemko Palangka Raya Tidak Boleh Absen

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sebagian aparatur sipil negara (ASN) pegawai tidak tetap (PTT) yang beragama Islam dari beberapa satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya mengikuti bimbingan mental dan rohani di Ruang Peteng Karuhei II, Rabu ( 28/3/2018) pukul 08.48 WIB.

Binroh yang dipimpin langsung oleh Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio ini diikuti ASN dan PTT bahkan kursi yang disediakan terisi penuh.

Mofit pun mengucapkan terima kasih kepada para ASN dan PTT yang aktif dan rutin mengikuti bimbingan rohani yang digagas oleh Bagian Kesra Setda Kota Palangka Raya ini.

Dalam kesempatan ini Mofit berpesan kepada penyelenggara bimbingan rohani tidak boleh absen atau tidak melaksanakan binroh dalam sebulan, tapi harus kontinyu dilakukan.

Menurutnya sebagai umat manusia yang beragama hukumnya wajib mengikuti bimbingan rohani, karena kegiatan ini untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

“Bagaimana pun kondisi kita tetap harus melaksanakan binroh. Dalam kondisi senang atau susah kita harus bersyukur. Kita harus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Saya tidak ingin mendengar ada absen pelaksanaan binroh. Jika ada yg absen, maka itu bentuk kelalain kita dalam hal ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tuturnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Perda KTR Belum Punya Greget Nyata

MEDIA CENTER, Palangka Raya -Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya selama ini telah memiliki perda yang mengatur terkait kawasan tanpa rokok (KTR). Namun sayangnya perda tersebut dinilai masih belum berjalan secara maksimal.

“Kita lihat ada beberapa kawasan perkantoran yang begitu jelas tertera  poster kawasan tanpa rokok. Nyatanya  masih saja banyak yang melanggar termasuk dilakukan para ASN perokok aktif,”ungkap anggota DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, Jumat (23/3/2018).

Menurutnya, implementasi nyata perda KTR masih belum maksimal. Faktor kurangnya sosialisasi yang dilakukan instansi terkait menjadi salah satu belum gregetnya perda tersebut. Meski sebenarnya perda itu telah diperkuat dengan peraturan wali kota (Perwali), namun penerapannya di lapangan masih jauh dari harapan.

“Selain area KTR di perkantoran yang kerap dilanggar, maka di area publik yang mencantumkan kawasan KTR juga sering dilanggar warga,” tuturnya lagi.

Masih dilanggarnya area KTR oleh para perokok aktif tersebut maka jelas menunjukan  penegakan perda belum maksimal.”Pada prinsifnya kita mendukung bila perda tersebut harus dievaluasi. Baik penerapan sanksi, maupun penegakan hukum. Ini menjadi kewenangan pemerintah kota untuk menyempurnakan,” cetusnya. 

Bagi Subandi, untuk lebih memantapkan berjalannya perda KTR, maka memerlukan sinergitas banyak pihak. “Satpol PP jelas dalam hal penindakan dilapangan, sementara SOPD harus membantu mempertegas perda. Ini juga demi meningkatkan tingkat kesehatan,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

Apresiasi Respon Cepat Pemprov Kalteng Perbaiki Jalan Rusak

MEDIA CENTER, Palangka Raya -Beberapa waktu lalu kawasan ujung Jalan Yos Sudarso, atau tepatnya menuju kawasan kuliner Tunggal Sangomang Palangka Raya, alami kerusakan yang cukup parah. Kondisi jalan sempat menuai  kritikan banyak pihak.Namun kini Pemprov Kalteng merespon kritikan itu dengan mulai melakukan perbaikan jalan.

“Kami mengapresiasi respon cepat pemerintah daerah untuk memperbaiki jalan. Lihat saja  sudah ada alat berat yang siap memperbaiki lebih lanjut jalan ini,”ungkap Ismoyo warga sekitar, saat dibincangi, Jum’at (23/3/2018).

Sebelumnya kata dia, kondisi kerusakan jalan cukup parah, sehingga tidaklah berlebihan bila banyak warga yang mengeluhkan. Bahkan, sampai ada aksi kritikan sebagai bentuk pesan yang disampaikan warga melalui pemberitaan.

“Intinya, semuanya bersifat membangun. Itu cukup bagus apa yang dilakukan, artinya pemerintah memperhatikan kritikan dan keluhan masyarakat,”tuturnya. 

Bagi Ismoyo, apabila kawasan tersebut sudah ramai terutama di area kawasan taman kuliner, tentu dampak positifnya akan berpengaruh besar terhadap perekonomian warga sekitar.

Sementara itu Lurah Menteng Kota Palangka Raya, Kamala Ratna mengatakan, sebelumnya sudah ada petugas dari dinas Provinsi Kalteng yang mendatanginya dengan mengutarakan  pihaknya akan melakukan perbaikan jalan tersebut.

“Karena wilayah jalan ini masuk Kelurahan Menteng, maka mereka meminta ijin untuk meletakan alat berat yang akan digunakan untuk memperbaiki jalan tersebut,” ucapnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

DPRD Maluku Tenggara Kaji Banding ke Pemko Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, Thedeus Welerubun bersama beberapa anggota melakukan kaji banding ke Kota Palangka Raya, Jumat (23/3/2018).

Kedatangan para wakil rakyat dari pulau wilayah timur Indonesia ini dalam rangka konsultasi bidang perikanan, perkebunan, pariwisata, industri, dan perdagangan.

Kehadiran mereka diterima di Ruang Peteng Karuhei I dan disambut oleh Asisten I Pemerintah Kota Palangka Raya Ikhwansyah bersama pejabat satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) terkait.

Dipilihnya Kota Cantik Palangka Raya sebagai tujuan kaji banding karena mereka mendengar jika pembangunan di ibukota Provinsi Kalimantan Tengah ini cukup maju.

Karena itulah DPRD Maluku Tenggara perlu mempelajari barbagai bidang pembangunan agar bisa diadopsi di daerahnya untuk mensejahterakan masyarakatnya.

Seperti tamu-tamu sebelumnya yang pernah datang ke Palangka Raya, dalam pertemuan ini anggota DPRD Maluku Tenggara juga mengagumi keindahan Kota Cantik.

“Motonya Kota Cantik, ternyata memang cantik. Kotanya bersih dan indah. Jalan-jalannya lebar dan kanan kirinya banyak taman. Jadi sunguh cantik,” sanjung anggota DPRD Maluku Tenggara.

Kesempatan datang ke Kota Palangka Raya yang digadang-gadang menjadi calon Ibukota Pemerintahan Republik Indonesia inipun tidak disia-siakan oleh para anggota DPRD Maluku Tenggara. 

Setelah mereka melakukan pertemuan dengan jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya kemudian anggota DPRD Maluku Tenggara melakukan wisata susur Sungai Kahayan. (MC. Isen Mulang/engga)

2018, Tiga Kelurahan Akan Dijadikan Kampung KB

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Secara bertahap Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKBP3A) Kota Palangka Raya terus menjadikan kelurahan sebagai kampung keluarga berencana (KB).

Pada 2017 ada enam kelurahan yang sudah dijadikan kampung KB. Ke-6 kelurahan itu adalah Kelurahan Tumbang Rungan, Kelurahan Tanjung Pinang, Kelurahan Petuk Katimpun, Kelurahan Marang, Kelurahan Petuk Bukit, dan Kelurahan Bereng Bengkel. 

Kemudian pada 2018 ini BKBP3A akan menjadikan tiga kelurahan juga menjadi kampung KB yakni Kelurahan Palangka, Kelurahan Pahandut Seberang, dan Kelurahan Tangkiling.

Kabid Pengendalian Penduduk pada BKBP3A Kota Palangka Raya, Eddy Sunarto memastikan pencanangan kampung KB ditiga kelurahan tersebut akan dilakukan April 2018.

“Saat ini kami masih koordinasi dengan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, karena saat pencanangan nanti mereka juga akan menghadiri,” tutur Eddy, Rabu (21/3/2018).

Pencanangan kampung KB nanti akan dipusatkan di wilayah Mendawai, Kelurahan Palangka. Eddy menuturkan dijadikannnya suatu wilayah kelurahan menjadi kampung KB ini bukan berarti untuk membatasi jumlah anak, namun hanya memberikan jarak kelahiran.

Karena itu dengan adanya kampung KB ini masyarakat akan mendapatkan pelayanan KB dengan berbagai alat kontrasepsi secara gratis. Jadi dengan ber-KB maka pihak keluarga bisa merencanakan kapan akan memiliki anak. (MC. Isen Mulang/engga)

TSAK Bukit Tunggal Asah Kemampuan Tanggulangi Kebakaran

MEDIA CENTER, Palangka Raya-Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) diharapkan mampu mempersiapkan diri, terutama senantiasa mengasah kemampuan personil, khususnya dalam melaksanakan tugas menghadapi musim kemarau. Seperti halnya TSAK yang dimiliki Kelurahan Bukit Tunggal Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, terus menyiapkan tim profesional dengan  melakukan latihan rutin penanggulangan kebakaran dilapangan.

Ketua TSAK Bukit Tunggal, Bimo Seno, mengatakan bahwa latihan tersebut adalah agenda rutinan yang dimiliki timnya, dimana latihan dimaksudkan agar seluruh anggota memiliki mental kuat saat menghadapi kebakaran lahan ataupun rumah dipemukiman warga. Dimana saat benar-benar terjadi bencana kebakaran, maka semua personil akan siap,” jelasnya usai latihan, Rabu (7/8/20187).

“Personil TSAK  harus mengetahui situasi dan kondisi wilayah. Salah satu contohnya saat terjadinya kebakaran tim tidak lagi kesulitan mencari sumber air, sehingga pencegahan kebakaran bisa cepat diatasi,”kata pria yang berperawakan gempal ini.

Sementara itu, Lurah Bukit Tunggal, Heri Fauzi, mengaku  bangga dengan apa yang dilakukan TSAK kelurahan yang ia pimpin. Sebab dengan seringnya berlatih,  maka kedepan tim TSAK akan selau sigap dalam mengantisipasi kebakaran.

“Mungkin tidak lama lagi kita  akan menghadapi musim kemarau, dan biasanya musibah kebakaran lahan dan hutan akan rawan terjadi. Salah satunya yang berada diwilayah Keluraha Bukit Tunggal ini karena wilayahnya  masih banyak berupa hamparan tanah kosong bergambut. Maka dari itu dengan melihat kesigapan TSAK yang ada,  kami yakin bisa mengantisipasi apabila terjadi kebakaran,”pungkasnya. (MC. Iseng Mulang1/engga)

Istri Mendagri Kunjungi Wisata Air Hitam Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat dr Erni Guntarti Tjahjo Kumolo bersama Ny Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran istri Gubernur Kalimantan Tengah mengunjungi objek wisata air hitam Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya, Jumat (2/3/2018).

Berwisata juga diampingi mantan Ketua TP PKK Kalimantan Tengah Ny Purnaning Hayu Hadi Prabowo dan Ny Ida Soedarmo pengurus TPP PKK Pusat serta para pengurus PKK Provinsi Kalimantan Tengah.

Wisata ke Danau Sebangau, Kelurahan Kereng Bangkirai ini dilakukan seusai Ny dr Erny Tjahjo Kumolo melantik Ny Yulistra Ivo Azhari sebagai Ketua TP PKK Kalimantan Tengah menggantikan Ny Habib Said Ismail dengan masa bakti 2018-2021.

Rombongan istri para pejabat ini menggunakan dua kelotok atau perahu motor untuk menyusuri Danau Sebangau. Totalnya ada 40 anggota TP PKK pusat dan Kalimantan Tengah yang berwisata ke objek wisata unggulan Kota Palangka Raya ini.

Para istri pejabat ini pun sempat terpesona melihat buah rasau yang banyak di sekitar Danau Sebangau. Rasau merupakan buah hutan khas Kalimantan yang banyak ditemui di perairan.

“Mereka juga mengagumi indahnya air hitam dan indahnya alam Sebangau,” tutur Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Guntur Talajan kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, Jumat sore.

Menurut Guntur, dengan berkunjungnya para pengurus TP PKK dari pusat ini maka menambah jumlah tingkat kunjungan para wisatawan yang berkunjung ke objek wisata air hitam Kereng Bangkirai. “Info terakhir jumlah kunjungan meningkat, apalagi beberapa kali bapak gubernur mengunjungi Danau Sebangau,” tandasnya. (MC. Isen Mulang/engga)

Pendaftaran Calon Walikota Palangka Raya Dimulai Bulan Januari 2018

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya mengeluarkan surat pengumuman tentang pendaftaran bakal pasangan calon pada pemilihan walikota dan wakil walikota Palangka Raya 2018.

Dalam surat pengumuman nomor 099 yang ditandatangani Ketua KPU Kota Palangka Raya, Eko Riadi tersebut diberitahukan syarat pendaftaran maupun hari pendaftaran calon walikota dari partai politik maupun dari perseorangan.

Adapun syarat bakal pasangan calon yang diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik memperoleh paling sedikit 20 persen kursi atau enam kursi di DPRD Kota Palangka Raya atau memperoleh paling sedikit 25 persen suara sah atau sama dengan 28.727 dari 114.906 suara sah dalam pemilu terakhir.

Sedangkan untuk pasangan calon perseorangan atau independen yang mendaftarkan diri dengan ketentuan memenuhi syarat memperoleh paling sedikit 19.700 dukungan dan paling sedikit tersebar ditiga kecamatan di Kota Palangka Raya.

Eko Riadi mengatakan pendaftaran calon walikota dan calon wakil walikota ini dilaksanakan pada 08-10 Januari 2018 pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB, kecuali pada 10 Januari 2018 mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB.

Sementara itu pendaftaran dilaksanakan di Kantor KPU Kota Palangka Raya Jalan Tangkasiang Nomor 16A. Pada saat pendaftaran, partai politik wajib memenuhi dan melengkapi syarat pencalonan dan syarat calon.

Disarankan partai politik atau bakal pasangan calon perseorangan terlebih dahulu bisa berkoordinasi atau menyampaikan pemberitahuan awal kepada KPU Kota Palangka Raya sebelum melaksanakan pendaftaran.

Daftar syarat calon dan syarat pencalonan serta contoh, bentuk, dan jenis formulir bisa diambil di Sub Bagian Teknis KPU Kota Palangka Raya pada hari kerja atau bisa diunduh di laman http//kotapalangkaraya.kpu.go.id. (MC. Isen Mulang/engga)

E-Warong Tokonya Warga Penerima Program Subsidi Pemerintah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tahun ini pemerintah melalui kementerian sosial membuatkan enam elektronik warung gotong royong (E-Warong) kube dibeberapa kelurahan di Kota Palangka Raya.

E-Warong merupakan tempat usaha atau keagenan yang dikelola dan dimiliki oleh fakir miskin penerima program kelompok usaha bersama (KUBE), program keluarga harapan (PKH), dan  beras utk keluarga miskin (Rastra) yang pelaksanaannya secara non tunai.

Sedangkan fungsi E-Warong untuk menjual bahan pangan murah berkualitas dan kebutuhan pokok rumah tangga. Selain itu sebagai agen bank penyalur bantuan sosial non tunai dan tempat pemasaran hasil produksi KUBE.

Dalam pelaksanaannya, pembuatan E-Warong ini difasilitasi Dinas Sosial Kota Palangka Raya. Ke-6 E-Warong yang sudah dibuat dan operasional yakni di Jalan Tjilik Riwut Km 34 Kelurahan Tangkiling dan E-Warong Pahari Jalan G Obos 8 Gang Sejati 1 Kelurahan Menteng.

Kemudian itu E-Warong Jekan Raya Itah Jalan Mendawai Kelurahan Palangka, E-Warong Sebangau Jaya Jalan Sudirman No 13 Kelurahan Kalampangan, E-Warong Harapan Jaya Jalan Pantai Cemara Labat Kelurahan Pahandut Seberang, dan E-Warong Jalan Uria Jaya No 26 Kelurahan Langkai.

“E-Warong awalnya cuma enam unit, tapi kita usulkan lagi, sehingga dapat tambahan dua unit. Jadi totalnya ada 8 unit,” kata Kepala Dinas Sosial Palangka Raya, Fauliansyah.

Dijelaskan E-Warong ini dibentuk oleh 10 anggota penerima manfaat seperti program KUBE, PKH, dan Rastra. Setiap E-Warong akan melayani 300-500 jiwa penerima KUBE, PKH, dan Rastra. 

Mulai 2018, semua penerima KUBE, PKH, dan Rastra akan mendapatkan bantuan Rp110 ribu yang akan disalurkan ke rekening bank. Jadi setiap warga kurang mampu wajib membuat rekening.

Nantinya semua penerima program pemerintah wajib beli di E-Warong. Adapun barang yang dijual berupa beras, gula, tepung, minyak, dan lainnya. Nantinya semua yang dijual oleh E-Warong harus disuplai oleh Bulog. (MC. Isen Mulang/engga)

Perusahaan Wajib Bayar THR Seminggu Sebelum Lebaran

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Palangka Raya, Said Sulaiman mengharapkan kepada seluruh perusahaan untuk membayar tunjangan hari raya (THR) kepada karyawannya paling lambat seminggu sebelum lebaran.

Jika lewat dari ketentuan itu maka perusahaan akan mendapatkan sanksi berupa denda bunga THR. Menurut Said besaran bunga THR 5 persen dari total THR yang dibayarkan kepada karyawan.

Agar perusahaan tertib dan taat membayar THR, maka jauh-jauh hari dinas tenaga kerja sudah mengirimkan surat ke semua perusahaan di wilayah Palangka Raya.

Nantinya setelah Idul Fitri, pejabat dinas tenaga kerja juga akan memantau dengan mendatangi perusahaan guna mengetahui apakah THR tersebut sudah dibayarkan kepada karyawan atau belum.

Diimbau kepada karyawan bila seminggu sebelum lebaran juga belum menerima THR disarankan untuk melaporkan ke dinas tenaga kerja supaya bisa ditindaklanjuti.

Di sisi lain Said menjelaskan maksud pemberian THR ini guna membantu keuangan karyawan yang akan merayakan hari raya. Bisa juga uangnya untuk mudik ke kampung halaman.

Apalagi mudik kampung saat lebaran ini sudah menjadi tradisi di Indonesia, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah. Diketahui sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Palangka Raya ini sebagian karyawannya berasal dari luar daerah.

Sudah barang tentu setiap Idul Fitri mereka akan mudik dan pasti akan butuh biaya transportasi cukup banyak. Oleh karena itu dengan adanya THR itu maka dinilai bisa meringankan beban bagi karyawannya yang akan merayakan lebaran. (MC. Isen Mulang/engga)