ARAHKAN PENGENDARA BERMOTOR

Fotografer : Purba Andika

Dua orang petugas dari Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya mengarahkan pengendara motor yang melanggar rambu larangan masuk di Jalan RA Kartini Kota Palangka Raya, Selasa (12/1/2022). Setiap hari Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya mengerahkan anggotanya untuk melakukan penjagaan dan pengaturan di beberapa titik lokasi di Kota Palangka Raya. MC Kota Palangka Raya / Purba Andika

MEMBERSIHKAN AKAR SERABUT BAWANG

Fotografer : Purba Andika

Sejumlah pekerja membersihkan akar serabut bawang di Pasar Besar Jalan Jawa Kota Palangka Raya, Selasa (12/1/2022). Bawang tersebut didatangkan dari Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan. Di tingkat pengecer, bawang merah dijual dengan harga Rp22.000,00 hingga Rp24.000,00 per kg sedangkan bawang putih dijual dengan harga Rp30.000,00 hingga Rp33.000,00 per kg. MC Kota Palangka Raya / Purba Andika

BERJUALAN JAMU

Fotografer : Gusti

Seorang pedagang berjualan Jamu di Jalan Urip Sumoharjo Kota Palangka Raya, Selasa (11/1/2022). Jamu yang dijual merupakan jamu produksi sendiri yang terdiri gula asam, beras kencur dan kunir asam yang dijual Rp5.000,00.- per gelas.MC Kota Palangka Raya/Gusti

Tingkatkan Semangat Belajar, Perketat Prokes dalam PTM 100 Persen Terbatas

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen terbatas telah berlangsung lebih seminggu. Antusiasme siswa dan guru untuk hadir langsung dalam kegiatan pembelajaran di sekolah menunjukkan kecenderungan meningkat. Tampaknya kerinduan untuk kembali hadir ke sekolah setelah hampir dua tahun belajar dari rumah saja kini terobati.

SMAN 5 Palangka Raya termasuk salah satu sekolah yang telah memulai PTM 100 persen terbatas. Hal ini sesuai anjuran Disdikprov Kalteng yang mengacu kepada Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri, yakni Mendikbudristek, Menkes, Menag, dan Mendagri No.05/KB/2021 tentang Panduan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

Selasa, 11 Januari 2021 pihak Disdikprov Kalteng melalui Kepala Balai Teknologi Informasi Komunikasi dan Informasi Pendidikan (BTKIP), Hana Pertiwi meninjau langsung pelaksanaan PTM 100 persen terbatas di sekolah yang terletak di Jalan Tingang Km 3,5 Palangka Raya ini.

“Saya berharap pelaksanaan PTM harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan lebih ketat. Semangat belajar harus meningkat, tapi kesehatan juga harus tetap lebih dijaga dan diutamakan,” pesannya.

Dalam dialognya dengan Kepala SMAN 5 Palangka Raya M. Ramli, Wakasek Kurikulum, Yumiasi Tara, dan Wakasek Humas dan Publikasi, Lukman Juhara dapat dicatat bahwa selama pandemi Covid-19 yang berlangsung lama ini telah memberikan dampak yang merugikan dalam segala bidang, termasuk bidang pendidikan.

“Di Kalimantan Tengah kita dapat merasakan dampak pandemi bagi para siswa, terutama yang berada di daerah pedalaman. Angka putus sekolah bertambah, rendahnya kompetensi siswa, terganggunya penguatan karakter, dan berkurangnya kemampuan berkompetisi. Oleh karena itu, mari kita harus berusaha menormalkan kembali semangat belajar dalam PTM 100 persen Terbatas ini, ” tambah Hana.

Lebih lanjut ia berpesan agar SMAN 5 Palangka Raya terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat di samping meningkatkan semangat belajar untuk meraih kompetensi dan prestasi terbaik serta menguatkan karakter para siswanya. PTM 100 persen terbatas harus dapat mengembalikan semangat belajar dan bekerja seluruh warga sekolah ini. (MC Isen Mulang.2/wspd)

GELAR PENGAWASAN TAHUN 2021 INSPEKTORAT KOTA PALANGKA RAYA

Palangka Raya, Rabu 12 Januari 2022-

Inspektorat Kota Palangka Raya melaksanakan Gelar Pengawasan Tahun 2021 secara daring melalui aplikasi zoom pada pukul 07.30 s.d selesai dengan tema “APIP Mengawal Pemerintah Kota Palangka Raya Menuju Agile Governance. Acara dibuka dengan sambutan dari Walikota Palangka Raya yang dibacakan oleh Sekretaris Walikota Palangka Raya. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh SOPD di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya serta FORKOPIMDA (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah).

Tujuan penyelenggaraan acara Gelar Pengawasan Inspektorat Kota Palangka Raya Tahun 2021 adalah :

  1. Meningkatkan fungsi dan peranan Pengawasan dalam pelaksanaan tugas pada setiap Unit Kerja di Lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya;
  2. Meningkatkan efektivitas kegiatan pengawasan yang menempatkan tindak lanjut rekomendasi hasil pengawasan sebagai salah satu substansi yang sangat penting dalam proses pengawasan;
  3. Mendorong terciptanya kesadaran seluruh jajaran Aparat Pemerintah untuk menghindarkan diri dari tindakan yang mengarah keperbuatan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme).

Gelar Pengawasan ini dilaksanakan untuk melihat indikator pencapaian penyelesaian tindak lanjut seluruh SOPD di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya. Acara Gelar Pengawasan juga diisi materi dari KPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah (Septa Adhi Wibawa Direktorat III Koordinasi dan Supervisi KPK RI), BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah (Tukino, S.E., MH., AK, CA. Kepala Sub Auditorat Kalteng I), BPKP Provinsi Kalimantan Tengah (Cucu Supangkat, S.E., CA, AK. Auditor Madya) serta materi dari Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah (Eko Sulistiono, SSTP, M.AP, Inspektur Pembantu I).

Diakhir acara Gelar Pengawasan ditutup oleh Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya dan juga diumumkan 5 SOPD dengan Progress Tindak Lanjut Audit Kinerja Tahun 2021 tertinggi yaitu :

  1. Sekretariat DPRD 
  2. Dinas Perhubungan
  3. Dinas Perikanan 
  4. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan 
  5. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan 

Dan 3 SOPD dengan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) terbaik yaitu;

  1. Inspektorat Kota Palangka Raya
  2. Dinas Kesehatan
  3. Dinas Perhubungan 

 

REKAPITULASI CAPAIAN HARIAN PELAKSANAAN VAKSINASI COVID 19 (PER-11 JANUARI 2022)

Sumber : Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya

KEGIATAN PERTEMUAN PEMANTAUAN EPPGBM KOTA PALANGKA RAYA

Salah satu prioritas pembangunan kesehatan adalah perbaikan gizi masyarakat terutama stunting. Hal ini tertuang dalam Rencana Strategis Kementerian Kesehatan. Arah kebijakan perbaikan gizi : (1) Peningkatan Surveilans Gizi termasuk pemantauan pertumbuhan, (2) Peningkatan promosi perilaku masyarakat tentang kesehatan, gizi, dll (3) peningkatan akses dan mutu paket yankes dan gizi, (4) peningkatan peran serta masyarakat dalam perbaikan gizi, (5) Penguatan pelaksanaan dan pengawasan regulasi standar gizi dan (6) Penguatan Peran Linsek dalam rangka intervensi sensitive dan spesifik.

Untuk meningkatkan cakupan program yang berdampak pada penurunan masalah gizi, diperlukan perencanaan yang evidence base berdasarkan surveilans gizi sesuai arah kebijakan di atas. Namun demikian, surveilans gizi belum berjalan optimal sesuai yang diharapkan. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk meningkatkan surveilans gizi, salah satunya adalah dengan mengembangkan system pencatatan dan pelaporan program perbaikan gizi masyarakat.

Pada tahun 2016 direktorat gizi masyarakat telah mengembangkan system aplikasi Pencatatan Dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) yang telah digunakan sejak tahun 2017. Aplikasi ini dapat meghasilkan informasi status gizi balita berdasarkan 3 indeks pertumbuhan, yaitu Berat Badan menurut Umur, Berat Badan Menurut Tinggi Badan, dan Tinggi Badan Menurut Umur yang berguna untuk pemantauan pertumbuhan balita. Selain itu system ini juga dapat menghasilkan matriks perkembangan balita dan status gizi ibu hamil. Informasi yang dihasilkan dapat membantu surveilans gizi, terutama untuk analisis data system isyarat dini sebagai evidence base dalam melakukan tindakan/intervensi masalah gizi disuatu wilayah.

Penggunaan e-PPGBM bertujuan agar tenaga pelaksana gizi dan pemangku kebijakan di daerah lebih mudah dalam mengamati permasalahan gizi di wilayah mereka untuk selanjutnya mengambil keputusan terhadap dan tindakan apa yang akan dilakukan, baik secara komunitas maupun individu. Oleh sebab itu diperlukan data yang akurat agar dapat menggambarkan kondisi sesungguhnya dari suatu wilayah, sehingga kebijakan yang diambil juga tepat dan akurat.

      Sampai saat ini, hasil input data Balita dan Ibu Hamil ke aplikasi Eppgbm Kota Palangka Raya masih sangat memprihatinkan, jauh dari target yang diharapkan. Pada Tahun 2020 capaian inputan di aplikasi eppgbm Kota Palangka Raya masih dibawah angka 50 % (hanya 12,7%)  dan tahun 2021 sd bulan agustus baru mencapai 21,7% dari yang seharusnya minimal 80%. Hal ini tentu membuat keputusan/kebijakan terkait program menjadi tidak akurat.  Terlebih Tahun 2022 nanti Kota Palangka Raya akan menjadi lokus stunting, yang tentu saja data yang akurat dan update sangat diperlukan baik oleh sector kesehatan maupun lintas sector lain.

Oleh sebab itu saya mengharapkan dengan sangat agar petugas gizi puskesmas terus meningkatkan upaya penginputan data ke aplikasi eppgbm, baik itu berupa data dasar maupun data hasil penimbangan/pemantauan tumbuh kembang setiap bulan, karena selain sebagai basis data untuk pengambilan keputusan, juga sebagai raport petugas gizi puskesmas.

Kegiatan Pelantikan Ketua SPI, Ketua Komite, Kepala Instalasi, & Kepala Ruangan di Lingkungan RSUD Kota Palangka Raya ( Jumat, 7 Januari 2022, pkl. 08.00 WIB )

Menerima Kunjungan Pimpinan & Manajemen Kantor Cabang Utama Bank Kalteng ( Kamis, 6 Januari 2022, pkl. 10.00 WIB )

Kegiatan Rapat Terbatas Penanganan COVID-19 tahun 2022 di lingkungan Pemko Palangka Raya ( Selasa, 4 Januari 2022, pkl. 13.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat Peteng Karuhei – 1 Pemko Palangka Raya )