Siswa SMAN 5 Palangka Raya Studi Banding ke STIP Jakarta

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Siswa SMAN 5 Palangka Raya bersama para guru melakukan studi tour ke Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) 25-27 Januari 2018. Studi tour ini langsung dipimpin oleh Kepala SMAN 5 Palangka Raya Drs H Arbusin. 

Anjangsana ke lembaga pendidikan yang terletak di Jalan Marunda, Jakarta Utara yang merupakan sekolah tinggi kedinasan yang dikelola Kementerian Perhubungan, berdiri sejak tahun 1953 yang awalnya bernama Akademi Ilmu Pelayaran (AIP).

Di STIP ini ada 117 ruang kelas dengan jumlah siswa 2.000 taruna. Para taruna yang menuntut ilmu di STIP ini berasal dari seluruh daerah di Indonesia. Sama dengan sekolah kedinasan lainnya, di STIP ini pembinaan terhadap taruna juga selama 24 jam.

Dalam studi tour ini para siswa dan guru SMAN 5 Palangka Raya diterima oleh Aji Amanto Kasubbag Andinistrasi Taruna dan Alumni STIP beserta para taruna dan dosen. Dalam pertemuan ini dilakukan tanya jawab di ruang audiovisual.

“Alumni setelah 4 bulan wisuda terserap 70 persen terserap di dunia kerja. Tahun depan rencana MenPAN akan mengikat siswa STIP dengan beasiswa. Indonesia banyak memerlukan tenaga teknis pelayaran,” ucap Aji Amanto.

Aji mengatakan bagi lulusan SMAN 5 Palangka Raya yang berminat melanjutkan studi ke STIP mulai dari sekarang harus menyiapkan fisik, mental, sehat jasmani rohani. Sedangkan bagi siswa berprestasi diberi beasiswa dan keringanan biaya pendidikan,” katanya.

Dikatakan, saat ini lulusan STIP sangat berpeluang direkrut perusahaan pelayaran dan perusahaan yang bergerak di industri maritim. Ini sesuai visi bahwa semua pola pendidikan di lembaga ini berbasis industri.

Hanya saja untuk masuk ke STIP tidak mudah. Para calon taruna harus mengikuti seleksi administrasi, akademik, kesemaptaan, psikotes, dan wawancara merupakan tes yang harus dijalani calon taruna. Setelah diterima, mereka harus disiplin menjalani pendidikan agar siap menjadi calon pelaut yang siap menjaga, memelihara, dan mengelola laut yang merupakan kekayaan luar biasa milik Indonesia.

Satu hal yang membanggakan SMAN 5 Palangka Raya adalah alumni SMAN 5 ada yang telah lulus STIP kini berkerja di perusahaan Korea dan perusahaan Singapura. Kabar ini tentu membangkitkan minat para siswa SMAN 5 Palangka Raya untuk mempertimbangkan STIP sebagai tujuan pendidikan setelah lulus SMA.

Setelah melakukan pertemuan, kemudian para siswa SMAN 5 Palangka Raya diajak keliling melihat sarana dan prasarana di STIP. Salah satunya laboratorium simulator navigasi. (MC. Isen Mulang/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan