Sewa Stan Palangka Fair 2018 Dinilai Terlalu Mahal

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio memimpin rapat persiapan pelaksanaan Falangka Raya Fair 2018, Senin (2/4/2018).

Rapat yang diadakan di Ruang Peteng Karuhei II ini juga dihadiri beberapa satuan organisasi perangkat daerah (SOPD), termasuk para pelaku UKM yang tergabung dalam Asosiasi Akumandiri.

Dalam rapat ini Mofit menyarankan kepada panitia khususnya Dinas Koperasi dan UKM Kota Palangka Raya agar mempersiapkan Palangka Raya Fair lebih matang, sehingga saat pelaksanaannya nanti bisa berjalan lancar.

Begitu pula SOPD lain yang terlibat seperti Satpol PP dan dinas perhubungan bisa menata kawasan lokasi Palangka Raya Fair 2018 supaya terlihat rapi.

Sedangkan untuk Badan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya juga diberikan tugas untuk mensiagakan armada di lokasi pameran untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dalam rapat ini belum ditentukan berapa stan pameran yang akan dibangun, karena masih belum final. Hanya saja untuk harga sewa stan sudah diestimasikan untuk ukuran besar seharga Rp10 juta.

Meski belum final, namun harga sewa stan semahal itu menurut pelaku UKM yang tergabung dalam Akumandiri dinilai terlalu mahal. Pemerintah Kota Palangka Raya disarankan menurunkan harga sewanya.

“Bagi kami harga sewa sebesar itu terlalu mahal, kalau mahal lebih baik bagaimana kalau kami pelaku UKM dibolehkan mendirikan stan sendiri,” saran pelaku UKM. (MC. Isen Mulang/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan