Mudik Lebaran, Masyarakat Diimbau Waspada Aksi Pencurian

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Potensi peningkatan kejahatan diprediksi akan lebih tinggi karena para pelaku kejahatan akan lebih banyak mencari mangsa untuk menutupi kebutuhan lebaran di tahun ini.

Untuk itu, Polresta Palangka Raya imbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) saat meninggalkan rumahnya ketika mudik lebaran tahun ini.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa melalui Kasatreskrim Kompol Ronny M Nababan mengatakan, gandakan kunci keamanan saat masyarakat melaksanakan mudik lebaran.

“Ketika meninggalkan rumah, pastikan sudah terkunci dengan aman. Kalau bisa gandakan keamanan. Pastikan sambungan kabel listrik terlepas dari soket untuk mencegah bahaya kebakaran. Hanya hidupkan lampu yang dianggap penting untuk menyala,” katanya, Jumat (29/4/2022).

Lanjutnya, Laporkan atau titipkan rumah kepada petugas kepolisian, keamanan setempat atau tetangga bila akan ditinggalkan dalam keadaan kosong dalam jangka waktu tertentu.

“Cara lainnya bisa dengan menitipkan rumah ke kerabat terdekat atau tetangga. Hal ini dianggap paling aman karena rumah bisa diawasi oleh orang yang dikenal,” ujarnya.

Di waktu terpisah, Kasat Sabhara Polresta Palangka Raya, AKP Gatoot Sisworo, menerangkan pada arus mudik 2022 ini personel akan melaksanakan patroli ke sejumlah titik rawan kriminalitas dan pemukiman warga. 

Patroli dimaksudkan untuk mencegah terjadinya aksi pencurian saat banyak rumah yang ditinggal kosong oleh masyarakat. 

“Kita sudah siapkan personel untuk patroli, baik patroli roda dua dan roda empat. Pemukiman penduduk juga tidak luput dari patroli yang dilakukan,” tutupnya. MC. Isen Mulang/Nitra/ndk

Berbagi Berkah Ramadan Wujudkan Penguatan Pendidikan Karakter

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Rangkaian kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) selama Ramadan 1443 H di SMAN 5 Palangka Raya diakhiri dengan berbagi berkah Ramadan. Kegiatan ini berlangsung, Jumat, 29 Februari 2022.

Kepala SMAN 5 Palangka Raya, Ramli menyerahkan langsung paket sembako kepada para Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Guru Tidak Tetap (GTT).

“Bantuan paket sembako ini dari rekan ASN sekolah ini kami berikan kepada GTT dan PTT. Mereka telah bekerja dengan penuh semangat keikhlasan,” sebutnya.

Ramli berharap mudah-mudahan bantuan ini turut menjadi berkah buat semua di bulan Ramadan ini. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan ASN dan BP2 yang telah berkenan berbagi berkah Ramadan sebagai bagian dari mewujudkan PPK.

“Alhamdulilah. Terima kasih atas bantuan paket sembako dari Bapak/Ibu rekan ASN dan BP2. Ini tentu sangat Bermanfaat bagi kami. Mudah-mudahan juga menjadi berkah Ramadan untuk kita semua,” tutur salah satu GTT mewakili rekan-rekannya dengan gembira dan penuh syukur. (MC Isen Mulang.2/ndk)

Bulan Ramadhan, identik dengan kebaikan. Sayangnya, hal ini berkebalikan dengan kenyataan bahwa jumlah sampah, baik orga…

Bulan Ramadhan, identik dengan kebaikan. Sayangnya, hal ini berkebalikan dengan kenyataan bahwa jumlah sampah, baik organik dan anorganik, yang terbentuk selama bulan Ramadhan meningkat hingga 20% dari bulan biasa. Hal ini menjadi pengingat bahwa sudah semestinya bulan Ramadhan seharusnya melatih kita untuk membeli hal yang baik dan hanya yang kita butuhkan untuk mengurangi sampah.
Bulan Ramadhan saat yang tepat untuk membentuk kebiasaan baik dan meninggalkan kebiasaan buruk. Selain beribadah, salah satu kebiasaan baik yang dapat kita bentuk adalah kebiasaan untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai dan tidak bersikap berlebih-lebihan.
.
.
.
.
.
@fairidnaparin
@umimastikah_sriosako
@umimastikah_official
@heranugrahayu
@zainiceae
@yhusyusran

Fairid : Perhatikan Kondisi Kendaraan Sebelum Mudik

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengingatkan masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran, dengan menggunakan kendaraan pribadi, diharap memperhatikan pentingnya keselamatan berkendaraan.

“Lakukan pengecekan terhadap kondisi kendaraan. Mulai dari kaca spion, lampu – lampu kendaraan, lampu sen bahkan kondisi ban kendaraan,” katanya, Kamis (28/4/2022).

Hal yang sama sambung Fairid, juga berlaku bagi Perusahaan Otobus (PO) yang melayani masyarakat mudik maupun arus balik lebaran, dimana harus mengecek terlebih dahulu kondisi kendaraannya sebelum beroperasional.

Tidak hanya itu para pengusaha biro perjalanan travel dan perusahaan otobus, jangan sampai mengangkut penumpang hingga over kapasitas, karena kendaraan yang over kapasitas rawan terjadinya lakalantas.

Tidak lupa Fairid mengingatkan pihak perusahaan otobus maupun travel, agar tidak mengambil keuntungan dengan memanfaatkan momen ramainya aktivitas mudik, sehingga mengabaikan keselamatan penumpang.

“Saya ucapkan selamat Hari Raya Idulfitri, hati-hati dijalan saat mudik, semoga lancar, aman dan selamat sampai tujuan untuk berkumpul dengan keluarga. Ingat, tetap jalankan protokol kesehatan,”tuturnya. (MC. Isen Mulang.1/wspd)

Ikuti Aturan Pusat Terkait Larangan Gelar Open House

 

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah melarang menggelar open house atau griya pada Idulfitri 1443 H/2022 M. Larangan ini bukan berlaku untuk umum, melainkan untuk pejabat dan ASN (aparatur sipil negara) yang ada diseluruh lingkungan instansi pemerintah daerah (Pemda) di Indonesia.

Ketua DPRD Palangka Raya, Sigit K Yunianto mengatakan, adanya larangan pemerintah untuk tidak menggelar open house atau griya, sudah barang tentu harus di dukung pejabat dan ASN.

“Kementrian dalam negeri, sudah mengeluarkan edaran soal larangan mengadakan open house Idulfitri pada masa pandemi Covid-19. Tentunya harus dijalankan pejabat dan ASN untuk memberikan contoh,” katanya, Jumat (29/4/2022).

Sepengetahuannya lanjut Sigit, khususnya dilingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya, maka seluruh pejabat maupun pegawai atau ASN dipastikan akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat tersebut. “Kemarin Pak Wali Kota saya tanya, juga tidak menggelar open house, sebagaimana kebijakan pemerintah pusat,” tuturnya.

Lebih jauh Sigit mengatakan, meski saat ini pengendalian Covid-19 sudah tertangani dengan baik. Tetapi semua elemen harus tetap waspada. Karena itu, adanya larangan menggelar open house lebih kepada upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Terutama, menghindari adanya kerumunan dalam jumlah besar.

Terlepas dari itu, walaupun adanya aturan larangan tersebut, namun bukan berati pejabat atau ASN maupun masyarakat tidak bisa bersilaturahmi, saling sapa mengucapkan selamat lebaran, saling memaafkan dan lain-lain.Sebab banyak cara dengan berbagai sarana yang dapat dilakukan. Salah satunya memanfaatkan media sosial.

“Silaturahmi online/virtual dengan memanfaatkan media sosial, sekian detik bisa dilakukan. Termasuk mengirim kartu ucapan atau parsel. Sekarang sudah era-nya,” ujar Sigit.

Selebihnya ia menyarankan, agar masyarakat tidak menggelar open house secara berlebihan mengingat pandemi ini belum 100 persen berakhir.

“Tetap jalankan prokes. Sementara bagi yang belum divaksin agar menuntaskan setiap tahapan vaksinnya, hingga sampai vaksin booster,” pungkasnya. (MC. Isen Mulang.1/wspd)

PEMERIKSAAN KELENGKAPAN ANGKUTAN MUDIK LEBARAN

Fotografer : Usep

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin melakukan pemeriksaan daftar kelengkapan kelayakan armada bus angkutan mudik Lebaran 1443 Hijriah di Terminal AKAP WA Gara Kota Palangka Raya, Jumat (29/4/2022). Fairid memastikan kelengkapan kelayakan angkutan seperti komponen lampu, fungsi pengereman, dan kondisi ban yang bertujuan untuk menjamin keselamatan penumpang selama mudik lebaran. MC. Kota Palangka Raya/Usep/ndk

MEMERIKSA KONDISI BAN ARMADA ANGKUTAN MUDIK LEBARAN

Fotografer : Usep

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin (tengah) memeriksa kondisi ban armada bus angkutan mudik Lebaran 1443 Hijriah di Terminal AKAP WA Gara Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (29/4/2022). Fairid memastikan kondisi armada bus angkutan tersebut layak jalan untuk menjamin keselamatan penumpang selama mudik lebaran. MC. Kota Palangka Raya/Usep/ndk

PASANG STIKER INFEKSI KESELAMATAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN

Fotografer : Usep

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin (kanan) memasang stiker Infeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada sebuah armada bus di Terminal AKAP WA Gara Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (29/4/2022). Pemasangan stiker ini dilakukan sebagai bukti bahwa armada bus telah melalui pemeriksaan secara lengkap sehingga dinyatakan layak jalan oleh petugas. MC. Kota Palangka Raya/Usep/ndk

INFEKSI KESELAMATAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN

Fotografer : Usep

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin (kiri) melakukan infeksi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan pada sebuah armada bus yang mengangkut para pemudik Lebaran tujuan Pangkalan Bun di Terminal AKAP WA Gara Kota Palangka Raya, Jumat (29/4/2022). Fairid memastikan armada bus yang akan berangkat telah melewati pengecekan oleh petugas meliputi kelengkapan layak jalan armada bus dan kondisi kesehatan sopir. Hal tersebut dilakukan guna menciptakan rasa aman dan nyaman arus mudik lebaran tahun ini. MC. Kota Palangka Raya/Usep/ndk

Wali Kota Palangka Raya Memastikan Kesiapan Angkutan Mudik Lebaran 1443 Hijriah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin bersama Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVI Kalimantan Tengah dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, meninjau kesiapan angkutan mudik Lebaran 1443 Hijriah di Terminal AKAP WA Gara Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Pada kesempatan tersebut Fairid melakukan pengecekan kesiapan bus angkutan yang memberangkatkan seluruh pemudik salah satunya bus yang akan berangkat ke Pangkalan Bun.

“Bus ini telah melewati pengecekan inspeksi keselamatan, ini ada ceklistnya semua lengkap di antaranya lampu, ban, rem dan lain-lainnya sudah lengkap semua. Jadi ini sudah saya cek sesuai dengan kesamaan plat dan bus tujuan Pangkalan Bun ini sudah siap beroperasi, ungkap Fairid, Jumat (29/4/2022).

Selain kelayakan fisik bus, kelayakan sopir juga tidak luput dari pemantauan Wali Kota Palangka Raya yaitu dengan memastikan seluruh sopirnya telah melewati uji tes urin.

Ahmad salah seorang supir bus rute Palangka Raya – Pangkalan Bun mengungkapkan sudah melalui dua kali uji tes urin sebelum keberangkatan.

“Saya sudah menjalani tes urin sebanyak dua kali, kemarin dan hari ini sebelum berangkat,” ujarnya

Fairid menambahkan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik tahun ini sehingga saudara-saudara kita yang mau mudik ke kampung halaman bisa sampai dan selamat ke tempat tujuan.

“Kepada para penumpang dan awak bus agak tetap mematuhi protokol kesehatan menggunakan masker dan saya mengimbau untuk melakukan vaksinasi Covid-19 bagi yang belum mendapatkan vaksin,” pungkasnya (MC. Isen Mulang/Usep/ndk)