Program Nasional, 2019 Semua Daerah Bebas Lokalisasi

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Salah satu program pemerintah secara nasional, yakni mewujudkan semua daerah bebas lokalisasi yang ditargetkan pada tahun 2019 dapat dituntaskan.

Menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya, Ahmad Fauliansyah, untuk Provinsi Kalteng itu sendiri, maka Kota Palangka Raya bersama dengan Kabupaten Katingan serta Muara Teweh, untuk tahun 2019 nanti, dituntut mampu membersihkan kotanya dari praktik serta lokalisasi prostitusi.

Hanya saja untuk mewujudkan itu semua kata Fauliansyah diperlukan kekuatan anggaran.

“Untuk melaksanakan program tersebut di Palangka Raya. Maka Dinsos kota sedang berusaha meminta penambahan anggaran di tahun 2019 dengan walikota yang baru, Fairid Naparin. Hal ini sudah disampaikan,” ungkapnya, Minggu (7/10/2018).

Kata Fauliansyah, bila melihat dari anggaran pada perencanaan awal, dimana untuk anggaran 2019 tampaknya masih sama dengan tahun 2018 yakni pada KUA PPAS yang hanya sebesar Rp2,6 Miliar untuk belanja tidak langsung.

Selama ini jelas dia, anggaran Dinsos Palangka Raya sebesar Rp2,6 Miliar itu, tentu akan dibagi untuk 5 bidang dan1 sekretariat. Itupun program-program yang dilaksanakan masih terkendala anggaran seperti tahun sebelumnya.

“Kami berharap ada peningkatan dan mudah-mudahan ada penambahan dalam kebijakan walikota yang baru,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan