Lahan Pertanian di Kalampangan Terendam Banjir

 

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Alat pengukur ketinggian air di Jalan Manunggal RW III Kelurahan Kalampangan, menunjukkan kenaikan. Dari sebelumnya ketinggian air yang menggenang kawasan jalan itu berkisar 48 cm, kini ketinggian air menjadi 51 cm.

Lurah Kalampangan Yunita Martina mengungkapkan akibat naiknya debit air, membuat kawasan wilayah Kelurahan Kalampangan, seperti Jalan Manunggal, Jalan Durian III dan Gang Baru terendam banjir.

“Selain mengganggu aktivitas warga, dampak banjir juga menyebabkan kerugian ekonomi. Tidak sedikit lahan/ladang milik para petani terendam banjir. Alhasil membuat para petani gagal panen dan mengalami kerugian puluhan juta rupiah,” ungkapnya, Minggu (18/9/2022).

Adapun guna mengurangi besarnya kerugian lanjut Yunita, maka para petani hanya bisa mengamankan sayuran yang belum waktunya memasuki masa panen.

Memang ungkap dia, bukan menjadi hal klasik, ladang/lahan petani menjadi langganan banjir kiriman jika memasuki musim penghujan. “Semoga ada solusi dan perhatian yang bisa diberikan oleh pemerintah untuk para petani,” harapnya.

Sebelumnya Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyampaikan keprihatinannya atas musibah banjir yang dialami para petani Kalampangan.

“Dalam waktu dekat, kami akan meninjau sektor-sektor terdampak banjir di Kelurahan Kalampangan. Kepada para petani saya minta untuk bersabar, karena suatu musibah siapapun tidak ada yang menghendaki,” tutur Fairid. (MC. Isen Mulang.1/nd)

0 tanggapan

Beri Komentar

Ingin memberikan tanggapan?
Jangan Sungkan!

Tinggalkan Balasan