Karhutla di Palangka Raya Capai 76 Kejadian

MEDIA CENTER, Palangka Raya –  Mengacu data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah, dimana sepanjang tahun 2018, atau setidaknya hingga bulan Agustus ini didapat sebanyak 76 kejadian karhutla di wilayah Kota Palangka Raya.

Kejadian karhutla sebanyak itu di Palangka Raya menjadi yang tertinggi di Kalteng, dimana untuk posisi kejadian kedua terbanyak terjadi di Kotawaringin Timur, yakni mengalami 53 kejadian karhutla. 

Bagi Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto, banyaknya kejadian karhutla di Kota Palangka Raya tentu sangat mencengangkan. Sehingga perlu langkah-langkah tepat dalam hal pencegahan maupun antisipasi yang tepat.

Semisalkan, bila terjadi karhutla, maka jangan selalu berasumsi bahwa ada yang sengaja melakukan pembakaran.Tapi diwaspadai juga karena muncul dari faktor alam.

Memang kata Sigit, selama ini masyarakat diimbau untuk selalu berperan aktif dalam mencegahan terjadinya karhutla. Tapi tentu semua itu terlihat hasilnya.

“Kalau terjadi karhutla, maka warga membantu dengan cara apa. Semestinya ada peralatan yang bisa dipinjam kepada warga. Ini juga yang semestinya dipikirkan pula,” cetus Sigit, Rabu (22/8/2018).

Paling tidak lanjut Sigit, dalam pencegahannya, maka masing- masing area lahan kosong yang dianggap rawan harus ada disiapkan hidran dan kesiapan peralatan yang stay digunakan warga, untuk mengamankan terlebih dahulu bila terjadi karhutla.

Adapun berdasarkan data BPBD  Kalteng, kebakaran terbanyak di Palangka Raya terjadi pada bulan Juli yakni sebanyak 47 kasus sementara bulan Agustus didapat 23 kasus kejadian karhutla. (MC. Isen Mulang.1/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan