Gempa di NTB Tidak Pengaruhi Stok Sapi di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dokter Hewan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya Eko Hari Yuwono menegaskan, gempa bumi 7 Skala Richter (SR) di Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak akan  mempengaruhi stok sapi di ibu kota Provinsi Kalteng. Walaupun selama ini pengadaan sapi  banyak didatangkan  dari provinsi di bagian timur Indonesia tersebut.

“Gempa bumi tidak mengganggu stok dan pengiriman hewan ternak.Jadi, stok hewan kurban untuk Kota Palangka Raya masih aman,” kata  Eko, Kamis (9/8/2018), via seluler.

Sebut Eko, berdasarkan data sapi kurban yang sudah masuk  ke Palangka Raya , sudah ada sekitar 1550 ekor. 

“Diawal Agustus ada 1200 ekor, lalu ada penambahan  300 ekor sapi dari NTT dan NTB, serta 50 ekor sapi dari Sulawesi. Sehingga jumlah akhir ada sekitar 1550 ekor sapi yang sudah masuk,” sebutnya.

Rencananya kata Eko, akan ada tambahan lagi 300 ekor sapi  yang masih didatangkan dari daerah NTT dan NTB. 

Pun begitu tambahnya, sapi yang didatangkan dari NTT dan NTB. Tidak semuanya masuk ke Palangka Raya, tetapi juga atas permintaan pedagang dari daerah terdekat. Seperti pedagang dari daerah Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Katingan yang datang mengambil permintaannya dari pedagang besar di Kota Palangka Raya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan