Pertama Kali Pelatihan Manajemen Homestay di Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Walikota, Renson dalam pembukaan Pelatihan Manajemen Homestay, Pondok Wisata dan Rumah Wisata, di Hotel Aquarius Palangka Raya, Rabu (12/6/2019).

Kepariwisataan merupakan bagian integral pembangunan nasional, yang dilakukan secara sistematis terencana, terpadu, berkelanjutan bertanggungjawab.

Kepariwisataan pun tetap memberikan perlindungan terhadap nilai-nilai agama dan budaya yang hidup dalam masyarakat, kelestarian, mutu lingkungan hidup dan kepentingan nasional.

Dalam sambutan tersebut disampaikan penyelenggarakan kepariwisataan ini sesuai dengan undang-undang bertujuan, satu meningkatan kesejahteraan nasional dalam rangka meningkatkan kesejahtetaan masyarakat, kedua memperluas kesempatan usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat, ketiga mendorong pembangunan daerah, keempat memperkenalkan dan mendayagunakan daya tarik pariwisata, kelima memupuk rasa cinta tanah air dan mempererat persahabat antar bangsa.

“Besar harapan agar nanti kegiatan pelatihan kepariwisataan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat”, ungkap Renson diakhir sambutan yang dibacakan. (MC. Isen Mulang/Bambang)

Tingkatkan Reputasi Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah

MEDIA CENTER, Palangka Raya – DPRD Kota Palangka Raya menggelar Rapat Paripurna kedua masa sidang II Tahun Sidang 2019 di Ruang Sidang DPRD Jalan Tjilik Riwut Palangka Raya.

Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Ida Ayu Nia Anggraini dan dihadiri oleh Wakil Walikota Palangka Raya Hj.Umi Mastikah, Anggota DPRD, Jajaran SOPD lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya, Selasa (11/6/2019).

Laporan keuangan pemerintah Daerah Kota Palangka Raya Tahun Anggaran 2018 kembali memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), ungkap Hj.Umi Mastikah dalam pidato pengantar Walikota Tentang Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palangka Raya tahun Anggaran 2018.

Dikatakan Umi pada Rapat Paripurna kedua masa sidang II tahun 2019, Capaian ini merupakan prestasi yang berhasil diraih oleh Pemerintah Kota Palangka Raya untuk yang ketiga kalinya, hasil ini merupakan upaya Pemerintah Kota Palangka Raya dalam mempersiapkan laporan keuangan Pemerintah Daerah untuk mempertahankan Opini WTP yang dimulai beberapa tahun terakhir.

Pada kesempatan itu wakil walikota menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras seluruh satuan kerja perangkat daerah dan tentunya dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palangka Raya.

“Saya berharap hasil yang telah diraih, tidak membuat kita tenggelam dalam kebahagiaan yang berlebihan tetapi justru menjadi cambuk untuk terus meningkatkan kualitas laporan keuangan setiap tahunnya dan untuk terus meningkatkan reputasi maupun kinerja pengelolaan keuangan daerah,” pungkasnya. (MC Isen Mulang/Iin)

Sekolahkan 5 Anggota Satpol PP Jadi Penyidik

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tahun ini Satpol PP Kota Palangka Raya akan sekolahkan lima anggotanya untuk mengikuti pendidikan sebagai penyidik pegawai negeri sipil (PPNS).

Diklat dilakukan di Bandung, Provinsi Jawa Barat selama sekitar tiga bulan. Dari lima anggota Satpol PP tersebut dua di antaranya sekolah dibidang intelejen.

Dari lima anggota ini satu orang di antaranya adalah Kasatpol PP Kota Palangka Raya, Benhur Pangaribuan yang akan belajar soal penyidikan bersama dua kepala bidang.

“Jadi nanti total ada 7 orang yang memiliki sertifikat sebagai PPNS, kalau sekarang cuma dua orang, jadi tidak maksimal dalam melakukan penindakan,” ucapnya, Senin (10/6/2019).

Benhur mengakui kegiatan dinasnya sejak Januari hingga Juni 2019 ini belum maksimal, karena sebagian anggaran difokuskan untuk membiayai sekolah anggotanya sebagai PPNS.

Dia berjanji dengan cukupnya personil PPNS, maka kegiatan Satpol PP ke depannya lebih maksimal lagi, tinggal melakukan koordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya. (MC. Isen Mulang)

PAD Parkir Pasar Besar Dihitung Ulang

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir yang dikelola Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya dinilai belum optimal dan perlu dinaikkan.

Karena itu sejumlah objek parkir akan dihitung ulang. Tahap pertama adalah objek pajak parkir di kawasan Pasar Besar, Jalan Ahmad Yani yang akan dihitung ulang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Eldy memperkirakan PAD parkir di kawasan Pasar Besar bisa lebih besar dari target yang ditetapkan sekarang.

“Dalam beberapa hari ke depan kita akan cek lagi berapa potensi PAD parkir di Pasar Besar, tapi khusus yang di badan jalan milik pemerintah,” sebut Eldy, Senin (10/6/2019).

Eldy menyebut cek ulang potensi PAD parkir ini sesuai perintah dari Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu. Nantinya semua pengelola parkir akan dipanggil.

Saat ini ada 7 pengelola parkir di kawasan Pasar Besar. Nanti petugas dinas perhubungan akan menghitung rata-rata orang yang parkir sehingga bisa diketahui potensi PAD-nya. (MC. Isen Mulang)

Pendatang Baru Harus Miliki Bekal Keterampilan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pendatang baru diperkirakan akan berdatangan ke Kota Palangka Raya seiring dengn momen arus balik lebaran 2019 ini.

“Ya, saat arus balik lebaran, maka tidak sedikit warga yang mengajak keluarga atau handaitaulannya untuk mengadu nasib di daerah baru. Seperti halnya di Palangka Raya,”Wakil Ketua Komisi A DPRD Palangka Raya, Diu Husaini, Senin (10/6/2019).

Menurut Diu, sudah barang tentu orang yang ingin mengadu nasib dan kehidupannya disuatu daerah adalah merupakan hak. Sehingga masyarakat dan pemerintah harus dengan tangan terbuka mempersilahkan siapapun mereka yang ingin berdomisili disuatu daerah tersebut.

“Termasuk mereka yang ingin mencari penghidupannya di Palangka Raya.Ya, tentu silahkan saja, sepanjang sudah melaksanakan rambu-rambu sebagai warga negara Indonesia yang baik,” 1ucapnya.

Salah satu rambu yang harus diperhatikan para pendatang lanjut Diu adalah, mereka harus membekali diri dengan keahlian, modal usaha, pendidikan ataupun usaha yang ingin dilakukan di tempat yang baru.

“Ibarat kata, jangan sampai datang ke daerah baru malah membebani. Maka itu perlu berbekal keahlian, modal maupun pendidikan,” ujarnya.

Selain hal di atas lanjut Diu, maka ada hal yang sangat penting diperhatikan oleh para pendatang baru, yakni harus memiliki identitas kependudukan yang jelas.

Dengan begitu siapapun pendatang baru, maka wajib untuk melaporkan diri dan memberikan identitasnya kepada aparatur pemerintah, kelurahan, kecamatan hingga aparatur kepanjangan tangan pemerintah tingkat bawah, yakni RT/RW tempat pendatang itu berdiam.

Selebihnya imbuh dia, para pendatang baru yang memilih Kota Palangka Raya untuk mengadu nasibnya, maka diharapkan harus bisa beradaptasi dan bersosialisasi dengan masyarakat.

“Kami juga mengimbau aparatur pemerintah disemua tingkatan untuk memantau munculnya pendatang baru ini. Terlebih pendatang yang tidak melaporkan diri, maka harus di data secara selektif,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1)

Selama Lebaran, Kubikasi Sampah Meningkat Hingga 20 Persen

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Palangka Raya, M Alfath menyebutkan, jumlah kubikasi sampah mengalami peningkatan selama lebaran hingga pasca lebaran Idulfitri 1440 Hijriyah.

“Selama lebaran dan pasca lebaran ada kenaikan dari jumlah kubikasi di kota Palangka Raya. Puncaknya pada H+1 dan H+2 Idulfitri. Ada 10 hingga 20 persen kenaikan jumlah sampah,” sebut Alfath, Senin (10/6/2019)

Tidak hanya itu kata dia, ritase pengangkutan sampah juga bertambah. Dimana biasanya hanya dua ritase dalam sehari, maka selama lebaran meningkat hingga empat ritase.

Untungnya tambah dia, jika tim Disperkim dilapangan telah melakukan persiapan jauh hari sebelum lebaran. Terlebih dengan adanya sejumlah depo mini di beberapa titik telah cukup mengcover tumpukan sampah di Palangka Raya.

“Ada 23 depo mini yang telah beroperasi, dan ternyata mampu mengcover kenaikan kubikasi sampah kita.,” jelasnya.

Adapun jenis limbah sampah selama lebaran ini jelas Alfath, kebanyakan adalah jenis sampah organik. Mulai dari sampah rumah tangga berupa sampah kelapa, buah-buahan, makanan, hingga sayuran yang memang menjadi kebutuhan utama masyarakat selama lebaran.

“Kelurahan Pahandut dan Kelurahan Jekan Raya pada tahun ini memproduksi sampah paling banyak selama Ramadan dan lebaran tahun ini,” bebernya

Kenapa demikian imbuh Alfath, lebih dikarenakan di dua kecamatab itu kepadatan penduduknya tinggi dan juga banyak kegiatan usaha yang menjadi faktor penyumbang sampah. (MC. Isen Mulang.1)

Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Kalteng Capai 92.055 Orang

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalteng, Guntur Talajan mengatakan, jika kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di provinsi kalteng selama pelaksanaan libur lebaran 2019 lalu cukup tinggi.

Disebutkan, jika mengacu dari data sementara yang dihimpun pihak Disbudpar Kalteng bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) pada sejumlah obyek wisata di kabupaten/kota, maka terhitung mulai 5-7 Juni 2019, tercatat jumlah wisatawan yang berkunjung mencapai 92.055 orang wisatawan.

“Ini baru data sementara, karena belum sepenuhnya dihimpun secara keseluiruhan disetiap obyek wisata yang ada,” kata Guntur, Senin (10/6/2019).

Ia menjelaskan, dari jumlah sementara kunjungan wisatawan sebesar itu, maka lebih didominasi oleh wisatawan nusantara (Wisnus) yang mencapai 92.040 orang. Sementara kunjungan wisatawan mancanegara hanya mencapai 30 orang.

Kunjungan wisatawan ini kata dia dapat dilihat pada objek-obyek wisata, baik kategori wisata alam, objek wisata buatan, objek wisata budaya dan objek wisata minat khusus, yang tersebar di Kota Palangka Raya, Kabupaten Kapuas, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Kapuas dan Kabupaten Katingan.

“Contoh di obyek wisata Dermaga Kereng Bangkirai (air hitam) di Palangka Raya mampu menyedot kunjungan wisatawan mencapai 6 ribu orang selama libur lebaran,” bebernya.

Selain di Kereng Bangkirai, maka obyek wisata Sei Gohong yang juga di wilayah Palangka Raya, ternyata mampu meningkat drastis adanya kunjungan wisatawan selama libur lebaran, yakni mencapai 6.850 orang.

“Pemerintah Provinsi Kalteng terus mendorong agar semua pelaku usaha wisata dapat meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga mendorong kepariwisataan di Kalteng mampu bersaing dengan daerah lain,” cetusnya.

Selebihnya Guntur berharap, Pemerintah kabupaten/kota dapat terus menjalankan program kepariwisataannya secara berkelanjutan, sehingga membawa sisi positif bagi pemasukan daerah dan perekonomian masyarakat. (MC. Isen Mulang.1)

Kinerja Melayani Adalah Suritauladan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya Fairid Naparin meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahannya, untuk meningkatkan kinerja melayani masyarakat dengan rasa tanggung jawab serta berpedoman kepada peraturan dan Undang-undang yang berlaku.

Penegasan itu disampaikan Fairid saat memimpin apel di hari pertama masuk kerja usai cuti bersama hari raya Idulfitri 1440 Hijriah, Senin (10/6/2019) dihalaman Kantor Walikota Palangka Raya.

Dalam kesempatan itu walikota juga meminta kepada para ASN secara berkelanjutan untuk melakukan evaluasi terhadap tugas maupun kinerja masing-masing yang mampu sejalan dengan visi dan misi pemerintahan kota saat ini.

“Tanggung jawab itu tugas mulia. Kalau kita sudah pasang niat untuk mengabdikan diri kepada masyarakat dan pemerintah, maka tunjukan kinerja melayani secara baik,” tuturnya.

Dikatakan, pelayanan dan pengabdian yang dilakukan dengan lebih baik, maka dapat menjadi suritauladan yang dirasakan masyarakat akan kehadiran pemerintah.

“Saya minta seluruh OPD terkhusus ASN dan tenaga honor supaya meningkatkan disiplin kerja dan memberikan pelayanan sebaik mungkin, sehingga pemerintah akan selalu hadir ditengah-tengah masyarakat,”tegas Fairid

Selebihnya walikota yang masih berusia muda ini meminta seluruh ASN untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan sehingga kondisi di Kota Palangka Raya dalam keadaan aman dan kondusif.

“Saatnya kita bekerja kembali dengan semangat baru untuk melayani secara prima masyarakat Kota Palangka Raya,” pungkasnya. (MC. Isen Mulang.1)

Walikota : Cuti Bersama Berakhir, Mari Kembali Bekerja

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sesudah melaksanakan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H, ASN dan PTT di Lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya pada hari pertama masuk kerja mengikuti apel pagi yang langsung dipimpin oleh Walikota Palangka Raya, Senin (10/6/2019) dihalaman Balai Kota Palangka Raya.

Apel pagi di hadiri Ibu Wakil Walikota Palangka Raya, Sekda dan seluruh Kepala SOPD. Setelah apel pagi dilanjutkan Halal bi Halal ASN dan PTT dengan walikota dan wakil walikota Palangka Raya.

Walikota Palangka Raya Fairid Naparin, dalam pengarahannya menyampaikan, Cuti Bersama telah berakhir, mari kita kembali bekerja untuk membangun Kota Palangka Raya sesuai visi Daerah terwujudnya Kota Palangka Raya yang maju, rukun dan sejahtera untuk semua.

Lebih lanjut Fairid meminta kepada SOPD teknis yang berkewenangan untuk membuat laporan hasil pemantauan kehadiran ASN dan PTT pada masing-masing SOPD, sebagaimana surat edaran Menteri PAN dan RB Nomor : B/26/M. SM 00.01/2019 tanggal 27 Mei 2019.

Untuk mengetahui tingkat kehadiran ASN dan PTT sesudah cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Walikota dan Wakil Walikota Palangka Raya melakukan sidak ke sejumlah SOPD. (MC. Isen Mulang/tina).

Nilai-nilai Silaturahmi Jangan Pernah Putus

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya Fairid Naparin bersama wakilnya Umi Mastikah beserta seluruh kepala OPD, ASN hingga honorer di lingkup pemerintah kota Palangka Raya tampak saling bersalam-salaman.

Pemandangan itu adalah kegiatan dari acara halal bi halal yang digelar setelah apel di hari pertama masuk kerja usai cuti bersama hari raya Idulfitri 1440 Hijriah, Senin (10/6/2019), dihalaman Kantor Walikota Palangka Raya.

Fairid mengatakan, jika kegiatan halal bi halal ini merupakan wujud kebersamaan, kedekatan dan saling maaf memaafkan disuasana hari raya Idulfitri.

“Halal bi halal ini sebagai perwujudan bahwa nilai-nilai silaturahmi tidak boleh putus. Saatnya kita rajut kembali kebersamaan menuju Palangka Raya lebih baik,”ucapnya.

Kata Fairid, sejatinya capaian kemakmuran dari hasil pembangunan bukanlah untuk walikota, wakil walikota, kepala dinas, camat, lurah tetapi semuanya untuk masyarakat.

“Ayo kembali bersama-sama melakukan pelayanan.Tetap semangat,berkerja secara professional sesuai aturan dan prosedur berlaku, untuk kesejahteraan masyarakat “Kota Cantik” tanpa terkecuali,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Fairid menyampaikan ucapan selamat hari raya Idulfitri. Ia juga meminta maaf, bila dalam menjalankan tugas sebagai walikota terdapat kesalahan-kesalahan, termasuk dalam hal melayani masyarakat. (MC. Isen Mulang.1)