Walikota Palangka Raya Buka STQ VII Tingkat Kota

MEDIA CENTER, Palangkaraya – Pembukaan STQ VII Tingkat Kota di Kecamatan Sabangau Palangka Raya berlangsung meriah, Jumat malam (17/3), diikuti  230 peserta terdiri dari 44 orang dari Kecamatan Pahandut, 45 orang Kecamatan Sabangau, 48 orang Kecamatan Jekan Raya, 52 orang Kecamatan Bukit Batu dan 48 orang Kecamatan Rakumpit.

Dalam Sambutannya, Wali Kota Palangka Raya, Dr HM Riban Satia mengatakan, dalam STQ tingkat kota ini akan menjaring kafilah yang betul-betul berkualitas dalam upaya mewakili Kota Palangka Raya mengikuti MTQ tingkat Provinsi Kalteng di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya.

“Alhamdulillah STQ VII ini dapat terlaksana sesuai harapan, kami berharap lewat STQ ini dapat menjaring qori-qoriah yang mewakili Kota Palangka Raya,” ungkapnya saat membuka STQ VII tingkat Kota di Kecamatan Sabangau. (MC Isen Mulang/nai)

Walikota Palangka Raya hadiri acara ritual Manyanggar di obyek wisata Kum-kum

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia bersama Wakilnya Mofit Saptono Subagio menghadiri acara manyanggar yang diadakan Damang Kepala Adat Kecamatan Pahandut, Marcos S Tuwan di obyek wisata Kum-kum, Pahandut Seberang, Kamis (16/3/2017) pukul 13.30 WIB.

Ikut menghadiri Kepala Badan Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya, Anwar Sanuni U Gayo, Kepala Dinas Perhubungan Palangka Raya, Eldy, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Sipet Hermanto, dan sejumlah kepala SKPD lainnya.

Sambil mendengarkan para Basir (pemimpin ritual adat Dayak Ngaju) melantunkan syair di tempat yang telah disediakan khusus, para tamu termasuk Walikota Palangka Raya bersama wakilnya menikmati hidangan makan siang yang telah disediakan pihak penyelenggara hajat.

Ritual manyanggar ini dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Maha Pencipta atas terpilihnya Marcos S Tuwan sebagai Damang Kepala Adat Kecamatan Pahandut.

Digelarnya acara ritual agama Hindu Kaharingan khas Dayak Kalimantan di lokasi kuliner sekaligus obyek wisata Kum-kum ini dinilai cukup bagus, karena selain untuk melestarikan adat istiadat leluhur juga untuk mempromosikan potensi wisata Kota Cantik Palangka Raya.

“Potensi wisata kita sebenarnya sudah matching, mulai dari Taman Nasional Sebangau, kawasan kuliner di Pahandut Seberang hingga Bukit Batu sudah nyambung, kalau tidak percaya coba lihat alur destinasi wisata yang sudah terkonsep di Dinas Pariwisata Kota Palangka Raya,” tutur Wakil Walikota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio.

Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia menambahkan Pemerintah Kota sangat mengapresiasi pihak swasta yang ikut mengembangkan potensi wisata meski tanpa ada bantuan pemerintah. “Ya kalau mereka bisa mengembangkan sendiri tanpa dibantu pemerintah itu malah bagus,” cetusnya. (MC Isen Mulang)

Wacana Pemindahan Ibukota Pemerintahan RI ke Palangka Raya dibahas pada Rakornas Kelitbangan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kelitbangan yang diselenggarakan di Swiss belHotel danum Palangka Raya resmi dibuka oleh Menteri Dalam Negeri yang diwakilkan kepada Pelaksana Tugas Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri, Dodi Riyadmadji, Rabu (15/3/2017) malam pukul 20.00 WIB.

Pembukaan Rakornas Kelitbangan ini dihadiri oleh ratusan peserta dari seluruh Indonesia. Hadir pula perwakilan Plt Sekda Provinsi Kalimantan Tengah, Sahrin Daulay mewakili gubernur, perwakilan DPRD provinsi, perwakilan DPRD Kota, dan beberapa Bupati serta Wakil Bupati.

Dalam sambutan Menteri Dalam Negeri yang dibacakan Plt Kepala Badan Litbang Kemendagri, Dodi Riyadmadji mengatakan Rakornas Kelitbangan yang diselenggarakan di Kota Palangka Raya ini memiliki nilai strategis berkenaan dengan ide yang disampaikan Presiden Joko Widodo yang mewacanakan Palangka Raya sebagai ibukota pemerintahan Republik Indonesia.

Ide tersebut diwacanakan kembali oleh Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Palangka Raya dalam rangka menghadiri acara Hari Kesetiakawanan Sosial Nasionak (HKSN) pada 20 Desember 2016 yang lalu.

Mendagri menjelaskan alasan diwacanakannya kembali Kota Palangka Raya sebagai calon ibukota pemerintahan RI karena letak wilayah Palangka Raya dinilai jauh dari ancaman bahaya kebencanaan, akan tetapi proses tersebut tidak mudah, mengingat banyak aspek lain yang masih perlu dikaji secara mendalam seperti untung dan ruginya bila ibukota negara jadi dipindah ke Provinsi Kalimantan Tengah.

Untuk itu Kemendagri berharap Badan Litbang Provinsi, Kabupaten Kota diharapkan bisa menyumbangkan buah pikirannya dalam rangka wacana pemindahan ibukota pemerintahan RI ke Palangka Raya. (MC Isen Mulang)

Wali Kota Palangka Raya Ucapkan Selamat Datang Kepada Peserta Rakornas Kelitbangan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia mengucapkan selamat datang kepada peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kelitbangan dari seluruh Indonesia yang telah hadir ke Kota Cantik Palangka Raya untuk mengikuti rapat yang diselenggarakan di Swiss belHotel danum.

Ucapan selamat datang tersebut disampaikan Wali Kota Palangka Raya mengawali jamuan makan malam, Rabu (15/3/2017) pukul 19.30 WIB.

Selain dihadiri sebagian kepala SKPD Pemerintah Kota Palangka Raya, acara jamuan makan malam yang dilanjutkan dengan acara pembukaan Rakornas Kelitbangan ini juga dihadiri Plt Sekda Provinsi Kalimantan Tengah, Sahrin Daulay mewakili Gubernur, serta Bupati, Wakil Bupati, Anggota DPRD Provinsi, dan DPRD Kota.

Dalam sambutannya Wali Kota Palangka Raya Riban Satia sekilas mengulas tentang kondisi wilayah Kota Cantik baik itu jumlah penduduknya, luas wilayah, sejarah terbentuknya Kota Palangka Raya yang ditandai dengan pemancangan tiang pertama Kota Palangka Raya oleh Presiden pertama RI Soekarno.

Di hadapan para tamu undangan yang jumlahnya mencapai ratusan orang tersebut Wali Kota Palangka Raya juga menyinggung kembali isu pemindahan ibukota pemerintahan Republik Indonesia ke Kota Palangka Raya yang pernah diwacanakan oleh Presiden Soekarno. (MC Isen Mulang)