Para Lurah Diminta Aktif Pantau Kamtibmas

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio meminta kepada semua lurah aktif turun ke lapangan untuk mendatangi warganya.Dengan demikian lurah akan mengetahui kondisi warganya. 

Lurah juga harus aktif mengecek keaktifan pos kampling. Mofit mengharapkan minimal 75 persen lurah aktif turun ke lapangan.

Pesan Mofit ini disampaikan saat memimpin rapat membahas perluasan program JKN-KIS dengan BPJS Kesehatan di Ruang Peteng Karuhei I, Senin (8/8/2017).

Mofit tidak memperkenankan lurah hanya sekedar memberikan surat imbauan, khususnya mengenai pengaktifan pos kampling. Tapi lurah harus ikut mengontrol apakah pos kampling di lingkungan warga dijaga atau tidak.

Lurah juga harus memotivasi warganya ikut terlibat dalam pengamanan pos kampling dan pengamanan di sekolah. “Jangan andalkan pihak sekolah saja, karena guru juga punya tugas mendidik. Jadi warga harus dilibatkan jaga sekolah,” pesannya.

Mofit menegaskan kondisi kamtibmas di wilayah Palangka Raya saat ini tidak bisa dianggap enteng paska kebakaran sekolah secara beruntun. Jadi lurah dan camat harus bisa bergantian untuk melakukan kontrol Kamtibmas.

Di sisi lain Mofit menyarankan kepada masyarakat untuk tidak menunjuk salah satu orang untuk menjaga Kamtibmas atau pos kampling. Tapi semua warga lingkungan harus dilibatkan semua.

Sebab dengan pengaktifan pos kampling ini menurut Mofit ada maknanya. Yakni memiliki unsur kebersamaan dan gotong royong. Budaya ini hanya ada di Indonesia, sehingga harus dilestarikan. (MC. Isen Mulang/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan