Nihil “Hot Spot” Masyarakat Tetap Waspada Ancaman Karhutla

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Meskipun wilayah Kota Palangka Raya dinyatakan nihil hot spot, terlebih dalam beberapa hari terakhir telah turun hujan dengan durasi cukup deras, namun demikian masyarakat diimbau tetap waspada  terhadap terjadinya bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Tetap waspada, meski wilayah ini dinyatakan tidak ada titik api atau hot spot. Terlebih masih terjadi hujan. Namun begitu cuaca panas masih bisa terjadi hingga bulan Oktober ini,”ungkap Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio, Jum’at (31/8/2018).

Menurut Mofit, hujan yang  mengguyur Kota Palangka Raya dan sekitarnya tentu harus disyukuri. Pasalnya dalam beberapa pekan terakhir kondisi cuaca yang panas menyebabkan suhu udara menjadi tidak menyehatkan.

“Udara yang sehat seperti sekarang ini tentu menjadi harapan kita. Nah, untuk menjaganya tentu  memerlukan keterlibatan masyarakat. Salah satunya jangan sampai melakukan pembakaran lahan,” pintanya.

Hal yang paling penting lagi lanjut Mofit, adalah bagaimana seluruh komponen masyarakat dapat berpartisipasi aktif menjaga kawasan hutan dan lahan agar jangan sampai terbakar.

Dalam bagian lain, tim penanggulangan dan pencegahan bencana karhutla juga diharapkan terus melakukan pemantauan  disetiap titik-titik kawasan lahan maupun hutan, untuk memastikan  tidak ada area satu pun yang terbakar. Begitupula kawasan yang dianggap rawan karhutla harus dipetakan.

“Jangan sampai bencana karhutla seperti ditahun 2015 terulang lagi. Ibarat kata petugas  penanggulangan menjadi  kebakaran jenggot manakala menghalau karhutla yang terlanjur parah,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan