Dana Kotaku Bersumber dari Luar Negeri

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pokja Kotaku Provinsi Kalimantan Tengah, Martono mengatakan dana pembangunan untuk program Kotaku tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya.

Jika dua tahun berturut-turur, sumber dananya berasal dari APBN, namun di 2019 ini berasal dari luar negeri. Karena berasal dari luar negeri inilah maka dananya tidak terbatas.

Bedanya lagi, di tahun ketiga ini pelaksanaan proyek pengentasan kekumuhan kawasan ini dikerjakan dengan sistem tahun jamak atau multi years.

Martono mengatakan tidak semua provinsi dapat program skala kawasan dari Kotaku. “Kita harus bersyukur, karena kota Palangka Raya sebagai ibukota provinsi Kalimantan Tengah mendapat program ini,” ucap Martono, Jumat (8/2/2019).

Di tahun pertama dan kedua, proyek Kotaku difokuskan di kawasan Mendawai, Kelurahan Palangka, sedangkan di tahun ke-3 ini giliran Kelurahan Pahandut Seberang.

Menurut Martono, masuknya program Kotaku di Mendawai ini menjadikan kawasan yang sebelumnya kumuh menjadi bagus, karena jalan permukiman yang awalnya terbuat dari kayu, sekarang sudah dicor dengan semen dan fasilitas taman dan tempat pembuangan sampah juga telah disediakan.

Dia berharap dengan digesernya program Kotaku ke Pahandut Seberang bisa menjadikan kelurahan di seberang Sungai Kahayan ini menjadi bersih dan tertata nantinya. (MC. Isen Mulang/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan