Warga Langkai Diajak Tuntaskan Vaksin Booster

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Tim Satgas Covid-19, termasuk Tim Satgas Kecamatan hingga Kelurahan serta stakeholder terkait lainnya, kembali melakukan langkah antisipasi pengendalian Covid-19, seiring angka kasus aktif Covid-19 yang kembali menanjak.

“Iya, kami terus melakukan upaya pengendalian Covid-19, dan untuk RT/RW, kami sudah mengingatkan agar warga tetap menjalankan protokol kesehatan atau prokes,” ungkap Lurah Langkai Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Sri Wanti, Rabu (27/7/2022).

Disadari lanjut Sri, kasus Covid-19 di Kota Palangka Raya ada kecenderungan mengalami kenaikan. Bisa dilihat dalam 14 hari terakhir, tercatat ada penambahan 197 kasus konfirmasi positif Covid-19, yang mengharuskan penderitanya menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri.

“Dengan kondisi ini, tentu kami dari Kelurahan Langkai, didukung para ketua RT/RW untuk memberi perhatian lebih kepada warga, guna memperketat penerapan prokes. Terutama memakai masker, sebagai upaya mencegah melonjaknya kasus Covid-19,” tambahnya.

Tidak hanya sampai disitu sambung Sri, dalam setiap kesempatan, pihaknya tidak lupa meminta para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mendorong dan mengajak warga agar mau divaksin booster.

Edukasi dan sosialisasi pentingnya vaksin dosis 1, 2 dan booster, harus tersampaikan kepada warga, mengingat dengan divaksin booster pada khususnya, diyakini mampu memperkuat kekebalan tubuh. Kalaupun warga terpapar, efeknya tidak akan separah bila belum divaksin.

“Bagusnya untuk capaian vaksinasi dosis 1 dan 2 sudah melampaui target, yakni 98 persen. Sedangkan untuk vaksin booster hingga saat ini masih terus dimasifkan,” ujarnya.

Disinggung terkait hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan pihak kelurahan bersama lingkungan warga, maka sejauh ini ungkap Sri, kegiatan itu masih dapat dijalankan, sepanjang semuanya tetap dapat menjalankan protokol kesehatan.

“Contohnya kegiatan di kelurahan, seperti acara pertemuan, kerja bakti, operasi. pasar dan lain-lain, tetap bisa berjalan. Namun harus menerapkan protokol kesehatan,”pungkas Sri. (MC. Isen Mulang.1/wspd)

0 tanggapan

Beri Komentar

Ingin memberikan tanggapan?
Jangan Sungkan!

Tinggalkan Balasan