Vaksin Dosis Dua Terlambat Enam Bulan Terancam Drop Out

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul mengatakan, masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi dosis kedua lebih dari enam bulan sejak dosis pertama, maka sudah masuk kategori drop out sehingga harus vaksin ulang dosis pertama.

“Pengulangan penyuntikan vaksin karena drop out tidak hanya terjadi terhadap vaksinasi Covid-19 saja, namun berlaku bagi segala jenis vaksin lainnya,” ungkapnya, Sabtu (5/3/2022).

Suyuti mencontohkan penyuntikan vaksin untuk anak-anak, dimana kalau enam bulan tidak disuntikkan dosis keduanya, maka harus diulang lagi.

Dilakukannya penyuntikan ulang vaksin dosis pertama, jelas Suyut, lebih dikarenakan terjadi penurunan efikasi dalam dosis pertama vaksin, atau belum terbentuk proteksi maksimal di dalam sistem kekebalan tubuh.

“Sebaiknya sebelum enam bulan segera mengambil vaksin dosis ke dua. Jika memang lebih dari enam bulan, maka akan dilaksanakan penyuntikan ulang,”jelasnya.

Hingga saat ini tambah Suyuti, pemerintah provinsi bersama dengan pemerintah kabupaten/kota, serta stekolder terkait lainnya di Kalteng, terus memaksimalkan penyuntikan vaksin Covid-19 di wilayah – wilayah rendah capaian vaksinasi.

“Pemerintah daerah diharapkan, segera melakukan percepatan vaksinasi Covid-19. Kita harap agar masyarakat dapat membantu dengan tidak menolak untuk divaksin,” tandas Suyuti. (MC. Isen Mulang.1/BPBD-PLK/wspd)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *