USBN Tetap Dilaksanakan Walaupun Sekolah Terkena Banjir

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Sekolah-sekolah yang terkena banjir akibat meluapnya sejumlah sungai di Palangka Raya, siswa-siswanya akan tetap mengikuti ujian sekolah berstandar nasional (USBN).

Sekolah terimbas banjir akan digabung atau meminjam ruangan kelas dari sekolah lainnya yang berdekatan atau tidak terkena banjir.

Menurut Kasi Kurikulum dan Penilaian Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Rachmad Winarso, setidaknya ada enam tingkat  sekolah dasar (SD) yang tercatat, yang terkena banjir. Antara lain, SDN 1 Petuk Katimpun, SDN 1 Pahandut Seberang, SDN 14 Palangka, SDN 1 Tumbang Rungan, SDN 8 Pahandut dan SDN 1 Bereng Bengkel.

“Dari enam sekolah itu, setidaknya ada tiga sekolah yang harus meminjam atau bergabung dengan sekolah lain yang terdekat, agar siswanya dapat  mengikuti USBN,” ungkap Rachmad, Rabu (2/5/2018).

Sekolah itu antara lain SDN 1 Petuk Katimpun bergabung ke SDN 2 Petuk Katimpun. SDN 1 Pahandut Seberang bergabung dengan SDN 8 Palangka Raya dan SDN 1 Bereng Bengkel bergabung dengan SDN 1 Kalampangan.

Sedangkan tiga sekolah lainnya, yakni SDN 14 Palangka, SDN 1 Tumbang Rungan dan SDN 8 Pahandut dinilai masih bisa melaksanakan USBN sendiri , karena masih ada ruangan kelas yang tidak parah oleh banjir.

“Ini berdasarkan hasil pemantauan terakhir hingga Rabu siang, 2 Mei. Kondisi tiga sekolah ini dianggap masih dapat melaksanakan USBN tanpa bergabung dengan sekolah lainnya,” tutur Rachmad.

Ditambahkannya, digabungnya USBN bagi siswa yang sekolahnya terimbas banjir, merupakan kebijakan, setelah beberapa hari pihak Disdik terus memantau ketinggian debit air, pada sejumlah titik kawasan banjir yang ada di Kota Palangka Raya. (MC. Isen Mulang.1)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan