Umi Mastikah : BRT Sesuai Dengan Kondisi Wilayah Palangka Raya

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Walikota Palangka Raya  Fairid Naparin pada Jum’at telah meresmikan sekaligus menyerahkan  lima unit bus rapid transit (BRT) atau busway kepada Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya.

Penyerahan BRT yang merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Darat itu menandai mulai beroperasinya  ke lima unit BRT tersebut  guna melayani angkutan umum.

Terkait beroperasinya  BRT ini, Wakil Walikota Palangka Raya, Hj Umi Mastikah mengatakan bahwa peruntukan BRT ini sangat tepat dengan kondisi wilayah Kota Palangka Raya, mengingat jangkauan wilayah satu ke wilayah lainnya di Palangka Raya cukup jauh. 

Secara teknis jelas dia, BRT ini memang dirancang sebagai kendaraan cepat, terutama untuk menjangkau tempat-tempat yang jauh, dimana penumpang terlihat bergelantungan di dalam bus, maka itu saya pikir BRT ini sangat tepat dengan kondisi wilayah ‘Kota Cantik’ Palangka Raya,” kata Umi saat mengajak para awak media kongkow bersama di salah satu cafe di kawasan kampus Universitas Palangka Raya,  Sabtu malam (2/2/2019).

Lanjut Umi, selama ini tidak sedikit masyarakat yang kesulitan memanfaatkan sarana transportasi umum,  mengingat tidak semua kawasan jalan atau wilayah, menjadi jalur dari transportasi kendaraan umum. 

Ia mencontohkan, ketika ada warga ingin berobat ke RSUD Tipe D Palangka Raya di Kalampangan, maka akan kesusahan mencari sarana transportasi menuju kesana. 

“Jarak RSUD itu kan jauh, maka dengan adanya BRT ini kita buat jalur atau rute kesana. Ya, semoga dengan adanya BRT tersebut akan terasa manfaatnya bagi masyarakat Palangka Raya,” tutur Umi.

Dalam hal tertentu Umi tidak menganjurkan bila BRT itu dimanfaatkan untuk membawa penumpang anak sekolah karena sistemnya kendaraan cepat, dan kebanyakan bergelantungan. Sedangkan kursinya hanya sedikit.

“Ya, nanti pada saatnya kita akan mengusulkan kembali ke Kementerian Perhubungan, untuk mendapatkan bus yang dapat diperuntukan bagi para pelajar,” cetusnya. 

Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Eldy mengatakan, ke lima BRT ini beroperasi  pada dua koridor, dimana untuk lima bulan kedepan akan beroperasi sekaligus sebagai uji coba  melayani masyarakat dengan rute yang sudah ditentukan.

Pada program uji coba ini nantinya kata dia, masyarakat dapat memanfaatkan BRT secara  gratis, namun setelah ujicoba selesai, maka masyarakat atau pengguna akan membayar dengan besaran biaya yang akan ditentukan pada saatnya nanti.
(MC. Isen Mulang.1/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan