Sumber Daya Pangan Lokal Sebagai Keanekaragaman Pangan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Kebergantungan sumber pangan pada beras dan terigu menjadikan sumber daya pangan lokal lainnya kurang diberdayakan, seperti ubi kayu, ubi jalar, sukun, dan lain-lainnya.

Menanggapi hal tersebut Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Palangka Raya mengadakan Sosialisasi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) serta Sosialisasi Keanekaragaman Pangan.

Sebanyak 40 Kader TP-PKK Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Palangka Raya menjadi peserta kegiatan sosialisasi tersebut yang dilaksanakan di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya, Kamis (15/9/2022).

Pada kesempatan ini, Avina Fairid Naparin, Ketua TP-PKK Kota Palangka Raya melalui Sekretaris TP-PKK Kota Palangka Raya, Fifi Arfina, menyampaikan bahwasanya pangan adalah kebutuhan dasar manusia paling utama, karena itu pemenuhan pangan merupakan bagian dari hak asasi individu dan sebagai komponen dasar untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.

“Kaitannya dengan hal tersebut, berbagai penelitian membuktikan bahwa tidak ada satupun jenis pangan yang lengkap gizinya,” ungkap Fifi.

“Oleh karenanya, diperlukan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) dengan komposisi ideal yang dianjurkan seperti pada kelompok umbi-umbian, pangan hewani, sayur dan buah serta kacang-kacangan,” terangnya.

Lebih lanjut Fifi menyampaikan sosialisasi ini merupakan salah satu cara pengenalan ke masyarakat dalam rangka mempercepat pemahaman masyarakat tentang mengkonsumsi pangan B2SA tersebut.

“Sosialisasi ini juga merupakan wujud kepedulian kaum ibu dalam upaya meningkatkan kreasi dan nilai tambah produk dengan memanfaatkan bahan pangan lokal untuk keanekaragaman pangan,” tutupnya. (MC. Isen Mulang/nur/wspd)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *