Siapkan Rencana Strategis Penanggulangan Karhutla

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah selalu terjadi setiap tahun. Karena itu penanganan dan pengendalian terhadap karhutla pun setiap tahun selalu dilakukan.

Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu mengatakan, pemerintah kota setempat bersama pihak terkaitnya tengah menyiapkan rencana strategis guna penanggulangan karhutla tersebut.

Di antaranya sebut Hera, pihaknya mulai melakukan pemetaan lahan-lahan milik warga yang terlantar atau tidak terawat. Dari pemetaan tersebut menjadi dasar pertimbangan, apakah perlu ada regulasi yang didorong menjadi perda dalam mengatur lahan milik warga.

“Ketika sudah ada perda yang mengatur, maka saat ada lahan terbakar akan kelihatan, lahan itu milik siapa. Jadi di sini ada peran dan tanggungjawab warga. Apabila tidak ada tanggungjawab, maka bisa saja diberikan sanksi. Misalkan SPT-nya dicabut. Intinya kami masih menggali regulasinya,” katanya, Jumat (6/10/2023) di Palangka Raya.

Selain hal itu lanjut Hera, pihaknya juga tengah menyusun peta rawan karhutla. Dari peta itu jelasnya, dapat dijadikan acuan mitigasi bencana karhutla di masa depan.

“Kami merencanakan, dari peta kerawanan karhutla ini ke depan akan dikerjasamakan dengan BMKG. Kami menilai BMKG mampu mendeteksi kerawanan karhutla, mulai dari titik kerawanan rendah, tinggi dan sangat tinggi. Dari situ kami bisa membuat SOP dalam penanggulangan karhutla,” terangnya.

Pihaknya tambah Pj wali kota, sudah mulai membangun aplikasi rencana strategis penanggulangan karhutla, yang diharapkan dalam tiga bulan ke depan sudah bisa diterapkan.

“Apabila dalam tiga bulan ke depan katakanlah sudah tidak lagi kemarau, paling tidak apa yang kami siapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mencegah karhutla ke depan,” tandasnya. (MC. Kota Palangka Raya.1/ndk)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *