Satgas Mafia Pangan Palangka Raya Cek LPG di Pangkalan

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Tim Satuan Tugas (Satgas) Mafia Pangan Kota Palangka Raya melakukan pengecekan LPG 3 Kg di pangkalan dan agen, Selasa (6/6/2017) pukul 10.00 hingga 13.40 WIB.

Tim satgas yang terdiri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Polres Palangka Raya ini mengecek harga eceran tertinggi (HET), izin usaha, dan stok LPG di pangkalan.

Pengecekan ini dilakukan karena menurut Kepala Disperindag Kota Palangka Raya, Aratuni Djaban karena dapat laporan dari masyarakat jika selama Ramadan ini mereka sulit mendapatkan LPG 3 Kg.

Jika stoknya ada, tapi harga tinggi naik tidak terkendali, bahkan sampai ada yang mencapai Rp28 ribu di wilayah Kelurahan Sabaru, padahal harga normalnya sekitar Rp20 ribu sampai Rp22 ribu per tabung.

Adapun yang pertama kali disambangi tim satgas adalah pangkalan LPG 3 Kg di Jalan S Parman milik Arbainah. Agen dari pangkalan ini adalah PT Resbayu. Petugas kemudian melakukan pengecekan.

Selain memeriksa keaslian tabung, petugas juga menanyai izin pangkalan. Ternyata izin usaha milik Arbaniah bermasalah.

“Pangkalan ini melanggar aturan. Seharusnya segera diurus. Kalau mati, itu tidak bisa beroperasi, namun ini masih bisa beroperasi,” ungkap Aratuni.

Sementara itu ayah Arbainah, Abdul Rahman mengatakan izin pangkalan masih proses pengurus perpanjangan di dinas, namun diminta mengurus orang lain.

“Tidak ada dibayar. Saya tidak memberi, dia juga tidak minta. Cuma ikhlas membantu menguruskan saja,” aku Abdul Rahman.

Pangkalan milik Arbaniah ini sudah beroperasi sejak 2015. Mengenai izin yang masih bermasalah, ia menyebut baru saja habis masa berlaku sebulan yang lalu. (MC. Isen Mulang/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan