Ribuan Wisatawan Kunjungi Obyek Wisata Air Hitam Kereng Bangkirai

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Ribuan orang dari berbagai wilayah Kota Palangka Raya mengunjungi objek wisata air hitam di Kelurahan Kereng Bangkirai, Senin (1/1/2018).

Mereka memanfaatkan libur tahun baru 1 Januari 2018 untuk berlibur bersama keluarga. Dalam sehari diperkirakan ada 15-20 ribu orang yang mengunjungi wisata air hitam. Lokasi obyek wisata air hitam yg ada di kelurahan kereng bangkirai tidak jauh dari pusat kota palangka raya dg jarak sekitar   lebih kurang 10 km atau 20 menit apabila menggunakan kendaraan bermotor.

Di sini pengunjung bisa menikmati wisata susur sungai dan sepeda air. Dengan begitu banyaknya pengunjung, sehingga sebagian orang harus antri untuk bisa naik kapal susur sungai dan sepeda air.

Hari ini tumpah ruah orang ke kereng bangkirai, indikasi gagasan menuju kelurahan wisata telah mendapat respon positif, meski belum semua prasarana terpenuhi kata Nurdin mantan lurah kereng bangkirai melalui akun medsosnya.

Membludaknya kunjungan wisatawan ini selain membawa berkah kepada warga Kereng Bangkirai yang berjualan juga mendatangkan rejeki kepada tukang parkir dadakan.

Bahkan banyaknya kendaraan yang mau antri, sehingga membuat kewalahan para tukang parkir untuk mengatur dimana posisi parkirnya, karena lahan parkir yang tersedia sangat terbatas.

Hampir sebagian kendaraan di parkir di depan halaman rumah warga. Meningkatnya kunjungan wisatawan di hari libur tahun baru ini pun disambut positif oleh Rusdiansyah, warga Kereng Bangkirai.

Dia berharap objek wisata air hitam Kereng Bangkirai terus dipoles, sehingga ke depannya menjadi tujuan para wisatawan, tidak hanya saat hari libur saja, namun setiap hari.

Karena itu dia mengharapkan Pemerintah Kota Palangka Raya bisa menambah semua sarana dan prasarana agar kawasan objek wisata alam ini menjadi tujuan para wisatawan lokal, nusantara, dan mancanegara. (MC. Isen Mulang/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan