Perfoma “unik”Brigade Manggala Agni Dalam Pengendalian KARHUTLA di Kalteng

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Dikatakan ” unik” karena brigade Manggala Agni dalam melaksanakan tugasnya tidak Ada masa jeda selalu siap siaga sepanjang tahun penuh melakukan  pengendalian, pencegahan, pemadaman dan penanganan paska kebakaran hutan dan lahan yang bisa terjadi kapan saja dan berbeda apabila  tanah longsor atau gempa bumi itu kejadiannya harus terjadi dulu baru di tanggulangi, hal itu diungkapkan  oleh narasumber Yophi Handoko dari Balai Pengendalian Perubahan Iklim  dan Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Kalimantan pada acara Sosialisasi Kebijakan Pencegahan hutan dan lahan di hotel Neo Palangka Raya, Kamis (9/8-2018).

Lebih lanjut Yophi menjelaskan personil Manggala Agni di Provinsi Kalimantan Tengah berjumlah 240 orang, jika ditinjau dari luas wilayah rawan karhutla, jumlah personil yg ada kurang seimbang,    namun dalam melaksanakan operasi di lapangan, Manggala Agni melibatkan para pihak dengan membentuk Tim Terpadu

Dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan, melibatkan para pihak yakni Tim patroli terpadu (Tim Patdu) terdiri dari unsur Manggala Agni, TNI, POLRI, Masyarakat setempat/LSM, dinas terkait. 

Tugas harian Tim Patdu pencegahan Karhutla antara lain monitoring kawasan (sumber air,  kedalaman gambut,  tinggi muka air,  cuaca,  aktivitas masyarakat yang beresiko terjadinya karhutla) dan pemadaman dini apabila terjadi kebakaran,  meminta bantuan posko. 

Yophi memaparkan bahwa di Wilayah Kalimantan Tengah luas karhutla pada periode bulan Januari s/d April 2018 berjumlah 973,60 Ha lebih tinggi dibandingkan tahun 2017 (777 Ha). (MC. Isen Mulang /Tina/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan