Penyakit Pneumonia dan TBC Perlu Penanganan Serius

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Palangka Raya menyelenggarakan Seminar Kefarmasian mengangkat tema “Penatalaksanaan Pneumonia dan Tuberkulosis Resisten Obat”, berlangsung di Aquarius Boutique Hotel Palangka Raya, Sabtu (12/5/2018).

Seminar ini dibuka oleh Plt. Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya drg. Andjar Hari Purnomo, M.MKes mewakili walikota Palangka Raya HM Riban Satia. Dalam sambutannya Andjar menyampaikan pentingnya kesehatan guna menunjang keberhasilan pembangunan bangsa dan negara, khususnya kesehatan generasi muda sebagai generasi penerus bangsa. Untuk itu diperlukan peran serta tidak hanya dari pemerintah saja melainkan dari tenaga kesehatan untuk menunjang pelaksanaannya.

Kegiatan seminar ini dihadiri oleh kalangan apoteker dan mahasiswa D3 Farmasi dari dalam dan luar Kota Palangka Raya. Sementara yang bertindak sebagai narasumber antara lain, Dr. Widyati, M.Clin, Pharm, Apt., (Farmasis Klinik RSAL dr. Ramelan Surabaya), dr. Jeannete Siagian, Sp.P,M.Kes (RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya), dan dr. Febiyanda Aris Nugraha (Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah).

Pneumonia adalah peradangan akut jaringan paru disebabkan mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit. Sedangkan Tuberkulosis (TBC) penyakit menular paru-paru yang disebabkan oleh basil mycobacterium tuberculosis. 

Kedua jenis penyakit ini menyerang organ penting paru-paru, menjadi penyebab kematian ke dua di dunia. Sesuai data WHO Global Tuberculosis tahun 2016, Indonesia menempati posisi kedua dengan beban TBC tertinggi di dunia. 

Untuk itulah perlunya penanganan intensif dan peran serta semua pihak dalam menanggulanginya demi terwujudnya masyarakat Indonesia Bebas Tuberculosis Tahun 2050. (MC. Isen Mulang/ndk/engga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan